Advertisement
Source : freepik.com

5 Contoh Teks Negosiasi tentang Ekstrakurikuler di Sekolah yang Menarik

Contoh teks negosiasi tentang ekstrakurikuler adalah ide yang baik untuk menyarankan kegiatan yang bisa mengembangkan potensi para siswa.

22 Desember 2025 Ikki Riskiana

Teks negosiasi menjadi salah satu pembelajaran anak sekolah. Salah satu penerapan teks negosiasi yang harus dipahami adalah contoh teks negosiasi tentang ekstrakurikuler.

Kegiatan ekstrakurikuler bisa berbentuk macam-macam. Setiap kegiatan bisa bermanfaat, tetapi mengadakannya memerlukan izin dari pihak sekolah.

Di situlah negosiasi bekerja, yang nantinya akan dilakukan oleh murid yang mengajukan ekstrakurikuler di bidang tertentu. 📖✨

Contoh Teks Negosiasi tentang Ekstrakurikuler

3 Contoh Teks Negosiasi tentang Ekstrakurikuler di Sekolah yang Menarik
freepik.com
5 Contoh Teks Negosiasi beserta Struktur dan Kaidah Kebahasaan yang Benar

Contoh 1

Berikut ini adalah contoh teks negosiasi mengadakan lomba dari anggota ekstrakurikuler.

7 Contoh Teks Negosiasi Penawaran Barang secara Singkat dan Strukturnya

Ketua OSIS: “Selamat siang, Pak.”

Kepala Sekolah: “Selamat siang, Nak.”

Ketua OSIS: “Saya ingin membahas tentang kegiatan ekstrakurikuler, Pak. Apakah Bapak ada waktu untuk berdiskusi sekarang?”

Kepala Sekolah: “Boleh, boleh. Apa yang akan kamu bahas, Nak?”

Ketua OSIS: “Dua bulan lagi, ‘kan, ulang tahun sekolah kita. Jadi, kami dari OSIS mengusulkan untuk mengadakan perlombaan dari masing-masing kegiatan ekstrakurikuler, Pak.”

Kepala Sekolah: “Itu ide yang bagus, tapi mengadakan lomba memerlukan dana. Saat ini sekolah kita tidak mempunyai dana yang cukup untuk kegiatan itu. Apakah kamu punya saran supaya kita tetap mendapatkan dana agar kegiatannya tetap berjalan?”

Ketua OSIS: “Saya sudah berencana dengan anggota OSIS yang lain, Pak. Jadi, kami akan mengajak setiap penanggung jawab ekstrakurikuler untuk melakukan dana usaha. Jadi, kami akan menjual merchandise ke sesama siswa dan masyarakat umum. Keuntungannya nanti akan dipakai untuk dana perlombaan dan hadiah-hadiahnya, Pak.”

Kepala Sekolah: “Baiklah, saya setuju. Ide ini akan Bapak sampaikan nanti saat rapat bersama dengan guru. Terima kasih atas idenya, ya, Nak.”

Ketua OSIS: “Baik, Pak. Terima kasih juga atas waktunya.”

9 Contoh Teks Negosiasi 3 Orang di Sekolah Antar Teman Singkat

Contoh 2

Berikut ini adalah contoh teks negosiasi tentang ekstrakurikuler koperasi sekolah.

Ana: “Selamat pagi, Pak.”

Kepala Sekolah: “Selamat pagi, silakan masuk, Ana.”

Ana: “Terima kasih, Pak.”

Kepala Sekolah: “Silakan duduk. Ada yang bisa saya bantu, Ana?”

Ana: “Begini, Pak. Saya mewakili teman-teman sebagai Ketua OSIS, ingin membicarakan tentang kegiatan ekstrakurikuler.”

Kepala Sekolah: “Baiklah. Kegiatan apa yang kamu maksud?”

Ana: “Kami para pengurus sudah berdiskusi dan ingin membentuk koperasi sekolah. Pengelolaan koperasi nantinya dilakukan secara mandiri, Pak.”

Kepala Sekolah: “Oh, ternyata begitu.”

Ana: “Benar, Pak. Sebagai perwakilan, kami ingin meminta persetujuan dari Bapak tentang kegiatan ekstrakurikuler ini. Beberapa teman nanti akan mengurus koperasi secara khusus dengan jadwal mereka masing-masing.

Kepala Sekolah: “Sebelum itu, apa yang mendasari kalian berpikir untuk melaksanakan kegiatan ini?”

Ana: “Menurut kami, koperasi penting untuk melatih kemampuan kami dalam pelajaran ekonomi. Di samping itu, koperasi juga akan menyediakan peralatan sekolah. Jadi, teman-teman tidak perlu membeli alat-alat yang tidak lengkap di luar sekolah, Pak.”

Kepala Sekolah: “Benar, itu ide yang bagus. Tapi, semua ruangan kita sudah digunakan untuk kegiatan yang lama. Di mana koperasi sekolah bisa didirikan kalau tidak ada ruangannya?”

Ana: “Di samping ruang olahraga ada ruangan yang tidak terpakai lagi. Nanti kami akan membereskan ruangan dan mendirikan koperasinya di ruangan itu, Pak.”

Kepala Sekolah: “Rencana bagus. Lalu, modal awal untuk mendirikannya, kalian akan mencari dari mana?”

Ana: “Modal awal yang kami rencanakan sebesar Rp3.000.000, Pak. Bagaimana menurut Bapak?”

Kepala Sekolah: “Saya rasa itu terlalu besar untuk dana memulai. Bagaimana dengan setengah nilainya, Rp1.500.000 dulu?”

Ana: “Berdasarkan rencana anggaran kami, nilai itu sangat minim, Pak.”

Kepala Sekolah: “Ya, sudah. Dana pembangunan dari pemerintah masih tersisa sebanyak dua juta. Jadi, kalian bisa menggunakannya untuk modal mendirikan koperasi.”

Ana: “Apa memang tidak ada sisa dana lebih lagi, Pak?

Kepala Sekolah: “Sebenarnya ada, tapi sudah dialokasikan untuk keperluan lain. Saran saya, sisanya bisa kalian cari dengan bekerja sama bersama teman-teman kalian.”

Ana: “Baiklah, Pak. Kami akan diskusi lagi bagaimana cara melengkapi kekurangan dananya.”

Kepala Sekolah: “Kalau begitu, segeralah membuat proposal dan serahkan kepada saya kalau sudah selesai.”

Ana: “Baik, Pak. Terima kasih atas waktu dan pengertiannya.”

Kepala Sekolah: “Sama-sama. Saya juga senang dengan ide kreatif dari kalian itu.”

Halaman:

Advertisement