Pengertian Surat Lamaran Pekerjaan, Fungsi dan Tujuan Lengkap
Karena sifatnya resmi dan formal, penulisan surat lamaran pekerjaan pun tidak boleh asal-asalan dan harus diperhatikan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Surat Lamaran Kerja
Berikut Mamikos rangkum beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan saat membuat surat lamaran kerja beserta jawabannya.
1. Bagaimana penulisan kalimat salam pembuka dalam surat lamaran pekerjaan yang benar?
Jawaban: Salam pembuka pada surat lamaran pekerjaan tidak berbeda dengan surat lainnya dan dapat ditulis menggunakan kata “Dengan hormat,” pada bagian bawah identitas penerima surat dengan baris terpisah (diberi jarak spasi)
2. Bagaimana penulisan alamat surat lamaran pekerjaan yang benar?
Jawaban: Alamat pada surat lamaran pekerjaan tidak menggunakan kata “kepada” dan langsung Yth.
Sebaiknya, penulisan alamat tidak lebih dari 3 baris karena akan terlalu panjang, selain itu juga tidak boleh menyingkat kata “jalan”.
Ketika menyebutkan jabatan, hindari menggunakan jenis kelamin (Bapak atau Ibu). Contoh:
Yth. Pimpinan Perusahaan XXX
Jalan XXX
Di tempat
3. Bagaimana penulisan tanggal surat lamaran kerja yang tepat?
Jawaban: Penulisan tanggal pada surat lamaran kerja berada di posisi pojok kanan atas tanpa titik di bagian akhir. Contoh: Yogyakarta, 5 Juni 2021
4. Seperti apa kalimat penutup surat lamaran pekerjaan yang tepat?
Jawaban: Terdapat beberapa macam versi kalimat penutup surat lamaran pekerjaan, yaitu:
- Demikian surat lamaran kerja dari saya. Atas kerjasama dan kesempatan yang Bapak/Ibu berikan, saya ucapkan terima kasih.
- Saya sampaikan terima kasih atas perhatian dan kerjasama Bapak/ Ibu. Besar harapan saya dapat diterima bekerja sebagai XXXX di perusahaan XXX yang Bapak/ Ibu pimpin.
- Demikian surat lamaran pekerjaan sebagai XXX ini saya ajukan. Besar harapan saya mendapatkan kesempatan seleksi tahap selanjutnya. Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu.
