10 Macam Gaya Kepemimpinan dan Contohnya Lengkap
Pemimpin diibaratkan seperti kepala bagi tubuh. Oleh sebab itu, seorang leader harus mampu memberikan pengaruh positif.
4. Gaya Kepemimpinan Delegatif
Laissez faire atau gaya kepemimpinan delegatif adalah saat leader memberikan kebebasan mutlak kepada setiap anggota agar dapat mencapai tujuan dengan cara masing-masing.
Dengan kata lain, pemimpin cenderung membiarkan kelompok membuat keputusan sendiri.
Akan tetapi, jenis kepemimpinan delegatif bisa berdampak pada turunnya semangat kerja tim.
Apalagi, kalau anggotanya belum cukup matang untuk melaksanakan tanggung jawab, maka bisa menjadi boomerang untuk perusahaan dan bahkan dapat mengakibatkan kerugian.
5. Gaya Kepemimpinan Transaksional
Gaya transaksional cenderung pada aksi transaksi antara pemimpin dengan bawahan.
Dimana leader akan royal memberikan reward saat bawahan sukses melaksanakan atau menyelesaikan tugasnya dengan baik dan on time, sesuai kesepakatan di awal.
Kepemimpinan transaksional memahami, bahwa pemimpin dan bawahan mempunyai tujuan, kebutuhan, serta kepentingan.
Sayangnya, transaksional hanya fokus pada perencanaan jangka pendek, sehingga bisa menahan kreativitas dan membuat anggota terjebak.
6. Gaya Kepemimpinan Transformasional
Pada gaya kepemimpinan transformasional, pemimpin memberi inspirasi yang mendorong anggota melakukan perubahan positif.
Jadi, pemimpin akan mengambil peran dan terlibat langsung di dalam berbagai proses, termasuk juga membantu anggota kelompoknya.
Pemimpin transformasional memiliki semangat positif tinggi sehingga secara tidak langsung diikuti bawahannya.
Selain itu, pemimpin juga sangat peduli pada kemajuan dan kesejahteraan anggota. Contoh leader transformasional adalah Robert C. Smith.
7. Gaya Kepemimpinan Partisipatif
Kepemimpinan partisipatif juga dikenal sebagai gaya terbuka, dan bebas (nondirective).
Pemimpin yang menganut gaya partisipatif hanya memegang sedikit kendali di dalam proses mengambil keputusan. Sebab, perannya adalah memberikan informasi tentang topik masalah.
Sementara anggota mendapatkan kesempatan penuh untuk mengembangkan strategi mencari solusi dari masalah tersebut.
Jadi, tugas utama pemimpin partisipatif adalah membina dan mengarahkan anggota dengan tujuan mencapai konsensus.
8. Gaya Kepemimpinan Situasional
Gaya kepemimpinan situasional atau fluid, mengaplikasikan asumsi bahwa tidak ada satupun gaya kepemimpinan sesuai untuk setiap manajer di segala situasi.
Oleh sebab itu, situasional umumnya menerapkan gaya tertentu atas dasar beberapa pertimbangan.
Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan situasional:
- Pemimpin
- Pengikut
- Situasi (Peta kekuasaan, struktur tugas, dan dinamika kelompok)
Halaman:

