Ringkasan Materi Perilaku Konsumen beserta Penjelasannya Lengkap
Perilaku konsumen ternyata memengaruhi daya beli suatu barang, lho. Yuk, kita simak penjelasanya!
3. Perilaku Konsumen yang Mencari Informasi Intensif (Extensive Decision Making)
Konsumen dalam tipe ini melakukan penelusuran informasi yang sangat mendalam dan secara cermat mempertimbangkan berbagai alternatif sebelum membuat keputusan pembelian.
Keputusan ini sering kali berkaitan dengan pembelian besar, seperti mobil atau rumah.
Misalnya, sebelum membeli rumah, konsumen melakukan penelusuran intensif tentang tipe rumah, lokasi, harga, dan lain-lainnya.
4. Perilaku Konsumen Impulsif (Impulse Buying)
Konsumen dalam tipe impulsif ini membuat keputusan pembelian secara tiba-tiba dan tanpa perencanaan sebelumnya.
Mereka sering kali tergoda oleh penawaran atau diskon saat berbelanja, misalnya ketika pergi ke mall, seseorang membeli pakaian atau aksesori secara impulsif saat melihat penawaran diskon besar di sebuah toko.
5. Perilaku Konsumen yang Loyal (Brand Loyalty)
Konsumen loyal memiliki preferensi kuat terhadap merek tertentu dan cenderung membeli produk dari merek tersebut secara konsisten.
Mereka tidak mencari alternatif dan memiliki tingkat loyalitas yang tinggi terhadap merek tersebut.
Contohnya, seseorang yang selalu membeli produk Samsung atau Mercedes-Benz tanpa pertimbangan merek lain.
6. Perilaku Konsumen yang Menunda (Procrastination)
Konsumen dalam tipe ini sering menunda keputusan pembelian dan sering kali memiliki penundaan dalam pembelian barang atau jasa.
Mereka dapat membutuhkan waktu lama sebelum akhirnya melakukan pembelian.
Contohnya, seseorang sengaja membeli tiket kereta go-show supaya mendapatkan potongan harga.
7. Perilaku Konsumen yang Pengguna Ulang (Repeat Purchase Behavior)
Konsumen dalam tipe ini cenderung membeli produk atau jasa yang sama berulang kali, tanpa mempertimbangkan banyak alternatif.
Mereka merasa puas dengan pengalaman sebelumnya. Misalnya, saat ingin minum kopi, seseorang selalu membeli di Starbucks karena cocok dengan seleranya.
8. Perilaku Konsumen yang Konformis (Conformity Behavior)
Konsumen dalam tipe konformis ini cenderung mengikuti tren atau pandangan umum dalam pembelian.
Mereka memilih produk atau jasa berdasarkan apa yang dianggap populer atau diterima secara sosial.
Misalnya, seseorang membeli produk Apple karena dianggap tinggi di mata sosial, sekaligus untuk branding diri.
Model-model Perilaku Konsumen
Nah, setelah tahu pengertian, faktor, dan tipe, pada poin terakhir materi perilaku konsumen ini, Mamikos akan menerangkan tentang model-model perilaku konsumen.
Model perilaku konsumen adalah kerangka kerja teoritis yang dirancang untuk membantu memahami dan menjelaskan bagaimana konsumen membuat keputusan pembelian.

