Advertisement
Source : Google Maps

Pengertian Penginderaan Jauh, Komponen, Manfaat, Gambar, Contoh, dan Cara Kerjanya

Apa yang dimaksud dengan penginderaan jauh? Apa saja manfaat dan contohnya? Yuk, cari tahu di artikel ini!

2 Januari 2024 Lintang Filia

Pengertian Penginderaan Jauh, Komponen, Manfaat, Gambar, Contoh, dan Cara Kerjanya – Tahukah kamu jika peta bumi yang kamu lihat di aplikasi ponsel merupakan hasil dari penginderaan jauh?

Sebuah objek memerlukan proses yang dinamakan penginderaan jauh untuk dapat dilihat oleh manusia.

Lalu, seperti apakah pengertian penginderaan jauh itu? Simak penjelasan Mamikos di artikel ini.

I. Pengertian Penginderaan Jauh

Pengertian penginderaan jauh, komponen, manfaat, gambar, contoh, dan cara kerjanya
Google Maps

Pengertian penginderaan jauh adalah proses pengumpulan informasi tentang objek atau fenomena tanpa adanya kontak langsung.

Metode ini melibatkan penggunaan alat atau sensor yang ditempatkan di pesawat udara, satelit, atau posisi tetap di darat.

Data yang dikumpulkan dapat berupa gambar, suara, atau informasi lainnya, dan kemudian dianalisis untuk mendapatkan pemahaman tentang sifat atau kondisi objek tersebut.

Pengertian Penginderaan Jauh Menurut Ahli

Di dalam ilmu Geografi, terdapat beberapa ahli yang mendefinisikan pengertian penginderaan jauh seperti:

Campbell

Pengertian penginderaan jauh menurut Campbell adalah disiplin ilmu yang bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai berbagai elemen di permukaan bumi.

Elemen-elemen tersebut seperti daratan dan air, melalui penggunaan citra yang diambil dari lokasi yang berjarak jauh.

Lillesand dan Kiefer

Penginderaan jauh merupakan kombinasi ilmu dan seni yang bertujuan untuk memperoleh informasi tentang objek, area, atau fenomena atmosfer.

Informasi tersebut didapat dengan menganalisis data yang diperoleh melalui alat-alat tanpa perlu kontak langsung dengan objek, area, atau fenomena yang sedang dipelajari.

Wilson dan Bufon

Sedangkan, pengertian penginderaan jauh menurut Wilson dan Bufon dapat dianggap sebagai suatu disiplin yang menggabungkan ilmu, seni, dan teknik untuk mendapatkan informasi tentang objek, area, dan gejala.

Hal ini dilakukan dengan menggunakan berbagai alat tanpa memerlukan kontak langsung dengan objek, area, atau gejala yang sedang diamati.

Curran

Penginderaan jauh merujuk pada pemanfaatan sensor radiasi elektromagnetik untuk merekam gambar lingkungan bumi.

Selanjutnya diinterpretasikan untuk menghasilkan informasi yang memiliki nilai dan kegunaan tertentu.

II. Komponen Penginderaan Jauh

Penginderaan jauh adalah alat penting untuk menganalisis dan pemantauan bumi.

Kegunaan dari semua komponen penginderaan jauh membantu manusia menjelajahi dan memahami planet secara lebih luas dan mendalam.

Setelah memahami pengertian penginderaan jauh, apa saja komponennya? Simak penjelasannya lebih rinci di bawah ini.

1. Sumber Tenaga

Matahari sebagai bintang pusat sistem tata surya kita menyuplai energi yang sangat penting dalam penginderaan jauh.

Radiasi elektromagnetik dari matahari mencakup berbagai panjang gelombang, termasuk sinar tampak, inframerah, dan ultraviolet.

Sensor penginderaan jauh didesain untuk mendeteksi dan merekam radiasi ini. Proses fotosintesis dan pemanasan atmosfer Bumi juga merupakan contoh interaksi tenaga matahari dengan lingkungan.

Contoh Soal Pertumbuhan Penduduk Total dalam Materi Geografi dan Penjelasannya

2. Atmosfer

Atmosfer Bumi adalah medium yang harus dilalui oleh radiasi elektromagnetik sebelum mencapai sensor.

Kandungan atmosfer seperti gas-gas dan partikel dapat mempengaruhi sifat dan perilaku radiasi. Beberapa panjang gelombang dapat diserap oleh komponen atmosfer tertentu, sementara yang lain dapat dihamburkan.

Pemahaman tentang interaksi ini penting dalam koreksi atmosfer untuk mendapatkan data yang akurat.

3. Interaksi antara Tenaga dan Objek

Setiap objek atau permukaan yang diamati memiliki karakteristik interaksi yang unik dengan radiasi. Karakteristik tersebut seperti refleksi, absorpsi, dan pemantulan.

Sehingga, pengetahuan tentang interaksi-interaksi tersebut memungkinkan ilmuwan untuk mengidentifikasi dan mengarakterisasi objek atau fitur tertentu.

Misalnya, air dapat menyerap radiasi inframerah, sementara salju dapat memantulkannya.

4. Sensor dan Wahana

Sensor penginderaan jauh terdiri dari berbagai jenis, seperti sensor optik (kamera), sensor termal, dan sensor mikrogelombang.

Wahana penginderaan jauh, seperti satelit, pesawat tanpa awak, atau pesawat terbang, membawa sensor ini ke lokasi tertentu atau mengorbit bumi.

Desain sensor dan wahana bergantung pada tujuan penginderaan jauh, seperti pemantauan lingkungan, pemetaan geografis, atau pemantauan cuaca.

15 Contoh Interaksi Antar Ruang dalam Ilmu Geografi beserta Penjelasannya

5. Perolehan Data

Proses perolehan data membutuhkan pengumpulan informasi oleh sensor dari objek atau daerah tertentu.

Wahana membawa sensor ke lokasi yang diinginkan dan data yang dihasilkan kemudian diunduh atau dikirim ke bumi.

Proses ini mencakup akuisisi citra, pengukuran suhu permukaan, atau pemantauan dinamika atmosfer dan lahan.

6. Penggunaan Data

Data yang diperoleh dari penginderaan jauh memiliki berbagai aplikasi. Dalam pemantauan lingkungan, informasi tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi perubahan iklim, kehilangan habitat, atau polusi.

Dalam pemetaan dan survei, data digunakan untuk membuat peta topografi, pemantauan pertanian, atau penelitian geologi. Penggunaan data ini sangat bervariasi dan melibatkan berbagai disiplin ilmu.

III. Cara Kerja Penginderaan Jauh

Gambar Pengertian Penginderaan Jauh
ayosinaugeografi.wordpress.com

Agar memudahkan pemahaman kamu tentang cara kerja penginderaan jauh, mari ambil contoh dengan menggunakan satelit optik sebagai sensor.

Cara kerjanya dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Pemilihan Sensor dan Platform

Pertama, dipilihlah sensor dan platform yang sesuai dengan tujuan penginderaan. Misalnya, satelit optik dengan kamera dapat dipilih untuk pemetaan lahan atau pemantauan lingkungan.

2. Peluncuran Satelit

Pilihan orbit dan ketinggian orbit akan mempengaruhi cakupan area dan resolusi spasial gambar yang dihasilkan.

Setelah itu, satelit akan diluncurkan ke orbit bumi.

3. Pengambilan Citra atau Gambar

Begitu satelit berada di orbit, sensor optiknya diaktifkan untuk mengambil citra dari permukaan bumi.

Citra ini dapat memotret berbagai panjang gelombang, seperti sinar tampak dan inframerah, yang bergantung pada jenis sensor.

