14 Jenis Reksadana Populer beserta Penjelasannya, Pemula Wajib Tahu Ini
Sering mendengar istilah reksadana, namun masih bingung apa itu reksadana? Yuk, simak penjelasannya dari Mamikos berikut ini!
13. Reksadana Indeks Saham Sektor
Jenis reksadana ini fokus pada saham dari sektor-sektor tertentu dalam indeks pasar saham. Contohnya, reksadana indeks saham sektor teknologi, kesehatan, atau keuangan.
14. Reksadana Dana Campuran Tertutup
Reksadana ini memiliki periode penawaran yang terbatas dan setelah itu tidak menerima pembelian atau penjualan unit penyertaan baru.
Portofolio reksadana tertutup lebih tetap dan dianggap sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Cara Membeli Reksadana
Setelah kamu mengetahui beberapa jenis-jenis reksadana, kini saatnya kamu belajar cara membeli reksadana. Yuk, simak ulasannya ya!
1. Miliki Tujuan Investasi dan Pahami Profil Risiko
Tentukan tujuan investasi kamu, apakah untuk pertumbuhan modal, pendapatan rutin, atau keseimbangan keduanya.
Selain itu, tentukan juga tingkat risiko yang sesuai dengan profilmu, apakah konservatif, moderat, atau agresif.
2. Pilih Jenis Reksadana
Setelah kamu tahu apa profil resikomu, lalu pilihlah produk yang sesuai dengan profil tersebut.
Misalnya, jika kamu mencari pertumbuhan modal, reksadana saham bisa menjadi pilihan.
3. Pilih Manajer Investasi atau Perusahaan Manajer Investasi (MI)
Identifikasi manajer investasi atau perusahaan manajer investasi yang memiliki reputasi baik dan kinerja yang solid.
Kamu dapat memeriksa laporan kinerja reksadana yang bersangkutan dan membaca ulasan atau rekomendasi dari sumber terpercaya.
4. Buka Akun Investasi
Kamu juga perlu membuka akun investasi melalui perusahaan sekuritas atau bank yang menyediakan layanan reksadana.
5. Pilih Reksadana dan Jumlah Investasi
Setelah akun investasi kamu aktif, pilih reksadana yang ingin kamu beli, ya.
Perhatikan juga biaya-biaya yang terkait, seperti biaya pembelian dan biaya pengelolaan.
6. Lakukan Pembelian
Pilih opsi pembelian reksadana yang diinginkan, apakah melalui kantor cabang, internet banking, atau aplikasi mobile dari perusahaan sekuritas atau bank yang kamu pilih.
Masukkan detail transaksi, termasuk jumlah investasi dan jenis reksadana yang akan dibeli.
7. Konfirmasi Transaksi
Pastikan untuk memeriksa dan mengkonfirmasi semua detail transaksi sebelum menyelesaikan pembelian.
8. Pantau Kinerja Investasi
Setelah pembelian, pantau secara berkala kinerja reksadana kamu loh.
Banyak perusahaan sekuritas menyediakan platform atau laporan bulanan yang memberikan informasi terkait dengan nilai investasi, kinerja, dan informasi penting lainnya.
Halaman:

