Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak, Tujuan, dan Contohnya
Rekayasa software atau perangkat lunak berasal dari dua kata, yakni rekayasa dan perangkat lunak. Simak ulasan lengkapnya di sini.
Ruang Lingkup Rekayasa Perangkat Lunak
Melalui definisi dan tujuan yang diinginkan dari rekayasa software, dapat ditemukan beberapa ruang lingkup dari RPL itu sendiri yang harus tercakup di dalamnya, yaitu:
- Desain, yang menampilkan komponen, arsitektur, tampilan, serta karakteristik dari perangkat lunak.
- Requirement, terkait dengan berbagai spesifikasi persyaratan dan keperluan dari software.
- Configurations management, berupa berbagai usaha yang dilakukan untuk mengubah perangkat lunak agar bisa memenuhi kebutuhan tertentu.
- Construction, yang mencakup berbagi rincian dari perangkat lunak itu sendiri hingga menguji software agar bebas dari kesalahan.
- Engineering tools, berkaitan dengan kajian dari alat bantu dan metode rekayasa software.
- Engineering management, berupa pengukuran dan pengelolaan dari rekayasa software.
- Maintenance, berupa segala usaha untuk merawat software yang telah digunakan.
- Testing yang menguji semua perilaku dari software yang sudah ada dan akan digunakan.
Contoh Rekayasa Perangkat Lunak
Untuk mempermudah pemahaman terkait RPL dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak contoh yang bisa dijadikan bahan rujukan dan pembelajaran.
Berikut adalah beberapa contoh dari hasil rekayasa perangkat lunak ataupun contoh tugas dan pekerjaan yang dilakukan:
1. Aplikasi untuk Pembuatan Kamera Driver
Ada banyak aplikasi yang bisa dibuat dengan memanfaatkan berbagai software yang sudah ada sebelumnya.
Untuk bisa memudahkan pengguna komputer dalam memaksimalkan fungsi driver kamera yang ada dalam perangkat, dibuatlah aplikasi untuk membuat kamera driver sesuai kebutuhan pengguna.
2. Membuat Aplikasi Pencatat Data Kecelakaan
Data kecelakaan sulit dideteksi secara manual dan tentunya membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui jumlahnya.
Sebagai solusinya, dibuatlah aplikasi yang bisa mencatat data kecelakaan tersebut secara otomatis dan mudah dengan memodifikasi software yang sudah ada sebelumnya.
3. Mengubah Software Photoshop Agar Menjadi File WordPress
Untuk kepentingan tertentu, software berupa Photoshop terkadang dibutuhkan dalam wordpress.
Bahkan, kebutuhan ini terus meningkat sehingga menuntut mereka yang ahli RPL untuk membuat sistem yang mampu mengubah Photoshop menjadi file dalam WordPress.
4. Membuat Perangkat Lunak Pendidikan
Seiring berkembangnya teknologi, sistem pendidikan yang ada juga dituntut lebih canggih agar bisa mempermudah pendataan dan memenuhi kebutuhan pendidikan.
Dalam kondisi inilah, dibutuhkan rekayasa perangkat lunak agar bisa menciptakan berbagai software pendukung proses pendidikan.
Halaman:
