<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/hukum-mendel-pewarisan-sifat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/hukum-mendel-pewarisan-sifat/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 14:22:04 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/hukum-mendel-pewarisan-sifat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>17 Contoh Soal Dihibrid dan Monohibrida beserta Penyelesaiannya</title>
            <category>Latihan Soal</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-soal-dihibrid-dan-monohibrida-pljr/</link>
            <pubDate>Fri, 14 Nov 2025 04:51:26 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-soal-dihibrid-dan-monohibrida-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Sudah belajar apa kamu hari ini? Yuk, Mamikos temani kamu untuk belajar tentang persilangan hibrida dan monohibrida melalui soal-soal berikut ini!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-dihibrid-dan-monohibrida-pljr/">17 Contoh Soal Dihibrid dan Monohibrida beserta Penyelesaiannya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Kali ini Mamikos akan menemanimu belajar menggunakan contoh soal dihibrid dan monohibrida. Materi yang akan kamu pelajari pada mapel Biologi kelas 12 SMA.</p>



<p>Kamu akan belajar untuk memahami bagaimana sifat-sifat diturunkan dari induk ke keturunannya menggunakan dasar Hukum Mendel. Misalnya bagaimana kucing bewarna hitam dapat menghasilkan anak berwarna putih, atau bagaimana tanaman berbunga merah bisa menghasilkan keturunan merah muda. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f490.png" alt="💐" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<p>Nah, contoh-contoh seperti itu akan membantu kamu melihat bahwa <a href="https://mamikos.com/info/pola-pewarisan-sifat-hukum-mendel-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">pola pewarisan sifat</a> tidak terjadi secara acak, lho, tetapi mengikuti aturan tertentu yang bisa dihitung dan diprediksi. Yuk, kita mulai sesi belajar hari ini! <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4d6.png" alt="📖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading">Dihibrid dan Monohibrida dalam Hukum Mendel</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/contoh-soal-dihibrid-dan-monohibrida.png" alt="contoh soal dihibrid dan monohibrida" class="wp-image-312708" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/contoh-soal-dihibrid-dan-monohibrida.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/contoh-soal-dihibrid-dan-monohibrida-720x480.png 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/contoh-soal-dihibrid-dan-monohibrida-768x512.png 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/Thao Nhu</figcaption></figure></div>

    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-soal-tentang-ekosistem-pilihan-ganda-dan-essay-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-tentang-ekosistem-pilihan-ganda-dan-essay-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/03/Contoh-Soal-tentang-ekosistem-pilihan-ganda-dan-essay-500x333.jpg" alt="Contoh Soal tentang Ekosistem Pilihan Ganda dan Essay beserta Jawabannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Soal tentang Ekosistem Pilihan Ganda dan Essay beserta Jawabannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Pembahasan tentang persilangan monohibrid dan dihibrid dalam <a href="https://mamikos.com/info/ringkasan-materi-biologi-sma-kelas-12-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">materi Biologi kelas 12</a> sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari dua prinsip utama yang diperkenalkan oleh Gregor Mendel, lho.</p>



<p>Melalui percobaannya pada tanaman ercis, Mendel menemukan pola tetap dalam pewarisan sifat yang kini kita kenal sebagai Hukum I dan Hukum II Mendel.</p>



<p>Hukum I Mendel, atau hukum segregasi, menjelaskan bahwa <em>alel-alel dari satu gen akan berpisah secara bebas ketika gamet terbentuk</em>.</p>



<p>Artinya, setiap gamet hanya membawa satu alel dari pasangan alel yang dimiliki induknya. Konsep inilah yang menjadi dasar dari persilangan monohibrid, yaitu persilangan yang hanya melibatkan satu sifat beda.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-soal-jaringan-pada-hewan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-jaringan-pada-hewan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Soal-Jaringan-Pada-Hewan-beserta-Jawabannya-Pilihan-Ganda-dan-Essay-1-500x333.jpg" alt="Contoh Soal Jaringan Pada Hewan beserta Jawabannya, Pilihan Ganda dan Essay" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Soal Jaringan Pada Hewan beserta Jawabannya, Pilihan Ganda dan Essay</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Sementara itu, Hukum II Mendel, atau hukum asortasi bebas, menyatakan bahwa <em>alel-alel dari gen yang berbeda akan bergabung secara acak pada saat gamet terbentuk</em>.</p>



<p>Prinsip ini berlaku ketika dua sifat (dua gen) diwariskan secara bersamaan, yang kemudian melahirkan pola persilangan dihibrid dengan variasi keturunan yang lebih beragam.</p>



<p>Supaya tidak tertukar, ingat saja:</p>



<ul>
<li>Monohibrid → 1 sifat → Hukum I Mendel</li>



<li>Dihibrid → 2 sifat → Hukum II Mendel</li>
</ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-soal-hukum-hardy-weinberg-kelas-12-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-hukum-hardy-weinberg-kelas-12-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Soal-Hukum-Hardy-Weinberg-500x333.jpg" alt="Contoh Soal Hukum Hardy Weinberg Kelas 12 beserta Jawabannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Soal Hukum Hardy Weinberg Kelas 12 beserta Jawabannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Nah, kedua hukum ini akan menjadi dasar dari contoh soal dihibrid dan monohibrida yang akan dibahas dalam artikel ini. Jadi, sebelum masuk ke latihan, pastikan kamu sudah memahami bagaimana alel bekerja dan bagaimana kedua hukum tersebut memengaruhi hasil persilangan, ya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Soal Dihibrid dan Monohibrida beserta Penyelesaiannya</h2>



<p>Selanjutnya, di bagian ini Mamikos akan mengajakmu untuk langsung mempraktikan Hukum Mendel melalui pembahasan terkait soal dihibrid dan monohibrida. Perhatikan pengerjaan langkah demi langkah berikut ini, yuk!</p>



<p>1. Jika warna bunga merah (R) dominan terhadap putih (r) dan bentuk kelopak lebar (L) dominan terhadap kelopak sempit (l), maka persilangan tanaman berkelopak lebar berbunga merah (LlRR) dengan tanaman berkelopak sempit berbunga putih (llrr) akan menghasilkan keturunan dengan fenotipe kelopak sempit berbunga merah sebanyak …</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>Induk 1 = LlRR → gamet: LR dan lR<br>Induk 2 = llrr → gamet: lr saja</p>



<p>P1 × P2:</p>



<ul>
<li>LR × lr → LlRr</li>



<li>lR × lr → llRr</li>
</ul>



<p>Keturunan:</p>



<ul>
<li>50% LlRr → kelopak lebar, merah</li>



<li>50% llRr → kelopak sempit, merah</li>
</ul>



<p>Fenotipe kelopak sempit &amp; merah = 50%</p>



<p>2. Jagung berbiji bulat berbatang panjang (BBPP) disilangkan dengan jagung berbiji keriput berbatang pendek (bbpp). Bila sifat biji bulat dan batang panjang dominan, maka F1 disilangkan sesamanya akan menghasilkan F2 dengan fenotipe biji bulat berbatang pendek sebanyak …</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>P1: BBPP × bbpp<br>→ F1: semua BbPp</p>



<p>F1 × F1 = BbPp × BbPp<br>Proporsi dihibid klasik = 9 : 3 : 3 : 1</p>



<p>Yang dicari: biji bulat (B_) &amp; batang pendek (pp)<br>Fenotipe = 3/16 = 18,75%</p>



<!--nextpage-->



<p>3. Pepaya berdaging tebal – rasa pahit (DDmm) disilangkan dengan pepaya berdaging tipis – rasa manis (ddMM). F1 menghasilkan pepaya berdaging tebal – rasa manis heterozigot. Jika F1 disilangkan dengan sesamanya, berapa persen pepaya dengan genotipe berdaging tebal – rasa manis homozigot (DDMM)?</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>P1: DDmm × ddMM<br>→ F1: DdMm</p>



<p>F1 × F1 = DdMm × DdMm<br>Peluang genotipe:</p>



<ul>
<li>DD = 1/4</li>



<li>MM = 1/4</li>
</ul>



<p>Peluang DDMM = 1/4 × 1/4 = 1/16<br>= 6,25%</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-soal-tentang-enzim-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-tentang-enzim-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/08/25-Contoh-Soal-Tentang-Enzim-beserta-Jawabannya-Kelas-12-SMA-500x333.jpg" alt="25 Contoh Soal Tentang Enzim beserta Jawabannya Kelas 12 SMA" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">25 Contoh Soal Tentang Enzim beserta Jawabannya Kelas 12 SMA</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>4. Persilangan antara labu berwarna oranye berbatang pendek (Oopp) dengan labu berwarna putih berbatang panjang (ooPp) dilakukan. Berapa persen keturunan yang berwarna oranye berbatang panjang?</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>Induk 1: Oopp → gamet: Op dan op<br>Induk 2: ooPp → gamet: oP dan op</p>



<p>Persilangan:</p>



<ul>
<li>Op × oP → OoPp → oranye, panjang</li>



<li>Op × op → Oopp → oranye, pendek</li>



<li>op × oP → ooPp → putih, panjang</li>



<li>op × op → oopp → putih, pendek</li>
</ul>



<p>Total 4 kemungkinan, masing-masing 25%.</p>



<p>Fenotipe oranye &amp; panjang = OoPp = 25%</p>



<p>5. Tanaman kacang berbiji halus dan berwarna merah (AARr) disilangkan dengan tanaman kacang berbiji halus dan berwarna kuning (Aarr). Berapa persen keturunan berfenotipe biji halus dan berwarna kuning?</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>Induk 1: AARr → gamet: AR, Ar<br>Induk 2: Aarr → gamet: Ar, ar</p>



<p>Buat tabel:</p>



<ul>
<li>AR × Ar → AARr → halus, merah</li>



<li>AR × ar → AA r r → halus, kuning</li>



<li>Ar × Ar → AArr → halus, kuning</li>



<li>Ar × ar → Aarr → halus, kuning</li>
</ul>



<p>Hasil:</p>



<ul>
<li>Halus, kuning = 3 dari 4<br>= 75%</li>
</ul>



<p>6. Persilangan dua individu bunga dengan sifat intermediet antara warna biru dan putih akan menghasilkan F2 dengan warna …</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>Sifat intermediet → F1 = warna campuran (misalnya biru muda).<br>Rasio F2 = 1 : 2 : 1<br>→ biru : biru muda : putih</p>



<p>Jawaban: biru, biru muda, dan putih</p>



<p>7. Pada persilangan monohibrid antara kacang merah (RR) dan kacang putih (rr) diperoleh total keturunan 64 biji. Berapa jumlah kacang yang berwarna putih?</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>P1: RR × rr<br>→ F1 semuanya Rr (merah)<br>F1 disilangkan sesamanya: Rr × Rr<br>Rasio F2 = 3 merah : 1 putih</p>



<p>Jumlah putih = 1/4 × 64 = 16</p>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Soal Dihibrid dan Monohibrida</h3>



<p>8. Kucing berbulu hitam tebal (AABB) disilangkan dengan kucing berbulu abu-abu tipis (aabb). F1 semuanya berbulu hitam tebal (AaBb). Jika F1 disilangkan dengan kucing berbulu abu-abu tipis (aabb), tentukan persentase keturunan berbulu abu-abu tebal.</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>F1 = AaBb<br>Induk 2 = aabb</p>



<p>Gamet F1 = AB, Ab, aB, ab<br>Gamet aabb = ab</p>



<p>Hasil persilangan:</p>



<ul>
<li>AB × ab → AaBb → hitam tebal</li>



<li>Ab × ab → Aabb → hitam tipis</li>



<li>aB × ab → aaBb → abu-abu tebal</li>



<li>ab × ab → aabb → abu-abu tipis</li>
</ul>



<p>Fenotipe abu-abu tebal hanya aaB b → 1 dari 4 = 25%</p>



<p>9. Melon besar bulat (PPQq) disilangkan dengan melon kecil lonjong (ppqq). Tentukan rasio fenotipe hasil persilangan tersebut.</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>Induk 1: PPQq → gamet: PQ dan Pq<br>Induk 2: ppqq → gamet: pq saja</p>



<p>Hasil:</p>



<ul>
<li>PQ × pq → PpQq → besar, bulat</li>



<li>Pq × pq → Ppqq → besar, lonjong</li>
</ul>



<p>Fenotipe:</p>



<ul>
<li>besar bulat : besar lonjong = 1 : 1</li>
</ul>



<!--nextpage-->



<p>10. Jika tanaman padi berwarna ungu (UUtt) disilangkan dengan padi berwarna kuning (uuTT), maka pada F2 akan diperoleh tanaman berwarna kuning dengan persentase …</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>P1: UUtt × uuTT<br>→ F1 = UuTt</p>



<p>F1 × F1 = UuTt × UuTt<br>Warna kuning = uuT_<br>Hitung peluang:</p>



<ul>
<li>uu = 1/4</li>



<li>T_ = 3/4</li>
</ul>



<p>P(uuT_) = 1/4 × 3/4 = 3/16<br>= 18,75%</p>



<p>11. Tanaman cabai berwarna merah berbatang pendek memiliki genotipe Rrkk, sedangkan cabai berwarna kuning berbatang tinggi memiliki genotipe rrKk. Berapa persentase keturunan yang berwarna merah berbatang tinggi?</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>Gamet Rrkk → Rk dan rk<br>Gamet rrKk → rK dan rk</p>



<p>Hasil persilangan:</p>



<ul>
<li>Rk × rK → RrKk (merah, tinggi)</li>



<li>Rk × rk → Rrkk (merah, pendek)</li>



<li>rk × rK → rrKk (kuning, tinggi)</li>



<li>rk × rk → rrkk (kuning, pendek)</li>
</ul>



<p>Hanya 1 dari 4 yang merah &amp; tinggi. Maka jawabannya adalah 25%.</p>



<p>12. Tanaman kacang tanah berbiji besar dan berkulit cokelat memiliki genotipe AABb, sedangkan tanaman berbiji besar berkulit putih memiliki genotipe Aabb. Tentukan persentase tanaman berfenotipe biji besar dan berkulit putih.</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>AABb → gamet: AB, Ab<br>Aabb → gamet: Ab, ab</p>



<p>Kulit putih = bb<br>Kombinasi yang menghasilkan bb hanya:</p>



<ul>
<li>Ab × ab → Aabb<br>Proporsinya = 1 dari 4 × peluang b dari induk pertama (1/2) → total 12,5%</li>
</ul>



<p>13. Tanaman pisang dengan genotipe PPQq dapat menghasilkan gamet apa saja?</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<ul>
<li>PP hanya menghasilkan alel P</li>



<li>Qq menghasilkan dua alel: Q dan q<br>Gamet = kombinasi P dengan Q dan q</li>
</ul>



<p>Gamet yang terbentuk adalah PQ dan Pq.</p>



<p>14. Seekor kucing berbulu putih memiliki genotipe PP dan bersifat resesif terhadap kucing berbulu hitam dengan genotipe pp. Jika kedua kucing tersebut dikawinkan, tentukan genotipe seluruh keturunan F1.</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>P1: PP × pp<br>Gametenya:</p>



<ul>
<li>PP → hanya menghasilkan P</li>



<li>pp → hanya menghasilkan p</li>
</ul>



<p>F1 = Pp, semuanya sama.</p>



<p>15. Pada persilangan monohibrid antara mawar merah (MM) dan mawar putih (mm) diperoleh total 48 keturunan. Berapa banyak bunga yang berwarna putih?</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>P1: MM × mm<br>→ F1 = seluruhnya Mm (merah)<br>F1 disilangkan sesamanya: Mm × Mm<br>Rasio fenotipe F2 = 3 merah : 1 putih</p>



<p>Jumlah putih = 1/4 × 48 = 12</p>



<p>16. Diperoleh beberapa individu dengan genotipe: TT, Tt, tt, TTRR, TtRr. Individu mana saja yang tergolong heterozigot?</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>Heterozigot berarti alelnya berbeda, seperti Tt, Rr, dst.</p>



<ul>
<li>TT → homozigot</li>



<li>Tt → heterozigot</li>



<li>tt → homozigot</li>



<li>TTRR → semua pasangan sama</li>



<li>TtRr → keduanya heterozigot</li>
</ul>



<p>Maka jawabannya adalah Tt dan TtRr</p>



<p>17. Gen warna merah dan putih berinteraksi secara intermedier. Jika persilangan bunga pukul empat merah menghasilkan keturunan berwarna merah muda ketika dikawinkan dengan bunga pukul empat putih, tentukan genotipe masing-masing induk.</p>



<p>Penyelesaian:</p>



<p>Intermedier = tidak ada dominansi.<br>Rasio warna:</p>



<ul>
<li>Merah = RR</li>



<li>Putih = rr</li>



<li>Merah muda (campuran) = Rr</li>
</ul>



<p>Jika merah × putih menghasilkan merah muda → RR × rr → F1 = Rr (merah muda)</p>



<p>Genotipe induknya adalah RR dan rr</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Nah, contoh soal dihibrid dan monohibrida beserta penyelesaiannya di atas mudah untuk dipahami bukan? Selanjutnya, kalau kamu ingin belajar tentang materi lainnya, jangan lupa kunjungi blog Mamikos. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4f2.png" alt="📲" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>


<div class="wp-block-ub-content-toggle" id="ub-content-toggle-261cefba-6419-45da-bee3-36d3340076c0" data-mobilecollapse="true" data-desktopcollapse="true">
<div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion" id="ub-content-toggle-panel-block-fc62d21c-2916-4738-b055-aabf200cbc27">
                <div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title-wrap"" aria-controls="ub-content-toggle-panel-0-261cefba-6419-45da-bee3-36d3340076c0" tabindex="0">
                    <p class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title ub-content-toggle-title-261cefba-6419-45da-bee3-36d3340076c0"><strong>Referensi:</strong></p><div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-toggle-wrap right"><span class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-state-indicator wp-block-ub-chevron-down"></span>
                    </div></div><div role="region" aria-expanded="false" class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-content-wrap ub-hide" id="ub-content-toggle-panel-0-261cefba-6419-45da-bee3-36d3340076c0">

