Advertisement
Source : unsplash.com/nci

15 Contoh Produk Bioteknologi Modern dan Konvensional beserta Penjelasannya

Bioteknologi adalah pemanfaatan makhluk hidup secara utuh ataupun bagian-bagiannya guna menghasilkan atau memodifikasi produk yang bermanfaat melalui cara prinsip atau teknologi tertentu.

29 Oktober 2023 Bella Carla

Contoh Produk Bioteknologi Modern

Bioteknologi modern memang dapat dikatakan sebagai cabang ilmu yang bisa bermanfaat dalam berbagai bidang.

Nah, di bawah ini merupakan beberapa contoh dari hasil produk bioteknologi modern.

1. Vaksin

Salah satu contoh produk bioteknologi modern yang bermanfaat hingga sekarang ini adalah vaksin.

Diketahui, vaksin merupakan sediaan biologis yang digunakan agar tubuh kita dapat menghasilkan kekebalan adaptif terhadap penyakit infeksi tertentu.

Pada 1796, seorang ilmuwan asal Inggris bernama Edward Jenner telah menemukan vaksin.

Ia pun sadar bahwa pasien yang telah terinfeksi cacar takkan terkena penyakit tersebut di masa depan karena tubuhnya sudah menghasilkan kekebalan terhadap virus cacar.

Pengaruh vaksin terbilang sangat besar dalam kehidupan manusia guna melawan penyakit bersifat pandemik seperti cacar, campak, hepatitis B, rabies, influenza, pes, difteri, tetanus, polio, hingga Covid-19.

Jika industri medis tidak bekerja keras untuk menciptakan vaksin Covid-19, mungkin hingga kini pandemi virus Corona bisa berdampak jauh lebih buruk.

2. Teknik Kultur Jaringan

Produk bioteknologi modern berikutnya adalah teknik kultur jaringan.

Merupakan suatu teknik untuk memperbanyak tumbuhan dalam skala besar, teknik kultur jaringan dibuat dengan mengambil sel atau jaringan pada tumbuhan.

Baik melalui melalui potongan kecil daun, akar, batang, atau bagian tumbuhan yang lainnya.

Nantinya, potongan tumbuhan tersebut ditumbuhkan di suatu medium yang sudah dipersiapkan dan mengandung semua zat yang diperlukan untuk pertumbuhan tumbuhan.

Kultur jaringan berarti membudidayakan suatu jaringan tanaman untuk memperoleh keturunan yang memiliki sifat yang sama seperti induknya.

Melalui teknik ini, kita bisa menghasilkan bibit tanaman yang seragam dalam jumlah besar.

3. Teknologi Rekombinasi DNA dan Kloning Gen

Tanpa disadari, ada penyakit-penyakit tertentu pada manusia yang disebabkan oleh adanya gangguan hormon. Contohnya, diabetes mellitus (DM) tipe I atau biasa dikenal dengan penyakit kencing manis.

Diketahui, penyakit yang satu ini disebabkan karena kurangnya hormon insulin yang menyebabkan kadar gula dalam darahnya sangat tinggi.

Kini, dengan adanya bioteknologi modern, hormon insulin bisa dihasilkan secara buatan (transgenik) dengan adanya bantuan bakteri Escherichia Coli.

Diawali dengan melakukan proses rekombinasi DNA berupa penyisipan gen insulin yang berasal dari DNA sel manusia ke dalam plasmid bakteri, kemudian akan diperoleh plasmid rekombinan.

Rekombinasi DNA adalah proses modifikasi DNA yang dapat berasal dari spesies yang berbeda guna menghasilkan DNA rekombinan atau DNA yang telah termodifikasi.

Plasmid rekombinan yang telah mengandung gen insulin pun kemudian dimasukkan ke dalam bakteri Escherichia Coli sehingga bakteri Escherichia Coli bisa memproduksi insulin.

Halaman:

Advertisement