Pengertian Kajian Teori, Cara Menyusun dan Contohnya dalam Penelitian
Untuk menulis satu karya ilmiah yang berbobot diperlukan kajian teori yang berbobot juga. Kajian teori bisa menjadi gambaran apakah karya ilmiahmu bagus atau tidak.
KerlingerĀ
Kerlinger berpendapat bahwa teori adalah konsep yang terintegrasi satu sama lain dan berisi pandangan sistematis akan sebuah fenomena.
Itulah pendapat para ahli mengenai kajian teori. Bila ditelaah kita dapat menyimpulkan bahwa semua ahli menyebutkan kata konsep, definisi, logis, sistematik, terhubung, fakta, dan variabel.
Maka dapat ditarik satu pengertian kajian teori merupakan sekumpulan definisi dan konsep logis yang saling terhubung secara sistematik untuk menguji fakta dan variabel satu fenomena.
Cara Menyusun Kajian Teori yang Baik dan Benar
Adapun cara-cara membuat kajian teori menurut Priyono (2008) dan Sugiyono (2014) antara lain sebagai berikut.
1. Menentukan Variabel Penelitian
Dalam penelitian kualitatif, ada baiknya variabel menjadi hal pertama yang dikumpulkan.
Variabel ini setelah terkumpul bisa dikategorikan yang akan menentukan jenis metode analisis.
Variabel yang baik relevan dengan penelitian, dapat diamati, dan dapat diukur.
2. Mengambil Sumber Referensi
Langkah selanjutnya adalah mengambil referensi yang bisa berasal dari banyak jenis sumber.
Sumber referensi bisa berasal dari buku, laporan penelitian, publikasi ilmiah, artikel ilmiah, jurnal penelitian, dan glosarium. Semua bahan sumber refrensi ini bisa dijadikan sebagai sumber referensi utama.
Sumber referensi penting perannya karena bisa dibandingkan dengan penelitian sama yang pernah dilakukan sebelumnya.
3. Menyortir Referensi Relevan
Dari referensi yang telah terkumpul, langkah selanjutnya adalah menyaring atau memilih mana yang benar-benar relevan dengan penelitian.
Buang yang sekiranya tidak relevan, dan pertahankan referensi-referensi yang relevan.
Penting untuk hanya mempertahankan referensi relevan karena harus selain relevan juga harus kredibel dan kuat serta dapat dipertanggungjawabkan.
4. Mencari dan Membandingkan Variabel
Variabel merupakan komponen yang menjadi titik perhatian dalam sebuah penelitian.
Ketika membuat kajian teori, ada baiknya seorang peneliti mencari, membandingkan, dan menentukan kedudukan dari berbagai variabel yang ada.
5. Mengambil dan Membandingkan Variabel
Variabel penting kedudukannya dalam sebuah penelitian. Peneliti harus mengambil, menguji, membandingkan, dan menentukan posisi dari variabel-variabel yang ada.
Penempatan ini bisa dilakukan berdasarkan teori, kronologikal, dan dampak.
6. Membaca Topik Penelitian
Langkah selanjutnya setelah mendapatkan variabel dan membandingkannya adalah membaca topik penelitian. Kamu harus benar-benar memiliki topik yang sesuai dengan variabel.
Halaman:

