Advertisement
Source : pexels.com/@yeremia-ganda-155350413

4 Jenis Perilaku Konsumen beserta Penjelasannya Lengkap

Perilaku konsumen adalah studi yang mendalam tentang konsumen dan proses yang mereka jalani dalam pemilihan, penggunaan, dan bahkan pembuangan produk dan jasa. Yuk, pelajari 4 jenis perilaku konsumen di sini!

2 November 2023 Adara

2. Pembelajaran: Konsumen juga belajar dari pengalaman berbelanja.

Jika konsumen pernah membeli produk yang tidak sesuai, konsumen tersebut bisa belajar untuk membuat pilihan yang lebih baik di masa depan.

Pengalaman berbelanja membentuk cara berbelanja di kemudian hari.

3. Perubahan Sikap dan Perilaku: Terkadang, konsumen bisa mengubah pikiran tentang produk atau merek. Misalnya, awalnya seorang konsumen mungkin tidak tertarik pada suatu produk.

Namun, setelah mencobanya atau mendengar ulasan positif, ia bisa berubah pikiran dan mencobanya. Perubahan seperti itu dapat memengaruhi perilaku berbelanja.

Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

4 Jenis Perilaku Konsumen

1. Pembelian yang Kompleks (Complex Buying Behavior)

Jenis perilaku konsumen pertama adalah “Perilaku Pembelian yang Kompleks” atau Complex Buying Behavior. Ini adalah ketika orang membuat keputusan yang rumit saat membeli produk atau layanan.

Perilaku pembelian kompleks ini terjadi ketika konsumen harus mempertimbangkan banyak faktor sebelum memutuskan apa yang akan mereka beli.

Ini bisa melibatkan membandingkan banyak merek atau produk, memeriksa ulasan, mempertimbangkan harga, dan memikirkan kebutuhan pribadi mereka.

Dalam situasi ini, konsumen cenderung menghabiskan lebih banyak waktu untuk penelitian sebelum mereka benar-benar memutuskan untuk membeli.

Mereka ingin memastikan bahwa mereka membuat keputusan yang benar-benar tepat sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Jadi, perilaku pembelian kompleks adalah saat kamu semua melakukan “pikir panjang” sebelum kamu memutuskan untuk membeli sesuatu yang penting.

2. Pembelian untuk Mengurangi Ketidakpastian (Disonance Reducing Buying Behavior)

“Perilaku Pembelian untuk Mengurangi Ketidakpastian ” atau Disonance Reducing Buying Behavior merupakan jenis perilaku konsumen kedua.

Hal ini terjadi ketika seseorang merasa ragu atau cemas setelah membeli produk atau layanan tertentu.

Perilaku ini terjadi ketika konsumen merasa perlu mengurangi ketidakpastian dan keraguan mereka setelah melakukan pembelian.

Mereka mungkin merasa khawatir apakah keputusan mereka benar atau apakah ada produk yang lebih baik di luar sana.

Untuk mengurangi rasa ragu ini, konsumen dapat mencari informasi tambahan, membaca ulasan, atau bahkan membandingkan produk dengan yang lain.

Tujuannya adalah agar mereka merasa lebih yakin dan puas dengan keputusan pembelian mereka.

Jadi, perilaku pembelian pengurangan disonansi adalah cara seorang konsumen mengatasi keraguan yang muncul setelah ia membeli sesuatu, sehingga ia merasa lebih nyaman dengan keputusan yang dibuat.

Halaman:

Advertisement