<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/candi-hindu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link></link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Mon, 02 Nov 2026 05:03:26 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>10 Perbedaan dan Persamaan Agama Hindu dan Buddha, dari Konsep Ketuhanan hingga Bentuk Candi</title>
            <category>Pelajar</category>
            <link>https://mamikos.com/info/perbedaan-dan-persamaan-agama-hindu-dan-buddha-pljr/</link>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 03:49:33 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Zuly Kristanto</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/perbedaan-dan-persamaan-agama-hindu-dan-buddha-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Apakah kamu ingin tahu persamaan dan perbedaan agama Hindu dan Buddha mulai dari konsep Ketuhanan sampai dengan bentuk candi? Yuk, temukan jawabannya dengan membaca artikel berikut!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/perbedaan-dan-persamaan-agama-hindu-dan-buddha-pljr/">10 Perbedaan dan Persamaan Agama Hindu dan Buddha, dari Konsep Ketuhanan hingga Bentuk Candi</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Agama Hindu dan Buddha merupakan dua agama tertua di dunia yang pernah berabad-abad menjadi agama mayoritas di Nusantara.</p>



<p>Beberapa bukti peninggalan dan <a href="https://mamikos.com/info/memahami-sumber-sejarah-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">sumber sejarah tertulis</a> agama Hindu dan Buddha di Nusantara baik berupa candi, arca, maupun teks masih dapat disaksikan hingga sekarang.</p>



<p>Nah, di artikel ini Mamikos akan memberikan informasi singkat tentang perbedaan dan persamaan agama Hindu dan Buddha mulai dari konsep ketuhanan sampai hingga bentuk candi. Supaya bisa memahaminya, kamu wajib baca artikel ini sampai selesai.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Perbedaan dan Persamaan Agama Hindu dan Buddha</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2026/10/10-Perbedaan-dan-Persamaan-Agama-Hindu-dan-Buddha-dari-Konsep-Ketuhanan-Hingga-Bentuk-Candi.png" alt="perbedaan dan persamaan agama hindu dan buddha" class="wp-image-343147" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2026/10/10-Perbedaan-dan-Persamaan-Agama-Hindu-dan-Buddha-dari-Konsep-Ketuhanan-Hingga-Bentuk-Candi.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2026/10/10-Perbedaan-dan-Persamaan-Agama-Hindu-dan-Buddha-dari-Konsep-Ketuhanan-Hingga-Bentuk-Candi-720x480.png 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2026/10/10-Perbedaan-dan-Persamaan-Agama-Hindu-dan-Buddha-dari-Konsep-Ketuhanan-Hingga-Bentuk-Candi-768x512.png 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">unsplash.com/id/@bonnarda</figcaption></figure></div>


<p>Mungkin banyak yang belum tahu kalau agama Hindu dan Buddha ini asalnya sama-sama berasal dari India, lalu menyebar ke berbagai penjuru Asia.</p>



<p>Di Indonesia, kedua agama ini masuk dan menyebar dalam kurun waktu yang sama. Seiring dengan berjalannya waktu, dua agama ini mengalami sinkretisme.</p>



<p>Hal inilah yang kemudian membuat beberapa orang sering mengalami kesulitan untuk menentukan mana yang agama Hindu dan mana yang agama Buddha.</p>



<p>Maka dari itu, kamu perlu membaca artikel ini sampai selesai untuk dapat mengetahui lebih jelas tentang persamaan agama Hindu dan Buddha.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/pengaruh-hindu-buddha-di-indonesia-dalam-berbagai-bidang-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/pengaruh-hindu-buddha-di-indonesia-dalam-berbagai-bidang-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Pengaruh-Hindu-Buddha-di-Indonesia-500x333.jpg" alt="8 Pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia dalam Berbagai Bidang beserta Buktinya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">8 Pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia dalam Berbagai Bidang beserta Buktinya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>10 Perbedaan Agama Hindu dan Buddha</strong></h2>



<p>Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara agama Hindu dan Buddha yang harus kamu ketahui:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Konsep Ketuhanan</strong></h3>



<p>Agama Hindu menganut monisme atau politeisme yang artinya meyakini banyak dewa-dewa sebagai manifestasi dari satu Tuhan YME. Sedangkan dalam agama Buddha menganut Non-teistik yang berfokus pada dewa pencipta, tetapi fokusnya terletak pada pencapaian pencerahan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Asal-usul</strong></h3>



<p>Agama Hindu tidak memiliki satu pendiri tunggal dan berkembang melalui proses yang panjang, di mana salah satunya berasal dari peleburan dari kebudayaan Arya dan Dravid sekitar 1500 SM di kawasan lembah sungai Indus.</p>



<p>Sedangkan agama Buddha merupakan agama yang oleh Sidharta Gautama atau Pangeran Sakyamuni sebagai bentuk reaksi terhadap sistem kasta yang kaku dan dominasi kaum Brahmana.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Kitab Suci</strong></h3>



<p>Agama Hindu memiliki beberapa kitab suci seperti Weda, Upanishad, Bhagavad Gita, dan Purana. Sedangkan kitab suci di agama Buddha antara lain Tripitaka, Sutta, Vinaya, dan Abhidhamma Pitaka.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Sistem Kasta</strong></h3>



<p>Agama Hindu menerapkan sistem kasta yang disebut dengan Catur Warna. Adapun kasta di dalam agama Hindu meliputi Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra. Sedangkan agama Buddha menolak sistem kasta karena semua manusia yang terlahir di dunia dianggap setara dan memiliki potensi yang sama untuk mencapai pencerahan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Konsep Jiwa</strong></h3>



<p>Agama Hindu memiliki keyakinan yang dimiliki oleh semua makhluk hidup memiliki sifat abadi yang disebut dengan kekal. Sedangkan di dalam agama Buddha menolak jiwa yang kekal. Pasalnya, agama Buddha memandang diri merupakan kombinasi dari unsur fisik dan mental yang senantiasa berubah.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>6. Tujuan Akhir Kehidupan</strong></h3>



<p>Agama Hindu memandang tujuan akhir kehidupan manusia yang sempurna adalah mencapai moksha yang artinya jiwa setiap individu kembali bersatu dengan Tuhan (Brahman). Sedangkan tujuan akhir dari agama Buddha adalah mencapai nirwana. Tahapan ini bisa tercapai saat jiwa bebas dari siklus penderitaan dan api kekotoran batin telah padam.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>7. Otoritas Keagamaan</strong></h3>



<p>Agama Hindu sangat menghargai otoritas kaum Brahmana yang bertindak sebagai pemimpin ritual keagamaan, sedangkan agama Buddha otoritas keagamaannya dipegang oleh Sangha (komunitas biksu atau biksuni) yang menjalani kehidupan asketis.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>8. Praktik Ritual</strong></h3>



<p>Di dalam agama Hindu terdapat banyak ritual, sesajen, dan upacara kurban sebagai jalan pemujaan kepada dewa-dewa. sedangkan di dalam agama Buddha lebih menekankan prinsip meditasi, pengembangan moral, dan panna sebagai cara beribadah.</p>



<p>Hingga sekarang pengaruh agama Hindu dan Budha di Indonesia masih bisa dilihat dari ritual-ritual dalam tradisi Indonesia.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>9. Bentuk Candi</strong></h3>



<p>Candi-candi yang beraliran Hindu umumnya memiliki bentuk ramping dan tinggi menjulang. Bagian candi terbagi menjadi tiga bagian yakni bhurloka, bhuvarloka, dan swarloka. Selain itu, candi beraliran Hindu bisa mudah dikenali dengan bentuk puncaknya yang runcing.</p>



<p>Sementara candi yang beraliran Buddha umumnya memiliki bentuk tambun dan melebar. Bagian candi terbagi menjadi tiga bagian yakni kamadhatu, rupadhatu, dan arupadhatu. Berbeda dengan puncak candi beraliran Hindu yang puncaknya runcing, candi Buddha puncaknya berupa stupa.</p>



