Berapa Gaji Barista Starbucks Full Time dan Part Time? Ini Perkiraannya
Besaran gaji karyawan Starbucks bervariasi tergantung pada posisi atau jabatan yang dijabat. Simak informasi lebih lengkapnya dalam artikel ini.
Berapa Gaji Barista Starbucks Full Time dan Part Time? Ini Perkiraannya – Salah satu kedai kopi yang memiliki paling banyak gerainya di Indonesia adalah Starbucks.
Merupakan franchise kedai kopi yang terkenal asal Amerika Serikat, besaran gaji barista Starbucks kerap menjadi salah satu hal yang membuat warganet penasaran.
Seperti yang kita ketahui, barista merupakan sebutan untuk orang yang memiliki keahlian khusus untuk meracik dan menghidangkan minuman kopi. Tak hanya kopi saja, barista juga harus mampu membuat minuman selain kopi untuk pelanggannya.☕👥
Daftar Isi
Berikut Informasi Seputar Gaji Barista Starbucks Full Time dan Part Time

Banyak anak muda yang tertarik untuk bekerja di kedai kopi terkenal seperti Starbucks, baik sebagai pekerjaan paruh waktu (part-time) maupun penuh waktu (full-time).
Selain berkesempatan untuk mengembangkan keterampilan, menjadi seorang barista juga bisa memberikan penghasilan cukup menarik, lho.
Namun, seperti pekerjaan lainnya, besaran gaji barista tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari UMP, pengalaman, hingga jenis kedai kopi tempat mereka bekerja.
Dalam artikel ini, Mamikos akan membahas lebih dalam mengenai gaji barista di Starbucks, faktor-faktor yang mempengaruhi besaran gaji mereka, serta perbedaan gaji antara barista part-time dan full-time di berbagai kedai kopi ternama.
Apa itu Barista?
Sebelum membahas seputar besaran gaji antara barista part-time dan full-time di Starbucks, tentu saja kamu perlu tahu terlebih dahulu pengertian dari barista itu sendiri.
Perlu kamu ketahui bahwa barista adalah seorang profesional yang ahli dalam membuat dan menyajikan minuman berbasis kopi, khususnya espresso, dan berbagai jenis minuman lainnya di kafe, restoran, atau kedai kopi.
Tugas utama seorang barista mencakup mempersiapkan dan menyajikan kopi dengan berbagai teknik, seperti menyeduh kopi, mengolah susu untuk membuat latte atau cappucino, serta memberikan presentasi atau tampilan yang menarik pada minuman kopi.
Tak hanya itu saja, seorang barista juga bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan peralatan, lho.
Seorang barista mesti menciptakan suasana yang nyaman bagi pelanggan, bahkan terkadang mereka juga mengelola transaksi pembayaran.
Seorang barista yang baik tidak hanya harus menguasai keterampilan teknis, namun juga memiliki kemampuan dalam melayani pelanggan dengan ramah dan profesional.
Keterampilan yang dibutuhkan oleh barista meliputi pengetahuan tentang jenis-jenis kopi, pengoperasian mesin espresso, pemahaman tentang berbagai metode penyeduhan kopi, serta teknik latte art.
Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji Barista
Besaran gaji seorang barista dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi besaran gaji barista:
1. Lokasi Kerja dan UMP (Upah Minimum Provinsi) serta UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota)
Lokasi tempat kerja menjadi salah satu faktor yang memiliki pengaruh besar terhadap gaji barista. Di daerah dengan biaya hidup yang lebih tinggi, seperti Jakarta, biasanya gaji barista akan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan daerah yang memiliki biaya hidup lebih rendah.
Selain itu, gaji barista juga dipengaruhi oleh UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) yang berlaku di daerah tersebut.
Mengingat tiap daerah memiliki standar gaji minimum yang berbeda, tentunya gaji barista juga akan disesuaikan dengan ketentuan UMP atau UMK setempat.
Halaman:


