Advertisement
Source : Canva/@qimono

9 Struktur Tubuh Bakteri beserta Fungsi, Gambar, dan Penjelasannya

Di balik tubuhnya yang sangat kecil, bakteri memiliki berbagai struktur tubuh. Apa saja itu?

28 Maret 2024 Lintang Filia

6. Materi Genetik

Materi genetik bakteri terletak di dalam nukleoid, yang merupakan daerah di dalam sitoplasma yang mengandung DNA bakteri.

DNA ini mengandung informasi genetik yang diperlukan untuk fungsi dan perkembangan sel bakteri.

7. Flagela

Flagela adalah struktur tubuh bakteri berbentuk panjang yang menonjol dari permukaan sel bakteri.

Fungsinya adalah untuk memungkinkan pergerakan sel bakteri melalui lingkungan cair.

Fungsi tersebut sangat penting bagi kemampuan bakteri untuk bergerak menuju sumber nutrisi atau menjauhi kondisi yang tidak sesuai.

8. Pili

Berupa struktur kecil yang menonjol dari permukaan sel bakteri. Fungsinya termasuk membantu sel untuk menempel pada permukaan host atau substrat.

Pili juga berperan serta dalam proses pertukaran genetik antara sel bakteri yang disebut konjugasi.

9. Plasmid

Plasmid adalah fragmen kecil DNA berbentuk cincin yang dapat ditemukan di dalam sitoplasma sel bakteri.

Plasmid mengandung gen-gen tambahan yang memberikan keuntungan selektif, seperti resistensi terhadap antibiotik atau kemampuan untuk mensintesis zat-zat yang berguna.

Sama seperti pili, plasmid juga dapat ditransfer antara sel bakteri melalui proses konjugasi.

Cara Reproduksi Bakteri

Beberapa bakteri menggunakan fungsi dari struktur tubuh bakteri untuk membantu melakukan proses reproduksi.

Berikut adalah penjelasan tentang reproduksi bakteri secara lebih rinci.

Konjugasi

Konjugasi adalah proses reproduksi seksual pada bakteri di mana materi genetik ditukar antara dua bakteri yang berdekatan melalui struktur yang disebut pilus.

Salah satu bakteri bertindak sebagai donor dan yang lainnya sebagai penerima.

Pili yang menjadi salah satu struktur tubuh bakteri membentuk jembatan sitoplasma antara kedua bakteri, memungkinkan transfer materi genetik dari donor ke penerima.

Proses tersebut dapat menghasilkan perubahan genetik dan meningkatkan keragaman dalam populasi bakteri.

Transformasi

Proses di mana bakteri mengambil fragmen DNA dari lingkungan sekitarnya dan mengintegrasikannya ke dalam genom mereka sendiri.

Fragmen DNA yang diambil bisa berasal dari bakteri yang telah mati dan melepaskan DNA mereka ke lingkungan.

Jika DNA tersebut cocok dengan bakteri penerima, mereka dapat mengambil dan menggunakannya.

Transduksi

Reproduksi bakteri melalui transduksi melibatkan transfer materi genetik antara bakteri melalui virus bakteri yang disebut bakteriofag.

Dalam proses ini, virus menginfeksi bakteri dan saat mereplikasi virus dapat mengambil potongan DNA dari bakteri tuan rumah.

Saat virus bergerak ke bakteri lain untuk menginfeksinya, potongan DNA bakteri tuan rumah dapat disisipkan ke dalam genom bakteri baru.

Halaman:

Advertisement