Perbedaan KPR Rumah Baru dan Bekas, Mana yang Lebih Menguntungkan?
Rumah baru maupun rumah bekas, memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
2. Lebih terpercaya
Rumah baru biasanya dijual oleh para pengembang dan developer, sehingga kamu bisa bebas memilih developer mana yang cocok denganmu serta memiliki reputasi yang baik dalam bisnis properti.
Kamu juga dapat dengan mudah mencari informasinya, seperti tahap-tahap pembelian dengan KPR, lingkungan perumahan, dan lain-lain secara lengkap. Para developer juga akan selalu terbuka dalam melayani berbagai pertanyaan.
3. Fleksibel Mengubah Denah Rumah
Beberapa developer mempromosikan rumah dalam bentuk indent atau belum dibangun. Biasanya, para calon pembeli akan ditawarkan dan diajak diskusi mengenai denah rumah yang akan segera dibangun.
Nah, di tahap inilah kamu bisa request mengenai denah atau model rumah yang sesuai keinginan. Misalnya, kamu ingin memindahkan letak kamar mandi atau menambah jumlah kamar, apapun bisa ditanyakan pada pihak pengembang.
Kekurangan Membeli Rumah Baru dengan KPR
Sementara itu, berikut adalah kekurangan saat membeli rumah baru dengan sistem KPR:
1. Lingkungan belum terbentuk
Dengan semakin banyaknya proyek perumahan, maka tanah yang berada di daerah pemukiman semakin berkurang juga. Hingga developer pun banyak yang memilih untuk membangun perumahan baru di lahan-lahan yang jauh dari keramaian dan pemukiman warga.
Di sinilah kekurangan dalam membeli rumah baru, karena lingkungan biasanya belum terbentuk karena rumah-rumah di daerah tersebut masih sangat sedikit.
Kamu juga belum bisa memastikan apakah lahan di daerah tersebut bebas banjir atau tidak, karena belum ada riset atau pengalaman dari penghuni-penghuni sebelumnya.
2. Fasilitas belum lengkap
Kekurangan lainnya ketika kamu membeli rumah di lahan yang belum terbentuk adalah fasilitas umum di sekitar rumah, seperti minimarket, masjid, atau taman bermain anak yang juga belum lengkap.
Sehingga, membutuhkan usaha yang lebih untuk bisa sampai ke prasarana tersebut. Kamu juga harus menunggu sampai RT atau RW terbentuk, agar bisa mengurusi keperluan-keperluan kependudukan.
3. Kerumitan proses balik nama
Biasanya, sertifikat rumah baru masih atas nama developer. Ini artinya kamu harus melakukan proses pemecahan atau balik nama.
Tahap ini cenderung memerlukan proses yang lama dan rumit, karena developer biasanya akan menunggu sampai semua rumah di lahan tersebut terjual.
Sehingga, tentu akan menyulitkan apabila kamu ingin menjual rumahmu. Mengurus proses ini ke notaris dan PPAT juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Kelebihan Membeli Rumah Bekas dengan KPR
Setelah mengetahui kelebihan membeli rumah baru dengan KPR, berikut adalah beberapa kelebihan jika kamu membeli rumah bekas atau seken:
1. Lingkungan yang sudah terbentuk
Berbeda dengan rumah yang baru dibangun, rumah seken biasanya ada di suatu komplek atau lingkungan yang sudah jadi. Hal ini tentu saja memudahkan kamu untuk saling membantu dengan para tetangga, menikmati fasilitas umum, serta mengurusi masalah kependudukan dengan RT atau RW.
Halaman:

