Advertisement
Source : Getty Images Signature/sandsun

3 Macam Perpindahan Kalor beserta Penjelasan dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Perpindahan kalor merupakan salah satu materi pada sains yang cukup mudah dan menyenangkan untuk dibahas. Baca ulasan lengkapnya dalam artikel ini.

18 Desember 2023 Bella Carla

Molekul dingin kemudian turun ke bawah ke massa yang lebih padat, sementara molekul panas naik ke atas ke bagian yang tidak terlalu padat.

Siklus ini kemudian dikenal sebagai perpindahan kalor secara konveksi dan terus berulang.

Contoh lainnya dari perpindahan konveksi adalah terjadinya angin darat dan angin laut.

Pada siang hari, udara daratan yang panas dan udara laut yang lebih dingin mengakibatkan udara di daratan bergerak naik dan udara di laut bergerak ke daratan.

Begitulah proses yang terjadi pada angin laut atau ketika angin laut bertiup ke daratan.

Hal sebaliknya terjadi pada malam hari, angin bertiup dari daratan ke lautan dikarenakan suhu di daratan lebih dingin daripada di lautan dan menyebabkan angin darat.

Adapun berikut rumus perpindahan konveksi dalam ilmu fisika:

Laju Kalor = H = h. A. ∆T

Keterangan :

H = Laju perpindahan (J/s)
h = Koefisien konveksi termal (j/sm²K)
A = Luas permukaan (m²)
∆ T = Perbedaan suhu (K)

47 Contoh Peristiwa Radiasi, Konduksi, dan Konveksi dalam Kehidupan Sehari-hari

3. Radiasi

Jenis perpindahan kalor yang terakhir adalah radiasi. Perpindahan radiasi adalah perpindahan kalor tanpa medium atau zat perantara.

Nah, perpindahan ini merujuk pada perpindahan panas dalam gelombang elektromagnetik dikarenakan tidak adanya zat penghantar.

Ketika kamu merasa panas tanpa adanya kontak fisik dengan suatu benda, hal ini dikarenakan terjadinya radiasi. Perpindahan radiasi memiliki kecepatan yang paling cepat jika dibandingkan konduksi dan konveksi.

Jumlah radiasi kalor yang dipancarkan atau diserap bergantung pada beberapa hal seperti warna, orientasi permukaan, dsb.

Misalnya saja, warna hitam akan menyerap radiasi dengan baik. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa kamu terasa sangat panas ketika memakai baju berwarna hitam di siang hari terik.

Begitu pula dengan hangatnya api unggun ketika kamu berada di dekatnya.

Meskipun kamu tidak menyentuh api unggun tersebut secara langsung, namun hangat dari api unggun tetap bisa dirasakan jika berada di sekelilingnya.

Adapun berikut rumus perpindahan radiasi dalam ilmu fisika:

Laju kalor = P = eσAT4⁴

Keterangan :

P = Daya yang diradiasikan (watt)
e = Emisivitas suatu benda
σ = Konstanta Stefan (5,6703 x 10-8 W/m2K4).
A =Luas suatu benda yang memancarkan radiasi (m2)
T = Suhu mutlak (K)

Halaman:

Advertisement