<p>Persilangan Monohibrid dan Dihibrid pada Hukum Mendel | Biologi Kelas 12 [Daring]. Tautan: https://www.ruangguru.com/blog/biologi-kelas-12-persilangan-monohibrid-dan-dihibrid-pada-hukum-mendel</p>



<p>25 Contoh Soal Persilangan Dihibrid dan Kunci Jawabannya [Daring]. Tautan: https://tirto.id/contoh-soal-persilangan-dihibrid-dan-kunci-jawabannya-g5hK</p>



<p>Latihan Soal Persilangan Monohibrid Dan Dihibrid [Daring]. Tautan: https://id.scribd.com/presentation/816329327/Latihan-Soal-Persilangan-Monohibrid-Dan-Dihibrid</p>

</div></div>
</div>


<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-dihibrid-dan-monohibrida-pljr/">17 Contoh Soal Dihibrid dan Monohibrida beserta Penyelesaiannya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/contoh-soal-dihibrid-dan-monohibrida.png" length="240227" type="image/png" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/11/contoh-soal-dihibrid-dan-monohibrida-480x480.png" width="480" height="480" />
        </item>
                    <item>
            <title>Pola Pewarisan Sifat Hukum Mendel 1 dan 2 dari Induk kepada Keturunannya dalam Ilmu Biologi</title>
            <category>Biologi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/pola-pewarisan-sifat-hukum-mendel-pljr/</link>
            <pubDate>Wed, 04 Sep 2024 03:35:01 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/pola-pewarisan-sifat-hukum-mendel-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Apakah kamu tahu mengapa rambutmu lebih mirip dengan ayah dari pada ibu? Yuk, kita pelajari pola pewarisan sifat melalui Hukum Mendel!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/pola-pewarisan-sifat-hukum-mendel-pljr/">Pola Pewarisan Sifat Hukum Mendel 1 dan 2 dari Induk kepada Keturunannya dalam Ilmu Biologi</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Pola Pewarisan Sifat Hukum Mendel 1 dan 2 dari Induk kepada Keturunannya dalam Ilmu Biologi – Seperti yang diketahui, Biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup.</p>



<p>Termasuk di dalamnya adalah pola pewarisan sifat dari induk yang kemudian diturunkan kepada anak-anaknya. Seperti golongan darah pada manusia, warna bulu pada hewan, atau bentuk biji pada tanaman.</p>



<p>Semua itu berhubungan dengan pola pewarisan sifat Hukum Mendel 1 dan 2 yang akan kita pelajari melalui artikel kali ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pola Pewarisan Sifat Hukum Mendel</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/09/pola-pewarisan-sifat-Hukum-Mendel.jpg" alt="pola pewarisan sifat Hukum Mendel" class="wp-image-260767" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/09/pola-pewarisan-sifat-Hukum-Mendel.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/09/pola-pewarisan-sifat-Hukum-Mendel-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/09/pola-pewarisan-sifat-Hukum-Mendel-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/09/pola-pewarisan-sifat-Hukum-Mendel-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@Jeffry Surianto</figcaption></figure></div>


<p>Ketika kita mempelajari <a href="https://mamikos.com/info/istilah-pewarisan-sifat-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">pewarisan sifat genetika</a> dalam Biologi, kita akan mengenal Gregor Mendel sebagai &#8220;Bapak Genetika&#8221; karena penemuannya yang revolusioner tentang bagaimana sifat-sifat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.</p>



<p>Pada pertengahan abad ke-19, Mendel melakukan serangkaian eksperimen menggunakan tanaman kacang (Pisum sativum) di kebun biara tempat ia tinggal.</p>



<p>Mendel tertarik pada cara berbagai karakteristik, seperti warna bunga dan bentuk biji, muncul pada keturunan tanaman.</p>



<p>Mendel kemudian menyilangkan berbagai varietas tanaman kacang untuk dapat melacak bagaimana sifat-sifat tertentu diwariskan dari induk kepada keturunannya.</p>



<p>Melalui pengamatan yang teliti, ia menemukan bahwa sifat-sifat ini tidak diwariskan secara acak, tetapi mengikuti pola tertentu yang dapat diprediksi. Nah, penemuannya kemudian dikenal sebagai pola pewarisan sifat Hukum Mendel atau Hukum Pewarisan.</p>



<p>Terdapat dua hukum utama yang dirumuskan oleh Mendel, yaitu Hukum Mendel 1 yang dikenal sebagai Hukum Segregasi dan Hukum Mendel 2 atau Hukum Asortasi Bebas.</p>



<p>Untuk lebih memahami tentang pola pewarisan sifat Hukum Mendel 1 dan 2, yuk kita berlanjut pada bagian selanjutnya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/mengenal-habitat-buaya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-habitat-buaya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/08/buaya-sungai-Nil-500x333.jpg" alt="Mengenal Habitat Buaya beserta Kebiasaan, Ciri-ciri, dan Jenis-jenisnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Mengenal Habitat Buaya beserta Kebiasaan, Ciri-ciri, dan Jenis-jenisnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Hukum Mendel 1 (Hukum Segregasi)</h3>



<p>Hukum Segregasi atau Hukum Mendel 1 menjelaskan bagaimana alel yang merupakan varian dari suatu gen dipisahkan selama pembentukan gamet (sel kelamin seperti sperma dan sel telur).</p>



<p>Menurut hukum ini, setiap individu memiliki dua alel untuk setiap gen—satu diwarisi dari ayah dan satu dari ibu.</p>



<p>Selama pembentukan gamet melalui proses meiosis, kedua alel ini akan dipisahkan atau disegregasikan, sehingga setiap gamet hanya akan mengandung satu alel dari setiap gen.</p>



<!--nextpage-->



<p>Misalnya, jika kita memiliki tanaman kacang dengan alel untuk biji bulat (B) dan alel untuk biji keriput (b), tanaman tersebut bisa memiliki genotip BB (bulat), Bb (bulat), atau bb (keriput).</p>



<p>Selama pembentukan gamet, tanaman dengan genotip Bb akan menghasilkan dua jenis gamet, yaitu satu dengan alel B dan satu lagi dengan alel b.</p>



<p>Saat terjadi pembuahan, gamet-gamet ini akan bergabung secara acak dan menghasilkan keturunan dengan berbagai kombinasi alel.</p>



<p>Contoh yang sering digunakan untuk menjelaskan Hukum Segregasi adalah persilangan monohibrid, di mana satu sifat diamati (misalnya, bentuk biji bulat atau keriput).</p>



<p>Jika kedua induk memiliki genotip heterozigot (Bb), maka perbandingan fenotip pada keturunan akan mengikuti rasio 3:1, di mana tiga bagian memiliki sifat dominan (bulat) dan satu bagian memiliki sifat resesif (keriput).</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-rantai-makanan-ekosistem-terumbu-karang-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-rantai-makanan-ekosistem-terumbu-karang-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/08/Contoh-Rantai-Makanan-Ekosistem-Terumbu-Karang-500x375.jpg" alt="Contoh Rantai Makanan Ekosistem Terumbu Karang Dilengkapi Ciri-ciri dan Pengertiannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Rantai Makanan Ekosistem Terumbu Karang Dilengkapi Ciri-ciri dan Pengertiannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Hukum Mendel 2 (Hukum Asortasi Bebas)</h3>



<p>Sementara Hukum Asortasi Bebas atau Hukum Mendel 2 menjelaskan bagaimana gen-gen yang mengontrol sifat-sifat yang berbeda dipisahkan secara acak dan independen satu sama lain selama pembentukan gamet.</p>



<p>Pola pewarisan sifat Hukum Mendel 2 mengartikan bahwa alel-alel untuk satu sifat tidak akan mempengaruhi alel-alel untuk sifat lainnya.</p>



<p>Sebagai contoh, jika kita mengamati dua sifat yang berbeda seperti warna bunga (ungu atau putih) dan bentuk biji (bulat atau keriput), kedua sifat ini dikendalikan oleh gen yang berbeda.</p>



<p>Jika tanaman induk memiliki genotip heterozigot untuk kedua sifat tersebut (misalnya, PpBb), maka selama pembentukan gamet, alel untuk warna bunga (P atau p) akan disortir secara independen dari alel untuk bentuk biji (B atau b).</p>



<p>Hukum ini dapat divisualisasikan melalui <a href="https://mamikos.com/info/contoh-persilangan-dihibrid-pada-hukum-mendel-2-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">persilangan dihibrid</a>. Ketika kedua sifat diamati secara bersamaan, hasil persilangan antara dua individu heterozigot untuk kedua sifat akan menghasilkan keturunan dengan rasio fenotip 9:3:3:1.</p>



<p>Artinya, dari 16 kemungkinan kombinasi, 9 akan memiliki kedua sifat dominan, 3 akan memiliki satu sifat dominan dan satu sifat resesif, 3 lagi akan memiliki sifat dominan dari gen yang berbeda, dan 1 akan memiliki kedua sifat resesif.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">Perbedaan Hukum Mendel 1 dan 2</h3>



<p>Agar lebih jelas lagi tentang perbedaan Hukum Mendel 1 dan 2, maka Mamikos akan membuatkan tabel sederhana yang lebih mudah untuk kamu pahami.</p>


<div id="footable_parent_260843"
         class=" footable_parent ninja_table_wrapper loading_ninja_table wp_table_data_press_parent semantic_ui ">
                <table data-ninja_table_instance="ninja_table_instance_0" data-footable_id="260843" data-filter-delay="1000" aria-label="Pola Pewarisan Sifat Hukum Mendel 1 dan 2 dari Induk Kepada Keturunannya dalam Ilmu Biologi - Perbedaan Hukum Mendel 1 dan 2.csv"            id="footable_260843"
           data-unique_identifier="ninja_table_unique_id_1600837391_260843"
           class=" foo-table ninja_footable foo_table_260843 ninja_table_unique_id_1600837391_260843 ui table  nt_type_ajax_table selectable celled striped vertical_centered  footable-paging-right ninja_table_search_disabled">
                <colgroup>
                            <col class="ninja_column_0 ">
                            <col class="ninja_column_1 ">
                            <col class="ninja_column_2 ">
                    </colgroup>
            </table>
                    <style type="text/css" id='ninja_table_custom_css_260843'>
                        #footable_260843  {
    font-family: inherit;
    font-size: 14px;
    }

    
                </style>
                
    
    
</div>




<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Persilangan Hukum Mendel 1 dan 2</h2>



<p>Pada bagian ini, kita akan belajar mengenai persilangan antara Hukum Mendel 1 dan Hukum Mendel 2.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Persilangan Hukum Mendel 1</h3>



<p>Hukum Segregasi berlaku untuk satu sifat yang diwariskan dari induk ke keturunan. Sebagai contoh, kita akan menggunakan sifat bentuk biji tanaman kacang (bulat atau keriput).</p>



<h4 class="wp-block-heading">Genotip Induk</h4>



<ul>
<li>Tanaman pertama memiliki biji bulat dengan genotip heterozigot (Bb).</li>



<li>Tanaman kedua memiliki biji keriput dengan genotip homozigot resesif (bb).</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading">Persilangan</h4>



<p>Ketika tanaman Bb (bulat) disilangkan dengan tanaman bb (keriput), hasil persilangannya dapat dilihat melalui tabel di bawah ini:</p>


<div id="footable_parent_260845"
         class=" footable_parent ninja_table_wrapper loading_ninja_table wp_table_data_press_parent semantic_ui ">
                <table data-ninja_table_instance="ninja_table_instance_1" data-footable_id="260845" data-filter-delay="1000" aria-label="Pola Pewarisan Sifat Hukum Mendel 1 dan 2 dari Induk Kepada Keturunannya dalam Ilmu Biologi - Contoh Persilangan Hukum Mendel 1.csv"            id="footable_260845"
           data-unique_identifier="ninja_table_unique_id_564725865_260845"
           class=" foo-table ninja_footable foo_table_260845 ninja_table_unique_id_564725865_260845 ui table  nt_type_ajax_table selectable celled striped vertical_centered  footable-paging-right ninja_table_search_disabled">
                <colgroup>
                            <col class="ninja_column_0 ">
                            <col class="ninja_column_1 ">
                            <col class="ninja_column_2 ">
                            <col class="ninja_column_3 ">
                            <col class="ninja_column_4 ">
                    </colgroup>
            </table>
                    <style type="text/css" id='ninja_table_custom_css_260843'>
                        #footable_260843  {
    font-family: inherit;
    font-size: 14px;
    }

    
                </style>
                                <style type="text/css" id='ninja_table_custom_css_260845'>
                        #footable_260845  {
    font-family: inherit;
    font-size: 14px;
    }

    
                </style>
                
    
    
</div>




<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h4 class="wp-block-heading">Hasil Fenotip</h4>



<ul>
<li>50% keturunan akan memiliki biji bulat (Bb), karena alel B dominan.</li>



<li>50% keturunan akan memiliki biji keriput (bb), karena keduanya membawa alel resesif.</li>
</ul>



<p>Ini menunjukkan bahwa selama pembentukan gamet, alel B dan b dari induk dipisahkan, dan setiap keturunan mendapat satu alel dari setiap induk sesuai dengan pola pewarisan sifat Hukum Mendel 1.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Persilangan Hukum Mendel 2</h3>



<p>Seperti yang sudah dijelaskan tadi, Hukum Asortasi Bebas menjelaskan pewarisan dua sifat yang berbeda secara independen. Misalnya, kita akan menggunakan dua sifat tanaman kacang, yaitu warna bunga (ungu atau putih) dan bentuk biji (bulat atau keriput).</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/faktor-ketidakseimbangan-ekosistem-penyebab-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/faktor-ketidakseimbangan-ekosistem-penyebab-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/08/10-Faktor-Ketidakseimbangan-Ekosistem-dengan-Berbagai-Penyebabnya-500x333.jpg" alt="10 Faktor Ketidakseimbangan Ekosistem dengan Berbagai Penyebabnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">10 Faktor Ketidakseimbangan Ekosistem dengan Berbagai Penyebabnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">Genotip Induk</h4>



<ul>
<li>Tanaman pertama heterozigot untuk kedua sifat, dengan genotip PpBb (ungu dan bulat).</li>



<li>Tanaman kedua juga heterozigot untuk kedua sifat, dengan genotip PpBb (ungu dan bulat).</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading">Persilangan</h4>



<p>Saat tanaman dengan genotip PpBb disilangkan dengan PpBb, tabel Punnett dapat digunakan untuk melihat hasilnya, yaitu:</p>


<div id="footable_parent_260846"
         class=" footable_parent ninja_table_wrapper loading_ninja_table wp_table_data_press_parent semantic_ui ">
                <table data-ninja_table_instance="ninja_table_instance_2" data-footable_id="260846" data-filter-delay="1000" aria-label="Pola Pewarisan Sifat Hukum Mendel 1 dan 2 dari Induk Kepada Keturunannya dalam Ilmu Biologi - Contoh Persilangan Hukum Mendel 2.csv"            id="footable_260846"
           data-unique_identifier="ninja_table_unique_id_10840465_260846"
           class=" foo-table ninja_footable foo_table_260846 ninja_table_unique_id_10840465_260846 ui table  nt_type_ajax_table selectable striped vertical_centered  footable-paging-right ninja_table_search_disabled">
                <colgroup>
                            <col class="ninja_column_0 ">
                            <col class="ninja_column_1 ">
                            <col class="ninja_column_2 ">
                    </colgroup>
            </table>
                    <style type="text/css" id='ninja_table_custom_css_260843'>
                        #footable_260843  {
    font-family: inherit;
    font-size: 14px;
    }

    
                </style>
                                <style type="text/css" id='ninja_table_custom_css_260845'>
                        #footable_260845  {
    font-family: inherit;
    font-size: 14px;
    }

    
                </style>
                                <style type="text/css" id='ninja_table_custom_css_260846'>
                        #footable_260846  {
    font-family: inherit;
    font-size: 14px;
    }

    
                </style>
                
    
    
</div>




<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h4 class="wp-block-heading">Hasil Fenotip</h4>



<p>Dari hasil persilangan, kita mendapatkan 16 kombinasi genotip dengan rasio fenotip:</p>



<ul>
<li>9 ungu dan bulat</li>



<li>3 ungu dan keriput</li>



<li>3 putih dan bulat</li>



<li>1 putih dan keriput</li>
</ul>



<p>Artinya, alel untuk warna bunga dan alel untuk bentuk biji diwariskan secara independen, sesuai dengan pola pewarisan sifat Hukum Mendel 2.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Penyimpangan Hukum Mendel</h2>



<p>Ternyata, penyimpangan dari hukum Mendel dapat terjadi dalam berbagai situasi di mana pola pewarisan sifat tidak sepenuhnya sesuai dengan prinsip dasar yang diusulkan oleh Mendel.</p>



<p>Penyimpangan ini menunjukkan kompleksitas pewarisan genetik dan bagaimana faktor-faktor tambahan dapat mempengaruhi hasil pewarisan sifat yang tidak sepenuhnya sesuai dengan hukum Mendel yang sederhana.</p>



<p>Seperti apa penyimpangan Hukum Mendel itu?</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Dominansi Tidak Lengkap (Incomplete Dominance)</h4>



<p>Dalam dominansi tidak lengkap, alel dominan tidak sepenuhnya menutupi efek alel resesif. Sebagai hasilnya, individu heterozigot menunjukkan fenotip yang merupakan campuran dari kedua sifat.</p>



<p>Contohnya pada bunga snapdragon, jika tanaman dengan bunga merah (RR) disilangkan dengan tanaman bunga putih (WW), keturunan heterozigot akan memiliki bunga merah muda (RW).</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Kodominansi</h4>



<p>Kedua alel dominan mengekspresikan sifatnya secara bersamaan dalam fenotip individu heterozigot disebut sebagai kondominasi.</p>



<p>Misalnya yang terjadi pada kelompok darah manusia, alel A dan B adalah kodominan. Individu dengan genotip AB akan memiliki tipe darah AB yang mengekspresikan kedua antigen A dan B pada sel darah merah.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Pewarisan Berlapis (Polygenic Inheritance)</h4>



<p>Sifat-sifat yang dipengaruhi oleh banyak gen (bukan hanya satu gen) akan menunjukkan variasi kontinu. Fenotip biasanya dipengaruhi oleh interaksi beberapa gen.</p>



<p>Misalnya, tinggi badan pada manusia dipengaruhi oleh beberapa gen sehingga variasi tinggi badan bersifat kontinu dan tidak hanya memiliki dua atau tiga kategori.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Interaksi Genetik (Gene Interactions)</h4>



<p>Pada tanaman jagung, warna biji dapat dipengaruhi oleh gen untuk warna dasar dan gen modifier yang dapat mengubah intensitas warna dasar.</p>



<p>Hal tersebut membuktikan adanya penyimpangan Hukum Mendel berupa gen-gen yang berbeda dapat saling berinteraksi dan mempengaruhi ekspresi fenotip dan tidak selalu mengikuti pola Mendelian sederhana.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Pewarisan Sitoplasmik (Cytoplasmic Inheritance)</h4>



<p>Beberapa sifat diwariskan melalui organel sitoplasmik, seperti mitokondria atau kloroplas, bukan melalui kromosom inti.</p>



<p>Contohnya pada pewarisan warna pada bunga mirabilis jalapa (bunga four o&#8217;clock) dapat dipengaruhi oleh gen dalam kloroplas yang diwariskan dari induk betina.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">6. Pewarisan Genetik Seksual (Sex-Linked Inheritance)</h4>



<p>Beberapa gen terletak pada kromosom seks (X atau Y) dan pola pewarisannya berbeda antara laki-laki dan perempuan.</p>



<p>Namun, kasus hemophilia dan buta warna adalah kondisi yang diwariskan melalui kromosom X, sehingga lebih sering terjadi pada pria.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/apa-itu-kromosom-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/apa-itu-kromosom-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Apa-itu-Kromosom-3-500x333.jpg" alt="Apa itu Kromosom? Pengertian, Fungsi, Letak, Struktur, dan Bagian-bagiannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Apa itu Kromosom? Pengertian, Fungsi, Letak, Struktur, dan Bagian-bagiannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">7. Pewarisan Genetik Multifaktorial (Multifactorial Inheritance)</h4>



<p>Sifat dipengaruhi oleh kombinasi genetik dan lingkungan. Tidak hanya faktor genetik yang menentukan fenotip, tetapi juga interaksi dengan lingkungan.</p>



<p>Contohnya, penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung dipengaruhi oleh banyak gen serta faktor lingkungan seperti diet dan gaya hidup.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Ternyata semakin banyak kita belajar tentang Biologi, semakin banyak pula hal-hal menarik yang bisa kita temui. Seperti adanya pola pewarisan sifat yang diturunkan melalui Hukum Mendel 1 dan 2.</p>



<p>Nah, sekarang kamu sudah lebih paham, kan, bagaimana sifat-sifat seperti warna rambut atau bentuk wajah bisa diturunkan dari orang tua ke anak?</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/pola-pewarisan-sifat-hukum-mendel-pljr/">Pola Pewarisan Sifat Hukum Mendel 1 dan 2 dari Induk kepada Keturunannya dalam Ilmu Biologi</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/09/pola-pewarisan-sifat-Hukum-Mendel.jpg" length="636289" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/09/pola-pewarisan-sifat-Hukum-Mendel-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>﻿Mengenal Pola-Pola Hereditas pada Makhluk Hidup serta Penjelasannya</title>
            <category>Biologi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/mengenal-pola-pola-hereditas-pljr/</link>
            <pubDate>Thu, 27 Oct 2022 05:12:35 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Ikki Riskiana</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/mengenal-pola-pola-hereditas-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Sudah tahu tentang pola-pola hereditas pada makhluk hidup? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-pola-pola-hereditas-pljr/">﻿Mengenal Pola-Pola Hereditas pada Makhluk Hidup serta Penjelasannya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Mengenal Pola-Pola Hereditas pada Makhluk Hidup serta Penjelasannya &#8211; Apakah kamu pernah bertanya-tanya mengapa bentuk mata dan bibir kamu lebih mirip ke ayahmu, sedangkan milik adikmu lebih mirip ke ibumu? </p>



<p>Tenang, sebenarnya hal ini bisa dijelaskan secara teoritis karena berkaitan dengan ilmu pewarisan sifat. Pewarisan sifat inilah yang disebut dengan hereditas. </p>



<p>Nah, maka dari itu pada kesempatan kali ini akan membahas lebih lanjut tentang materi pewarisan sifat atau pola-pola hereditas pada makhluk hidup.&nbsp;Yuk, simak!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Memahami Pola Hereditas&nbsp;</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/﻿Mengenal-Pola-Pola-Hereditas-pada-Makhluk-Hidup-Serta-Penjelasannya.jpg" alt="﻿Mengenal Pola-Pola Hereditas pada Makhluk Hidup Serta Penjelasannya" class="wp-image-133350" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/﻿Mengenal-Pola-Pola-Hereditas-pada-Makhluk-Hidup-Serta-Penjelasannya.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/﻿Mengenal-Pola-Pola-Hereditas-pada-Makhluk-Hidup-Serta-Penjelasannya-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/﻿Mengenal-Pola-Pola-Hereditas-pada-Makhluk-Hidup-Serta-Penjelasannya-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/﻿Mengenal-Pola-Pola-Hereditas-pada-Makhluk-Hidup-Serta-Penjelasannya-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/﻿Mengenal-Pola-Pola-Hereditas-pada-Makhluk-Hidup-Serta-Penjelasannya-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>https://www.freepik.com/author/kjpargeter</figcaption></figure></div>



<p>Secara sederhana, Pola Hereditas diartikan sebagai pewarisan dari biokimia, dan sifat-sifat fisik makhluk hidup kepada keturunannya atau anak-anaknya. </p>



<p>Sifat-sifat yang diturunkan ini akan dikendalikan oleh suatu genetika <a href="https://mamikos.com/info/pernyataan-tentang-kromosom-dna-dan-inti-sel-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="DNA (opens in a new tab)">DNA</a> yakni Asam Deoksiribo Nukleat yang terdapat dalam gen makhluk hidup tersebut.&nbsp;</p>



<p>Gen ini terletak di dalam suatu <a rel="noreferrer noopener" aria-label="kromosom (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/apa-itu-kromosom-fungsi-letak-struktur-jenis-dan-dilengkapi-gambarnya-pljr/" target="_blank">kromosom</a>, yang berada di dalam inti sel. Sehingga, itulah yang menjadikan Hereditas dikatakan sebagai suatu proses pewarisan sifat induk makhluk hidup kepada keturunannya. </p>



<p>Keturunan yang berasal dari perkawinan memiliki fenotip dan genotip tertentu, dengan pola masing-masing sehingga demikian pola-pola ini disebut sebagai bagian dari Hereditas.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/belajar-hukum-mendel-1-dan-2-beserta-contohnya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/belajar-hukum-mendel-1-dan-2-beserta-contohnya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Belajar-Hukum-Mendel-1-dan-2-Beserta-Contohnya-500x333.jpg" alt="Belajar Hukum Mendel 1 dan 2 Beserta Contohnya Dilengkapi Perbedaan dan Persamaan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Belajar Hukum Mendel 1 dan 2 Beserta Contohnya Dilengkapi Perbedaan dan Persamaan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pola-Pola Hereditas Menurut Hukum Mendel&nbsp;</strong></h2>



<p>Penelitian pertama tentang pewarisan sifat dilakukan oleh Gregor Johann Mendel, seorang ilmuwan genetika yang berkebangsaan Austria tepatnya pada tahun 1865. </p>



<p>Gregor menyusun penelitian tentang genetika pada makhluk hidup dengan melakukan percobaan perkawinan silang pada varietas kacang kapri atau polong-polongan.&nbsp;</p>



<p>Hasil percobaannya menghasilkan dua hukum yang saat ini begitu fenomenal di dalam pengetahuan sains yang disebut dengan Hukum Mendel 1 dan Hukum Mendel II. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Hukum Mendel I</h3>



<p>Hukum 1 mendel atau segregasi&nbsp; yakni adanya pembentukan gamet, dimana setiap gen yang berasal dari indukan akan terpisah sehingga gamet pada anaknya memiliki gen yang berasal dari induknya.&nbsp;</p>



<p>Kemudian adanya hukum Mendel II atau&nbsp; asortasi bebas, dimana disini gamet akan bertemu secara acak.</p>



<p>Dimana sifat yang diturunkan memungkinkan bisa lebih dari satuannya, sementara yang satunya lagi sifat lebih mengarah kepada resesif. </p>



<p>Semua percobaan ini, Mendel tuangkan dalam catatannya yang berjudul ‘Experiment on Plant Hybridization,’ karena percobaannya dilakukan dengan perantara tanam-tanaman.&nbsp;</p>



<p>Di dalam Hukum 1 mendel menyatakan bahwa ada pemberlakuan persilangan monohibrid dengan sifat yang cukup berbeda. Sehingga, di dalam hukum 1 mendel terdapat beberapa penemuan, diantaranya&nbsp; yaitu:&nbsp;</p>



<ul><li>Setiap gen yang ada mempunyai bentuk alternatif yang mengelola berbagai jenis karakter dari turunannya, sehingga konsep ini yang melahirkan konsep alel resesif dan alel dominan.&nbsp;</li><li>Adanya gen turunan yang terdiri dari gen tetua jantan maupun gen yang satunya berasal dari tetua betina.&nbsp;</li><li>Sementara itu, apabila ternyata gen ini berasal dari alel yang tidak sama, maka akan melahirkan sifat yang dominan, dan lebih menonjol&nbsp; akan tampilan visualnya. Sementara itu alel yang bersifat resesif justru tidak akan terlalu Nampak secara visual, tetapi melahirkan sifat gamet pada turunannya.&nbsp;</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading">Hukum Mendel II</h3>



<p>Sementara itu di dalam hukum mendel II mengungkapkan bahwa semua gen dapat berpasang-pasangan secara cak, gen tersebut dibebaskan untuk memilih siapa saja yang akan menjadi pasangannya. </p>



<p>Namun, yang perlu digaris bawahi adalah walaupun diberikan kebebasan, gen yang hanya membawa satu sifat tidak akan memberikan pengaruh kepada gen lain yang mana bukan bagian dari alel yang dimilikinya.&nbsp;</p>



<p>Hukum mendel II ini diterangkan dalam penelitiannya saat melakukan persilangan dengan sifat yang tak sama atau dengan kata lain dihibrid, sementara alel yang dipilih adalah alel yang berbeda pula. </p>



<p>Di sini misalnya saja, pada tanaman kacang polong yang memiliki bentuk bulat dan keriput yang kemudian disilangkan yang memiliki warna kuning dan hijau.&nbsp;</p>



<p>Adapun hasil yang diturunkan dengan adanya persilangan ini yakni ciri-ciri tampilan seperti bentuk polong yang bulat dengan dua varian warna, ada yang berwarna kuning,  ada juga yang berwarna kehijauan.</p>



<p>Namun meskipun begitu ada kekurangan dari kegiatan persilangan ini yakni menghasilkan polong yang sudah tidak segar atau sudah keriput.&nbsp;</p>



<p>Pemberlakukan persilangan asortasi bebas hanya bisa diterapkan pada setiap gen yang berjauhan saja sehingga asortasi tidak bisa diterapkan pada apa saja yang sifatnya monohybrid. </p>



<p>Lebih menariknya lagi, hukum II mendel akan dikembangkan oleh peneliti lain yakni Walter Sulton atau lebih dikenal dengan Hukum Sulton.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-persilangan-dihibrid-pada-hukum-mendel-2-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-persilangan-dihibrid-pada-hukum-mendel-2-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Contoh-Teks-Anekdot-Singkat-dan-Analisisnya-Lengkap-Yuk-Pelajari-1-500x333.jpg" alt="3 Contoh Persilangan Dihibrid pada Hukum Mendel 2, Apa Saja?" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">3 Contoh Persilangan Dihibrid pada Hukum Mendel 2, Apa Saja?</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pola-Pola Hereditas Menurut Hukum Sulton&nbsp;</strong></h2>



<p>Hukum Sulton dikembangkan oleh peneliti yang berkebangsaan Amerika Serikat, dan menjadi pakar genetika, yakni Walter Sulton. </p>



<p>Dimana Ia mengungkapkan bahwa adanya pewarisan sifat sifat dari kesamaan perilaku kromosom, yang mana hal ini hamper sama mengacunya pada hukum mendel II.&nbsp;</p>



<p>Sulton juga mengungkapkan pola-pola hereditas yang tercipta pada manusia, antara lain:</p>



<p>Gen yang memiliki karakteristik yang tidak berubah merupakan gen yang diturunkan oleh kedua orangtuanya. Kromosom terpisah saat tindakan meiosis, namun pemisahan ini tidak berlaku secara homolog. </p>



<p>Adanya jumlah kromosom sel kelamin yang mana totalnya ada setengah dari kromosom induknya. </p>



<p>Saat proses fertilisasi berjalan, kromosom yang berjumlah setengah tersebut akan berpasangan kembali dan membentuk karakteristik atau sifat-sifat baru dengan pola-pola yang berbeda.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/memahami-hukum-mendel-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/memahami-hukum-mendel-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Memahami-Hukum-Mendel-Pewarisan-Sifat-Pada-Makhluk-Hidup-1-500x333.jpg" alt="Memahami Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup Kelas 9 SMP MTs" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Memahami Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup Kelas 9 SMP MTs</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pola Hereditas Penyimpangan Semu</strong></h2>



<p>Ternyata tidak semua semua persilangan menghasilkan rasio yang sesuai dengan apa yang sudah dijelaskan dalam hukum Mendel. </p>



<p>Justru persilangan rasio yang dihasilkan justru mengalami penyimpangan dari hukum Mendel. Ini bisa saja terjadi karena adanya gen dan alel yang berbeda berkumpul saat proses fenotip berlangsung.&nbsp;</p>



<p>Namun walaupun hal ini terjadi, penyimpangan rasio terhadap hukum mendel, justru dianggap memang benar adanya, dan dikatakan pula sebagai penyimpangan semu. </p>



<p>Di dalam ilmu Sains, penyimpangan ini disebut sebagai Penyimpangan Semu Mendel. </p>



<p>Rata-rata saat terjadi penyimpangan semu yang mengalami perubahan terdapat pada rasio fenotip, sedangkan rasio genetik tetap sama seperti halnya hukum Mendel.&nbsp;</p>



<p>Ada berbagai jenis dalam penyimpangan semu yang perlu kamu ketahui, diantaranya yaitu:&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Penyimpangan Atavisme&nbsp;</h3>



<p>Penyimpangan hukum mendel yang pertama yakni terletak pada jenis Atavisme. </p>



<p>Atavisme dilatar belakangi oleh penyimpangan antar gen yang memiliki alel yang berbeda satu sama lain sehingga menghasilkan jenis fenotip yang tidak sama dengan fenotip yang dimiliki oleh indukannya. </p>



<p>Adapun contoh tentang Atavisme yang terjadi pada Jengger Ayam. Kamu bisa melihat bagaimana Jengger Ayam turunan bertumbuh sangat berbeda dengan yang dimiliki oleh Indukannya.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Kriptomeri&nbsp;</h3>



<p>Kriptomeri merupakan suatu peristiwa dimana gen dominan justru bersembunyi akibat gen tersebut tidak menemukan gen yang serupa dengan alel yang dominan. </p>



<p>Sehingga, Kriptos tersebut memang berasal dari kata Kryptos yang berarti bersembunyi. </p>



<p>Dalam perihal Kriptomeri, maka kamu bisa meneliti dengan apa yang terjadi pada bunga Linaria Moccana dimana warna dari mahkota bunga ini berasal dari 4 gen warna.</p>



<p>Diantaranya tipe A yakni terbentuknya pigmen antosianin, tipe a yang berarti tidak terbentuknya pigmen antosianin, B yang berarti protoplasma biasa, dan b yang memiliki arti protoplasma asam.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Polimeri&nbsp;</h3>



<p>Polimeri merupakan pola hubungan antar gen dengan alel yang tak sama dimana menghasilkan fenotip yang bersifat saling bertambah satu sama lain. </p>



<p>Dalam kasus polimeri, kamu bisa melihat ketika biji gandum yang memiliki warna merah agak kecoklatan tersebut berasal dari tipeM1 dan tipeM2, ketika dua tipe tersebut maka warna yang dimiliki oleh biji gandum justru semakin menguat.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Epistasis-Hipostasis&nbsp;</h3>



<p>Kemudian ada yang namanya Epistasi-Hipostasis. Dimana gen yang karakteristiknya lebih dominan maka gen tersebut akan menutup gen lain hingga yang bukan bagian dari alelnya. </p>



<p>Dalam hal ini, gen yang menutupi tersebut disebut dengan gen yang epistasis sedangkan gen yang ditutupi tersebut disebut dengan gen yang hypostasis.</p>



<p>Jika kamu ingin melihat bagaimana contoh terjadi epistasis-hipostasis ini maka kamu bisa melihat bagaimana yang terjadi pada persilangan tanaman labu.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Komplementer&nbsp;</h3>



<p>Jenis penyimpangan semu dalam hukum Mendel yang terjadi akibat adanya hubungan antara dua gen dominan yang alelnya saling melengkapi satu sama lainnya.</p>



<p>Sehingga, memunculkan fenotip yang berbeda, terkadang fenotip dengan jenis yang baru. </p>



<p>Menariknya saat di dalam Komplementer, saat satu gen tidak terlihat maka sifat atau karakteristik tidak akan muncul sama sekali.&nbsp;</p>



<p>Jika kamu ingin meneliti tentang Komplementer maka kamu melihat penyimpangan yang terjadi pada bunga Lathyrus Rotundus. </p>



<p>Di sini Bunga tersebut memiliki beberapa kategori pigmen warna, dimana pigmen C yang berarti akan menciptakan pigmen warna bunga, c yang artinya tidak menciptakan bentuk pigmen warna sama sekali, P yang membentuk enzim pengaktif, sementara p yang maka sebaliknya enzim pengaktif tidak akan terbentuk sama sekali.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pola-Pola Hereditas Pada Manusia&nbsp;</strong></h2>



<p>Sejauh ini, pola-pola hereditas yang bisa diteliti dan ada pada manusia memang kaitannya tentang pewarisan sifat dari penentuan jenis kelamin, kelainan atau cacat bawaan, dan golongan darah. </p>



<p>Dalam meneliti Hereditas pada manusia, maka dibantu dengan alat bantu yang bernama Peta Sisilah atau pedigree.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Jenis Kelamin atau Determinasi Sex&nbsp;</h3>



<p>Dalam menentukan jenis kelamin pada manusia pada ditentukan oleh dua jenis kromosom, yakni kromosom X dan kromosom Y. </p>



<p>Saat menghasilan determinasi XX maka keturunan akan menghasilkan jenis kelamin wanita. Sementara hasil determinasi XY maka keturunan akan menghasilkan kelamin Pria.&nbsp;</p>



<p>Secara jumlah, maka kromosom wanita terdapat 22 pasang autosom dan 1 pasang kromsom X jika dirumuskan maka menjadi 22A plus 1XX.</p>



<p>Sementara, pria terdapat 22 pasang autosom dan 1 pasang kromosom Y, jika dirumuskan menjadi 22A plus 1XY.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Pewarisan Golongan Darah&nbsp;</h3>



<p>Sistem golongan darah yang diturunkan oleh orangtua terhadap anak mengikuti pola A-B-O. Penurunan golongan darah mengikuti adanya alal yang ganda. </p>



<p>Dimana alel ganda tersebut terdapat beberapa seri alal yang ada pada satu lokus yang sama. Alel dilambangkan dengan simbol I yang bermakna Isoaglutin yang merupakan protein pada permukaan sel pada eritrosit.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Kelainan atau Cacat dari Kromosom X&nbsp;</h3>



<p>Kelainan atau cacat dari kromosom X seperti halnya saat terjadi buta warna. Buta warna ini karena gen yang sifatnya resesif&nbsp; pada kromosom X. Gen ini dijumpai pada kromosom perempuan, dan bukan pada laki-laki. </p>



<p>Maka ketika ibu yang buta bisa diwariskan kepada anak laki-laki, sementara ayah yang buta warna akan diturunkan kepada anaknya.&nbsp;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/pengertian-penyimpangan-semu-hukum-mendel-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/pengertian-penyimpangan-semu-hukum-mendel-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Pengertian-penyimpangan-semu-hukum-mendel-2-500x333.jpg" alt="​​Pengertian Penyimpangan Semu Hukum Mendel Materi Kelas 12 SMA" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">​​Pengertian Penyimpangan Semu Hukum Mendel Materi Kelas 12 SMA</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Demikian sekilas informasi tentang mengenal <em>pola-pola hereditas</em> pada makhluk hidup beserta penjelasannya semoga bermanfaat.  </p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-pola-pola-hereditas-pljr/">﻿Mengenal Pola-Pola Hereditas pada Makhluk Hidup serta Penjelasannya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/﻿Mengenal-Pola-Pola-Hereditas-pada-Makhluk-Hidup-Serta-Penjelasannya.jpg" length="415265" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/﻿Mengenal-Pola-Pola-Hereditas-pada-Makhluk-Hidup-Serta-Penjelasannya-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Memahami Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup Kelas 9 SMP MTs</title>
            <category>Biologi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/memahami-hukum-mendel-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup-pljr/</link>
            <pubDate>Fri, 16 Sep 2022 02:37:25 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Uyo Yahya</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/memahami-hukum-mendel-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Pewarisan sifat pada makhluk hidup bisa dijelaskan dengan satu hukum yaitu hukum Mendel 1 dan 2. Pelajari di sini!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/memahami-hukum-mendel-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup-pljr/">Memahami Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup Kelas 9 SMP MTs</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Memahami Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup Kelas 9 SMP MTs &#8211; Hukum Mendel pewarisan sifat pada <a rel="noreferrer noopener" aria-label="sifat pada makhluk hidup (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-klasifikasi-makhluk-hidup-pljr/" target="_blank">makhluk hidup</a> merupakan hukum yang membahas terkait pewarisan sifat pada organisme. </p>



<p>Hukum ini dijabarkan oleh Gregor Johann Mendel dalam karyanya, yaitu percobaan dalam persilangan tumbuhan. Lanjut baca hingga tuntas, ya!</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/pengertian-penyimpangan-semu-hukum-mendel-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/pengertian-penyimpangan-semu-hukum-mendel-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Pengertian-penyimpangan-semu-hukum-mendel-2-500x333.jpg" alt="​​Pengertian Penyimpangan Semu Hukum Mendel Materi Kelas 12 SMA" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">​​Pengertian Penyimpangan Semu Hukum Mendel Materi Kelas 12 SMA</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Yuk, Sama-sama Memahami Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Memahami-Hukum-Mendel-Pewarisan-Sifat-Pada-Makhluk-Hidup-1.jpg" alt="Memahami Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup" class="wp-image-129062" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Memahami-Hukum-Mendel-Pewarisan-Sifat-Pada-Makhluk-Hidup-1.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Memahami-Hukum-Mendel-Pewarisan-Sifat-Pada-Makhluk-Hidup-1-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Memahami-Hukum-Mendel-Pewarisan-Sifat-Pada-Makhluk-Hidup-1-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Memahami-Hukum-Mendel-Pewarisan-Sifat-Pada-Makhluk-Hidup-1-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Memahami-Hukum-Mendel-Pewarisan-Sifat-Pada-Makhluk-Hidup-1-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/rpp/pola-pewarisan-sifat-hukum-mendel-1/</figcaption></figure></div>



<p>Pada dasarnya, hukum ini dibagi menjadi dua yaitu terkait hukum pemisahan atau segregasi. </p>



<p>Hukum segregasi sendiri lebih dikenal sebagai hukum pertama Mendel. Sedangkan yang kedua yaitu hukum berpasangan secara bebas atau independent assortment.</p>



<p>Untuk membahas lebih lanjut terkait hukum Mendel pewarisan sifat pada makhluk hidup simak pembahasan dan contoh soal pada artikel berikut ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penjelasan Hukum Segregasi atau Mendel 1</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/FNJZo44cOHAlosV_ZhN3zzCD3yAh2yYrnqIcGLT__-WvPJBLES52hFkYPOMjRlb1K09yj4FoNJ2-sbeBbPoKxtj9-2SV1mtX0phaMnJdIxhy2A_InP6oeSHxBUT0VlNQ-cywEfft4wHhSMbc69yzabfdMtB3qUxhdm75M4jF1xaoKDHqbd94rFjGCw" alt="Memahami Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup"/><figcaption>https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/rpp/pola-pewarisan-sifat-hukum-mendel-1/</figcaption></figure></div>



<p>Hukum ini menjelaskan terkait persilangan, secara umum hukum pertama mencakup tiga hal utama. Salah satunya yaitu terkait gen yang merupakan faktor penting dalam pembentuk sifat dan karakter.</p>



<p>Perlu untuk diketahui apabila gen ini mencakup dua macam alel, yaitu alel resesif dan dominan. Untuk alel resesif dapat dinyatakan dengan huruf kecil misalnya untuk gen Ww yakni alel resesif w (kecil).</p>



<p>Hal penting berikutnya terkait hukum pertama Mendel yaitu pembawaan gen pada setiap individu adalah sepasang. Misalnya gen dari jantan ww serta dari betina RR.</p>



<p>Sedangkan hal ketiga yaitu alel dominan cenderung akan tampak atau terekspresikan. Gen dominan tersebut secara ilmiah dilambangkan dengan huruf besar contohnya R.</p>



<p>Akan tetapi, untuk alel yang resesif tidak terlalu terekspresikan, namun akan tetap menjadi bawaan. Persilangan pada hukum pertama ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu persilangan dominan dan persilangan intermediet.</p>



<p>Untuk jenis persilangan dominan menghasilkan hanya dua jenis antara dominan ke gen jantan atau ke bagian gen betina. </p>



<p>Sedangkan untuk persilangan intermediet dapat menghasilkan jenis baru atau perpaduan antara kedua individu.</p>



<p>Itulah hukum Mendel pewarisan 1. Untuk lebih memahami hukum Mendel pewarisan sifat pada makhluk hidup secara utuh, kamu harus tahu hukum Mendel 2 juga yang akan dijelaskan pada bagian berikutnya!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penjelasan Hukum Asortasi Bebas atau Mendel 2</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/zgjbRrFA1C1IPWrKe5EJUqkIFmox9sy4VXAFBJAWKLiv3QWugomlKtnG4JbxO-9_zrviSZYibhs1bHcSUZMXx7uC7lpNsB9f4XpJVwPGb-Mj9NMUlRdKGMjvVnJ3ueqwt5xFfetSEi3NMUJv8NePspxxrD2E0TD6fq2L5CKZeNEFZFvzm90trakpgA" alt="Memahami Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup"/><figcaption>http://rgutama.blogspot.com/2017/02/genetika-hukum-mendel.html</figcaption></figure></div>



<p>Hukum Mendel pewarisan sifat pada makhluk hidup yang kedua menyatakan bahwa ada dua individu dengan dua pasang atau lebih sifat. </p>



<p>Dimana hal ini diturunkan sepasang secara bebas dan tidak tergantung pada sifat pasangan yang lain.</p>



<p>Dalam artian dapat dikatakan sebagai alel dengan gen yang berbeda serta tidak akan saling mempengaruhi. </p>



<p>Contoh dari hukum Mendel kedua ini, yaitu adanya perbandingan gen alelnya seperti 9:3:3:1 dengan genotip 4 jenis dan muncul 4 fenotip dengan alel dominan yang tampak.</p>



<p>Lebih jelasnya lagi ketika induk jantan pada tingkatan pertama memiliki genotip berupa ww (ketika ditinjau secara fenotipe yakni berwarna putih). </p>



<p>Sedangkan pada indukan betina memiliki genotipe RR (ketika ditinjau lebih dalam memiliki fenotipe berwarna merah).</p>



<p>Pewarisan penyakit karena autosom, yaitu albino juga sering muncul sebagai kasus di soal-soal hukum Mendel. Misalnya, Sepasang suami istri normal, pasangan tersebut membawa sifat albino masing masing. </p>



<p>Apabila pasangan tersebut memiliki 4 orang anak maka&nbsp; kemungkinan anaknya merepresentasikan sifat albino adalah 25%.</p>



<p>Tak hanya sifat pada manusia, sifat buah pun akan banyak dipengaruhi prosentase dari hukum ini. </p>



<p>Misalnya Persilangan antara tanaman jeruk berbuah banyak (B) rasa asam (m) dan tanaman jeruk berbuah sedikit (b) rasa manis (M) menghasilkan tanaman jeruk berbuah banyak rasa manis pada F1.</p>



<p>Apabila keturunan pertama (F1) disilangkan sesamanya maka genotipe yang paling baik dari keturunannya atau galur murni adalah BBMM atau dominan semua.</p>



<p>Jenis contoh fenomena lain yang kerap muncul misalnya sebagai berikut. Berdasarkan hukum Mendel, terdapat beberapa jumlah gamet yang akan terbentuk dari individu. </p>



<p>Berapa jumlah gamet yang terbentuk dari individu bergenotip AaBbCcDDEEFf? Tentu saja, ada 16.</p>



<p>Itulah pengertian mengenai hukum Mendel pewarisan kedua. Dengan demikian, kamu diharapkan sudah memahami hukum Mendel pewarisan sifat pada makhluk hidup secara menyeluruh.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/memahami-jaringan-pengangkut-pada-tumbuhan-beserta-fungsi-dan-gambarnya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/memahami-jaringan-pengangkut-pada-tumbuhan-beserta-fungsi-dan-gambarnya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Memahami-Jaringan-Pengangkut-pada-Tumbuhan-beserta-Fungsi-dan-Gambarnya-500x333.jpg" alt="Memahami Jaringan Pengangkut pada Tumbuhan beserta Fungsi dan Gambarnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Memahami Jaringan Pengangkut pada Tumbuhan beserta Fungsi dan Gambarnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Istilah dan Contoh Kasus yang Kerap Muncul Terkait Hukum Mendel</h2>



<p>Hukum Mendel pewarisan sifat pada makhluk hidup ini terdiri dari dua bagian, yaitu Hukum pemisahan (segregasi) dan hukum berpasangan secara bebas (independent assortment).&nbsp; </p>



<p>Untuk lebih memahami terkait hukum Mendel pewarisan sifat pada makhluk hidup berikut ini akan disajikan beberapa poin rangkuman yang bisa menjadi referensi tambahan.</p>



<p>Pertama, tentang sifat induk yang akan diwariskan kepada anaknya merupakan hasil dari Hibridisasi. Kemudian, istilah penting yang harus dipahami, misalnya fenotipe. </p>



<p>Apakah fenotipe itu? Secara definisi, artinya adalah suatu ciri khas yang tampak karena adanya alel dominan pada gennya baik dari bentuk, warna, dan yang lainnya.</p>



<p>Contoh kasus soal yang kerap muncul, misalnya dalam perubahan gen atau yang disebut mutasi dapat memberikan dampak salah satunya adalah kelainan. </p>



<p>Misalnya polidaktili yang disebabkan oleh gen dominan P dan akan terjadi penderita yang mempunyai genotip PP atau Pp. </p>



<p>Penderita polidaktili ini akan mengalami kelainan genetika yang ditandai dengan banyaknya jari tangan atau kaki yang melebihi normal.</p>



<p>Kemudian juga tentang down syndrome. Seorang wanita normal pembawa sifat down syndrome menikah dengan seorang pria normal juga pembawa sifat tersebut. </p>



<p>Kemungkinan yang dapat terjadi pada anak anaknya adalah 25% normal, 50% pembawa, dan 25% penderita.</p>



<p>Persilangan kelinci dengan jenis dan warnanya kerap dibuat soal dan harus dipelajari dalam rangkuman materi. </p>



<p>Sebagai contoh Pada suatu peternakan kelinci, terjadi persilangan antara kelinci berwarna coklat dan kelinci berwarna putih (hh). </p>



<p>Dalam persilangan itu menghasilkan keturunan F1 semua cokelat, maka genotip dari induknya adalah apa? Maka, jawabannya yaitu HH karena dominan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/mengenal-struktur-jaringan-pada-tumbuhan-beserta-fungsinya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-struktur-jaringan-pada-tumbuhan-beserta-fungsinya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/08/Struktur-Jaringan-pada-Tumbuhan-beserta-Fungsinya-500x333.jpg" alt="6 Struktur Jaringan pada Tumbuhan beserta Fungsi dan Penjelasannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">6 Struktur Jaringan pada Tumbuhan beserta Fungsi dan Penjelasannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Prosentase dan Kromosom, 2 Hal Penting Pada Materi Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup</h2>



<p>Prosentase pewarisan sifat juga harus dipelajari pada materi ini. Misalnya, ada kasus dimana seorang wanita normal menikah dengan laki laki penderita buta warna. </p>



<p>Dari pernikahan tersebut mereka memiliki anak wanita normal dan menikah dengan laki laki normal. Kemungkinan cucu laki laki yang mengalami buta warna sebanyak berapa? Tentu saja, 25%.</p>



<p>Lalu, kasus prosentase lain yang berhubungan dengan gonosom. Misalnya, menurut hukum Mendel, apabila seorang ayah memiliki gen terpaut kromosom seks dalam kromosom X nya. </p>



<p>Sifat yang dibawa dalam kromosom tersebut akan diwariskan kepada siapa? Jawabannya adalah 100% anak perempuan, karena dibawa gonosom.</p>



<p>Kemudian, fakta tentang gonosom dan autosom. Dalam sel kelamin dan sel tubuh terdapat autosom dan kromosom seks, berapa jumlah sel pada ovarium manusia? Jawabannya yaitu 22 autosom +X.</p>



<p>Bunga warna ungu homozigot dominan terhadap bunga warna putih. </p>



<p>Apabila bunga warna ungu heterozigot disilangkan dengan sesamanya, diperoleh keturunan 80 batang. Maka batang bunga yang berwarna ungu adalah 60.</p>



<p>Selain albino dan buta warna, penyakit hemofilia juga kerap muncul di soal terkait. </p>



<p>Misalnya, jika seorang wanita resesif hemofilia kemudian menikah dengan laki laki penderita hemofilia maka kemungkinan anak perempuannya adalah pembawa sifat hemofilia dan letal.</p>



<p>Mengapa demikian? Karena hemophilia merupakan kelainan sifat resesif yang terpaut pada kromosom seks X. </p>



<p>Hal tersebut akan mengakibatkan kemungkinan&nbsp; lebih besar sering terjadi pada pria dibandingkan pada wanita.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/ciri-ciri-jaringan-pada-tumbuhan-ada-epidermis-parenkim-penyokong-pengangkut-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/ciri-ciri-jaringan-pada-tumbuhan-ada-epidermis-parenkim-penyokong-pengangkut-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/08/ciri-ciri-jaringan-pada-tumbuhan-ada-epidermis-parenkim-penyokong-pengangkut-500x333.jpg" alt="43 Ciri-ciri Jaringan pada Tumbuhan Ada Epidermis, Parenkim, Penyokong, hingga Pengangkut" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">43 Ciri-ciri Jaringan pada Tumbuhan Ada Epidermis, Parenkim, Penyokong, hingga Pengangkut</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Penutup</h3>



<p>Setelah mempelajari hukum Mendel <a rel="noreferrer noopener" aria-label="pewarisan sifat (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/sifat-turunan-yang-bisa-diamati-dengan-mata-pljr/" target="_blank">pewarisan sifat</a> pada makhluk hidup ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pemahaman terkait hukum Mendel. </p>



<p>Dengan begitu, kamu dapat lebih mudah untuk memperoleh nilai memuaskan karena telah memahami hukum Mendel pewarisan sifat pada makhluk hidup.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure></div>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/memahami-hukum-mendel-pewarisan-sifat-pada-makhluk-hidup-pljr/">Memahami Hukum Mendel Pewarisan Sifat Pada Makhluk Hidup Kelas 9 SMP MTs</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Memahami-Hukum-Mendel-Pewarisan-Sifat-Pada-Makhluk-Hidup-1.jpg" length="44800" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Memahami-Hukum-Mendel-Pewarisan-Sifat-Pada-Makhluk-Hidup-1-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>