Advertisement
Source : Canva/@Dynamic Graphics

Penulisan Kata Serapan Disesuaikan dengan Kaidah Bahasa, ini Jenis dan Contohnya

Kata serapan harus disesuaikan terlebih dahulu dengan kaidah bahasa Indonesia agar mudah untuk diucapkan ataupun dipergunakan, lho. Apa saja jenisnya? Yuk, Mamikos berikan penjelasan di artikel ini.

29 September 2025 Lintang Filia

Contoh kata serapan dari bahasa Sansekerta

  • angka
  • bahasa
  • raja
  • putra
  • padi
  • dewa
  • surya
  • bhakti
  • weda
  • karya
150 Contoh Kalimat Berimbuhan Ber, Ter, dan Ke dalam Bahasa Indonesia

Kata Serapan dari Bahasa Belanda

Karena sejarah kolonial, bahasa Belanda pun turut menyumbang banyak kata serapan, khususnya di bidang administrasi, pendidikan, hukum, dan kehidupan sehari-hari.

Setelah dilakukan proses penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa, berikut adalah beberapa contoh kata serapan dari bahasa Belanda yang sering dijumpai.

Contoh kata serapan dari bahasa Belanda

  • kantor (kantoor)
  • polisi (politie)
  • rekening (rekening)
  • dompet (dompet)
  • dokter (dokter)

Kata Serapan dari Bahasa Portugis

Selain Belanda, bahasa Portugis juga masuk ke Indonesia melalui jalur sejarah Indonesia. Beberapa kata dipergunakan terutama di bidang makanan, pakaian, dan benda sehari-hari.

Contoh kata serapan dari bahasa Portugis

  • bola (bola)
  • meja (mesa)
  • kamar (câmara)
  • sapu (sapo)
  • bendera (bandeira)
  • mentega (manteiga)
  • sepatu (sapato)
  • garpu (garfo)
  • pena (pena)

Kata Serapan dari Bahasa Jawa

Kata serapan yang disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia ternyata tidak hanya berasal dari bangsa atau negara lain, lho. Bahasa daerah seperti Jawa turut menyumbang kata serapan yang kini digunakan secara luas, terutama dalam nama tempat, jabatan, atau budaya lokal.

Contoh kata serapan dari bahasa Jawa

  • kraton
  • lurah
  • gamelan
  • wayang
  • padi (pari)
  • desa
  • raja
  • dalang

Kata Serapan dari Bahasa Hokkien (Tiongkok)

Kata serapan dari Hokkien umumnya terkait perdagangan, makanan, dan budaya Tionghoa yang berkembang di Indonesia. Banyak kata yang awalnya spesifik digunakan di komunitas Tionghoa, kemudian menyebar ke masyarakat luas.

Contoh kata serapan dari bahasa Hokkien (Tiongkok)

  • cina
  • toko
  • kue
  • mie
  • bakpau
  • tauco
  • lumpia
  • siomay
  • kecap
  • kopi
Penggunaan Kata “Di” Sesuai Kaidah Kapan Dipisah dan Digabung beserta Contoh Kalimatnya

Penutup

Adanya kaidah tersebut juga membantu menjaga bahasa Indonesia tetap rapi dan profesional, sekaligus mempermudah komunikasi lintas generasi dan latar belakang yang beragam.

Kalau kamu ingin lebih banyak belajar soal penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa dan tips menulis lainnya, jangan lupa mampir ke Blog Mamikos, ya. 🌹

FAQ

Penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa apa?

Penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia, sesuai aturan PUEBI dan KBBI. Artinya, ejaan, pelafalan, tata bahasa, dan konsistensi penulisan kata asing diubah agar mudah dipahami, terdengar alami, dan selaras dengan standar bahasa Indonesia.

Kata serapan diambil dari bahasa apa?

Kata serapan dapat berasal dari berbagai bahasa, baik bahasa asing maupun bahasa daerah. Bahasa asing yang sering menjadi sumber kata serapan antara lain bahasa Inggris, Arab, Belanda, Portugis, dan Sansekerta. Selain itu, bahasa daerah seperti Jawa dan bahasa Hokkien (Tiongkok) juga turut memperkaya kosakata bahasa Indonesia.

Apakah kata serapan diserap dari bahasa lain dengan didasarkan pada kaidah bahasa penerima?

Setiap kata serapan diserap dari bahasa lain dengan menyesuaikan kaidah bahasa penerima, yakni bahasa Indonesia. Proses tersebut berupa penyesuaian ejaan, pelafalan, penyederhanaan kata, hingga tata bahasa, agar kata tersebut bisa digunakan dengan lancar dan mudah dipahami dalam komunikasi sehari-hari.

Referensi:


Halaman:

Advertisement