4. Transmisi Data

Data citra yang dihasilkan oleh sensor dikirimkan ke stasiun penerima di bumi. Transmisi ini bisa dilakukan secara langsung atau melalui jaringan satelit.

5. Preprocessing Citra

Data citra yang diterima kemudian menjalani serangkaian proses preprocessing.

Termasuk koreksi atmosfer untuk menghilangkan pengaruh atmosfer, koreksi radiometrik untuk memastikan konsistensi nilai piksel, dan koreksi geometrik untuk memperbaiki distorsi spasial.

6. Analisis Citra

Setelah preprocessing, citra dapat dianalisis untuk mendapatkan informasi yang diinginkan.

Termasuk di dalamnya pemetaan penggunaan lahan, deteksi perubahan, atau identifikasi objek tertentu seperti hutan, sungai, atau permukiman.

7. Aplikasi Pada Bidang Tertentu

Hasil analisis digunakan untuk berbagai keperluan.

Misalnya, dalam pemantauan pertanian, citra satelit dapat digunakan untuk memonitor pertumbuhan tanaman, mendeteksi penyakit tanaman, atau mengoptimalkan penggunaan pupuk.

8. Dokumentasi dan Pelaporan

Informasi yang dihasilkan dari analisis citra didokumentasikan dan dapat digunakan untuk pembuatan laporan atau memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi di lapangan.

IV. Manfaat Penginderaan Jauh

Penginderaan jauh menyediakan berbagai manfaat yang penting di berbagai bidang.

Berikut adalah beberapa manfaat penginderaan jauh:

1. Lahan Pertanian

  • Monitoring Pertumbuhan Tanaman: Penginderaan jauh digunakan untuk memantau pertumbuhan tanaman, mendeteksi penyakit tanaman, dan menentukan waktu yang tepat untuk panen.
  • Pemetaan Penggunaan Lahan: Citra satelit digunakan untuk membuat peta penggunaan lahan, membantu perencanaan pertanian, dan memantau perubahan tata guna lahan.

2. Lingkungan dan Konservasi

  • Pemantauan Hutan: Penginderaan jauh dapat digunakan untuk memantau deforestasi, mengidentifikasi kebakaran hutan, dan mendukung program konservasi hutan.
  • Pemantauan Ekosistem: Data penginderaan jauh membantu dalam pemahaman ekosistem, memantau biodiversitas, dan melacak perubahan lingkungan.
10 Contoh Konsep Geografi Beserta Penjelasannya yang Perlu Siswa Ketahui

3. Pemantauan Bencana Alam

  • Deteksi Dini Banjir dan Tanah Longsor: Citra satelit membantu mendeteksi dini potensi banjir dan tanah longsor dengan memantau perubahan permukaan tanah.
  • Analisis Setelah Bencana: Setelah bencana seperti gempa bumi atau badai, penginderaan jauh dapat memberikan pemahaman cepat tentang dampak dan membantu dalam upaya pemulihan.

4. Perencanaan Perkotaan

  • Pemantauan Pertumbuhan Kota: Penginderaan jauh dapat digunakan untuk memantau pertumbuhan perkotaan, mengidentifikasi pola perubahan, dan mendukung perencanaan pembangunan kota.
  • Pemantauan Infrastruktur: Citra satelit membantu pemantauan infrastruktur perkotaan seperti jalan, jembatan, dan gedung.

5. Pemantauan Kesehatan Tanaman

  • Deteksi Hama dan Penyakit: Penginderaan jauh digunakan untuk mendeteksi secara dini serangan hama atau penyakit pada tanaman, memungkinkan respons cepat dan efektif.
  • Pemantauan Kualitas Tanah: Data penginderaan jauh dapat digunakan untuk memahami kualitas tanah dan mengidentifikasi area yang memerlukan manajemen tanah yang lebih baik.

