Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak, Tujuan, dan Contohnya
Rekayasa software atau perangkat lunak berasal dari dua kata, yakni rekayasa dan perangkat lunak. Simak ulasan lengkapnya di sini.
2. Fritz Bauer
Sesuai namanya, rekayasa software adalah proses pengembangan software yang sudah ada dengan menggunakan prinsip dan teknik rekayasa, agar bisa menghasilkan software yang lebih efisien dalam penerapannya menggunakan mesin sesungguhnya.
3. Stephen R. Schach
Suatu pengembangan software yang sengaja dilakukan agar bisa menghasilkan perangkat yang tidak bermasalah dan tidak mengalami kerusakan.
Selain itu, proses itu juga sengaja dilakukan supaya pengiriman data melalui software tersebut bisa lebih efektif dan efisien sesuai keinginan users.
4. IEE Computer Society
Merupakan suatu pendekatan yang diterapkan dan dilakukan secara disiplin dan sistematis guna memelihara software.
Dengan pendekatan yang terkuantifikasi atas pengembangan dan sistematis inilah, perangkat lunak bisa dipelihara dengan sistem engineering.
5. IEEE 610.12
Sebuah kegiatan rekayasa atau studi terkait perangkat lunak yang terdiri dari pendekatan sistematis, quantifiabel, pengembangan, disiplin, operasi, hingga pemeliharaan perangkat lunak untuk mengembangkan perangkat lunak yang sudah ada.
3. Secara Istilah
Menurut istilah, rekayasa software ini bisa didefinisikan dari penerapan dan praktiknya dalam kehidupan.
Rekayasa perangkat lunak bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang proses perancangan, pembuatan, hingga pemeliharaan sebuah perangkat lunak.
Adapun sistem dan prinsip yang dipakai bersifat sistematis sehingga bisa menghasilkan software yang lebih fungsional dan sesuai dengan kebutuhan nyata dalam kehidupan.
Dari beberapa definisi di atas, dapat ditemukan beberapa kriteria yang harus dijadikan tolak ukur dalam melakukan rekayasa software, di antaranya:
- Mampu memenuhi kebutuhan yang diinginkan oleh penggunanya.
- Bisa mengikuti keinginan pengguna.
- Mampu mengikuti perkembangan teknologi yang sedang berkembang.
- Mampu meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam menggunakan energi penggunanya.
- Bisa terus dipelihara dan dirawat untuk jangka panjang.
Tujuan Rekayasa Perangkat Lunak
RPL atau rekayasa software tentu memiliki banyak tujuan positif yang memberikan kemudahan dan manfaat bagi manusia sebagai pembuat dan pengguna dari perangkat itu sendiri. Beberapa tujuan tersebut meliputi:
1. Mengembangkan Software yang Lebih Berkualitas
Tujuan utama yang sudah umum diketahui dari adanya RPL adalah untuk mengembangkan perangkat lunak yang sudah ada agar lebih berkualitas dan bermanfaat bagi penggunanya.
Tentu saja kualitas tidak hanya dilihat dari user saja, tapi dari berbagai sudut pandang seperti pemakai, sponsor, dan maintainer.
Pemakai harus mengakui kualitas dari software hasil RPL karena benar-benar menunjang dan mempermudah kegiatan tertentu.
Sementara pihak sponsor yang membangun perangkat lunak juga merasakan bahwa software hasil RPL bisa lebih efisien dari sebelumnya.
Sementara maintainer juga merasakan kualitas dari software yang dianggap lebih mudah dalam pemeliharaannya dan bisa digunakan dalam jangka waktu lama.
Halaman:


