Advertisement
Source : thisisplastics.com

15+ Manfaat Penerapan Nanoteknologi dalam Bidang Pertanian, Industri, Kesehatan dan Berbagai Bidang Lainnya

Nanotechnologi semakin banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Dalam artikel ini, ada beberapa contoh manfaat teknologi mutakhir ini bagi kehidupan manusia.

31 Juli 2024 Bella Carla

Awalnya, pendapat Feynmann hanya dianggap sebagai lelucon. Namun, 20 tahun kemudian, Erix Drexler menjelaskan konsep konstruksi mesin yang sangat kecil dari himpunan atom-atom dan menggunakan istilah nanoteknologi.

Pengkajian nanoteknologi secara ilmiah awalnya diawali oleh sebuah artikel yang ditulis oleh profesor dari Tokyo University of Science, Norio Taniguchi, yang berjudul “Tentang Konsep Dasar Nanoteknologi) pada tahun 1974

Pada tahun 1981, seorang fisikawan Gerd Binnig dan Heinrich Rohrer menemukan Scanning Tunneling Microscope yang membuka era baru dalam dunia nanoteknologi.

Temuan Gerd Binnig dan Heinrich Rohrer ini mampu memetakan permukaan material dalam skala nanometer dan memungkinkan manipulasi atom serta molekul untuk menyusun struktur materi.

Mulai dari situlah, perkembangan nanoteknologi pun akhirnya melambung dengan pesat dan mulai bisa kita temukan dalam berbagai aspek di kehidupan.

Sayangnya, nanoteknologi masih terbilang baru di Indonesia. Meskipun begitu, bidang ini tentunya sangat menjanjikan peluang dan area riset yang luas.

Ringkasan Materi Nanoteknologi Kimia Kelas 10 SMA beserta Penjelasannya

Manfaat Nanoteknologi di Bidang Pertanian

Di bidang pertanian, nanoteknologi digunakan untuk efisiensi penggunaan sumber daya, meningkatkan produktivitas tanaman, kualitas produk, serta penerimaan konsumen.

Nah, berikut adalah beberapa contoh penerapan nanoteknologi pada bidang pertanian antara lain:

  • Nanoteknologi digunakan sebagai identifikasi sistem untuk melacak bahan/hasil ternak dan tanaman dari bahan asal hingga konsumsi.
  • Nanoteknologi digunakan sebagai sistem terintegrasi untuk penginderaan, monitoring, dan intervensi respons aktif untuk produksi tanaman dan ternak.
  • Nanoteknologi digunakan sebagai sistem lapang pintar (smart field systems) untuk mendeteksi, mengetahui lokasi, melaporkan, dan pemberian air secara langsung.
  • Nanoteknologi digunakan sebagai partikel dalam skala nano pada pupuk untuk mendapatkan hasil pertanian yang lebih baik secara kualitas maupun kuantitas

Manfaat Nanoteknologi di Bidang Industri Farmasi

Dalam bidang farmasi dan kesehatan, nanoteknologi ditargetkan guna meningkatkan kualitas obat Indonesia.

Bahkan sekarang ini, berbagai produk kesehatan sudah menggunakan partikel nano untuk meningkatkan efektifitas obat. Adapun berikut contoh penerapan nanoteknologi dalam bidang farmasi, antara lain:

  • Molekul dalam skala nano yang bersifat multifungsi bisa difungsikan guna mendeteksi serta membunuh sel kanker.
  • Nanoteknologi dapat dimanfaatkan sebagai sistem penghantar obat (drug targeted and delivery system) yang didesain dapat mencapai target dengan dosis tertentu sehingga akan lebih efisien dan efektif.
  • Penggunaan material cerdas yang diimplantasi dalam tubuh manusia untuk diagnosis dan screening penyakit pada manusia.

Halaman:

Advertisement