Advertisement

Puasa Syawal, Waktu Pelaksanaan & Tata Caranya

Usai menunaikan ibadah puasa wajib di bulan Ramadhan, ada puasa Syawal yang juga memiliki keutamaan dan keistimewaannya sendiri. Dalam artikel ini Mamikos akan memberitahukan mengenai puasa syawal dan keistimewaannya yang perlu kamu tahu.

23 Oktober 2026 Nana

3. Lebih utama puasa dilakukan secara berurutan

Meski ada yang mengatakan bahwa lebih utama untuk melaksanakan puasa Syawal secara berurutan namun ada juga yang mengatakan bahwa tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan.

Hal ini masuk dalam ketentuan pelaksanaan puasa di bulan Syawal urutan ketiga. Waktu puasa Syawal juga lebih utama bila dilaksanakan secara berurutan dalam 6 hari.

Akan tetapi tidak apa-apa juga apabila dilaksanakan tidak secara berurutan asalkan masih di bulan Syawal.

Dalam buku berjudul “Step By Step Fiqih Puasa Edisi Revisi”, penulis Agus Arifin mengungkapkan pandangan berbagai mazhab terkait waktu pelaksanaan puasa enam hari di bulan Syawal tersebut.

Menurut tiga imam mazhab, kecuali Mazhab Maliki, puasa Syawal tersebut disunnahkan secara mutlak dilakukan selama enam hari di bulan Syawal tanpa syarat.

Menurut Mazhab Syafi’i dan Hanbali, puasa Syawal hendaknya dilaksanakan berturut-turut tanpa putus.

Lalu para pengikut Syafi’i juga menilai lebih utama menjalani puasa enam hari Syawal secara berturut-turut dimulai pada hari kedua atau tanggal 2 bulan Syawal.

Sementara Mazhab Maliki memakruhkan apabila puasa Syawal dilaksanakan secara berturut-turut. Ada pun Mazhab Hanafi mengemukakan pendapatnya. Beliau mengatakan bahwa lebih utama jika puasa tersebut dilakukan tidak berturut-turut.

Akan tetapi, apabila dilakukan secara terpisah atau di akhir Syawal juga akan tetap mendapatkan keutamaan dari puasa Syawal itu sendiri.

Dengan menunaikan puasa Syawal secara berurutan dalam 6 hari, menunjukkan bahwa sebagai seorang Muslim, kamu sedang berlomba-lomba dalam melaksanakan perintah Allah SWT dan menyegerakan ibadah.

4. Harus menunaikan puasa ganti terlebih dahulu

Ketentuan pelaksanaan puasa Syawal yang keempat adalah kamu diharuskan menunaikan puasa ganti terlebih dahulu baru puasa Syawal enam hari. Hal tersebut semata-mata agar kamu memperoleh keutamaan dari puasa Syawal.

Akan tetapi apabila seorang umat Islam memiliki puasa Ramadan yang harus diganti karena satu dan lain hal yang dibolehkan pada bulan Ramadan, maka orang tersebut diwajibkan untuk mengganti puasa tersebut lebih dahulu.

Hal tersebut bertujuan agar waktu puasa Syawal dilaksanakan, keutamaannya akan ikut diperoleh sebab telah sepenuhnya menyempurnakan puasa di bulan Ramadan yang lalu.

Bahkan mengganti puasa Ramadan justru lebih utama hukumnya dari puasa 6 hari di bulan Syawal lho. Sebab puasa Ramadan tergolong puasa wajib sebagai umat Muslim.

Apabila seorang muslim tidak menyelesaikan atau mengganti puasa Ramadan yang batal terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa Syawal, maka keutamaan puasa Syawal tidak dapat diperoleh oleh orang tersebut.

Keterangan mengenai pahala puasa Syawal tertulis pada sebuah dalil shahih yang berbunyi:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Yang artinya: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

5. Pahala puasa bulan Syawal yang luar biasa

Berdasarkan Syarah Nawawi ‘ala Muslim juz 7 halaman 56 menyebut bahwa alasan menyamakan pahala enam hari di bulan Syawal dengan puasa setahun lamanya berdasarkan nilai pahala kebaikan yang diberikan dilipat gandakan sampai 10 kali ganjaran banyaknya.

Perhitungannya seperti ini. Jika selama 1 bulan Ramadan ada 30 hari x 10 = 300 hari. Adapun 6 hari di bulan Syawal menyamai dua bulan lainnya (6 x 10 = 60 hari atau 2 bulan).

Jadi ada total selama 360 hari kamu akan memperoleh pahala puasa. Luar biasa.

Makanya pahala puasa Syawal selama enam hari tersebut sama dengan berpuasa selama satu tahun penuh. Pahala puasa Syawal yang sudah dihitung tadi akan menjadi penyempurna puasa Ramadan yang kamu tunaikan selama tiga puluh hari penuh kemarin.

Pahala tersebut akan didapatkan oleh orang-orang yang telah menyempurnakan puasa Ramadan mereka selama sebulan penuh atau yang telah mengqadha puasa Ramadhan apabila ada yang ditinggalkan karena satu dan lain hal.

Maka bagi kamu yang masih memiliki hutang puasa Ramadan diharuskan membayar hutang puasanya lebih dulu sebelum berpuasa enam hari di bulan Syawal.

Ada sebuah informasi bahwa siapa saja yang berpuasa Syawal sebelum membayar h utang puasa mereka di bulan Ramadan, puasanya masih terhitung sah. Asalkan setelah puasa Syawal mereka tetap membayar hutang tersebut.

Keutamaan puasa sunnah Syawal akan bisa kamu raih apabila dilakukan dengan niat yang ikhlas dan dengan kesungguhan serta pendirian yang teguh.

Puasa sunnah Syawal selama enam hari dapat dilakukan dengan mengucapkan niat terlebih dahulu seperti yang sudah Mamikos lampirkan di atas.

21 Menu Takjil Buka Puasa yang Cocok untuk Jualan, Laris & Banyak Dicari

Demikianlah artikel Mamikos yang membahas tentang puasa Syawal, waktu pelaksanaan hingga tata cara pelaksanaannya pada kesempatan ini.

Mudah-mudahan saja apa yang sudah Mamikos tuliskan di sini dapat bermanfaat dan bisa memberikan kamu sebuah inspirasi baru.

Apabila kamu perlu informasi terkait kos-kosan, maka kamu bisa meluncur ke web atau aplikasi Mamikos.

Di sana ada banyak sekali informasi mengenai hunian kos dengan berbagai tipe dan pilihan yang bisa disesuaikan dengan keinginan kamu. Unduh aplikasinya sekarang juga via iOS dan Android, gratis.


Halaman:

Advertisement