<p>Pada candi bernafaskan Hindu, relief yang dipahatkan biasanya berisi tentang kisah Ramayana, Mahabarata, dan kisah-kisah suci dalam agama Hindu, sementara relief yang terdapat pada candi Buddha biasanya menggambarkan tentang kisah Jataka, kisah kehidupan Buddha, dan perjalanan spiritual.</p>



<p>Arca-arca yang bisa dijumpai di candi yang bernafaskan Hindu mayoritas adalah dewa-dewa yang dipuja oleh agama Hindu seperti arca Siwa, Wisnu, Durga, Ganesha, dan dewa-dewa lainnya. Sedangkan arca di candi Budha adalah arca Buddha dan bodhisatwa.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>10. Fungsi Candi</strong></h3>



<p>Bagi pemeluk agama Hindu, candi-candi yang ada di nusantara bukan hanya digunakan untuk melakukan penyembahan terhadap para dewa, tetapi juga digunakan sebagai tempat pendarmaan atau menaruh abu raja-raja atau orang penting di masa lalu. Sedangkan di agama Buddha, selain digunakan untuk melakukan meditasi dan ibadah, candi juga digunakan untuk menyimpan relik suci sang Buddha.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/peninggalan-masa-hindu-budha-di-indonesia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/peninggalan-masa-hindu-budha-di-indonesia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/05/Peninggalan-dari-Masa-Hindu-Budha-di-Indonesia-Beserta-Gambarnya-500x332.jpg" alt="8 Peninggalan dari Masa Hindu Budha di Indonesia Beserta Gambarnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">8 Peninggalan dari Masa Hindu Budha di Indonesia Beserta Gambarnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>10 Persamaan Agama Hindu dan Buddha</strong></h2>



<p>Di bawah ini adalah beberapa persamaan anatara agama Hindu dan Buddha yang perlu kamu ketahui:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Konsep Hukum Karma</strong></h3>



<p>Baik agama Hindu maupun agama Buddha sama-sama mengenal atau meyakini hukum karma. Secara sederhana hukum karma bisa dikaitkan dengan hukum sebab-akibat.</p>



<p>Adanya keyakinan inilah yang membuat seseorang harus berhati-hati dalam kehidupannya. Hal ini dikarenakan setiap pikiran dan tindakan yang dilakukan akan dapat mendatangkan kebahagiaan atau kesedihan di kehidupan sekarang maupun di kehidupan yang akan datang.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Meyakini Konsep Reinkarnasi</strong></h3>



<p>Agama Hindu dan Buddha sama-sama mengenal reinkarnasi atau kelahiran kembali. Di agama Hindu selama jiwa belum mampu terbebas dari samsara. Maka, jiwa yang bersangkutan akan terus kembali dengan kondisi sesuai dengan karma baik atau karma buruk yang dibawa.</p>



<p>Sedangkan, di dalam agama Buddha proses reinkarnasi lebih condong pada perpindahan jwa dengan kesinambungan kesadaran. Perbuatan baik dan buruk akan menentukan di mana seseorang akan terlahir</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Konsep Pembebasan</strong></h3>



<p>Agama Hindu dan Buddha sama-sama memiliki konsep pembebasan sebagai tujuan akhir dari kelahiran yang disebut dengan samsara.</p>



<p>Di dalam agama Hindu, pembebasan ini dikenal dengan moksha. Mereka yang bisa mencapai tahap ini tidak akan terlahir kembali.</p>



<p>Sementara tujuan akhir dari agama Buddha adalah mencapai nirwana. Sosok yang bisa mencapai pembebasan dalam kaca mata Buddha adalah mereka yang sudah bisa memadamkan api serakah, kebodohan batin, dan kebencian yang menjadi akar dari penderitaan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Berasal dari India</strong></h3>



<p>Baik agama Hindu maupun agama Buddha keduanya sama-sama berasal dari India. Meski Hindu terlahir lebih dulu dan Buddha baru muncul di sekitar abad ke 5 SM, tetapi agama ini berdasarkan beberapa <a href="https://mamikos.com/info/teori-masuknya-hindu-budha-ke-indonesia-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">teori masuknya agama Hindu dan Buddha</a> ke Nusantara waktunya hampir bersamaan.</p>



<p>Berhubung kedua agama ini berasal dari kawasan yang sama, maka tidak mengherankan kalau beberapa istilah yang terdapat di dalam agama ini banyak yang memiliki kesamaan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Praktik Meditasi</strong></h3>



<p>Baik agama Hindu maupun agama Buddha memiliki kesamaan dalam upaya mendapatkan ketenangan batin dan kesadaran spiritual untuk mendapatkan ketenangan batin. Adapun jalan yang bisa ditempuh untuk mendapatkannya adalah dengan meditasi dan pemusatan pemikiran.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>6. Memuliakan Air</strong></h3>



<p>Agama Hindu dan dan Buddha sangat memuliakan air, terlebih sumber mata air. Agama Hindu memiliki pandangan bahwa sumber mata air merupakan tempat tinggal para dewa sehingga keberadaan dan kebersihannya harus senantiasa dijaga.</p>



<p>Sedangkan di agama Buddha memandang sumber mata air merupakan lambang dari pikiran yang tenang, kerendahan hati, dan ketenangan hati.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>7. Konsep Ahimsa</strong></h3>



<p>Agama Hindu dan Buddha sama-sama mengenal konsep ahimsa yakni sebuah ajaran yang menjunjung tinggi welas asih d mana seseorang yang menerapkan ajaran ini tidak diperkenankan untuk menyakiti atau membunuh makhluk lain.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>8. Tradisi Kehidupan Biarawan</strong></h3>



<p>Agama Hindu dan Buddha sama-sama memiliki tradisi kehidupan untuk melepas sebagaian atau seluruh kehidupan keduniawian. Biasanya mereka yang menempuh jalan ini akan menghabiskan waktunya untuk mempelajari ajaran agama, melakukan latihan ritual yang teratur dan menjalani hidup sederhana.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>9. Penataan Tempat Suci</strong></h3>



<p>Penataan bangunan-bangunan suci sangat diperhatikan dalam agama Hindu maupun Buddha, biasanya bangunan suci dalam agama dua agama ini menghadap arah timur atau menghadap gunung. Selain itu, beberapa bangunan suci juga dibangun dekat dengan sumber air untuk kepentingan pembersihan diri sebelum melakukan ritual ibadah.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/nama-candi-yang-ada-di-indonesia-gnr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/nama-candi-yang-ada-di-indonesia-gnr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/Nama-Candi-yang-Ada-di-Indonesia-Sejarah-Lokasi-dan-Gambar-720x480.jpg" alt="9 Nama Candi yang Ada di Indonesia, Sejarah, Lokasi, dan Gambar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">9 Nama Candi yang Ada di Indonesia, Sejarah, Lokasi, dan Gambar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>10. Konsep Makrokosmos dan Mikrokosmos</strong></h3>



<p>Candi-candi di nusantara baik yang bernafaskan Hindu maupun Buddha jika ditelisik lebih jauh bukan hanya semata tempat ibadah, tetapi sebuah simbolisme yang mengatur hubungan manusia dengan sang pencipta dan hubungan manusia dengan manusia.</p>



<p>Demikian informasi tentang persamaan dan perbedaan agama Hindu dan Buddha yang dapat Mamikos berikan. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat!</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>FAQ</strong></h3>



<div class="schema-faq wp-block-yoast-faq-block"><div class="schema-faq-section" id="faq-question-1792548045022"><strong class="schema-faq-question"><strong>Apa saja persamaan dan perbedaan antara agama Hindu dan Buddha?</strong></strong> <p class="schema-faq-answer">Agama Hindu dan Buddha termasuk agama tertua yang masih eksis hingga sekarang. Kedua agama ini sama-sama berasal dari India dan mempunyai banyak persamaan dari sisi filosofis, namun keduanya mempunyai perbedaan mendasar dalam struktur sosial, ajaran, dan konsep ketuhanan.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1792548073541"><strong class="schema-faq-question"><strong>Apa perbedaan candi yang bernafaskan Hindu dengan candi bernafaskan Buddha?</strong></strong> <p class="schema-faq-answer">Perbedaan paling mendasar candi Hindu dan candi Budha bisa dilihat dari bentuk arsitektur, fungsi, struktur bangunan, hiasan pintu dan relief yang dipahatkan pada candi.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1792548094008"><strong class="schema-faq-question"><strong>Apa saja 3 tingkatan candi dalam agama Buddha?</strong></strong> <p class="schema-faq-answer">Candi yang bernafaskan Budha selalu mempunyai tiga tingkatan yang disebut Triloka. Bagian ini terdiri dari Kamadhatu (bagian kaki candi), Rupadhatu (bagian badan candi), dan Arupadhatu (bagian atas/kepala candi).</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1792548117191"><strong class="schema-faq-question"><strong>Apa ciri khas candi agama Buddha?</strong></strong> <p class="schema-faq-answer">Bentuk fisik candi agama Budha umumnya tambun, menghadap arah timur, dan di bagian puncaknya terdapat stupa, digunakan sebagai tempat pemujaan.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1792548148076"><strong class="schema-faq-question"><strong>Apa ciri khas candi agama Hindu?</strong></strong> <p class="schema-faq-answer">Bentuk fisik candi agama Hindu umumnya ramping dan menjulang, puncaknya seperti teratai yang sedang kuncup, arcanya berupa dewa-dewa dalam keyakinan agama Hindu dan fungsinya sebagai pemujaan dewa serta untuk persemayaman roh dari raja-raja yang sudah wafat.<br/></p> </div> </div>


<div class="wp-block-ub-content-toggle" id="ub-content-toggle-9cf906a5-337d-4936-873b-a4c4c0083bbb" data-mobilecollapse="true" data-desktopcollapse="true">
<div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion" id="ub-content-toggle-panel-block-69b4bb9f-b1f6-4fd6-84a1-bdd7c7171899">
                <div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title-wrap"" aria-controls="ub-content-toggle-panel-0-9cf906a5-337d-4936-873b-a4c4c0083bbb" tabindex="0">
                    <p class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title ub-content-toggle-title-9cf906a5-337d-4936-873b-a4c4c0083bbb"><strong>Referensi:</strong></p><div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-toggle-wrap right"><span class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-state-indicator wp-block-ub-chevron-down"></span>
                    </div></div><div role="region" aria-expanded="false" class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-content-wrap ub-hide" id="ub-content-toggle-panel-0-9cf906a5-337d-4936-873b-a4c4c0083bbb">

<p>Perbedaan Kerajaan Hindu dan Budha: Panduan Lengkap dari Kepercayaan, Sistem Kasta, hingga Arsitektur Candi [Daring]. Tautan: https://www.liputan6.com/hot/read/8117505/perbedaan-kerajaan-hindu-dan-budha-panduan-lengkap-dari-kepercayaan-sistem-kasta-hingga-arsitektur-candi</p>



<p>Perbedaan dan persamaan antara Buddhisme dan Hinduisme [Daring]. Tautan: &nbsp;https://bhaktimarga-ie.translate.goog/buddhism-hinduism/</p>



<p>Hinduism and Buddhism — Similarities and Differences in Belief and Practice [Daring]. Tautan: https://medium.com/interfaith-now/hinduism-and-buddhism-similarities-and-differences-in-belief-and-practice-324f7057a247</p>

</div></div>
</div>


<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong><ins></ins></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/perbedaan-dan-persamaan-agama-hindu-dan-buddha-pljr/">10 Perbedaan dan Persamaan Agama Hindu dan Buddha, dari Konsep Ketuhanan hingga Bentuk Candi</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2026/10/10-Perbedaan-dan-Persamaan-Agama-Hindu-dan-Buddha-dari-Konsep-Ketuhanan-Hingga-Bentuk-Candi.png" length="684603" type="image/png" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2026/10/10-Perbedaan-dan-Persamaan-Agama-Hindu-dan-Buddha-dari-Konsep-Ketuhanan-Hingga-Bentuk-Candi-480x480.png" width="480" height="480" />
        </item>
                    <item>
            <title>9 Nama Candi yang Ada di Indonesia, Sejarah, Lokasi, dan Gambar</title>
            <category>General</category>
            <link>https://mamikos.com/info/nama-candi-yang-ada-di-indonesia-gnr/</link>
            <pubDate>Mon, 01 Dec 2025 02:15:07 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Zuly Kristanto</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/nama-candi-yang-ada-di-indonesia-gnr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Penasaran dengan sejarah candi-candi yang ada di Indonesia dan di mana saja lokasinya? Yuk, temukan informasi lengkapnya di sini!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/nama-candi-yang-ada-di-indonesia-gnr/">9 Nama Candi yang Ada di Indonesia, Sejarah, Lokasi, dan Gambar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Bagi kamu yang suka dengan sejarah tentu ingin sekali mengunjungi candi-candi di Indonesia untuk mengagumi keindahan mengulik sejarahnya.</p>



<p>Hanya saja kamu harus hati-hati karena tidak semua informasi yang ada di internet menyajikan informasi yang lengkap dan benar.</p>



<p>Nah, di artikel ini Mamikos akan memberikan kamu informasi lengkap tentang candi di Indonesia mulai dari sejarah, lokasi, hingga gambarnya. Silakan kamu baca artikel ini sebelum mengunjunginya candinya secara langsung, ya!&nbsp; <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f549.png" alt="🕉" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2638.png" alt="☸" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Apa Pengertian Candi Menurut Sejarah?</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/4.-Candi-Sewu.jpg" alt="nama candi yang ada di indonesia" class="wp-image-314256" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/4.-Candi-Sewu.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/4.-Candi-Sewu-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/4.-Candi-Sewu-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">unsplash.com/id/@apabedanyacom</figcaption></figure></div>

    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/peninggalan-masa-hindu-budha-di-indonesia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/peninggalan-masa-hindu-budha-di-indonesia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/05/Peninggalan-dari-Masa-Hindu-Budha-di-Indonesia-Beserta-Gambarnya-500x332.jpg" alt="8 Peninggalan dari Masa Hindu Budha di Indonesia Beserta Gambarnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">8 Peninggalan dari Masa Hindu Budha di Indonesia Beserta Gambarnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Candi merupakan bangunan suci bagi agama Hindu dan Budha. Kebanyakan candi yang ada di Indonesia dibangun pada masa kejayaan Hindu-Budha yakni berkisar dari abad VII sampai XIV M.</p>



<p>Menurut beberapa sumber, candi tidak hanya digunakan sebagai tempat peribadatan. Tetapi, juga difungsikan sebagai tempat pendermaan raja.</p>



<p>Candi-candi di Indonesia tersebar mulai dari Sumatera sampai ke Jawa. Keberadaan candi-candi ini adalah bukti bahwa peradaban Indonesia pernah sedemikian maju di masa lalu.</p>



<p>Jika dilihat dari bentuknya, candi-candi yang ada di Indonesia bisa dibedakan menjadi tiga macam yakni candi yang beraliran Hindu dan candi yang beraliran Budha.</p>



<p>Sementara itu, apabila dilihat dari bentuknya terdapat perbedaan yang cukup mencolok antara candi Hindu dengan candi Budha.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/kerajaan-maritim-hindu-budha-di-indonesia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/kerajaan-maritim-hindu-budha-di-indonesia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/Kerajaan-Maritim-Hindu-Budha-di-Indonesia-dan-Peninggalannya-500x304.jpg" alt="5 Kerajaan Maritim Hindu Budha di Indonesia dan Peninggalannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">5 Kerajaan Maritim Hindu Budha di Indonesia dan Peninggalannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ciri-ciri Candi Hindu</strong></h2>



<p>Berikut ini ciri-ciri umum yang biasanya terdapat pada candi Hindu:</p>



<ul>
<li>Pada pintu masuk candi beraliran Hindu biasanya terdapat hiasan kala yang memiliki fungsi sebagai penangkal bala atau energi buruk.</li>



<li>Bentuk candi beraliran Hindu umumnya ramping menjulang.</li>



<li>Candi Hindu biasanya terdiri dari candi induk dan candi perwara atau candi pendamping.</li>



<li>Di dalam candi beraliran Hindu biasanya terdapat arca perwujudan dewa yang dipuja oleh umat Hindu.</li>



<li>Candi beraliran Hindu biasanya digunakan sebagai tempat pemujaan dan pendarmaan raja.</li>



<li>Candi beraliran Hindu terdiri dari 3 bagian yakni Bhurloka, Bhuvarloka, dan Svarloka.</li>



<li>Di bagian puncak candi yang beraliran Hindu biasanya terdapat hiasan ratna.</li>
</ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/perbedaan-utama-candi-hindu-dan-candi-buddha-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/perbedaan-utama-candi-hindu-dan-candi-buddha-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Perbedaan-Utama-Candi-Hindu-dan-Candi-Budha-dari-Bentuk-Hingga-Fungsinya-500x289.jpg" alt="7 Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha dari Bentuk hingga Fungsinya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7 Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha dari Bentuk hingga Fungsinya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ciri-ciri Candi Budha</strong></h2>



<p>Berikut ini ciri-ciri umum yang biasanya terdapat pada candi Budha:</p>



<ul>
<li>Candi beraliran Budha biasanya digunakan sebagai tempat pemujaan.</li>



<li>Candi beraliran Budha terbagi menjadi tiga bagian yakni kamadatu, rupadatu, dan arupadatu.</li>



<li>Di bagian puncak candi beraliran Budha biasanya terdapat stupa.</li>



<li>Di bagian dalam candi beraliran Budha biasanya terdapat perwujudan arca budha.</li>



<li>Di sekitar candi induk atau candi utama biasanya terdapat candi pengiring atau candi perwara.</li>



<li>Bentuk candi Budha umumnya tambun.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>1. Candi Borobudur</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/1.Candi-Borobudur.jpg" alt="nama candi yang ada di indonesia" class="wp-image-314253" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/1.Candi-Borobudur.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/1.Candi-Borobudur-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/1.Candi-Borobudur-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">unsplash.com/id/@steffen_bertram</figcaption></figure></div>


<p>Candi yang berada di Magelang, Jawa Tengah ini merupakan candi beraliran Budha yang terbesar di Indonesia.</p>



<p>Berdasarkan penelitian para ahli sejarah dan arkeolog, candi Borobudur dibangun sekitar abad ke-8 M pada saat pemerintahan dinasti Syailendra.</p>



<p>Candi Borobudur terdiri dari enam teras berbentuk bujur sangkar dan tiga pelataran melingkar yang ada di atasnya.</p>



<p>Tidak hanya diperuntukkan sebagai tempat ibadah bagi umat Budha, candi ini juga merekam kehidupan masa lalu di Jawa.</p>



<p>Hal ini bisa dilihat dari relief yang terdapat pada dinding candi. Saat ini candi yang memiliki sekitar 2.672 relief ini masih sering diziarahi oleh penganut agama Budha dari seluruh penjuru dunia.</p>



<p>Jika dilihat dari angkasa, candi Borobudur berbentuk teratai raksasa yang mempunyai bentuk mudra Dharmacakra.</p>



<p>Terdapat keunikan yang ada di candi Borobudur dan tidak ditemukan di candi lain. Banyak yang tidak tahu kalau candi Borobudur merupakan jam matahari terbesar di dunia.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>2. Candi Prambanan</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/2.-Candi-Prambanan.jpg" alt="nama candi yang ada di indonesia" class="wp-image-314254" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/2.-Candi-Prambanan.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/2.-Candi-Prambanan-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/2.-Candi-Prambanan-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">unsplash.com/id/@joshuakettle</figcaption></figure></div>


<p>Candi yang lekat dengan legenda kisah cinta Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso ini terdapat di Klaten Jawa Tengah.</p>



<p>Dalam cerita tutur yang berkembang di masyarakat candi ini dibangun oleh Bandung Bondowoso dalam waktu semalam dengan bantuan jin sebagai syarat untuk mempersunting Roro Jonggrang.</p>



<p>Legenda ini tentu tidaklah benar karena berdasarkan bukti-bukti sejarah baik itu berupa prasasti maupun catatan kuno candi ini dibangun pada masa pemerintahan Raja Balitung yang berkuasa di Mataram Kuno pada kisaran tahun 850 M.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/ringkasan-sejarah-kerajaan-mataram-kuno-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/ringkasan-sejarah-kerajaan-mataram-kuno-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/11/Ringkasan-Sejarah-Kerajaan-Mataram-Kuno-Nama-raja-Masa-Kejayaan-Hingga-Keruntuhan-500x333.png" alt="Ringkasan Sejarah Kerajaan Mataram Kuno, Nama raja, Masa Kejayaan, Hingga Keruntuhan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Ringkasan Sejarah Kerajaan Mataram Kuno, Nama raja, Masa Kejayaan, Hingga Keruntuhan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Berbeda dengan candi Borobudur yang berbentuk tambun. Candi Prambanan berbentuk tinggi menjulang sebagaimana umumnya candi beraliran Hindu.</p>



<p>Terdapat ratusan candi yang sebagian di antaranya telah mengalami keruntuhan. Hanya saja, masih ada beberapa candi yang berdiri tegak setelah proses pemugaran.</p>



<p>Berdasarkan prasasti yang ditemukan tidak jauh dari lokasi, candi Prambanan memiliki nama asli Siwagraha yang memiliki arti ‘rumah siwa’.</p>



<p>Penamaan ini tentu tidak terlepas dari fungsi utama dari candi ini yakni untuk memuja dewa Siwa yang merupakan dewa tertinggi di agama Hindu.</p>



<p>Selain candi yang dikhususkan untuk dewa Siwa, ada lagi candi yang dikhususkan untuk dewa Wisnu dan dewa Brahma.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>3. Candi Gedong Songo</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/3.-Candi-Gedong-Songo.jpg" alt="nama candi yang ada di indonesia" class="wp-image-314255" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/3.-Candi-Gedong-Songo.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/3.-Candi-Gedong-Songo-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/3.-Candi-Gedong-Songo-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">unsplash.com/id/@darrenbudiman</figcaption></figure></div>


<p>Candi yang berada di daerah Bandungan, Semarang, Jawa Tengah ini ditemukan kembali oleh Raffles pada kisaran tahun 1804 M.</p>



<p>Lokasinya yang di lereng gunung Ungaran menjadikan panorama yang ada di sekitar candi begitu indah dan membuatnya menjadi salah satu tempat <a href="https://mamikos.com/info/23-tempat-wisata-di-semarang/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">wisata rekomendasi di Semarang</a>.</p>



<p>Berdasarkan penelitian para ahli sejarah, diperkirakan candi ini dibangun oleh Dinasti Syailendra pada kisaran abad ke 9 M.</p>



<p>Candi ini memiliki bentuk yang cukup unik karena antara candi satu dengan candi lainnya terpisah tidak terlalu jauh.</p>



<p>Untuk mengunjungi semua candi ini kamu bisa berjalan kaki sembari menikmati udara lereng gunung Ungaran yang begitu sejuk.</p>



<p>Bentuknya yang ramping dan menjulang membuktikan kalau candi ini termasuk ke dalam candi beraliran Hindu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>4. Candi Sewu</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/4.-Candi-Sewu.jpg" alt="nama candi yang ada di indonesia" class="wp-image-314256" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/4.-Candi-Sewu.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/4.-Candi-Sewu-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/4.-Candi-Sewu-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">unsplash.com/id/@apabedanyacom</figcaption></figure></div>


<p>Candi ini berada di sisi utara Candi Prambanan. Meskipun disebut dengan candi Sewu, tetapi jumlah sebenarnya dari candi ini adalah 249 candi.</p>



<p>Meskipun letaknya berdekatan dengan candi Prambanan, tetapi candi Sewu ini merupakan candi yang beraliran Budha.</p>



<p>Hal ini bisa dilihat dari bentuk bangunannya yang tambun dan terdapat stupa yang memahkotai puncak candinya.</p>



<p>Keberadaan candi Sewu yang begitu dekat dengan candi Prambanan yang diperkirakan dibangun hampir sezaman yakni sekitar abad 8 M menjadi bukti bahwa toleransi agama sudah terjadi di nusantara sejak lebih dari 1.000 tahun yang lalu.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>5. Candi Plaosan</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/5.-Candi-Plaosan.jpg" alt="nama candi yang ada di indonesia" class="wp-image-314257" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/5.-Candi-Plaosan.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/5.-Candi-Plaosan-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/5.-Candi-Plaosan-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">silaron.my.id</figcaption></figure></div>


<p>Candi yang beraliran Budha ini berlokasi di Prambanan, Jawa Tengah ini hanya berjarak 1,5 km dari kompleks candi Prambanan.</p>



<p>Berdasarkan catatan sejarah candi Plaosan ini dibangun oleh oleh Rakai Pikatan pada kisaran abad 8 M untuk istrinya yang bernama Pramodhawardhani.</p>



<p>Ada kisah unik yang mungkin banyak orang tidak tahu dari pembangunan candi ini. Rakai Pikatan yang beragama Hindu membangunkan candi Plaosan untuk istrinya yang beragama Budha.</p>



<p>Meskipun pembangunan candi ini sempat menimbulkan kecaman, tetapi pada akhirnya candi ini bisa diselesaikan dan menjadi monumen percintaan beda agama tertua yang ada di Jawa.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>6. Candi Penataran</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/6.-Candi-Penataran.jpg" alt="nama candi yang ada di indonesia" class="wp-image-314258" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/6.-Candi-Penataran.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/6.-Candi-Penataran-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/6.-Candi-Penataran-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">triptrus.com/destination</figcaption></figure></div>


<p>Candi ini diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan raja Srengga yang berkuasa di Kediri pada sekitar tahun 1200 M dan terus dibangun hingga masa akhir kerajaan Majapahit yakni sekitar tahun 1415 M.</p>



<p>Artinya selama 200 tahun lebih candi yang berlokasi di Nglegok, Jawa Timur ini terus dipergunakan dan diperluas oleh penguasa di Jawa Timur pada masa lalu.</p>



<p>Di masa lalu, candi yang di dindingnya memiliki relief cerita Panji dianggap sebagai salah satu candi yang amat penting keberadaannya.</p>



<p>Hal inilah yang membuat raja Hayam Wuruk mengunjungi candi ini untuk melakukan ziarah sebagaimana yang tertulis dalam kitab Negarakertagama.</p>



<p>Bisa dikatakan kalau candi Penataran termasuk candi beraliran Hindu terluas dan termegah di Jawa Timur, sehingga tidak mengherankan kalau candi ini menjadi salah satu <a href="https://mamikos.com/info/wisata-blitar-hits-gnr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">wisata rekomendasi di Blitar</a>.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>7. Candi Dieng</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/7.-Candi-Dieng.jpg" alt="nama candi yang ada di indonesia" class="wp-image-314259" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/7.-Candi-Dieng.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/7.-Candi-Dieng-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/7.-Candi-Dieng-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">id.wikipedia.org</figcaption></figure></div>


<p>Candi ini merupakan bukti kebesaran dinasti Sanjaya yang pernah memerintah di Mataram Kuno pada kisaran abad 7 M.</p>



<p>Berdasarkan catatan sejarah, candi yang berlokasi di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah terdapat sekitar 400 candi.</p>



<p>Namun, karena adanya peristiwa alam dan penjarahan yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab kini hanya tinggal beberapa saja yang tersisa.</p>



<p>Dilihat dari bentuknya yang ramping dan tinggi, dapat dipastikan kalau candi yang ada di daerah Dieng ini merupakan candi beraliran Hindu.</p>



<p>Hal ini diperkuat dengan keberadaan arca Dewa Siwa. Saat ini terdapat 21 bangunan candi yang ada di kompleks candi Dieng.</p>



<p>Uniknya, candi-candi ini dinamai dengan tokoh-tokoh pewayangan Jawa seperti candi Bhima, candi Gatotkaca, candi Bima, dll.</p>



<p>Salah satu keunikan yang ada di candi Dieng adalah kamu bisa melihat bentuk candi yang mirip dengan candi yang ada di India.</p>



<p>Beberapa ahli sejarah menafsirkan bentuk unik ini terjadi karena silpin atau pembuat candi masih menerapkan bentuk asli candi dari India dan belum memasukkan unsur-unsur lokal.</p>



<p>Keberadaan candi-candi di dataran tinggi Dieng ini dapat menjadi bukti perjalanan pembangunan candi yang ada di Jawa.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>8. Candi Muaro Jambi</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/8.-Candi-Muaro-Jambi.jpg" alt="nama candi yang ada di indonesia" class="wp-image-314260" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/8.-Candi-Muaro-Jambi.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/8.-Candi-Muaro-Jambi-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/8.-Candi-Muaro-Jambi-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">id.pinterest.com/ariyachn</figcaption></figure></div>


<p>Candi yang berlokasi di Muaro Jambi, Jambi ini disebut sebagai kompleks percandian agama Budha terluas yang ada di Asia Tenggara.</p>



<p>Berdasarkan peninggalan yang ada dan catatan kuno diperkirakan kompleks percandian ini sudah eksis sejak abad 7 M sampai dengan 12 M.</p>



<p>Berbeda dengan kebanyakan candi yang hanya digunakan untuk beribadah. Candi Muaro Jambi selain digunakan sebagai tempat ibadah juga difungsikan sebagai pusat pendidikan di masa lalu.</p>



<p>Bahkan, melalui catatan seorang pengelana dari Tiongkok yakni I Tsing disebutkan bahwa sebelum seseorang menempuh pendidikan tinggi di Nalanda mereka lebih dulu menempuh pendidikan di Muaro Jambi.</p>



<p>Hebatnya, satu dari lima guru tertinggi agama Budha di masa itu bermukim di Muaro Jambi. Melalui bukti sejarah kita patut berbangga bahwa di abad ke 7 M di tanah Sumatera pernah berdiri lembaga pendidikan yang setara dengan universitas di masa sekarang.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>9. Candi Kalasan</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/9.-Candi-Kalasan.jpg" alt="nama candi yang ada di indonesia" class="wp-image-314261" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/9.-Candi-Kalasan.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/9.-Candi-Kalasan-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/9.-Candi-Kalasan-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">fr.wikipedia.org</figcaption></figure></div>


<p>Candi ini merupakan salah satu candi yang berada di daerah Sleman, Yogyakarta. Jika dilihat dari bentuknya yang agak tambun dapat dipastikan kalau candi ini beraliran Budha.</p>



<p>Berdasarkan prasasti Kalasan didapat informasi bahwa candi ini dibangun pada tahun 778 M pada masa pemerintahan dinasti Syailendra.</p>



<p>Beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa fungsi candi Kalasan ini adalah untuk pemujaan bagi umat budha di masa lalu.</p>



<p>Hal unik yang terdapat di candi Kalasan adalah ditemukannya plester kuno pada dinding candi yang membuatnya terlihat keemasan saat terkena sinar bulan.</p>



<p>Demikian informasi tentang nama candi lengkap dengan sejarah serta lokasinya yang bisa Mamikos bagikan untuk menambah wawasan kalian. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f54d.png" alt="🕍" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/270d.png" alt="✍" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>


<div class="wp-block-ub-content-toggle" id="ub-content-toggle-df80f00a-983f-4039-ae57-9ffd9352112e" data-mobilecollapse="true" data-desktopcollapse="true">
<div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion" id="ub-content-toggle-panel-block-b522e12d-eafd-48e8-b8ef-437c9684a98b">
                <div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title-wrap"" aria-controls="ub-content-toggle-panel-0-df80f00a-983f-4039-ae57-9ffd9352112e" tabindex="0">
                    <p class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title ub-content-toggle-title-df80f00a-983f-4039-ae57-9ffd9352112e"><strong>Referensi:</strong></p><div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-toggle-wrap right"><span class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-state-indicator wp-block-ub-chevron-down"></span>
                    </div></div><div role="region" aria-expanded="false" class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-content-wrap ub-hide" id="ub-content-toggle-panel-0-df80f00a-983f-4039-ae57-9ffd9352112e">

<p>15 Candi Hindu di Indonesia Lengkap dengan Lokasi dan Sejarahnya [Daring]. Tautan: https://regional.kompas.com/read/2022/05/15/195809478/15-candi-hindu-di-indonesia-lengkap-dengan-lokasi-dan-sejarahnya</p>



<p>Merekam Jejak Sejarah Nusantara, Ini Daftar Nama Candi Bersejarah di Indonesia [Daring]. Tautan: https://www.liputan6.com/feeds/read/6131044/merekam-jejak-sejarah-nusantara-ini-daftar-nama-candi-bersejarah-di-indonesia</p>



<p>8 Candi Hindu Budha yang Terkenal di Indonesia, Ini Ciri dan Sejarahnya [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/candi-hindu-budha-di-indonesia/</p>

</div></div>
</div>


<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjogja" target="_blank">Kost Jogja Murah<br></a><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjakarta" target="_blank">Kost Jakarta Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bandung-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbandung" target="_blank">Kost Bandung Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-denpasar-bali-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosdenpasar" target="_blank">Kost Denpasar Bali Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossurabaya" target="_blank">Kost Surabaya Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossemarang" target="_blank">Kost Semarang Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmalang" target="_blank">Kost Malang Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossolo" target="_blank">Kost Solo Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bekasi-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbekasi" target="_blank">Kost Bekasi Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-medan-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmedan" target="_blank">Kost Medan Murah</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/nama-candi-yang-ada-di-indonesia-gnr/">9 Nama Candi yang Ada di Indonesia, Sejarah, Lokasi, dan Gambar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/Nama-Candi-yang-Ada-di-Indonesia-Sejarah-Lokasi-dan-Gambar.jpg" length="155091" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/Nama-Candi-yang-Ada-di-Indonesia-Sejarah-Lokasi-dan-Gambar-480x480.jpg" width="480" height="480" />
        </item>
                    <item>
            <title>7 Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha dari Bentuk hingga Fungsinya</title>
            <category>Pelajar</category>
            <link>https://mamikos.com/info/perbedaan-utama-candi-hindu-dan-candi-buddha-pljr/</link>
            <pubDate>Fri, 10 May 2024 03:11:03 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Fajar Laksana</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/perbedaan-utama-candi-hindu-dan-candi-buddha-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Tidak perlu bingung lagi membedakan candi Hindu dengan candi Budha. Baca penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/perbedaan-utama-candi-hindu-dan-candi-buddha-pljr/">7 Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha dari Bentuk hingga Fungsinya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>7 Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha dari Bentuk hingga Fungsinya &#8211; Indonesia memiliki kekayaan budaya berupa warisan arsitektur leluhur yang luar biasa, yakni candi.</p>



<p>Jumlah candi di Indonesia bahkan jumlahnya bisa mencapai ratusan, bahkan bisa jadi kalau temuan baru terus bermunculan, maka jumlahnya bisa sampai ribuan! Uniknya, candi di Indonesia tidak hanya memiliki satu jenis saja, sebab apabila diklasifikasikan berdasarkan unsur keagamaannya, candi dapat dibedakan menjadi candi Hindu dan candi Buddha.</p>



<p>Lantas, sudahkah kamu tahu apa saja perbedaan utama candi Hindu dan candi Buddha dari bentuk hingga fungsinya? Kalau belum, baca artikel ini hingga tuntas.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Apa itu Candi?</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="961" height="555" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Perbedaan-Utama-Candi-Hindu-dan-Candi-Budha-dari-Bentuk-Hingga-Fungsinya.jpg" alt="Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Budha dari Bentuk Hingga Fungsinya" class="wp-image-233055" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Perbedaan-Utama-Candi-Hindu-dan-Candi-Budha-dari-Bentuk-Hingga-Fungsinya.jpg 961w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Perbedaan-Utama-Candi-Hindu-dan-Candi-Budha-dari-Bentuk-Hingga-Fungsinya-500x289.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Perbedaan-Utama-Candi-Hindu-dan-Candi-Budha-dari-Bentuk-Hingga-Fungsinya-768x444.jpg 768w" sizes="(max-width: 961px) 100vw, 961px" /><figcaption class="wp-element-caption">wikimedia.org</figcaption></figure></div>


<p>Candi adalah kompleks bangunan suci yang merupakan peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia.&nbsp;</p>



<p>Candi sering kali digunakan sebagai tempat ibadah, pemujaan, dan juga sebagai tempat peristirahatan abadi bagi para raja atau tokoh agama.&nbsp;</p>



<p>Bangunan candi memiliki arsitektur yang sangat indah dan kompleks, dengan ukiran-ukiran yang menggambarkan ajaran agama dan kehidupan masyarakat pada masa lalu.</p>



<p>Menurut Dr. Soekmono, seorang arkeolog terkemuka Indonesia, &#8220;Candi merupakan bukti nyata kejayaan peradaban <a href="https://mamikos.com/info/rangkuman-sejarah-masa-kerajaan-hindu-budha-indonesia-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Hindu-Buddha di Indonesia</a> pada masa lampau. Arsitektur candi yang megah dan penuh dengan hiasan relief merupakan warisan berharga yang harus dilestarikan dengan baik.&#8221;</p>



<p>Selain itu, Prof. Dr. Edi Sedyawati, seorang pakar sejarah seni dan arsitektur candi, menyatakan bahwa &#8220;Candi merupakan salah satu bentuk seni arsitektur yang memperlihatkan keindahan dan keagungan masa lampau. Melalui ukiran-ukiran yang ada pada dinding candi, kita dapat mempelajari kehidupan masyarakat pada masa itu serta ajaran agama yang dianut.&#8221;</p>



<p>Candi-candi terkenal di Indonesia antara lain <a href="https://mamikos.com/info/cerita-candi-borobudur-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Candi Borobudur</a>, <a href="https://mamikos.com/info/sejarah-candi-prambanan-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Candi Prambanan</a>, dan Candi Sewu.&nbsp;</p>



<p>Keberadaan candi-candi ini menjadi daya tarik wisata budaya bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.&nbsp;</p>



<p>Tidak sebatas itu, candi juga menjadi saksi bisu dari keberagaman agama dan kebudayaan yang pernah ada di Indonesia.</p>



<p>Dalam konteks sejarah dan kebudayaan Indonesia, candi merupakan bagian tak terpisahkan yang harus dilestarikan dan dijaga keberadaannya sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.&nbsp;</p>



<p>Dengan memahami makna dan nilai-nilai sejarah dari candi, kita dapat lebih menghargai dan melestarikan kekayaan budaya bangsa.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha</h2>



<h2 class="wp-block-heading">7 Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha Berdasarkan Bentuk</h2>



<h3 class="wp-block-heading">1. Arsitektur</h3>



<p>Candi Hindu cenderung memiliki struktur yang lebih kompleks dan detail. Mereka sering kali memiliki tumpukan piramida atau menara yang disebut shikara, yang melambangkan gunung suci atau dunia para dewa.&nbsp;</p>



<p>Contoh terkenal adalah Candi Prambanan di Indonesia, dengan shikara yang tinggi dan kompleks relief yang menggambarkan cerita epik Hindu, seperti Ramayana dan Mahabharata.&nbsp;</p>



<p>Selain itu, candi Hindu sering kali memiliki mandala atau tata letak simetris yang rumit, mencerminkan filsafat kosmos Hindu yang kompleks.</p>



<p>Sementara itu, candi Buddha cenderung memiliki struktur yang lebih sederhana dan elegan. Mereka sering kali memiliki stupa, sebuah struktur bulat atau lonjong yang melambangkan keseimbangan, kesempurnaan, dan pencerahan.&nbsp;</p>



<p>Contohnya adalah Candi Borobudur di Indonesia, yang terdiri dari serangkaian teras berbentuk piramida yang dihiasi dengan relief-relief Buddha dan stupa-stupa kecil di puncaknya.&nbsp;</p>



<p>Arsitektur candi Buddha cenderung mencerminkan prinsip-prinsip kesederhanaan, keselarasan, dan pencarian kedamaian.</p>



<p>Secara umum, perbedaan arsitektur antara candi Hindu dan Buddha mencerminkan perbedaan dalam konsepsi dunia dan tujuan spiritual masing-masing agama.&nbsp;</p>



<p>Candi Hindu cenderung mengekspresikan kompleksitas filsafat kosmos dan keagungan dewa, sementara candi Buddha menekankan pada kesederhanaan, keseimbangan, dan pencarian pencerahan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/peninggalan-masa-hindu-budha-di-indonesia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/peninggalan-masa-hindu-budha-di-indonesia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/05/Peninggalan-dari-Masa-Hindu-Budha-di-Indonesia-Beserta-Gambarnya-500x332.jpg" alt="8 Peninggalan dari Masa Hindu Budha di Indonesia Beserta Gambarnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">8 Peninggalan dari Masa Hindu Budha di Indonesia Beserta Gambarnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">2. Relief</h3>



<p>Relief-relief yang terdapat di candi Hindu dan candi Buddha tentu mencerminkan perbedaan dalam ajaran dan kepercayaan agama yang mendasarinya.</p>



<p>Candi Hindu, seperti Candi Prambanan di Indonesia, cenderung menampilkan kisah-kisah dari mitologi Hindu, seperti epik Ramayana dan Mahabharata.&nbsp;</p>



<p>Relief-relief ini menggambarkan dewa-dewa Hindu, seperti Dewa Siwa, Dewi Parwati, Dewa Wisnu, dan lainnya, beserta cerita-cerita mereka.&nbsp;</p>



<p>Karakteristik relief Hindu sering kali menonjolkan simbol-simbol agama seperti lingga, yoni, dan Dewa Siwa dalam berbagai pose meditasi dan tarian.</p>



<p>Di sisi lain, candi Buddha, seperti Candi Borobudur di Indonesia, memiliki relief-relief yang didominasi oleh cerita-cerita dari kehidupan Buddha Gautama dan ajaran-ajaran agama Buddha.&nbsp;</p>



<p>Relief-relief bertema ‘Buddha’ tersebut sering menunjukkan adegan-adegan penting seperti kelahiran Siddhartha Gautama, pencarian pencerahan, dan ajaran-ajaran Dhamma.&nbsp;</p>



<p>Karakteristik relief Buddha sering kali menonjolkan gambar-gambar Buddha dalam berbagai pose meditasi, pertapaan, dan pemberian ceramah.</p>



<p>Perbedaan dalam relief-relief ini mencerminkan perbedaan dalam ajaran dan kepercayaan agama Hindu dan Buddha.&nbsp;</p>



<p>Meskipun keduanya memiliki pengaruh yang signifikan dalam seni dan budaya Asia, candi Hindu dan Buddha menawarkan perspektif yang unik tentang pandangan dunia dan spiritualitas mereka masing-masing.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">3. Pintu Gerbang</h3>



<p>Candi Hindu dan candi Buddha adalah dua bentuk arsitektur agama yang memiliki perbedaan khusus, salah satunya terletak pada desain pintu gerbang.&nbsp;</p>



<p>Pintu gerbang candi Hindu umumnya memiliki bentuk lengkung yang disebut sebagai kori. Kori ini seringkali dihiasi dengan relief yang menggambarkan cerita-cerita dari kitab suci Hindu, seperti Ramayana atau Mahabharata.&nbsp;</p>



<p>Selain itu, pintu gerbang candi Hindu juga sering dihiasi dengan patung-patung dewa dan makhluk-makhluk mitologis Hindu, seperti Ganesha atau Kinnara.</p>



<p>Sementara itu, pintu gerbang candi Buddha memiliki ciri khas yang berbeda. Pintu gerbang candi Buddha umumnya berbentuk persegi atau segi empat dengan atap datar yang disebut sebagai kala-torana.&nbsp;</p>



<p>Pada kala-torana ini, terdapat hiasan-hiasan yang melambangkan ajaran-ajaran agama Buddha, seperti roda Dharma atau bunga teratai. Pintu gerbang candi Buddha juga sering dihiasi dengan relief-relief yang menggambarkan kehidupan dan ajaran Sang Buddha.</p>



<p>Dari perbedaan desain pintu gerbang ini, dapat disimpulkan bahwa candi Hindu cenderung menonjolkan cerita-cerita dan dewa-dewa dalam agama Hindu, sedangkan candi Buddha lebih menekankan pada ajaran-ajaran agama Buddha.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/kerajaan-maritim-hindu-budha-di-indonesia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/kerajaan-maritim-hindu-budha-di-indonesia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/Kerajaan-Maritim-Hindu-Budha-di-Indonesia-dan-Peninggalannya-500x304.jpg" alt="5 Kerajaan Maritim Hindu Budha di Indonesia dan Peninggalannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">5 Kerajaan Maritim Hindu Budha di Indonesia dan Peninggalannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">4. Arah Hadap</h3>



<p>Candi Hindu umumnya menghadap ke arah barat, sementara candi Buddha cenderung menghadap ke arah timur.&nbsp;</p>



<p>Hal ini mencerminkan perbedaan dalam konsep kosmologi dan pandangan dunia antara Hindu dan Buddha.&nbsp;</p>



<p>Bagi umat Hindu, barat dianggap sebagai arah matahari terbenam, yang melambangkan kematian dan akhir siklus kehidupan.&nbsp;</p>



<p>Oleh karena itu, candi Hindu umumnya dibangun menghadap ke arah barat sebagai simbolisasi dari akhir kehidupan.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, bagi umat Buddha, timur dianggap sebagai arah matahari terbit, yang melambangkan kebangkitan dan awal dari suatu siklus baru. Candi Buddha cenderung menghadap ke arah timur sebagai simbolisasi dari awal kehidupan yang baru.</p>



<p>Arah hadap candi menjadi penting dalam praktik ibadah dan upacara keagamaan, sehingga perbedaan ini juga mencerminkan perbedaan dalam tata cara ibadah antara umat Hindu dan Buddha.</p>



<p>Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perbedaan dalam arah hadap antara candi Hindu dan candi Buddha mencerminkan perbedaan dalam konsep kosmologi, pandangan dunia, serta praktik keagamaan antara kedua agama tersebut.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">5. Arca</h3>



<p>Candi Hindu dan candi Buddha adalah dua jenis bangunan bersejarah yang memiliki perbedaan yang signifikan, terutama dalam hal arca yang terdapat di dalamnya.&nbsp;</p>



<p>Perbedaan ini mencerminkan perbedaan dalam ajaran dan kepercayaan agama Hindu dan Buddha.</p>



<p>Candi Hindu umumnya memiliki arca-arca yang menggambarkan para dewa Hindu seperti Dewa Wisnu, Dewa Siwa, Dewi Parwati, dan lain-lain.&nbsp;</p>



<p>Arca-arca menggambarkan adegan-kejadian mitologis dari kitab suci Hindu seperti Ramayana dan Mahabharata.&nbsp;</p>



<p>Selain itu, arca-arca candi Hindu juga sering kali menggambarkan tokoh-tokoh agung atau raja-raja yang dianggap suci dalam agama Hindu.&nbsp;</p>



<p>Candi Hindu juga memiliki relief-relief yang menggambarkan ajaran-ajaran agama Hindu dan kehidupan sehari-hari masyarakat pada masa itu.</p>



<p>Di sisi lain, candi Buddha umumnya memiliki arca-arca yang menggambarkan Sang Buddha dan ajaran-ajaran agama Buddha.&nbsp;</p>



<p>Arca-arca ini sering kali menggambarkan Sang Buddha dalam berbagai posisi meditasi atau mengajar, serta menggambarkan tokoh-tokoh penting dalam kehidupan Sang Buddha.&nbsp;</p>



<p>Selain itu, candi Buddha juga sering kali memiliki relief-relief yang menggambarkan ajaran-ajaran agama Buddha seperti Dhammacakka dan Jalan Mulia.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/kerajaan-hindu-budha-di-indonesia-dan-penjelasannya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/kerajaan-hindu-budha-di-indonesia-dan-penjelasannya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/Kerajaan-Hindu-Budha-yang-Ada-di-Indonesia-dan-Penjelasannya-Singkat-500x313.jpg" alt="9 Kerajaan Hindu Budha yang Ada di Indonesia dan Penjelasannya Singkat" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">9 Kerajaan Hindu Budha yang Ada di Indonesia dan Penjelasannya Singkat</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">6. Lokasi Geografis</h3>



<p>Candi Hindu dan candi Buddha memiliki perbedaan yang signifikan berdasarkan lokasi geografisnya di Indonesia.&nbsp;</p>



<p>Candi Hindu umumnya ditemukan di wilayah Jawa, Bali, dan Sumatera, sementara candi Buddha cenderung tersebar di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara.</p>



<p>Candi Hindu dapat dengan mudah ditemui di dataran rendah atau dataran tinggi, seperti Candi Prambanan yang terletak di dataran rendah Yogyakarta, dan Candi Penataran yang terletak di dataran tinggi Blitar.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, candi Buddha cenderung ditemukan di wilayah pegunungan, seperti Candi Borobudur yang terletak di kaki Gunung Merapi, dan Candi Loro Jonggrang yang terletak di dataran tinggi Magelang.</p>



<h3 class="wp-block-heading">7. Ritual dan Upacara</h3>



<p>Candi Hindu dan candi Buddha di Indonesia memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal ritual dan upacara awal pembangunannya.&nbsp;</p>



<p>Candi Hindu didirikan untuk memuja dewa-dewa Hindu seperti Siwa, Wisnu, atau Brahma, sedangkan candi Buddha didirikan untuk memuja Sang Buddha dan ajarannya.</p>



<!--nextpage-->



<p>Ritual dan upacara awal pembangunan candi Hindu menurut banyak penilitian dikatakan melibatkan pengorbanan hewan seperti sapi atau kambing, serta pemujaan kepada dewa-dewa Hindu.&nbsp;</p>



<p>Proses pembangunan candi Hindu juga melibatkan penggunaan mantra-mantra suci dan doa-doa yang ditujukan kepada para dewa.&nbsp;</p>



<p>TIdak hanya itu, candi Hindu dilengkapi yoni dan lingga sebagai simbol kesuburan dan kekuatan dewa Siwa.</p>



<p>Di sisi lain, candi Buddha dibangun dengan ritual dan upacara yang berbeda. Pembangunan candi Buddha umumnya melibatkan meditasi, puja bakti, serta pemujaan terhadap Sang Buddha dan ajarannya.&nbsp;</p>



<p>Upacara pembangunan candi Buddha juga melibatkan penggunaan doa-doa dan mantra-mantra yang ditujukan untuk mencapai kesucian dan kedamaian.</p>



<p>Candi Buddha umumnya memiliki stupa sebagai simbol dari ajaran Sang Buddha dan sering kali dipenuhi dengan arca-arca yang menggambarkan kehidupan Sang Buddha.&nbsp;</p>



<p>Proses pembangunan candi Buddha juga melibatkan prinsip kesederhanaan dan kedamaian yang tercermin dalam arsitektur dan desainnya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/nama-candi-yang-ada-di-indonesia-gnr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/nama-candi-yang-ada-di-indonesia-gnr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/Nama-Candi-yang-Ada-di-Indonesia-Sejarah-Lokasi-dan-Gambar-720x480.jpg" alt="9 Nama Candi yang Ada di Indonesia, Sejarah, Lokasi, dan Gambar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">9 Nama Candi yang Ada di Indonesia, Sejarah, Lokasi, dan Gambar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha Berdasarkan Fungsi</h2>



<p>Candi Hindu, seperti Candi Prambanan di Jawa Tengah, umumnya dibangun sebagai tempat pemujaan dewa-dewi Hindu, seperti Shiva, Vishnu, dan Brahma.&nbsp;</p>



<p>Fungsi utama candi Hindu adalah sebagai tempat ritual keagamaan dan upacara persembahan kepada para dewa.&nbsp;</p>



<p>Candi-candi Hindu juga berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan, tempat para brahmana dan kaum terpelajar berkumpul untuk mempelajari kitab suci, menyelenggarakan upacara keagamaan, dan mengajar ajaran agama kepada masyarakat.&nbsp;</p>



<p>Selain itu, candi Hindu juga dapat berperan sebagai lambang kekuasaan politik, dengan raja-raja Hindu sering kali membangun candi sebagai tanda legitimasi kekuasaan mereka.</p>



<p>Sedangkan, candi Buddha, seperti Candi Borobudur di Jawa Tengah, memiliki fungsi yang lebih terkait dengan praktik spiritual dan pencarian pencerahan individu.&nbsp;</p>



<p>Candi Buddha umumnya dibangun sebagai tempat meditasi, pembelajaran ajaran Buddha, dan perenungan atas Dharma.&nbsp;</p>



<p>Candi-candi Buddha menjadi pusat peribadatan bagi para biksu dan umat Buddha, tempat mereka melakukan praktik meditasi, mengaji kitab suci, dan menyelenggarakan upacara keagamaan.&nbsp;</p>



<p>Tidak hanya itu, candi Buddha juga berfungsi sebagai pusat pendidikan agama Buddha, tempat para biksu mengajar ajaran-ajaran agama kepada masyarakat dan mendukung penyebaran ajaran Buddha.</p>



<p>Nah, itulah perbedaan utama candi Hindu dan candi Buddha dari bentuk hingga fungsinya. Semoga bermanfaat.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">FAQ</h3>



<div class="schema-faq wp-block-yoast-faq-block"><div class="schema-faq-section" id="faq-question-1715283489535"><strong class="schema-faq-question">Apa perbedaan Candi Hindu dengan Candi Buddha?</strong> <p class="schema-faq-answer">Candi Hindu cenderung memiliki struktur yang lebih kompleks dan detail. Mereka sering kali memiliki tumpukan piramida atau menara yang disebut shikara, yang melambangkan gunung suci atau dunia para dewa. Sementara itu, candi Buddha cenderung memiliki struktur yang lebih sederhana dan elegan. Mereka sering kali memiliki stupa, sebuah struktur bulat atau lonjong yang melambangkan keseimbangan, kesempurnaan, dan pencerahan. </p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1715283492032"><strong class="schema-faq-question">Apa bedanya relief candi Hindu dengan candi Buddha?</strong> <p class="schema-faq-answer">Candi Hindu, seperti Candi Prambanan di Indonesia, cenderung menampilkan kisah-kisah dari mitologi Hindu, seperti epik Ramayana dan Mahabharata. Sedangkan, candi Buddha, seperti Candi Borobudur di Indonesia, memiliki relief-relief yang didominasi oleh cerita-cerita dari kehidupan Buddha Gautama dan ajaran-ajaran agama Buddha. </p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1715283493266"><strong class="schema-faq-question">Apa ciri utama Candi Hindu?</strong> <p class="schema-faq-answer">Candi Hindu cenderung memiliki struktur yang lebih kompleks dan detail. Mereka sering kali memiliki tumpukan piramida atau menara yang disebut shikara, yang melambangkan gunung suci atau dunia para dewa. </p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1715283496880"><strong class="schema-faq-question">Apa ciri utama candi Buddha?</strong> <p class="schema-faq-answer">Candi Buddha umumnya memiliki arca-arca yang menggambarkan Sang Buddha dan ajaran-ajaran agama Buddha. </p> </div> </div>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/perbedaan-utama-candi-hindu-dan-candi-buddha-pljr/">7 Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha dari Bentuk hingga Fungsinya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Perbedaan-Utama-Candi-Hindu-dan-Candi-Budha-dari-Bentuk-Hingga-Fungsinya.jpg" length="242532" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Perbedaan-Utama-Candi-Hindu-dan-Candi-Budha-dari-Bentuk-Hingga-Fungsinya-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>