Source : Canva/@jinda-noipho

Perbedaan KPR Rumah Baru dan Bekas, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Rumah baru maupun rumah bekas, memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

6 Februari 2026 Bella Carla

2. Harga lebih murah

Alasan sebuah rumah dijual terkadang karena pemiliknya sedang membutuhkan uang dengan cepat. Sehingga, kamu bisa menawar dan melakukan negosiasi langsung dengan pemilik rumah untuk mendapatkan harga yang pas dengan budget kamu.

Kekurangan Membeli Rumah Bekas dengan KPR

Sementara itu, berikut adalah kekurangan saat kamu membeli rumah bekas dengan sistem KPR yang perlu kamu ketahui:

1. Membutuhkan renovasi

Bangunan yang sudah ditempati dalam waktu yang lama, pastinya sudah mengalami kerusakan di sana-sini. Misalnya, seperti lantai yang retak, cat tembok yang kusam, atau pintu-pintu yang kurang berfungsi dengan baik lagi.

Tentunya rumah seken membutuhkan renovasi agar bisa nyaman saat ditinggali. Kamu harus mengeluarkan biaya lagi serta menunggu beberapa waktu sampai rumah sudah siap ditinggali.

2. Kontak hanya dengan penjual

Berbeda dengan rumah baru yang komunikasinya satu arah dengan developer terpercaya, apabila membeli rumah bekas maka kamu hanya kontak dengan penjual. Tentunya kamu belum terlalu mengenal sang pemilik rumah dan akan sulit untuk mencari track recordnya.

Oleh karena itu, sempatkan waktumu untuk menggali informasi yang lebih dalam mengenai sejarah rumah maupun si penjual agar tidak ada masalah di kemudian hari, ya.

Nah, di atas tadi merupakan informasi tentang perbedaan KPR rumah baru dan bekas yang bisa Mamikos bagikan kepada kamu. 🏠🔑

Setiap orang tentunya memiliki keinginan untuk memiliki rumah sendiri. Ada beberapa pilihan untuk mewujudkan keinginan tersebut, seperti membeli via Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau berburu rumah bekas.

Kedua pilihan tersebut tentu punya untung ruginya, baik secara keuangan hingga kualitasnya yang bisa kamu ulik informasinya dalam artikel tadi, ya.

Buat kamu yang ingin mengulik lebih banyak seputar informasi bermanfaat dan menarik lainnya, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.

FAQ

Apakah KPR hanya untuk rumah baru?

Pengajuan KPR tidak hanya berlaku untuk pembelian rumah baru di komplek perumahan saja. Namun kamu juga bisa mengajukan pinjaman kredit rumah untuk pembelian hunian bekas bahkan yang berlokasi di perkampungan sekalipun.

KPR 400 juta 10 tahun cicilan berapa?

Untuk KPR rumah seharga Rp 400 juta dengan tenor 10 tahun, besaran cicilan 12 bulan pertama yang perlu Anda bayarkan adalah sebesar Rp 5.032.800 per bulan. Sedangkan untuk bulan ke 13 dan seterusnya besaran cicilan yang harus Anda bayar naik menjadi Rp 6.166.300 per bulan.

Apakah lebih baik membeli rumah bekas atau rumah baru?

Meskipun harga jual rumah bekas seringkali lebih rendah daripada rumah baru , hal itu tidak selalu berarti penghematan. Rumah-rumah tua seringkali membutuhkan renovasi, peningkatan keamanan, dan penataan taman, yang semuanya termasuk dalam harga jual rumah baru.

Apakah gaji 4 juta bisa KPR rumah?

Gaji minimal Rp4–5 juta per bulan untuk KPR non-subsidi di kota-kota besar. Gaji minimal Rp7–10 juta per bulan untuk KPR di wilayah metropolitan dengan harga rumah lebih tinggi.

KPR rumah 300 juta cicilan berapa?

Dengan asumsi DP 20%, tenor 20 tahun dan bunga tetap 10%, maka besaran cicilan untuk rumah KPR seharga Rp300 juta adalah sebagai berikut: Pokok pinjaman = Rp300 juta – (Rp300 juta x 20%) = Rp240 juta. Cicilan Bulanan = P x I x t / jumlah bulanan. Rp240.000.000 x 10% x 20 / 240 bulan = Rp2.316.052 per bulan.

Referensi:


Halaman: