Ringkasan Materi Matematika Kelas 5 Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka

Agar mempermudah kamu memahami materi pelajaran, tidak ada salahnya membaca kembali ringkasan materi. Nah, berikut ini Mamikos berikan ringkasan materi matematika kelas 5.

14 Januari 2025 Asrul A

Ringkasan Materi Matematika Kelas 5 Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka โ€“ Materi matematika kelas 5 SD semester 1 dan 2 pada Kurikulum merdeka mencakup 15.

Setiap BAB, sangat penting dan membantu siswa untuk memahami seluruh materi matematika dengan baik. Namun, tidak jarang banyak siswa yang kesulitan karena materi yang cukup banyak.

Oleh karena itu, kali ini Mamikos akan membagikan ringkasan materi matematika kelas 5 semester 1 dan 2 yang bisa kamu pelajari di rumah. Simak selengkapnya.๐Ÿงฎโœจ

Ringkasan Matematika Kelas 5

ringkasan materi matematika kelas 5 semester 1 dan 2 kurikulum merdeka
freepik.com/author/rawpixel-com

Pelajaran matematika adalah hal yang sudah tidak asing lagi bagi siswa. Apalagi mata pelajaran ini, telah dikenalkan kepada siswa mulai dari kelas playground.

Pelajaran matematika untuk siswa Sekolah Dasar (SD) pada dasarnya mengenai matematika yang paling basic seperti penjumlahan dan pengurangan.

Walaupun, terkesan sederhana materi ini berpengaruh besar pada kesiapan siswa untuk menerima materi yang lebih tinggi.

Sementara siswa yang berada di kelas 5 sampai kelas 6 SD, mulai mempelajari materi matematika yang lebih luas.

Siswa akan menjumpai materi perkalian, pembagian, garis bilangan, bangun ruang, satuan ukuran, dan masih banyak lagi.

Setiap pembahasan tersebut tentu akan ada penjumlahan dan pengurangan. Jika kamu bisa memahaminya dengan benar maka dijamin kamu tidak akan mengalami kesulitan dalam memahami materi.

Materi matematika kelas 5 semester 1 dan 2 pada Kurikulum Merdeka sendiri akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu materi di semester 1 dengan jumlah 8 BAB dan materi di semester 2 akan ada 7 BAB pembahasan.

Agar memudahkan kamu memahami kembali materi yang telah diajarkan di kelas, Mamikos sudah merangkum untuk kamu ringkasan materi di setiap pembahasan.

Agar lebih jelasnya, bisa kamu simak pada pembahasan di bawah ini.๐Ÿ‘‡

Materi Matematika Kelas 5 Semester 1

1. Bilangan Desimal dan Bilangan Bulat

Materi matematika kelas 5 SD tentang bilangan desimal dan bilangan bulat mencakup konsep dasar dan operasi yang terkait dengan kedua jenis bilangan tersebut.

Berikut ini adalah ringkasan materi tersebut:

  • Bilangan Bulat:
    • Bilangan bulat adalah bilangan yang tidak memiliki pecahan atau bagian desimal.
    • Bilangan bulat terdiri dari bilangan positif, nol, dan negatif.
    • Bilangan bulat dapat diurutkan pada garis bilangan, dengan bilangan negatif berada di sebelah kiri nol dan bilangan positif berada di sebelah kanan nol.
  • Bilangan Desimal:
    • Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki bagian desimal atau pecahan.
    • Bilangan desimal terdiri dari bilangan bulat dan bagian desimal yang dipisahkan oleh tanda koma.
    • Bagian desimal terdiri dari tempat desimal (sepuluh, seratus, ribu, dst.) dan digit desimal (angka-angka setelah tanda koma).
  • Perhatikan dua bilangan ini: 1.456 dan 1,456 

1456 = 1000 + 400 + 50 + 6

 = (1ร—1000)+(1ร—400)+(1ร—50)+(1ร—6)

Semua bilangan pada penjumlahan tersebut merupakan bilangan bulat

1,456 = 1 + 0,4 + 0,05 + 0,006

 = (1ร—1) + (1/10ร—4) + (1/100ร—5) + (1/1000ร—6). Sementara bilangan tersebut adalah bilangan desimal.

2. Pengukuran per Kuantitas Unit

Pengukuran per Kuantitas Unit adalah materi yang bertujuan membandingkan kepadatan pada dua kuantitas, yaitu ukuran dan jumlah orang yang terlibat.

  • Pengukuran adalah proses untuk menentukan atau membandingkan suatu besaran dengan menggunakan satuan yang telah ditetapkan.
  • Tingkat kepadatan adalah pengukuran per kuantitas unit, yang mengukur banyaknya benda atau orang pada satuan luas tertentu.
  • Untuk dapat menentukan karpet mana yang memiliki tingkat kepadatan paling tinggi, kita bisa membandingkan rata-rata.

3. Perkalian Bilangan Desimal

Materi matematika mengenai perkalian bilangan desimal membahas cara mengalikan bilangan desimal dan aturan-aturan yang terkait. 

  • Dalam mengerjakan perkalian desimal hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah angka yang terletak setelah koma.
  • Cara menggunakannya yaitu dengan menghilangkan terlebih dahulu tanda koma, kemudian mengembalikan tanda koma yang dihilangkan setelah selesai menghitung perkalian.
  • Selain itu, dapat juga dilakukan dengan mengubah desimal ke pecahan. Sehingga nantinya akan berupa perkalian pecahan. Setelah hasil diperoleh, barulah mengubahnya ke bentuk desimal.
  • Contoh soal, hitunglah : 1,2 x 2,4

Jawaban : 1,2 x 2,4 = 2,88

4. Kekongruenan dan Sudut dari Bangun Datar

Kekongruenan atau kongruen adalah benda-benda yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama.

Ada dua jenis kekongruenan dalam Matematika, yakni kekongruenan bangun datar, dan kekongruenan segitiga.

  • Dua bangun datar dapat dikatakan kongruen jika kedua bangun tersebut tepat berimpit saat bangun yang satu diletakkan di atas bangunan yang lain.
  • Dua segitiga dapat dikatakan kongruen jika kedua segitiga tersebut tepat berimpit dengan kebalikannya.
Close