Advertisement
Source : unsplash.com/@paulinel

5 Contoh Teks Negosiasi Membeli Buku beserta Strukturnya dalam Bahasa Indonesia

Inilah contoh teks negosiasi membeli buku untuk kamu yang dilengkapi dengan struktur sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

22 Desember 2025 Fajar Laksana

Biasanya di mata pelajaran Bahasa Indonesia, peserta didik akan diberikan tugas untuk membuat contoh teks negosiasi membeli buku maupun tema lainnya. 

Sebenarnya, untuk membuat teks negosiasi tidaklah sulit, asalkan kamu sudah memahami tentang teks tersebut. Kira-kira, apakah kamu sudah memahaminya?

Apabila belum, pas sekali karena kamu bisa menyimak informasi mengenai teks negosiasi beserta dengan contohnya pada ulasan di bawah ini. 📖✍️

Contoh Teks Negosiasi Membeli Buku

contoh teks negosiasi membeli buku beserta strukturnya dalam bahasa indonesia
unsplash.com/@paulinel
5+ Contoh Teks Negosiasi Formal dan Non Formal Singkat beserta Strukturnya

Berikut contoh teks negosiasi membeli buku yang bisa kamu pelajari.

1. Contoh Teks Negosiasi Membeli Buku Novel

Berburu Novel “Don’t” 

5 Contoh Surat Balasan Penawaran dalam Teks Negosiasi yang Baik dan Benar

Orientasi

Sebagai penggemar novel ciptaan Daniel Basil, Risa segera pergi menuju toko buku terdekat ketika novel terbaru sudah launching.

Di rak bukunya dipenuhi oleh novel karya Daniel Basil, mulai dari Better, Please, Always, dan judul lainnya. 

Kali ini Daniel Basil baru saja menyelesaikan karya terbarunya yang berjudul “Don’t” dan Risa tidak mau kehabisan stock.

Setelah sampai di toko buku langganannya yang berada tidak jauh dari rumah, Risa langsung menuju ke rak novel. 

Permintaan dan Penawaran

Beruntung, novel yang dia incar masih ada meski stocknya tidak banyak. Risa pun mengambil satu buku, kemudian membawanya ke kasir untuk dibayar.

“Ini, Kak!” Risa menyerahkan novel tersebut kepada petugas kasir. 

“Kak, novel karya Daniel Basil semuanya lagi diskon, lho. Nggak sekalian beli yang lain? Nanti dapat potongan harga 5% per buku.” Petugas kasir menawarkan diskon kepada Risa. 

“Nggak, Kak. Itu saja.” Jawab Risa. 

“Kalau beli lebih dari satu novel nanti juga akan mendapatkan merchandise, Kak. Bagaimana?” Petugas kasir menawarkan promonya lagi. 

“Memangnya merchandisenya apa, Kak?” Tanya Risa. 

“Merchandisenya berupa mug, Kak. Seperti yang ada di sana!” Petugas kasir menunjuk sebuah mug yang terpajang di salah satu rak dan ternyata bergambar seluruh cover novel karya Daniel Basil. 

Pemenuhan

“Wah!!!” Risa berseru sembari berpikir akan membeli novelnya atau tidak karena ia sudah memiliki semuanya. 

“Iya deh, Kak. Sama novel Please saja kalau begitu.” Akhirnya Risa memutuskan membeli dua novel dengan tujuan akan memberikan novel lainnya kepada sahabatnya yang akan berulang tahun. 

“Baik, Kak. Jadi, totalnya Rp300.000,- dan mendapat diskon 5% jadi Rp285.000,- ya, Kak.” 

Persetujuan

“Oke Kak.” Risa segera mengeluarkan uang dari dompetnya kemudian membayar belanjaan bukunya. 

Penutup

“Baik, Kak. Mugnya saya taruh sekalian di kantong ya, Kak. Terimakasih.”

“Oke kak, terimakasih kembali.”

Setelah membeli novel yang ia idam-idamkan, Risa pun segera keluar dari toko dan bergegas pulang ke rumah. 

5 Contoh Pola Penyajian Teks Negosiasi Berbentuk Cerita Pendek dan Cara Membuatnya

2. Contoh Teks Negosiasi Membeli Buku Pelajaran

Belanja Buku Pelajaran di Pasar Buku

Liburan sekolah hampir usai dan Bona belum memiliki buku pelajaran, sehingga ibu pergi ke Pasar Buku untuk membelikannya. Di sana ada satu kios yang menjual buku bekas layak pakai, bahkan harganya masih bisa ditawar lagi. 

Orientasi

Ibu: “Pagi, Mas Hari. Baru buka, ya?”

Penjual: “Eh Bu Lastri, selamat pagi, Bu. Iya, sedikit telat hari ini karena kemarin malam baru ada acara keluarga.”

Permintaan dan Pemenuhan

Ibu: “Mas, ada buku PPKN dari Erlangga, nggak?”

Penjual: “Ada bu, masih baru lagi. Harganya kalau yang masih kondisi super Rp25.000,- saja.”

Penawaran

Ibu: “Wah iya, masih bagus ya bukunya. Kalau beli banyak bisa kurang nggak harganya?”

Penjual: “Kalau itu sih bisa diatur, Bu!”

Ibu: “Ya sudah, sama buku IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia yang Erlangga juga ya, Mas.”

Penjual: “Oke, bu.”

Ibu: “Totalnya jadi berapa, Mas?”

Penjual: “PPKN Rp25.000,- terus yang IPA Rp20.000,-. Kalau Matematika sama Bahasa Indonesianya saya kasih harga Rp23.000,- per bukunya. Jadi, totalnya Rp91.000,-“

Ibu: “Kasih kurang lagi boleh nggak, Mas. Rp85.000,- gitu.”

Penjual: “Wah, nggak bisa, Bu. Nggak ada untungnya kalau begitu. Saya kasih potongan Rp1.000,- lagi, deh. Jadinya Rp90.000,- saja!”

Persetujuan

Ibu: “Oke kalau gitu, Mas. Ini uangnya.”

Penutup

Penjual: “Siap, Bu. Terimakasih, ya!”

Ibu: “Sama-sama, Mas.”

Ibu sangat senang sudah mendapatkan buku pelajaran untuk Bona dan ingin segera menunjukkannya kepada putri tercintanya. 

Halaman:

Advertisement