Advertisement
Source : Canva/@qimono

9 Struktur Tubuh Bakteri beserta Fungsi, Gambar, dan Penjelasannya

Di balik tubuhnya yang sangat kecil, bakteri memiliki berbagai struktur tubuh. Apa saja itu?

28 Maret 2024 Lintang Filia

9 Struktur Tubuh Bakteri beserta Fungsi, Gambar, dan Penjelasannya – Sebagai makhluk yang hanya bisa dilihat dengan bantuan alat, bakteri memang tidak terlihat bentuk anatomi tubuhnya.

Tapi tahukah kamu jika mikroorganisme yang sangat kecil itu memiliki struktur tubuh bakteri yang kompleks.

Seperti apa sih struktur tubuh bakteri dan fungsinya? Yuk, Mamikos ajak kamu untuk mempelajari tentang bagian-bagian dari bakteri!

Mengenal tentang Bakteri

Struktur tubuh bakteri beserta fungsi, gambar, dan penjelasannya
Canva/@qimono

Bakteri adalah mikroorganisme prokariotik, yang berarti mereka tidak memiliki inti sel yang terpisah oleh membran (tidak memiliki nukleus).

Mereka merupakan makhluk hidup yang sangat kecil dan dapat ditemukan hampir di mana-mana, dari tanah hingga air, dan bahkan dalam tubuh manusia.

Struktur tubuh bakteri juga tergolong sederhana. Terdiri dari bagian-bagian seperti dinding sel, membran sel, sitoplasma, ribosom, dan materi genetik yang terletak di dalam nukleoid.

Materi genetik ini yang biasanya berbentuk DNA serta mengandung informasi yang diperlukan untuk fungsi dan perkembangan sel bakteri.

Selain struktur tubuh bakteri dasar tersebut, beberapa bakteri juga memiliki struktur tambahan seperti kapsul, selubung sel, flagela, pili, dan plasmid.

Ciri-ciri Bakteri

Bakteri memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari makhluk hidup lainnya. Berikut adalah beberapa ciri umum bakteri:

1. Sel Prokariotik

Bakteri tidak memiliki inti sel yang terpisah oleh membran atau nukleus. Materi genetik bakteri terletak dalam daerah yang disebut nukleoid, tanpa dibungkus oleh membran inti.

2. Ukuran Mikroskopis

Bakteri umumnya sangat kecil, biasanya memiliki ukuran antara 0,5 hingga 5 mikrometer dalam diameter dan hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop.

13 Contoh Asam Nukleat beserta Struktur, Fungsi, Ciri-ciri, dan Penjelasannya

3. Beragam Bentuk

Bakteri dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, termasuk basilus (batang), kokkus (bulat), dan spirilum (spiral).

Beberapa bakteri juga memiliki bentuk yang tidak biasa, seperti filamen, bintang, atau heliks.

4. Memiliki Dinding Sel

Bakteri memiliki dinding sel yang terdiri dari peptidoglikan, sebuah polimer yang terdiri dari rantai gula dan asam amino.

Dinding sel ini memberikan bentuk dan kekuatan struktural bagi sel bakteri, serta melindungi mereka dari tekanan osmotik.

5. Memiliki Membran Sel

Membran sel bakteri terletak di bawah dinding sel dan bersifat semipermeabel sebagai transportasi zat-zat ke dalam dan keluar dari sel.

Membran sel juga berperan penting dalam respirasi seluler dan sintesis protein.

8. Metabolisme yang Beragam

Bakteri memiliki berbagai kemampuan metabolik, termasuk kemampuan untuk mendapatkan energi dari cahaya matahari (fotosintesis), senyawa kimia (kemoautotrof), atau bahan organik (heterotrof).

Beberapa bakteri juga dapat hidup dalam kondisi anaerobik tanpa keberadaan oksigen.

22 Contoh Bakteri yang Menguntungkan dan Peranannya Bagi Manusia

Struktur Tubuh Bakteri dan Fungsinya

Bakteri memiliki berbagai struktur atau bagian tubuh yang juga disertai dengan fungsinya masing-masing.

Apa saja struktur tubuh bakteri? Simak penjelasan di bagian ini sampai habis, ya. Kamu juga bisa sambil memperhatikan gambar di bawah ini.

struktur tubuh bakteri
Canva/@blueringmedia/Mamikos

1. Kapsul

Kapsul adalah struktur tubuh bakteri berupa lapisan polisakarida atau protein yang melingkupi beberapa sel bakteri di luar dinding sel.

Fungsi utamanya adalah memberikan perlindungan terhadap tekanan osmotik, mencegah pengeringan, dan membantu sel untuk menempel pada permukaan tertentu.

Kapsul juga dapat berperan dalam pertahanan terhadap sistem kekebalan tubuh host dan resistensi terhadap antibiotik.

2. Dinding Sel

Dinding sel bakteri adalah struktur kaku yang terletak di luar membran sel. Dinding sel biasanya terdiri dari peptidoglikan, polimer yang terdiri dari rantai gula dan asam amino.

Fungsi utama dari struktur tubuh bakteri tersebut adalah memberikan bentuk dan kekuatan struktural bagi sel bakteri serta melindungi sel dari perubahan tekanan osmotik.

3. Membran Sel

Membran sel bakteri merupakan lapisan tipis yang terletak di bawah dinding sel. Membran sel bersifat semipermeabel yang memungkinkan transportasi zat-zat ke dalam dan keluar dari sel.

Selain itu fungsinya adalah untuk mempertahankan homeostasis internal dan mengatur interaksi dengan lingkungan eksternal.

41 Macam-macam Virus pada Ilmu Biologi Beserta Penjelasannya

4. Sitoplasma

Struktur tubuh bakteri berupa cairan dalam sel bakteri yang mengandung berbagai struktur seluler, termasuk ribosom, nukleoid (DNA), dan organel sel prokariotik lainnya.

Sitoplasma juga merupakan tempat terjadinya proses metabolik seperti respirasi, sintesis protein, dan replikasi DNA.

5. Ribosom

Ribosom adalah struktur seluler yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein dalam sel, baik dalam sel prokariotik maupun eukariotik.

Terdiri dari dua subunit, ribosom membaca urutan mRNA dan menggunakan tRNA untuk mengantarkan asam amino yang sesuai, memungkinkan pembentukan rantai polipeptida.

Proses ini penting untuk pertumbuhan, perbaikan, dan fungsi metabolik sel, menjadikan ribosom komponen yang sangat vital dalam kehidupan sel.

6. Materi Genetik

Materi genetik bakteri terletak di dalam nukleoid, yang merupakan daerah di dalam sitoplasma yang mengandung DNA bakteri.

DNA ini mengandung informasi genetik yang diperlukan untuk fungsi dan perkembangan sel bakteri.

7. Flagela

Flagela adalah struktur tubuh bakteri berbentuk panjang yang menonjol dari permukaan sel bakteri.

Fungsinya adalah untuk memungkinkan pergerakan sel bakteri melalui lingkungan cair.

Fungsi tersebut sangat penting bagi kemampuan bakteri untuk bergerak menuju sumber nutrisi atau menjauhi kondisi yang tidak sesuai.

8. Pili

Berupa struktur kecil yang menonjol dari permukaan sel bakteri. Fungsinya termasuk membantu sel untuk menempel pada permukaan host atau substrat.

Pili juga berperan serta dalam proses pertukaran genetik antara sel bakteri yang disebut konjugasi.

9. Plasmid

Plasmid adalah fragmen kecil DNA berbentuk cincin yang dapat ditemukan di dalam sitoplasma sel bakteri.

Plasmid mengandung gen-gen tambahan yang memberikan keuntungan selektif, seperti resistensi terhadap antibiotik atau kemampuan untuk mensintesis zat-zat yang berguna.

Sama seperti pili, plasmid juga dapat ditransfer antara sel bakteri melalui proses konjugasi.

Cara Reproduksi Bakteri

Beberapa bakteri menggunakan fungsi dari struktur tubuh bakteri untuk membantu melakukan proses reproduksi.

Berikut adalah penjelasan tentang reproduksi bakteri secara lebih rinci.

Konjugasi

Konjugasi adalah proses reproduksi seksual pada bakteri di mana materi genetik ditukar antara dua bakteri yang berdekatan melalui struktur yang disebut pilus.

Salah satu bakteri bertindak sebagai donor dan yang lainnya sebagai penerima.

Pili yang menjadi salah satu struktur tubuh bakteri membentuk jembatan sitoplasma antara kedua bakteri, memungkinkan transfer materi genetik dari donor ke penerima.

Proses tersebut dapat menghasilkan perubahan genetik dan meningkatkan keragaman dalam populasi bakteri.

Transformasi

Proses di mana bakteri mengambil fragmen DNA dari lingkungan sekitarnya dan mengintegrasikannya ke dalam genom mereka sendiri.

Fragmen DNA yang diambil bisa berasal dari bakteri yang telah mati dan melepaskan DNA mereka ke lingkungan.

Jika DNA tersebut cocok dengan bakteri penerima, mereka dapat mengambil dan menggunakannya.

Transduksi

Reproduksi bakteri melalui transduksi melibatkan transfer materi genetik antara bakteri melalui virus bakteri yang disebut bakteriofag.

Dalam proses ini, virus menginfeksi bakteri dan saat mereplikasi virus dapat mengambil potongan DNA dari bakteri tuan rumah.

Saat virus bergerak ke bakteri lain untuk menginfeksinya, potongan DNA bakteri tuan rumah dapat disisipkan ke dalam genom bakteri baru.

Jenis-jenis Bakteri

Selain struktur tubuh bakteri, jenis-jenis bakteri juga menarik untuk dipelajari. Ternyata terdapat banyak jenis bakteri yang diklasifikasikan dari berbagai sumbernya.

Apa saja jenis bakteri itu? Mari simak lebih lanjut penjelasan Mamikos di bawah ini.

1. Berdasarkan Bentuk Sel

Bakteri dapat dikategorikan atau dikelompokkan sesuai dengan bentuk masing-masing bakteri, seperti

  • Basilus: Bakteri berbentuk batang. Contohnya termasuk Bacillus subtilis yang digunakan dalam produksi enzim dan Bacillus anthracis yang menyebabkan penyakit antraks.
  • Kokkus: Bakteri kokkus berbentuk bulat, seperti Staphylococcus aureus yang dapat menyebabkan infeksi kulit dan Streptococcus pneumoniae yang menyebabkan pneumonia.
  • Spirilum: Bakteri berbentuk spiral termasuk Treponema pallidum yang menyebabkan sifilis.
  • Vibrio: Bakteri berbentuk seperti koma. Contohnya adalah Vibrio cholerae yang menyebabkan kolera.

2. Berdasarkan Keberadaan Dinding Sel

Jenis bakteri yang satu ini didasarkan dari responsnya ketika diberi pewarna Gram.

  • Gram-positif: Bakteri Gram positif memiliki dinding sel tebal dan merespons pewarnaan dengan kristal violet dalam pewarnaan Gram. Contohnya Staphylococcus dan Streptococcus.
  • Gram-negatif: Bakteri yang memiliki dinding sel tipis dan akan berwarna merah apabila diberi pewarnaan Gram, termasuk Escherichia coli dan Salmonella.

3. Berdasarkan Keberadaan Flagela

  • Monotrikus: Bakteri dengan satu flagela. Contohnya adalah Vibrio cholerae.
  • Lofotrikus: Bakteri dengan beberapa flagela di salah satu ujung sel. Contohnya adalah Pseudomonas aeruginosa.
  • Amfitrikus: Bakteri dengan beberapa flagela di kedua ujung sel. Contohnya adalah Spirillum.
  • Peritrikus: Bakteri dengan flagela yang tersebar di seluruh permukaan sel. Contohnya adalah Escherichia coli.

4. Berdasarkan Metabolisme

  • Aerob: Bakteri yang memerlukan oksigen untuk metabolisme. Contohnya seperti bakteri Mycobacterium tuberculosis.
  • Anaerob: Bakteri yang hidup dalam lingkungan bebas oksigen atau bahkan tidak mentolerir keberadaannya. Contohnya adalah Clostridium tetani.
  • Fakultatif anaerob: Bakteri yang dapat hidup baik dengan atau tanpa oksigen, misalnya Escherichia coli.
  • Mikroaerofilik: Bakteri yang memerlukan oksigen dalam jumlah rendah. Contohnya adalah Helicobacter pylori.
5 Jenis Bakteri beserta Ciri-ciri dan Penjelasannya dalam Ilmu Biologi

5. Berdasarkan Sifat Fisiologis

  • Autotrof: Bakteri yang dapat mensintesis nutrisi mereka sendiri dari bahan anorganik seperti Nitrosomonas.
  • Heterotrof: Bakteri yang memerlukan sumber organik dari lingkungan untuk mendapatkan energi dan bahan bangunan. Contohnya adalah bakteri Escherichia coli.
  • Fototrof: Bakteri yang menggunakan energi cahaya untuk mensintesis makanan mereka sendiri seperti bakteri Chlorobium.
  • Kemoautotrof: Bakteri yang menggunakan energi kimia untuk mensintesis makanan mereka sendiri. Contohnya adalah Nitrosomonas.

Penutup

Selain menjadi bagian dari anatomi, ternyata struktur tubuh bakteri juga memiliki berbagai fungsi. Mulai dari perlindungan, alat gerak, hingga membantu proses reproduksi.

Struktur tubuh bakteri juga menjadi ciri khas sebagai pembeda bakteri dari makhluk mikroskopis lainnya.

Sekian penjelasan dari Mamikos kali ini dan semoga artikel tersebut bermanfaat bagi kamu, ya.

FAQ

Bagaimana struktur tubuh bakteri?

Struktur tubuh bakteri tersusun dari kapsul, dinding sel, membran sel, sitoplasma, ribosom, materi genetik, flagela, pili, dan plasmid.

Dinding sel bakteri tersusun dari apa?

Dinding sel bakteri adalah struktur kaku yang terletak di luar membran sel. Dinding sel biasanya terdiri dari peptidoglikan, polimer yang terdiri dari rantai gula dan asam amino.

Apa fungsi pili pada bakteri?

Berupa struktur kecil yang menonjol dari permukaan sel bakteri. Fungsinya termasuk membantu sel untuk menempel pada permukaan host atau substrat, serta dalam proses pertukaran genetik antara sel bakteri yang disebut konjugasi.

Bentuk sel bakteri apa saja?

Bakteri dapat berbentuk basilus (batang), kokkus (bulat), spirilum (spiral). dan vibrio (koma).

Apa alat gerak bakteri?

Flagela adalah struktur tubuh bakteri berbentuk panjang yang menonjol dari permukaan sel bakteri.
Fungsinya adalah untuk memungkinkan pergerakan sel bakteri melalui lingkungan cair.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement