Advertisement
Source : Getty Images/Andrei Berezovskii

Perbedaan Perubahan Kimia dan Fisika beserta Contoh dan Ciri-cirinya Lengkap

Apabila kamu masih kesulitan memahami contoh perubahan fisika dan kimia, simak penjelasan lebih lengkapnya di sini.

2 Juli 2024 Fajar Laksana

Detail Ciri-ciri Perubahan Kimia dan Fisika

Untuk mempermudah pemahaman terkait perbedaan perubahan kimia dan fisika simak detail perubahan kimia dan fisika di bawah ini.

Perubahan Kimia

1. Pada perubahan kimia, objek yang mengalami perubahan kimia akan ikut mengalami perubahan zat kimia penyusunnya

2. Objek atau zat yang telah mengalami perubahan kimia tidak akan bisa kembali ke bentuk semula

3. Perubahan kimia terjadi pada struktur fisik maupun struktur zat kimia pembentuk objek

4. Perubahan kimia dipicu oleh adanya reaksi kimia.

5 Contoh Gelombang Mekanik dan Non Mekanik beserta Penjelasannya

Perubahan Fisika

1. Pada tataran perubahan fisika, objek yang mengalami perubahan fisika hanya berubah pada tataran fisik bukan zat kimia pembentuknya

2. Objek atau zat perubahan fisika dapat dimungkinkan kembali ke bentuk semula

3. Terjadinya perubahan fisika dapat diamati dari sisi fisik objek yang meliputi bentuk, warna, dan juga ukuran

4. Terjadinya perubahan fisika dipicu oleh adanya dorongan gaya dan atau suhu yang menerpa sebuah zat atau objek.

Contoh Kasus Perbedaan Perubahan Kimia dan Fisika

Setelah memahami apa itu perbedaan perubahan kimia dan fisika serta ciri-ciri yang melekat pada perbedaan perubahan kimia dan fisika, kini waktunya menengok contoh kasus nyata.

Berikut adalah beberapa contoh kasus perbedaan perubahan kimia dan fisika yang terjadi di sekitar kita serta bisa diamati pada kehidupan sehari-hari.

1. Berubahnya Es Batu Menjadi Air

Contoh perbedaan perubahan kimia dan fisika yang pertama adalah perubahan es batu menjadi air.

Berubahnya es batu menjadi air merupakan contoh dari perubahan fisika karena hanya fisik yang berubah, sementara zat kimia penyusunnya masih sama, yakni H2O.

Es batu yang berasal dari air tentu mengandung H2O, sehingga ketika berubah menjadi air maka kandungan zat kimia H2O-nya tetap terbawa.

Selain itu, perubahan es batu menjadi air juga dapat dibalikkan. Artinya, air hasil perubahan fisika dari es batu tersebut bisa diproses ulang menjadi es batu kembali.

2. Pembakaran Kayu Menjadi Arang

Selanjutnya dalam contoh perubahan kimia dan fisika adalah pembakaran kayu menjadi arang.

Ketika kayu dibakar maka setelah sekian waktu kayu akan berubah menjadi arang.

Secara fisika, bentuk kayu tentu mengalami perubahan karena secara volume dan massa memang berubah. Namun, dari sisi kimia juga terjadi perubahan signifikan sebab zat kimia yang dimiliki kayu berbeda dengan zat kimia yang dikandung arang.

Selain itu, arang yang merupakan hasil pembakaran dari kayu mustahil untuk dikembalikan ke bentuk semulanya, sehingga pembakaran kayu menjadi arang termasuk dalam contoh perubahan kimia.

Sampai saat ini, tidak ada jalan untuk membuat arang kembali menjadi kayu.

Halaman:

Advertisement