5 Peran Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank dalam Perekonomian Indonesia
Tidak hanya di Indonesia saja, masyarakat di negara lain juga melakukan berbagai macam aktivitas keuangan di lembaga keuangan. Tak hanya menjadi perantara, lembaga keuangan juga berperan besar dalam menjaga peredaran uang bisa tetap stabil.
2. Pasar Modal
Pasar modal adalah tempat atau sarana untuk bertemu lembaga seperti perusahaan atau institusi lain yang memerlukan dana dari masyarakat dengan masyarakat yang memiliki sejumlah dana yang dijadikan sebagai modal untuk investasi.
Dana investasi digunakan untuk menambah modal untuk usaha, ekspansi bisnis, dan sebagainya. Kegiatan usaha yang dilakukan di pasar modal meliputi perdagangan atau jual beli saham.
Selain itu kegiatan usaha lainnya yang akan dilakukan berupa surat pernyataan hutang, obligasi, reksadana, dan sebagainya.
3. Koperasi Simpan Pinjam
Koperasi simpan pinjam berfungsi menjalankan usaha berupa penerimaan simpanan maupun pinjaman.
Sama seperti jenis koperasi lainnya, koperasi simpan pinjam juga menerapkan asas kekeluargaan dengan melakukan berbagai macam kegiatan usaha.
Koperasi simpan pinjam mendapatkan modal dari simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela dari setiap anggota koperasi. Selain itu, koperasi juga akan mendapatkan modal pinjaman dari badan usaha lainnya.
4. Lembaga Asuransi
Lembaga asuransi menawarkan berbagai macam produk asuransi yang dipilih sesuai dengan kebutuhan. Terdapat beberapa pilihan asuransi, mulai dari asuransi jiwa, asuransi pendidikan dan sebagainya.
Dengan adanya lembaga asuransi, masyarakat bisa mendapatkan jaminan di tengah ketidakpastian. Jaminan ini dapat berupa perlindungan berupa ganti rugi finansial jika resiko yang diasuransikan benar-benar terjadi.
4. Pegadaian
Lembaga keuangan bukan bank yang terakhir ini menawarkan layanan peminjaman uang kepada masyarakat dengan menyertakan barang atau surat berharga sebagai jaminan.
Peran Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank
Semua lembaga keuangan tentu memiliki peran penting serta manfaat dalam perekonomian masyarakat secara luas.
Jika dilihat secara umum, peran yang dijalankan oleh lembaga keuangan adalah menjadi fasilitator terselenggaranya aktivitas ekonomi sehari-hari.
Sebagai contoh, misalnya bank umum menerbitkan cek, bank sentral berperan mencetak uang rupiah, serta lembaga keuangan lainnya turut berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi secara rutin.
Selain itu, berikut ada beberapa peran lembaga keuangan bank dan non bank lainnya:
1. Penyalur Likuiditas
Pertama, lembaga keuangan berperan sebagai badan penyalur likuiditas. Di mana likuiditas sendiri berarti kemampuan untuk mendapatkan dana berupa uang tunai ketika diperlukan.
Dengan adanya lembaga keuangan yang mempunyai peran ini, maka dapat menghilangkan kekhawatiran publik perihal ketersediaan uang tunai yang berputar di masyarakat.
Halaman:

