Advertisement
Source : freepik/@freepik

Proses KPR Rumah Butuh Berapa Lama dari Awal Pengajuan hingga Disetujui?

Pengajuan KPR ternyata memiliki proses yang panjang dan detail, lho. Yuk, kita simak!

19 Oktober 2023 Evita

5. Penandatanganan Akta Kredit

Setelah persetujuan diberikan, kamu akan menandatangani akta kredit dan dokumen-dokumen lainnya.

Penandatanganan akta kredit biasanya dilakukan di hadapan notaris atau petugas bank yang berwenang. 

Kamu dan pihak bank akan menandatangani dokumen-dokumen yang telah disiapkan, mencakup akta kredit, surat pernyataan, dan dokumen lain yang relevan.

Lamanya proses yang dibutuhkan untuk penandatanganan akta kredit ini sekitar 1-2 minggu.

6. Pencairan KPR

Setelah penandatanganan akta kredit, proses terakhir adalah bank akan mencairkan dana KPR.

Begitu semua persyaratan terpenuhi dan dokumen-dokumen telah diverifikasi, bank akan mencairkan dana KPR ke rekeningmu. 

Dana ini kemudian dapat digunakan untuk membayar penjual atau pemilik properti sesuai dengan perjanjian pembelian.

Setelah dana KPR dicairkan, kamu akan memulai pembayaran angsuran bulanan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. 

Angsuran akan mencakup pembayaran bunga dan pembayaran pokok. Untuk durasi pencairan sendiri kira-kira membutuhkan waktu 1-2 minggu.

Bagaimana Cara agar Proses Pinjaman KPR Cepat Disetujui?

Setelah mengetahui proses KPR berapa lama, sekarang Mamikos akan memberikan beberapa tips yang bisa kamu terapkan atau persiapkan agar pinjaman KPR yang kamu ajukan bisa cepat disetujui pihak bank.

Untuk mempercepat proses persetujuan pinjaman Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kamu dapat mengambil beberapa tindakan yang dapat meningkatkan peluangmu disetujui oleh bank atau lembaga keuangan. 

Berikut adalah beberapa caranya:

8 Perbedaan Rumah KPR Subsidi dan Non Subsidi Dilengkapi Kelebihan dan Kekurangannya

1. Ketahui Jenis KPR 

Tips pertama dan yang paling penting adalah mengetahui jenis KPR yang ingin kamu ambil.

Dengan memahami jenis-jenis KPR, kamu akan bisa mengira-ngira jenis mana yang sesuai dengan kemampuan finansialmu. 

Dengan begitu, probabilitas pinjaman KPR-mu diterima juga akan semakin besar.

Di Indonesia sendiri jenis KPR biasanya dibagi menjadi dua, yaitu:

  • KPR Subsidi

KPR Subsidi adalah program yang ditawarkan oleh pemerintah atau lembaga pemerintah yang memiliki tujuan untuk membantu masyarakat dengan tingkat pendapatan yang lebih rendah agar dapat membeli rumah dengan lebih terjangkau.

Pemerintah memberikan bantuan berupa suku bunga yang rendah atau bahkan gratis kepada peminjam yang memenuhi kriteria pendapatan tertentu.

  • KPR Non-Subsidi (KPR Komersial)

KPR Non-Subsidi, juga dikenal sebagai KPR komersial, adalah jenis KPR yang tidak mendapatkan bantuan atau subsidi dari pemerintah. 

Ini adalah KPR standar yang ditawarkan oleh bank dan lembaga keuangan komersial.

KPR Non-Subsidi tidak mendapatkan bantuan suku bunga atau insentif keuangan lainnya dari pemerintah.

2. Perbaiki Skor Kreditmu

Skor kredit adalah angka yang mencerminkan riwayat kredit seseorang, digunakan oleh lembaga keuangan, kreditur, dan pemberi pinjaman untuk menilai risiko ketika seseorang mengajukan pinjaman atau mendapatkan kredit.

Skor kredit ini mencerminkan sejauh mana seseorang dianggap kreditable dan seberapa besar risiko yang terkait dengan memberikan kredit kepada mereka.

Skor kredit yang baik dapat meningkatkan peluangmu disetujui dan mendapatkan suku bunga yang lebih baik. 

Jadi, penting untuk memastikan kalau catatan kreditmu bersih dan berusaha meningkatkan skor kredit jika perlu.

3. Bersihkan Utang yang Ada

Tips selanjutnya adalah membersihkan utang yang kamu miliki.

Jika kamu memiliki utang lain, pertimbangkan untuk menguranginya sebelum mengajukan KPR, karena pihak bank akan melakukan BI checking saat proses pengajuan pinjaman KPR.

Utang yang dimaksud di sini seperti pay later, kartu kredit, maupun pinjaman lainnya.

Rasio utang yang rendah dibandingkan dengan penghasilanmu akan meningkatkan peluang pinjaman KPR-mu disetujui.

4. Pahami Kriteria Persetujuan

Ketahui kriteria persetujuan yang berlaku di bank atau lembaga keuangan yang kamu pilih adalah tips selanjutnya yang bisa kamu terapkan agar peluang pinjaman KPR-mu disetujui semakin besar. 

Hal ini termasuk persyaratan penghasilan minimum, rasio utang, dan skor kredit. 

Pastikan bahwa kamu memenuhi syarat-syarat ini sebelum mengajukan aplikasi.

Panduan Take Over Rumah KPR beserta Syarat dan Cara Mengurusnya Lengkap

5. Persiapkan Dokumen yang Lengkap

Tips berikutnya adalah pastikan kamu memiliki dan mempersiapkan dengan baik semua dokumen yang diperlukan dan lengkap ketika mengajukan aplikasi. 

Dokumen yang lengkap dan akurat akan memudahkan bank atau lembaga keuangan dalam memproses aplikasimu.

Dokumen-dokumen tersebut termasuk dokumen pribadi (KTP, KK, dll), bukti penghasilan, laporan kredit, dan dokumen properti.

6. Jalin Komunikasi yang Baik dengan Bank

Menjalin komunikasi yang baik dengan bank atau lembaga keuangan adalah salah satu langkah penting untuk memastikan agar proses KPR-mu cair dengan cepat dan lancar. 

Minta kontak mereka, seperti nomor telepon dan alamat email, dan pastikan kamu dapat dengan mudah menghubungi mereka jika ada pertanyaan atau masalah.

Halaman:

Advertisement