Ringkasan Materi Wewaler Bahasa Jawa SMA Kelas 12 dan Penjelasannya
Dalam materi berikut, Mamikos akan memberikan ringkasan materi wewaler bahasa Jawa kelas 12 SMA lengkap dengan penjelasannya. Yuk, cek baca sampai selesai supaya memahaminya!
Contoh 2
Aja lungguh ing bantal merga bisa gawe udunen (Jangan duduk di atas bantal karena bisa membuat bisulan)
Maksudnya
Masyarakat Jawa sering menggunakan bantal sebagai alat untuk meletakkan kepala saat tidur. Sehingga, tindakan duduk di atas bantal dianggap sebagai perbuatan yang kurang sopan.
Hal inilah yang kemudian membuat masyarakat Jawa membuat wewaler semacam ini dengan tujuan supaya masyarakat Jawa menggunakan bantal sebagaimana mestinya.
Contoh 3
Aja dolanan beras ing genthong merga bisa nggawe tangan dadi kiting (Jangan memainkan beras karena dapat membuat tangan menjadi cacat)
Maksudnya
Beras merupakan makanan pokok bagi orang Jawa sejak lama. sehingga ada anggapan kurang sopan apabila menggunakan beras sebagai sarana permainan.
Selain dianggap kurang sopan menggunakan beras sebagai sarana permainan ditakutkan akan membuat beras terbuang sia-sia.
Hal ini tentu sangat mubazir dan kurang etis karena kenyataannya beras merupakan salah satu bahan makanan yang tidak semua orang dapat menikmatinya.
Contoh 4
Aja ngiduoni sumur merga bisa ndadekake lambe dadi guwing (Jangan meludahi sumur karena dapat membuat bibir menjadi sumbing)
Maksudnya
Sumur merupakan sumber mata air bagi sebagian besar orang Jawa. sehingga meludah di sumur dianggap sebagai tindakan yang kurang sopan.
Selain itu, meludah di sumur dikhawatirkan akan menularkan berbagai jenis penyakit. Hal ini dikarenakan di dalam air ludah mengandung bakteri yang dapat merugikan orang lain.
Contoh 5
Aja mangan ing ngarep lawang merga bisa ndadekake jodhone adoh (Jangan makan di depan pintu karena bisa membuat sulit jodohnya)
Maksudnya
Larangan ini bertujuan agar seseorang melakukan aktivitas makan sesuai dengan tempatnya. Pintu adalah bagian rumah tempat orang berlalu-lalang.
Sehingga, apabila tempat ini digunakan sebagai tempat makan, selain dapat mengganggu penghuni rumah yang sedang lewat.
Juga akan memberikan kesempatan orang yang sedang makan ini tertabrak penghuni rumah lain sehingga makanan yang sedang dimakan tumpah.
Selain itu, orang yang makan di depan pintu akan membuat tamu yang akan singgah merasa segan karena si empunya rumah masih makan.
Hal inilah yang kemudian membuat seseorang yang memiliki kebiasaan makan di depan pintu diyakini akan kesulitan mencari jodoh.
Halaman:
