6 Jenis-jenis Surat Lamaran Pekerjaan Serta Ciri-Ciri dan Fungsinya
Pernah membuat surat lamaran pekerjaan? Ada beberapa jenis lamaran pekerjaan yang bisa kamu pilih untuk meningkatkan peluangmu agar diterima di tempat kerja. Simak informasinya berikut ini.
5. Surat Lamaran Kerja Tradisional
Berbeda dengan surat lamaran kerja yang mengandalkan karyawan atau pekerja di instansi, surat lamaran kerja tradisional tidak melibatkan referral atau networking.
Pelamar akan langsung mengirimkan lamaran pada HR, perekrut, atau instansi tempat kerja.
Surat lamaran kerja tradisional bisa ditulis dengan kreatif agar perusahaan tertarik pada pelamar.
Tulis berbagai pencapaian yang pernah kamu raih, keterampilan yang kamu miliki, dan jangan lupa tambahkan motivasi melamar di tempat tersebut.
6. Surat Lamaran Kerja dengan Menanyakan Prospek
Terdapat jenis surat lamaran kerja dengan menanyakan prospek. Biasanya, lowongan pekerjaan yang ditawarkan belum ada di website perusahaan atau situs penyedia lowongan kerja.
Pelamar bisa menggunakan jenis surat lamaran ini apabila memiliki kontak dengan rekruiter atau HRD perusahaan. Hal yang tidak boleh diabaikan adalah penggunaan bahasa yang sopan.
Sebagai pelamar, kamu tetap perlu mengetahui bahwa tidak ada jaminan akan langsung diterima jika melamar kerja dengan menanyakan prospek.
Keuntungan melamar dengan menanyakan prospek adalah kamu mungkin akan masuk dalam daftar kandidat jika ada lowongan kerja.
Ciri-Ciri Surat Lamaran Pekerjaan
Surat lamaran pekerjaan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Memuat Tempat dan Tanggal Penulisan Surat
Pada surat lamaran pekerjaan tertera tempat dan tanggal penulisan surat. Biasanya, tempat dan tanggal ditulis pada bagian pojok kanan atas.
Perlu diketahui bahwa untuk menuliskan data tersebut tidak perlu diberi titik. Contoh: Yogyakarta, 21 Desember 2021
2. Diberi Lampiran dan Perihal
Surat lamaran pekerjaan memuat “lampiran” dan “perihal”. Hindari menyingkat kata tersebut menjadi “lamp” dan “hal”. Gunakan pula huruf untuk mengisi data lampiran dan perihal.
Misalnya:
Lampiran: Satu Lembar
Perihal: Lamaran Kerja
3. Dilengkapi Alamat Surat
Jangan lupa untuk mencantumkan alamat surat yang lengkap dengan memerhatikan penulisannya.
Sebisa mungkin tulis alamat surat tidak lebih dari tiga baris dan hindari penyebutan gender “Bapak” atau “Ibu”.
Contoh:
Yth. HRD Nusa Indah
Jalan Kenangan Abadi 23 C
Yogyakarta
4. Diberi Salam Pembuka
Cantumkan salam pembuka menggunakan kata “Dengan hormat”, kemudian lanjutkan dengan kalimat yang ingin kamu tulis.
Kamu bisa menekan enter setelah menulis “Dengan Hormat” atau tidak menekan enter.
5. Menggunakan Bahasa yang Sopan pada Alinea Pembuka
Ingat kembali bahwa kamu sedang menulis surat yang bersifat resmi, sehingga perlu menggunakan bahasa formal.
Terapkan penggunaan bahasa yang sopan tersebut pada alinea pembuka surat.
Hindari kalimat bermakna ambigu dan bisa menyinggung pihak penerima surat.
Halaman:

