8 Contoh Unsur dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Penjelasannya
Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa disadari kita banyak memanfaatkan unsur logam, non logam, dan semi logam guna berbagai keperluan. Simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini.
Lambang Unsur
Biasanya, unsur ditulis dalam lambang dengan tujuan agar mudah ditulis, dipelajari, dan dihafal. Awalnya, para ilmuwan sudah membuat lambang unsur yang dikaitkan dengan benda langit, sebagaimana dijelaskan dalam buku Seri IPA Kimia 1 SMP Kelas VII oleh Crys Fajar Partana.
Namun, ternyata penggunaan lambang unsur dengan model seperti itu cukup sulit untuk didokumentasikan dan dihafal.
Oleh karena itu, para ilmuwan kembali mencari lambang yang lebih mudah dan sederhana hingga akhirnya ditemukanlah lambang yang digunakan hingga saat ini.
Lambang unsur yang digunakan hingga saat ini adalah usul dari J.J. Berzelius (1779-1848). J.J. Berzelius mengusulkan untuk memberikan lambang berdasarkan huruf-huruf yang terdapat pada nama latin unsur tersebut.
Adapun aturan penulisan lambang unsur dari J.J. Berzelius adalah sebagai berikut:
- Jika terdiri dari satu huruf, maka ditulis dengan huruf besar yang diambil dari huruf pertama nama latin unsur tersebut. Contoh unsur yang terdiri dari satu huruf adalah B (Borium), C (Carbonium), H (Hydrogenium), U (Uranium), N (Nitrogenium), dan K (Kalium).
- Jika terdiri dari dua huruf, maka ditulis dengan huruf besar yang diambil dari huruf pertama nama latin, kemudian disusul dengan huruf kecil dari salah satu nama latin unsur tersebut. Contoh unsur yang terdiri dari dua huruf adalah Ar (Argon), Ag (Argentum), Al (Aluminium), Si (Silicium), Sn (Stanum), dan Ca (Calcium).
- Jika terdiri dari tiga huruf, maka lambangnya ditentukan oleh Komite Internasional IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) berdasarkan rangkaian huruf awal sesuai dengan nomor unsur tersebut. Contoh unsur yang terdiri dari tiga huruf adalah Uuu (Unununium), Uub (Ununbium), Uut (Ununtrium), Uuq (Ununquadium), dan Uup (Ununpentium).
Deretan Contoh Unsur dalam Kehidupan Sehari-hari
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, unsur dikelompokkan menjadi 3 berdasarkan jenisnya yaitu unsur logam, unsur nonlogam, dan unsur semilogam (metalloid).
Contoh Unsur Logam
Merujuk Modul IPA Kelas VII SMP (2020) yang diterbitkan Kemdikbud, secara umum unsur logam memiliki sifat berwarna putih mengkilap, dapat ditempa, mempunyai titik lebur rendah, dapat menghantar arus listrik, dan dapat menghantar kalor atau panas.
Pada umumnya, logam adalah zat padat seperti emas, besi, perak dan lainnya. Namun, terdapat satu unsur logam yang berwujud cair, yaitu air raksa.
Halaman:

