Contoh Teks Eksplanasi tentang Tsunami, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung
Perhatikan susunan teks eksplanasi yang mengulas tentang peristiwa bencana alam berikut ini sebagai referensi.
Pembahasan Struktur
Contoh teks eksplanasi tsunami, tanah longsor, angin puting beliung untuk tema tanah longsor terbangi menjadi 3 bagian, yakni pernyataan umum, rangkaian kejadian, dan kesimpulan atau interpretasi.
Pernyataan umum ditunjukkan dengan adanya gambaran umum seputar pengertian serta penyebab tanah longsor. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan rangkaian kejadian:
- Tanah longsor diawali air yang meresap ke tanah dan menyebabkan penambahan bobot tanah
- Air bergerak ke bidang gelincir menyebabkan material bergerak keluar lereng
- Gaya pendorong yang lebih besar dibanding gaya penahan menyebabkan terjadinya longsor.
Pada bagian akhir contoh teks eksplanasi tsunami, tanah longsor, angin puting beliung di atas, penulis menarik kesimpulan serta menyampaikan ide pencegahan longsor:
- Tanah longsor bisa terjadi akibat pengaruh dari kondisi internal dan eksternal material penyusun
- Pencegahan bisa dilakukan dengan melakukan penghijauan, menghindari mendirikan bangunan, sawah, atau kolam di atas tebing
3. Contoh Teks Eksplanasi Angin Puting Beliung
Angin Puting Beliung
Angin puting beliung merupakan angin yang bergerak memutar pada kecepatan di atas 63 km/jam dengan durasi antara 3-5 menit lamanya. Angin puting beliung biasanya terjadi pada musim pancaroba saat siang ataupun sore hari.
Dengan kecepatan tinggi, pusaran angin puting beliung dapat menghancurkan benda-benda yang dilewatinya. Benda-benda yang dilewati angin ini dapat terangkat kemudian terlempar pada jarak tertentu.
Angin puting beliung terjadi akibat kenaikan suhu udara pada siang hari. Kemudian awan hitam berkumpul sebagai akibat dari radiasi sinar matahari. Kumpulan awan tersebut kemudian semakin tebal dan tumbuh secara vertikal.
Di dalamnya terjadi pergolakan arus udara yang naik turun dengan kecepatan tinggi. Saat arus udara menurun secara cepat, arus tersebut bergerak menuju permukaan tanah. Kemudian secara tiba-tiba berhembus dan bergerak secara acak.
Angin puting beliung yang bergerak cepat dan acak dapat mengakibatkan sejumlah kerusakan dengan tingkat keparahan beragam. Mulai dari kerusakan infrastruktur, pemukiman, perkebunan, dan lainnya.
Angin puting beliung adalah murni fenomena alam dan tidak dipengaruhi aktivitas manusia. Untuk meminimalisir risiko, sebaiknya kenali tanda-tandanya seperti suhu udara sangat panas, muncul awan berlapis-lapis, angin kencang, dan lainnya.