6. Pemantauan Cuaca

Pemantauan Awan dan Pola Iklim: Penginderaan jauh digunakan untuk memantau pola awan, cuaca, dan perubahan iklim, membantu dalam pemodelan iklim dan peringatan dini cuaca ekstrem.

7. Penelitian Sains

  • Pemahaman Geologi: Data penginderaan jauh membantu dalam pemahaman geologi, termasuk identifikasi struktur geologis dan potensi sumber daya alam.
  • Pemantauan Lingkungan Laut: Satelit dapat digunakan untuk pemantauan kondisi lautan, suhu permukaan laut, dan perubahan ekosistem laut.

V. Contoh Penginderaan Jauh

1. Pemantauan Lingkungan

Penginderaan jauh memungkinkan pemantauan lingkungan secara global. Termasuk pemantauan perubahan iklim, deforestasi, kebakaran hutan, kualitas air, dan masalah lingkungan lainnya.

Data ini penting untuk pemahaman perubahan lingkungan dan implementasi kebijakan pelestarian.

2. Pemetaan dan Survei

Penginderaan jauh digunakan untuk pembuatan peta topografi, pemetaan lahan, dan survei geografis.

Pemetaan dan survei diaplikasikan dalam perencanaan kota, pengelolaan sumber daya alam, dan proyek konstruksi.

3. Agriculture Presisi

Dalam pertanian, penginderaan jauh membantu dalam pemantauan pertumbuhan tanaman, penentuan kesehatan tanaman dan pengelolaan lahan secara presisi.

Informasi yang didapat membantu petani meningkatkan hasil panen dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya.

4. Pemantauan Bencana Alam

Penginderaan jauh digunakan untuk pemantauan dan pemetaan bencana alam seperti gempa bumi, banjir, letusan gunung berapi, dan badai.

Data ini dapat membantu dalam penanggulangan bencana, perencanaan evakuasi, dan pemulihan pasca-bencana.

5. Pemantauan Atmosfer dan Cuaca

Data penginderaan jauh digunakan untuk memahami pola cuaca, mengamati perubahan iklim, dan memantau fenomena atmosfer seperti badai dan polusi udara. Ini membantu dalam peringatan dini dan manajemen bencana terkait cuaca.

6. Pengelolaan Sumber Daya Alam

Manfaat penginderaan jauh memainkan peran penting dalam pengelolaan sumber daya alam seperti hutan, sungai, dan lahan pertanian.

Penginderaan jauh membantu dalam pemantauan deforestasi, penilaian kesehatan ekosistem, dan manajemen keberlanjutan.

7. Navigasi dan Komunikasi

Satelit penginderaan jauh digunakan untuk sistem navigasi global dan komunikasi.

GPS (Global Positioning System) adalah contoh nyata penginderaan jauh yang memfasilitasi navigasi presisi di seluruh dunia.

8. Penelitian Ilmiah

Data penginderaan jauh mendukung penelitian ilmiah di berbagai bidang, termasuk geologi, biologi, dan ilmu atmosfer.

Hal tersebut digunakan sebagai penelitian yang lebih mendalam tentang planet dan fenomena alamnya.

9. Pemantauan Perkotaan

Dalam perencanaan perkotaan, penginderaan jauh membantu dalam pemantauan pertumbuhan perkotaan, analisis penggunaan lahan, dan perencanaan infrastruktur.

10. Keamanan dan Pertahanan

Penginderaan jauh digunakan dalam bidang keamanan dan pertahanan untuk pemantauan perbatasan, pemantauan aktivitas militer, dan deteksi dini ancaman potensial.

Mengupas Contoh Prinsip Geografi untuk Memahami Dunia

Penutup

Nah, demikian penjelasan Mamikos tentang pengertian penginderaan jauh, komponen, hingga contoh pemanfaatannya.

Semoga setelah membaca artikel tentang pengertian penginderaan jauh ini menambah wawasan dan pengetahuan kamu, ya.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement