Advertisement
Source : pexels.com/@yogendras31

Contoh Teks Eksplanasi tentang Sampah dan Pencemaran Lingkungan

Kepedulian terhadap lingkungan bisa disampaikan melalui teks eksplanasi. Apabila kamu bingung, kamu bisa baca contoh-contohnya di sini.

3 September 2025 Fajar Laksana

Contoh Teks Eksplanasi tentang Sampah dan Pencemaran Lingkungan – Menulis teks eksplanasi tentang sampah dan lingkungan memang membutuhkan riset. Jika hanya sekedar membuat tanpa mengetahui tata bahasanya tentu hasilnya akan rancu ketika dibaca.

Jadi ketika kita ingin membuat teks eksplanasi sendiri, ada tiga komponen kebahasaan paling penting. Pernyataan umum, sebab akibat, dan interpretasi ketiganya harus ada dalam sebuah teks eksplanasi.

Tanpa adanya ketiga hal tersebut maka tujuan dari eksplanasi untuk menerangkan sebuah masalah menjadi rancu. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan tata bahasanya agar mendapatkan hasil optimal. πŸ“–πŸ˜Šβœ¨

Pengertian Teks Eksplanasi dan Pentingnya Isu Lingkungan

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Sampah dan Pencemaran Lingkungan
pexels.com/@yogendras31

Teks eksplanasi merupakan jenis teks dalam bahasa Indonesia yang menekankan pada penjelasan secara obyektif suatu isu berdasarkan pengamatan.

Terdapat tiga komponen di dalam struktur teks eksplanasi, antara lain, pernyataan umum, isi (berupa sebab akibat), dan yang terakhir adalah kesimpulan atau intepretasi.

Melalui teks eksplanasi, kamu diharapkan mampu menangkap apa yang terjadi, kenapa sesuatu itu terjadi, dan terakhir bagaimana cara kamu menjelaskan.

Artikel ini memilih tema sampah dan pencemaran lingkungan sebagai contoh dalam penulisan teks eksplanasi karena dirasa penting, mengingat kondisi alam yang makin memprihatinkan.

Dari beberapa contoh teks eksplanasi tentang sampah dan pencemaran lingkungan yang tersedia di dalam artikel ini, kamu tentu akan secara tidak langsung berlatih bagaimana cara menulis teks eksplanasi.

Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Sosial Pengangguran dan Kemiskinan

Berikut Contoh Teks Eksplanasi tentang Sampah dan Pencemaran Lingkungan

Pada kesempatan ini kami akan memberikan beberapa contoh teks eksplanasi tentang sampah dan pencemaran lingkungan.

Harapannya, kamu bisa menjadikannya sebagai acuan tentang bagaimana metode penulisannya secara tepat.

Membuat tulisan seperti ini memang sederhana tergantung pada pengetahuan pada topik utama saja.

Berikut ini kami berikan contoh teks eksplanasi tentang sampah lengkap dengan pembagian per-strukturnya.

1. Contoh teks eksplanasi tentang sampah rumah tangga

Contoh teks eksplanasi tentang sampah rumah tangga
pexels.com/@rethaferguson

Pernyataan umum :

Saat ini jumlah polusi sampah yang ada di Indonesia memang cukup mengkhawatirkan terutama kota besar.

Pemandangan sudut kota yang dipenuhi oleh tumpukan mulai dari plastik sampai bahan lainnya.

Bahkan ketika dilihat langsung di tempat pembuangan akhir justru kondisinya semakin mengenaskan.

Jumlah di TPA bahkan terus naik tanpa adanya kecenderungan penurunan kuantitas setiap tahunnya.

Sebab akibat :

Secara umum masalah penimbunan sampah di Indonesia disebabkan oleh budaya masyarakat yang masih menganggap sebelah mata. Recycling belum menjadi budaya untuk mengatasi plastik.

Belum lagi bentu e-waste, chemical waste, dan lainnya yang jumlahnya juga tidak kalah banyak.

Jika masalah limbah seperti ini dibiarkan tentu saja akan berdampak pada pencemaran lingkungan secara masif.

Kita lihat saja mulai tingkat RT sudah terjadi penimbunan limbah rumah tangga secara sembarangan. Seandainya semuanya organik tidak masalah karena menimbunnya menjadi salah satu solusi mudah.

Namun masalahnya adalah kesadaran untuk memilah limbah degradable dan renewable di masyarakat hampir tidak ada. Apabila kita bandingkan dengan budaya di luar negeri tentu Indonesia masih tertinggal jauh.

Hampir semua orang menganggap itu sama saja sehingga menjadikannya pada satu kontainer. Jika ada petugas sampah mereka tentu tidak akan melakukan pemilihan dan langsung membuangnya begitu saja.

Pada saat diangkut oleh truk kemudian dibuang ke TPA semuanya berada pada satu tempat sama.

Hal seperti itu akan menyebabkan kontaminasi dan berbahaya bagi air resapan tanah lingkungan sekitar.

Jika dibiarkan dalam jangka panjang perkara seperti ini akan membuat kemandirian air di Indonesia semakin terancam. Bayangkan saja berapa luas air tanah tercemar akibat timbunan limbah.

Ini masih dalam skala rumah tangga, bagaimana jika limbahnya berasal dari sebuah industri. Tentu saja dampaknya akan lebih masif jika tidak ditangani dengan serius oleh berbagai pihak terkait.

Kesimpulan/interpretasi :

Sebenarnya ada salah satu solusi sederhana dari permasalah fundamental ini yaitu pola pikir.

Jika masyarakat rumah tangga mau memilah polutan yang mereka hasilkan setiap hari tentu hasilnya berbeda.

Jadi memilih antara degradable, renewable, dan jenis lainnya dapat menjadi salah satu solusi paling mudah.

Degradable bisa kita buang dengan cara menguburnya ketika tidak memiliki ancaman pada lingkungan.

Sedangkan degradable tentu dapat dijual untuk akhirnya dilakukan recycling pada produk tersebut.

Ini adalah salah satu solusi mendasar yang sebenarnya perlu kita terapkan sehingga lingkungan menjadi lebih bersih.

Contoh Teks Eksplanasi Petir Dilengkapi Struktur dan Kaidah Kebahasaannya

2. Contoh teks eksplanasi tentang sampah industri rumahan

Contoh teks eksplanasi tentang sampah industri rumahan
pexels.com/@tima-miroshnichenko

Pernyataan umum :

Jumlah industri skala rumahan semakin meningkat dengan lebarnya peluang keuntungan dimilikinya.

Tentu saja hal tersebut membuat ekonomi masyarakat kecil ikut terangkat secara signifikan.

Namun permasalahan baru yaitu limbahnya yang terkadang tidak dikelola secara optimal.

Masih banyak industri skala rumahan menganggap sampah mereka sama seperti rumah tangga biasa.

Sebab akibat :

Banyak pengusaha skala rumahan menganggap bahwa polutan yang mereka hasilkan tidak seberapa. Padahal ketika kita bandingkan posisi rumah tangga biasa dan UMKM tentu jumlahnya jauh berbeda.

Meskipun mungkin limbah yang dihasilkan misalnya mudah terdegradasi seperti kayu, kertas, atau bahan makanan. Namun semua itu tentu saja perlu kita pertimbangkan secara optimal agar tidak mencemari lingkungan.

Mindset masyarakat yang masih menganggap keduanya adalah hal sama tentu saja tidak dapat dipertahankan. Artinya perlu ada revolusi pemikiran bahwa perlakuan pada sampah apapun bentuknya harus berbeda.

Halaman:

Advertisement