9 Struktur Tubuh Bakteri beserta Fungsi, Gambar, dan Penjelasannya
Di balik tubuhnya yang sangat kecil, bakteri memiliki berbagai struktur tubuh. Apa saja itu?
8. Metabolisme yang Beragam
Bakteri memiliki berbagai kemampuan metabolik, termasuk kemampuan untuk mendapatkan energi dari cahaya matahari (fotosintesis), senyawa kimia (kemoautotrof), atau bahan organik (heterotrof).
Beberapa bakteri juga dapat hidup dalam kondisi anaerobik tanpa keberadaan oksigen.
Struktur Tubuh Bakteri dan Fungsinya
Bakteri memiliki berbagai struktur atau bagian tubuh yang juga disertai dengan fungsinya masing-masing.
Apa saja struktur tubuh bakteri? Simak penjelasan di bagian ini sampai habis, ya. Kamu juga bisa sambil memperhatikan gambar di bawah ini.

1. Kapsul
Kapsul adalah struktur tubuh bakteri berupa lapisan polisakarida atau protein yang melingkupi beberapa sel bakteri di luar dinding sel.
Fungsi utamanya adalah memberikan perlindungan terhadap tekanan osmotik, mencegah pengeringan, dan membantu sel untuk menempel pada permukaan tertentu.
Kapsul juga dapat berperan dalam pertahanan terhadap sistem kekebalan tubuh host dan resistensi terhadap antibiotik.
2. Dinding Sel
Dinding sel bakteri adalah struktur kaku yang terletak di luar membran sel. Dinding sel biasanya terdiri dari peptidoglikan, polimer yang terdiri dari rantai gula dan asam amino.
Fungsi utama dari struktur tubuh bakteri tersebut adalah memberikan bentuk dan kekuatan struktural bagi sel bakteri serta melindungi sel dari perubahan tekanan osmotik.
3. Membran Sel
Membran sel bakteri merupakan lapisan tipis yang terletak di bawah dinding sel. Membran sel bersifat semipermeabel yang memungkinkan transportasi zat-zat ke dalam dan keluar dari sel.
Selain itu fungsinya adalah untuk mempertahankan homeostasis internal dan mengatur interaksi dengan lingkungan eksternal.
4. Sitoplasma
Struktur tubuh bakteri berupa cairan dalam sel bakteri yang mengandung berbagai struktur seluler, termasuk ribosom, nukleoid (DNA), dan organel sel prokariotik lainnya.
Sitoplasma juga merupakan tempat terjadinya proses metabolik seperti respirasi, sintesis protein, dan replikasi DNA.
5. Ribosom
Ribosom adalah struktur seluler yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein dalam sel, baik dalam sel prokariotik maupun eukariotik.
Terdiri dari dua subunit, ribosom membaca urutan mRNA dan menggunakan tRNA untuk mengantarkan asam amino yang sesuai, memungkinkan pembentukan rantai polipeptida.
Proses ini penting untuk pertumbuhan, perbaikan, dan fungsi metabolik sel, menjadikan ribosom komponen yang sangat vital dalam kehidupan sel.
Halaman:


