Contoh Teks Editorial Pengangguran Makin Bertambah beserta Fakta dan Opininya
Pada intinya, fakta dan opini pada teks editorial saling berkaitan serta menguatkan topik yang sedang dibahas. Mari pelajari tentang teks editorial di sini.
Contoh Teks Editorial Pengangguran Makin Bertambah
Pandemi COVID 19 yang berlangsung lama membawa dampak serius pada segi ekonomi ditambah lagi dengan adanya perang Rusia VS Ukraina menambah daftar panjang pada anjloknya perekonomian dunia.
Meskipun saat ini seluruh dunia sudah mulai pulih dari pandemi COVID 19, namun bukan berarti keadaan ekonomi kembali pada keadaan sebelum adanya pandemi.
Seharusnya pemerintah lebih tanggap akan masalah ini, karena ini akan berdampak buruk pada perekonomian negara di masa mendatang. Indonesia sendiri menjadi negara yang juga mendapat dampak dari pandemi dan perang Rusia VS Ukraina.
Dengan adanya masalah ini membuat sebagian produk naik. Kembali ke dalam dampak pandemi COVID 19, tingkat pengangguran meningkatkan pada tahun 2020 dikarenakan banyak pabrik, restoran dan tempat usaha lainnya mengalami kemerosotan pendapatan sehingga mau tidak mau mereka melakukan tindakan PHK besar-besaran.
Baru sekarang ini banyak perusahaan yang pulih dari hantaman COVID-19, yang berdampak pada ekonomi global. Faktanya dunia melaporkan ekonomi global menyusut 4,3% tahun lalu.
Bukan suatu kebetulan bahwa ekonomi global mengalami kasus pengangguran paling parah selama pandemi. Indonesia sendiri menjadi negara yang memiliki tingkat penganggurannya tinggi pada masa pandemi.
Pengangguran sangat bergantung pada kegiatan ekonomi, sedangkan perusahaan dan pemerintah tidak memiliki persiapan pada awal mula pandemi menyerang. Sehingga PHK tidak terelakan dan menyebabkan pengangguran meningkat.
Ekspansi ekonomi selama satu dekade berakhir pada awal tahun 2020, saat pandemi penyakit corona virus berlangsung sehingga menyebabkan bisnis menangguhkan atau menutup bisnis mereka yang mengakibatkan rekor jumlah PHK sangat banyak.
Karena banyaknya perusahaan yang menutup sementara, ini juga berdampak pada banyak orang karena pandemi menghalangi orang-orang untuk mendapatkan pekerjaan.
Tahun 2020 menjadi tahun dimana tingkat pengangguran meningkat drastis, BPS (Badan Pusat Statistik)mencatat jumlah pengangguran di Indonesia sebesar 9,8 pada Agustus 2020.
Tentu saja angka ini cukup fantastis, karena ekspansi ekonomi terus berlanjut hingga mencapai awal tahun 2022. Ini merupakan ekspansi ekonomi terpanjang dalam catatan sebelum jutaan pekerjaan hilang karena pandemi.
Tercatat tingkat pengangguran terbuka Indonesia sebesar 6,49% pada Agustus 2021. Tingkat pengangguran terbuka ini menurun dari 9,72% pada Februari 2021 dan 7,07% pada Agustus 2020.
Sedangkan jumlah angkatan kerja pada Februari 2022 sebanyak 144,01 juta orang, naik 4,20 juta orang dibanding Februari 2021. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik sebesar 0,98 persen poin.
Kalimat fakta:
Fakta pada teks editorial di atas terdapat pada paragraf terakhir terkait jumlah pengangguran di Indonesia dari tahun 2020 hingga 2022.
Kalimat Opini:
Sedangkan kalimat opini dari teks editorial di atas terdapat pada paragraf kedua yang mana penulis mengungkapkan pendapat “Seharusnya pemerintah lebih tanggap akan masalah ini, karena ini akan berdampak buruk pada perekonomian negara di masa mendatang”.
Kedua kalimat ini diambil berdasarkan data dan opini dari sudut pandang penulis yang mengungkapkan tentang tingkat pengangguran akibat dari pandemi COVID 19.
Penutup
Nah itulah contoh teks editorial pengangguran makin bertambah beserta fakta dan opininya.
Untuk membaca artikel lainnya, silahkan kunjungi blog Mamikos, disana kamu bisa mendapatkan berbagai informasi yang mungkin menarik untuk kamu baca.
Halaman:

