<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/metode-penelitian-kuantitatif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/metode-penelitian-kuantitatif/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 09:42:22 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/metode-penelitian-kuantitatif/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>Contoh Data Diskrit dan Kontinu beserta Perbedaannya Lengkap</title>
            <category>Mahasiswa</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-data-diskrit-dan-kontinu-mhs/</link>
            <pubDate>Tue, 16 Apr 2024 02:42:19 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-data-diskrit-dan-kontinu-mhs/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Ketika kamu melakukan penelitian kuantitatif, maka akan menemukan data diskrit dan kontinu. Apa saja contohnya?</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-data-diskrit-dan-kontinu-mhs/">Contoh Data Diskrit dan Kontinu beserta Perbedaannya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Data Diskrit dan Kontinu beserta Perbedaannya Lengkap – Ketika kamu akan melakukan penelitian dengan metode kuantitatif, tentu akan mempelajari tentang data diskrit dan kontinu.</p>



<p>Di artikel kali ini, Mamikos akan mengajak kamu untuk belajar mengenai berbagai contoh data diskrit dan kontinu.</p>



<p>Namun sebelum masuk pada pembahasan contoh data diskrit dan kontinu, yuk, simak penjelasan di bawah ini!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Data Diskrit dan Kontinu dalam Penelitian Kuantitatif</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu.jpg" alt="Contoh data diskrit dan kontinu" class="wp-image-230558" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@DAPA Images</figcaption></figure></div>


<p>Contoh data diskrit dan kontinu yang nanti akan Mamikos bahas termasuk dalam data yang sering dipergunakan dalam <a href="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-kuantitatif-mhs/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">penelitian kuantitatif</a>.</p>



<p>Sedangkan data kuantitatif adalah jenis data yang diukur menggunakan angka atau bilangan. Data ini menggambarkan jumlah, ukuran, atau kuantitas suatu variabel.</p>



<p><a href="https://mamikos.com/info/jenis-teknik-pengumpulan-data-kuantitatif-mhs/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Data kuantitatif</a> ini sangat penting dalam analisis statistik karena memungkinkan peneliti untuk menggunakan berbagai teknik statistik dan matematika untuk menggambarkan, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari data.</p>



<p>Misalnya, teknik-teknik seperti regresi, uji hipotesis, dan analisis varians sering digunakan dalam analisis data kuantitatif.</p>



<p>Dalam analisis statistik, data kuantitatif dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu data diskrit dan kontinu.</p>



<p>Apa perbedaan data diskrit dan kontinu?</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-kuesioner-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-menghitung-kuesioner-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/Cara-Menghitung-Kuesioner-Penelitian-Kuantitatif-yang-Baik-dan-Benar-500x333.jpg" alt="Cara Menghitung Kuesioner Penelitian Kuantitatif yang Baik dan Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Menghitung Kuesioner Penelitian Kuantitatif yang Baik dan Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Data Diskrit</h3>



<p>Data ini mewakili nilai-nilai yang terbatas pada himpunan nilai-nilai terpisah atau terbatas.</p>



<p>Dalam data diskrit terdapat dua jenis data, yaitu data diskrit volume besar dan data diskrit volume kecil.</p>



<p>Volume data diskrit besar dan kecil mengacu pada jumlah data yang dikelola atau disimpan.</p>



<p>Volume besar berarti jumlah data yang besar, sementara volume kecil berarti jumlah data yang relatif sedikit.</p>



<p>Contoh data diskrit termasuk jumlah anak dalam sebuah keluarga, jumlah kelereng yang dimiliki oleh anak, atau jumlah siswa dalam sebuah kelas.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Data Kontinu</h3>



<p>Data ini mewakili nilai-nilai yang bisa mengambil nilai dalam rentang tertentu. Data ini berkelanjutan dan bisa memiliki tak terhingga kemungkinan nilai di antara dua titik.</p>



<p>Contoh data kontinu termasuk tinggi badan seseorang, berat badan, suhu udara, atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Perbedaan Data Diskrit dan Kontinu</h2>



<p>Nah, pada bagian ini Mamikos akan menjelaskan secara rinci tentang perbedaan data diskrit dan kontinu agar nanti kamu lebih mudah membedakan contoh data diskrit dan kontinu.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Data Diskrit</h4>



<ul>
<li>Memperoleh nilai yang dapat dihitung spesifik.</li>



<li>Data diskrit mencakup informasi dengan jarak yang jelas antara nilai-nilainya.</li>



<li>Data terdiri dari nilai-nilai yang berbeda atau diskrit.</li>



<li>Data dapat dihitung secara tepat.</li>



<li>Representasi visual umumnya menggunakan grafik batang.</li>



<li>Distribusi frekuensi yang tidak dikelompokkan merujuk pada pengaturan data diskrit terhadap satu nilai tunggal.</li>



<li>Klasifikasi untuk data diskrit, seperti 10-19, 20-29,&#8230;, tidak saling tumpang tindih atau inklusif.</li>



<li>Grafik fungsi menunjukkan titik-titik yang berbeda yang tetap terpisah tanpa koneksi.</li>
</ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-cara-menulis-daftar-pustaka/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cara-menulis-daftar-pustaka/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/04/daftar-pustaka-500x333.jpg" alt="Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet, Buku, Skripsi, Jurnal beserta Contohnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet, Buku, Skripsi, Jurnal beserta Contohnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">Data Kontinu</h4>



<ul>
<li>Mengambil nilai terukur dalam rentang tertentu.</li>



<li>Data kontinu terdiri dari informasi yang berlangsung secara berkelanjutan.</li>



<li>Data kontinu mencakup semua nilai dalam suatu rentang.</li>



<li>Data dapat diukur dalam konteks tertentu.</li>



<li>Representasi visual biasanya menggunakan histogram.</li>



<li>Tabulasi data kontinu sering kali dilakukan pada kelompok nilai yang berdekatan.</li>



<li>Klasifikasi untuk data kontinu, seperti 10-20, 20-30,&#8230;, biasanya tumpang tindih atau eksklusif.</li>



<li>Grafik fungsi kontinu menunjukkan titik-titik yang terhubung dengan garis putus-putus.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Berikut adalah Contoh Data Diskrit dan Kontinu</h2>



<p>Setelah tadi kamu belajar mengenai perbedaan data diskrit dan kontinu, yuk, langsung saja Mamikos lanjutkan pada contoh data diskrit dan kontinu di bawah ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Data Diskrit</h2>



<p>Berikut adalah contoh data diskrit dan kontinu, untuk kelompok data diskrit terlebih dahulu.</p>



<p>1. Jumlah anak dalam sebuah keluarga: 1, 2, 3, 4, &#8230;</p>



<p>2. Jumlah kelereng yang dimiliki oleh seorang anak: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>3. Jumlah mata dadu yang mungkin muncul dalam satu lemparan dadu: 1, 2, 3, 4, 5, 6</p>



<p>4. Jumlah siswa dalam sebuah kelas: 20, 25, 30, 35, &#8230;</p>



<p>5. Jumlah buah apel yang dijual di sebuah toko: 10, 20, 30, 40, &#8230;</p>



<p>6. Jumlah mobil yang lewat di suatu persimpangan dalam satu jam: 50, 60, 70, 80, &#8230;</p>



<p>7. Jumlah koin yang dimiliki seseorang: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>8. Jumlah buku dalam perpustakaan sekolah: 100, 200, 300, &#8230;</p>



<p>9. Jumlah pengunjung dalam suatu acara: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>10. Jumlah gol yang dicetak dalam satu pertandingan sepak bola: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Diskrit</h4>



<p>11. Jumlah mata uang yang dimiliki di dompet: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>12. Jumlah barang yang terjual di toko dalam sehari: 10, 20, 30, 40, &#8230;</p>



<p>13. Jumlah bulan dalam setahun: 12</p>



<p>14. Jumlah hari dalam seminggu: 7</p>



<p>15. Jumlah siswa yang lulus ujian: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>16. Jumlah pasangan sepatu yang dimiliki seseorang: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>17. Jumlah rumah tangga dalam suatu blok apartemen: 10, 20, 30, &#8230;</p>



<p>18. Jumlah anggota dalam sebuah klub atau organisasi: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>19. Jumlah siswa yang hadir dalam sebuah kelas pada suatu hari: 20, 25, 30, &#8230;</p>



<p>20. Jumlah telepon yang diterima dalam satu jam oleh pusat panggilan: 50, 60, 70, &#8230;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-variabel-bebas-dan-variabel-terikat-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-variabel-bebas-dan-variabel-terikat-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Contoh-Variabel-Bebas-dan-Variabel-Terikat-dalam-Penelitian-Beserta-Penjelasannya-500x333.jpg" alt="6 Contoh Variabel Bebas dan Variabel Terikat dalam Penelitian beserta Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">6 Contoh Variabel Bebas dan Variabel Terikat dalam Penelitian beserta Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Diskrit</h4>



<p>21. Jumlah kucing peliharaan yang dimiliki seseorang: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<p>22. Jumlah buah apel dalam sebuah keranjang: 5, 10, 15, 20, &#8230;</p>



<p>23. Jumlah pemilih dalam suatu pemilihan umum: 1000, 2000, 3000, &#8230;</p>



<p>24. Jumlah golongan darah dalam populasi: biasanya A, B, AB, O.</p>



<p>25. Jumlah tahun dalam sebuah dekade: 10.</p>



<p>26. Jumlah penjualan tiket bioskop dalam satu hari: 100, 200, 300, &#8230;</p>



<p>27. Jumlah kartu dalam satu set permainan kartu: 52</p>



<p>28. Jumlah pakaian dalam lemari seseorang: 10, 20, 30, &#8230;</p>



<p>29. Jumlah buku yang dipinjam dari perpustakaan dalam satu bulan: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>30. Jumlah biji kacang yang tersimpan dalam wadah: 0, 1, 2, 3, &#8230;</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Diskrit</h4>



<p>31. Jumlah karyawan di sebuah perusahaan: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>32. Jumlah peserta dalam sebuah seminar: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>33. Jumlah surat yang diterima di kantor pos dalam satu jam: 10, 20, 30, &#8230;</p>



<p>34. Jumlah mobil yang dijual di sebuah dealer dalam sebulan: 50, 100, 150, &#8230;</p>



<p>35. Jumlah anak-anak dalam sebuah kelompok bermain: 10, 20, 30, &#8230;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Data Kontinu</h2>



<p>Di bawah ini sudah tersedia contoh data diskrit dan kontinu yang terbagi dalam 40 data kontinu.</p>



<p>1. Tinggi badan seseorang: 160 cm, 165.5 cm, 172.3 cm, &#8230;</p>



<p>2. Berat badan: 55.2 kg, 60.8 kg, 67.4 kg, &#8230;</p>



<p>3. Suhu udara: 20.5°C, 21.3°C, 22.7°C, &#8230;</p>



<p>4. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas: 3.2 menit, 4.5 menit, 6.1 menit, &#8230;</p>



<p>5. Panjang sebuah jembatan: 100.2 meter, 110.8 meter, 120.5 meter, &#8230;</p>



<p>6. Volume air dalam sebuah wadah: 1.5 liter, 2.3 liter, 3.1 liter, &#8230;</p>



<p>7. Kecepatan mobil: 60.5 km/jam, 70.2 km/jam, 80.9 km/jam, &#8230;</p>



<p>8. Gaji bulanan seorang pegawai: $2500, $2800, $3200, &#8230;</p>



<p>9. Pengeluaran harian seorang individu: $20.50, $35.75, $42.90, &#8230;</p>



<p>10. Lama hidup sebuah baterai: 4.5 jam, 6.2 jam, 8.1 jam, &#8230;</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Kontinu</h4>



<p>11. Tekanan darah seseorang: 120/80 mmHg, 130/85 mmHg, 140/90 mmHg, &#8230;</p>



<p>12. Ketinggian air dalam sebuah sungai: 1.2 meter, 1.5 meter, 1.8 meter, &#8230;</p>



<p>13. Intensitas cahaya di suatu tempat: 300 lux, 400 lux, 500 lux, &#8230;</p>



<p>14. Kecepatan angin: 15.2 km/jam, 20.5 km/jam, 25.8 km/jam, &#8230;</p>



<p>15. Jumlah populasi sebuah kota: 500,000, 600,000, 700,000, &#8230;</p>



<p>16. pH air di sebuah danau: 6.8, 7.2, 7.5, &#8230;</p>



<p>17. Pendapatan tahunan sebuah perusahaan: $100,000, $150,000, $200,000, &#8230;</p>



<p>18. Konsumsi listrik bulanan sebuah rumah tangga: 500 kWh, 600 kWh, 700 kWh, &#8230;</p>



<p>19. Elongasi sebuah bahan pada suhu tertentu: 0.002 mm, 0.003 mm, 0.004 mm, &#8230;</p>



<p>20. Kadar kolesterol dalam darah: 150 mg/dL, 180 mg/dL, 200 mg/dL, &#8230;</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Kontinu</h4>



<p>21. Usia seseorang: 25 tahun, 30.5 tahun, 40 tahun, &#8230;</p>



<p>22. pH tanah di sebuah kebun: 5.8, 6.2, 6.5, &#8230;</p>



<p>23. Kadar kelembaban udara: 50%, 55.5%, 60%, &#8230;</p>



<p>24. Panjang sebuah garis: 2.3 meter, 2.35 meter, 2.4 meter, &#8230;</p>



<p>25. Konsentrasi zat dalam larutan: 0.05 mol/L, 0.1 mol/L, 0.15 mol/L, &#8230;</p>



<p>26. Jumlah pengunjung dalam sebuah museum pada waktu tertentu: 100, 120, 150, &#8230;</p>



<p>27. Diameter sebuah bola: 10 cm, 10.5 cm, 11 cm, &#8230;</p>



<p>28. Frekuensi denyut jantung seseorang: 70 bpm (denyut per menit), 75 bpm, 80 bpm, &#8230;</p>



<p>29. Kadar oksigen dalam darah: 95%, 97%, 98%, &#8230;</p>



<p>30. Ketinggian sebuah pesawat terbang: 10,000 kaki, 12,000 kaki, 15,000 kaki, &#8230;</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/kumpulan-contoh-judul-skripsi-manajemen-keuangan-terbaru-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/kumpulan-contoh-judul-skripsi-manajemen-keuangan-terbaru-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Kumpulan-Contoh-Judul-Skripsi-Manajemen-Keuangan-Terbaru-yang-Menarik-500x333.jpg" alt="Kumpulan Contoh Judul Skripsi Manajemen Keuangan Terbaru yang Menarik" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Kumpulan Contoh Judul Skripsi Manajemen Keuangan Terbaru yang Menarik</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh Data Kontinu</h4>



<p>31. Jumlah kalori yang dikonsumsi seseorang dalam satu hari: 1800 kalori, 2000 kalori, 2200 kalori, &#8230;</p>



<p>32. Persentase pertumbuhan ekonomi suatu negara: 3.2%, 3.5%, 4.0%, &#8230;</p>



<p>33. Jumlah kendaraan yang melintasi sebuah jalan dalam satu jam: 50, 55, 60, &#8230;</p>



<p>34. Panjang rambut seseorang: 15 cm, 17 cm, 20 cm, &#8230;</p>



<p>35. Volume udara yang dihirup dalam satu tarikan nafas: 0.5 liter, 0.6 liter, 0.7 liter, &#8230;</p>



<p>36. Kadar gula dalam darah seseorang: 90 mg/dL, 100 mg/dL, 110 mg/dL, &#8230;</p>



<p>37. Lama waktu yang dihabiskan seseorang di depan layar komputer: 2 jam, 3 jam, 4 jam, &#8230;</p>



<p>38. Kecepatan rata-rata berjalan seseorang: 4 km/jam, 5 km/jam, 6 km/jam, &#8230;</p>



<p>39. Jumlah putaran roda sepeda dalam satu menit: 60 putaran, 70 putaran, 80 putaran, &#8230;</p>



<p>40. Curah hujan dalam satuan mm per jam: 10 mm/jam, 15 mm/jam, 20 mm/jam, &#8230;</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Demikian berbagai contoh data diskrit dan kontinu beserta perbedaannya lengkap yang dapat Mamikos berikan untuk kamu.</p>



<p>Semoga artikel mengenai contoh data diskrit dan kontinu ini bermanfaat, ya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">FAQ</h3>



<div class="schema-faq wp-block-yoast-faq-block"><div class="schema-faq-section" id="faq-question-1712645088886"><strong class="schema-faq-question">Apa contoh dari data diskrit?</strong> <p class="schema-faq-answer">Contoh data diskrit seperti jumlah anak dalam sebuah keluarga, jumlah koin yang dimiliki seseorang, jumlah mata dadu yang mungkin muncul.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1712645142034"><strong class="schema-faq-question">Apa saja contoh data kontinu?</strong> <p class="schema-faq-answer">Tinggi badan seseorang, berat badan, suhu udara, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas adalah contoh data kontinu.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1712645153791"><strong class="schema-faq-question">Apakah usia termasuk data kontinu?</strong> <p class="schema-faq-answer">Salah satu contoh data kontinu adalah rentang usia.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1712645166584"><strong class="schema-faq-question">Apa perbedaan antara variabel diskrit dan variabel kontinu?</strong> <p class="schema-faq-answer">Perbedaan antara variabel diskrit dan variabel kontinu adalah variabel diskrit memiliki nilai-nilai terbatas dan terpisah, sementara variabel kontinu memiliki rentang nilai yang kontinu dan tak terhingga kemungkinan nilai di antara dua titik.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1712645181601"><strong class="schema-faq-question">Apa yang dimaksud data diskrit dan kontinu?</strong> <p class="schema-faq-answer">Data diskrit terbatas pada nilai-nilai terpisah atau terbatas, sementara data kontinu bisa mengambil nilai di antara dua titik dengan tak terhingga kemungkinan nilai di antara keduanya.</p> </div> </div>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-data-diskrit-dan-kontinu-mhs/">Contoh Data Diskrit dan Kontinu beserta Perbedaannya Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu.jpg" length="78885" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-data-diskrit-dan-kontinu-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Metode Penelitian Kuantitatif Beserta Cara Membuatnya yang Benar</title>
            <category>Mahasiswa</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-kuantitatif-mhs/</link>
            <pubDate>Fri, 14 Oct 2022 09:47:52 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Syareevah Firdha</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-kuantitatif-mhs/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Penyajian data kuantitatif biasanya hadir dengan metode yang juga kuantitatif. Kamu bingung penerapannya? Berikut contohnya.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-kuantitatif-mhs/">Contoh Metode Penelitian Kuantitatif Beserta Cara Membuatnya yang Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Metode Penelitian Kuantitatif Beserta Cara Membuatnya yang Benar &#8211; Seperti yang telah diketahui bahwa dalam melakukan sebuah penelitian ada 2 metode yang dikenal dan sering digunakan, yaitu metode penelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif.</p>



<p>Artikel kali ini, Mamikos akan membahas tentang <a href="https://mamikos.com/info/jenis-penelitian-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">contoh metode penelitian</a> kuantitatif serta cara membuatnya yang benar.</p>



<p>Sebelumnya mari kita bahas terlebih dulu penjelasan tentang metode kuantitatif dan jenis-jenisnya, yuk disimak!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Metode Penelitian Kuantitatif</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Scott-Graham-1024x683.jpeg" alt="" class="wp-image-131975" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Scott-Graham-1024x683.jpeg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Scott-Graham-300x200.jpeg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Scott-Graham-500x334.jpeg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Scott-Graham-768x513.jpeg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Scott-Graham-600x400.jpeg 600w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Scott-Graham.jpeg 1470w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Unsplash.com/Scott Graham</figcaption></figure></div>



<p>Penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan statistika, yakni dengan cara mengumpulkan data kuantitatif dari sebuah studi penelitian.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-judul-skripsi-matematika-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-judul-skripsi-matematika-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/Referensi-Judul-Skripsi-di-Bidang-Matematika-Terbaru-500x333.jpg" alt="20 Contoh Judul Skripsi Matematika Kualitatif dan Kuantitatif [Terbaru]" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">20 Contoh Judul Skripsi Matematika Kualitatif dan Kuantitatif [Terbaru]</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Statistika adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara mengumpulkan data, menganalisis, merencanakan, menafsirkan, hingga akhirnya dipresentasikan.</p>



<p>Statistika berbeda dengan statistik, jika statistika adalah ilmunya, maka statistik ialah kumpulan data mentah yang nantinya akan diolah.&nbsp;</p>



<p>Menurut Robert Donmoyer (Given, 2008:713), penelitian kuantitatif adalah pendekatan terhadap kajian empiris (berdasarkan pengalaman dan pengamatan yang telah dilakukan) bertujuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menampilkan data dalam bentuk numerik atau angka.&nbsp; </p>



<p>Sedangkan, menurut ahli Cooper &amp; Schindler (2006:229), metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang digunakan jika ingin mencoba melakukan pengukuran yang tepat dan akurat terhadap suatu hal.</p>



<p>Sederhananya, metode penelitian ini akan menerjemahkan data menjadi angka-angka agar bisa dilakukan analisis berdasarkan <em>research</em> yang telah dilakukan.</p>



<p>Dalam melakukan metode ini, para peneliti mengumpulkan data dengan melakukan sebuah wawancara atau observasi, bisa juga melalui kuesioner atau survey yang disebar dengan jumlah responden yang telah ditetapkan. </p>



<p>Jumlah responden yang dibutuhkan pun biasanya cukup banyak, agar hasil yang didapatkan valid.</p>



<p>Oleh karena itu, hasil dari penelitian yang menggunakan metode kuantitatif ini lebih terperinci, jelas dan lebih spesifik.</p>



<p>Fokus riset dalam metode kuantitatif meliputi penjabaran, penjelasan dan perkiraan. Dan untuk tujuan riset dari metode ini yaitu, untuk menjelaskan atau memperkirakan, serta mengembangkan dan menguji teori yang ada.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-sosial-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-sosial-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Metode-Penelitian-Sosial-yang-Bisa-Digunakan-Beserta-Penjelasannya-500x315.jpg" alt="Contoh Metode Penelitian Sosial yang Bisa Digunakan Beserta Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Metode Penelitian Sosial yang Bisa Digunakan Beserta Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Jenis-jenis Penelitian Kuantitatif</h2>



<p>Dalam penerapan metode kuantitatif, ada beberapa <a href="https://mamikos.com/info/jenis-penelitian-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">jenis metode</a> yang diketahui. Namun, beberapa dari para peneliti (kuantitatif) berbeda pandangan terkait jenis-jenis metode dalam kuantitatif.</p>



<p>Mereka memiliki pendapatnya masing-masing dalam menjelaskan jenis-jenis metode penelitian ini. </p>



<p>Contohnya bagi peneliti de Vaus, ia tidak menyertakan metode historikal, deskriptif, dan korelasional dalam bagian metode penelitian kuantitatif.</p>



<p>Tidak seperti Isaac &amp; Michael serta Rakhmat yang sepakat bahwa metode historikal, deskriptif, dan korelasional adalah bagian dari penelitian kuantitatif.</p>



<p>Namun, metode longitudinal dan <em>cross-sectional </em>tidak diikutsertakan oleh Rakhmat. Sedangkan, oleh Isaac &amp; Michael ke-2 metode itu digolongkan sebagai contoh dalam metode perkembangan (<em>developmental)</em>.</p>



<p>Para peneliti mengemukakan bahwa ada beberapa jenis-jenis penelitian, yaitu:</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">Eksperimen Murni (<em>True Experiment</em>)</h3>



<p>Jenis metode ini bertujuan untuk menginvestigasi kemungkinan hubungan sebab-akibat dengan menerapkan satu atau lebih perlakuan terhadap satu atau lebih kelompok eksperimental, lalu membandingkan hasilnya dengan keadaan satu atau lebih kelompok kontrol tertentu (Isaac &amp; Michael, ibid, 52). </p>



<p>Selain eksperimen murni, ada juga yang disebut eksperimen tidak murni, nah beberapa dari peneliti setuju bahwa metode ini menjadi salah satu instrumen dalam metode penelitian kuantitatif.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Metode Penelitian Historikal&nbsp;</h3>



<p>Metode penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan rekonstruksi terhadap masa lalu secara akurat dan objektif. </p>



<p>Metode historikal dalam penelitian kuantitatif dapat tergolong sebagai penelitian deskriptif, jika hanya menjelaskan satu variabel saja. </p>



<p>Namun, jika metode ini digunakan dengan tujuan mencari hubungan sebab-akibat dari dua variabel atau lebih, maka penelitiannya dikategorikan sebagai eksplanatoris.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Metode Penelitian Deskriptif</h3>



<p>Penelitian ini merupakan pengumpulan data yang bersifat secara deskriptif saja, tidak menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesis, membuat prediksi, ataupun mengungkap makna dan implikasi. </p>



<p>Tujuan penelitian deskriptif adalah untuk menggambarkan secara sistematis terkait fakta dan sifat-sifat dari populasi tertentu secara lebih akurat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Metode Penelitian Korelasional</h3>



<p>Terkait metode penelitian yang satu ini, banyak dari peneliti yang berbeda pandangan. </p>



<p>Perbedaan ini dipertegas dengan penjelasan penelitian korelasional oleh Isaac &amp; Michael, tapi menurut de Vaus kemungkinan metode ini hanya dipandang sebagai cara atau alat statistik untuk mengetahui derajat asosiasi antar variabel. </p>



<p>Penelitian korelasional ini termasuk dalam salah satu contoh metode penelitian kuantitatif yang sering digunakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Metode Kausal Komparatif</h3>



<p>Metode penelitian yang satu ini bertujuan untuk menginvestigasi kemungkinan hubungan sebab dan akibat. </p>



<p>Adapun caranya yaitu dengan mengamati akibat yang ada, lalu melacak faktor-faktor kausal yang kiranya memungkinkan.</p>



<p>Peneliti Isaac &amp; Michael menjelaskan karakteristik utama dari penelitian ini yakni sifatnya yang “<em>ex post facto</em>.” Artinya, setelah seluruh kejadian yang diteliti berlangsung, maka barulah data dikumpulkan.</p>



<p>Tahap-tahap dalam metode penelitian kuantitatif (Syafnidawaty, Univesitas Raharja, 2020):</p>



<ul><li>Merumuskan atau mengidentifikasi masalah</li><li>Studi literature</li><li>Pengembangan kerangka konsep</li><li>Mengidentifikasi dan definisi dari variabel, hipotesis, serta pertanyaan-pertanyaan penelitian</li><li>Pengembangan dalam desain penelitian</li><li>Teknik dalam mengumpulkan sampling atau contoh</li><li>Pengumpulan dan akumulasi data</li><li>Analisis data</li></ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-proposal-skripsi/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-proposal-skripsi/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Format-dan-Contoh-Proposal-Skripsi-Struktur-dan-Penjelasannya-Terbaru-500x333.png" alt="Format dan Contoh Proposal Skripsi, Struktur dan Penjelasannya Terbaru" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Format dan Contoh Proposal Skripsi, Struktur dan Penjelasannya Terbaru</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Judul Dalam Metode Penelitian Kuantitatif</h2>



<p>Nah Mamikos sudah memberikan penjelasan tentang metode penelitian kuantitatif, jenis-jenis dan tahapannya seperti yang sudah kamu baca sebelumnya.</p>



<p>Eiitss, tapi kamu masih bingung seperti apa contoh dari metode penelitian kuantitatif ini?</p>



<p>Jangan khawatir, karena Mamikos akan memberikan contoh-contoh judul dari metode penelitian kuantitatif. </p>



<p>Yuk, disimak contoh judul penelitian kuantitatif berikut ini:<br></p>



<ul><li>Korelasi Antara Lingkungan Sekolah dan Kualitas Pembelajaran di Madrasah Aliyah IMMIM Putri (MIMA) Kabupaten Pangkep</li><li>Pengaruh Sikap Dan Gender Kelas Terhadap Minat dan Prestasi Belajar Sejarah Pada Siswa Kelas X Semester 1 SMA Negeri 1 Malang</li><li>Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Dan Kinerja Guru Terhadap Prestasi Siswa MTSn Model Kota Makassar</li><li>Pengaruh Sosial Media Terhadap Kepekaan Sosial Mahasiswa UIN Alauddin Makassar</li><li>Pengaruh Kelengkapan Sarana Sekolah Dan Minat Belajar Terhadap Prestasi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Mangkura Kota Makassar</li><li>Pengaruh Ekstrakurikuler Terhadap Perkembangan Akademik Siswa SMA Negeri 1 Kota Makassar</li><li>Pengaruh Penggunaan Teknologi Smartphone Terhadap Interaksi Sosial Anak Dalam Lingkungan Keluarga Desa Tamarupa Kecamatan Enrekang Kabupaten Pangkep</li><li>Kesiapan Sekolah Dan Siswa SD Mamajang III Makassar Dalam Pembelajaran Luring di Era New Normal</li><li>Pengaruh Pembelajaran Daring Terhadap Psikologis Dalam Keseharian Siswa Dan Tenaga Pengajar di SMA Negeri 3 Kota Medan</li><li>Hubungan Antara Pengaruh Media Sosial Dan Cara Bertindak Siswa SMA Negeri 1 Yogyakarta</li><li>Pengaruh Iklan Samsung di Televisi Terhadap Tingkat Penjualan Produk Samsung di MTC Karebosi Makassar</li><li>Hubungan Antara Emosi Dan Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Dasar 03 Minahasa Utara, Airmadidi, Manado</li></ul>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Cara Membuat Penelitian Kuantitatif yang Benar</h2>



<p>Tips dalam melakukan penelitian dengan <a href="https://mamikos.com/info/contoh-proposal-penelitian-kuantitatif-dan-cara-membuatnya-mhs/">metode kuantitatif</a> cara terpentingnya yaitu melakukan kerangka penelitian yang sistematis dan harus ada rumusan masalah yang terperinci.</p>



<p>Berikut ini langkah-langkah atau garis besar (kerangka) dalam membuat penelitian kuantitatif yang sesuai dengan prosedur atau kaidah penelitian:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Menyusun Pendahuluan</h3>



<p>Bagian awal pendahuluan ini meliputi, antara lain:</p>



<ul><li>Latar Belakang Penelitian</li><li>Perumusan Masalah</li><li>Survei atau <em>Literature Review</em></li><li>Mendeskripsikan Teori atau Hipotesis Penelitian (Kerangka Teoritis)</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading">2. Mendeskripsikan Metodologi</h3>



<p>Bagian ini peneliti mesti menjelaskan tentang tujuan dari penelitian yang akan dilakukan serta bagaimana cara melakukannya. Bagian metodologi ini meliputi:</p>



<ul><li>Populasi dan Sampling Data</li><li>Mengumpulkan Data</li><li>Melakukan Analisis Data</li></ul>



<p>Sekarang kamu sudah paham kan tentang metode penelitian kuantitatif, jenis-jenis, contoh metode penelitian kuantitatif, dan cara membuat penelitian menggunakan metode ini?</p>



<p>Selain itu, jika kamu membutuhkan informasi menarik lainnya kamu bisa kunjungi <a href="https://mamikos.com/info/"><em>blog</em> Mamikos</a> dengan mudah, lho!</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/apa-itu-identifikasi-masalah-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/apa-itu-identifikasi-masalah-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/Apa-Itu-Identifikasi-Masalah-Metode-dan-Cara-Mengidentifikasi-Masalah-500x333.jpg" alt="Apa Itu Identifikasi Masalah, Metode, dan Cara Mengidentifikasi Masalah" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Apa Itu Identifikasi Masalah, Metode, dan Cara Mengidentifikasi Masalah</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.git.mami.kos&amp;referrer=utm_source%3Dblog%26utm_medium%3Dbanner%26utm_campaign%3Dinstallapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/mamikos-app-1024x188.png" alt="mamikos-app"/></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-kuantitatif-mhs/">Contoh Metode Penelitian Kuantitatif Beserta Cara Membuatnya yang Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Metode-Penelitian-Kuantitatif-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar.jpg" length="196379" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Metode-Penelitian-Kuantitatif-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif, Kualitatif, dan Deskriptif</title>
            <category>Karya Ilmiah</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-karya-ilmiah-kuantitatif-kualitatif-dan-deskriptif-mhs/</link>
            <pubDate>Thu, 28 Jul 2022 01:12:20 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Uyo Yahya</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-karya-ilmiah-kuantitatif-kualitatif-dan-deskriptif-mhs/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Agar tak bingung menyusun metode penelitian karya ilmiah kuantitatif, kualitatif, dan deskriptif, sebaiknya lihat dulu contoh penulisannya.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-karya-ilmiah-kuantitatif-kualitatif-dan-deskriptif-mhs/">Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif, Kualitatif, dan Deskriptif</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif, Kualitatif, dan Deskriptif &#8211; Dalam penulisan sebuah karya tulis ilmiah, metode penelitian memegang peranan penting. </p>



<p>Bagian ini menjadi penentu bagaimana data akan diolah dari data mentah, jadi, hingga menjadi hasil penelitian. </p>



<p>Sedang menyusun metode penelitian? Cek contoh metode penelitian karya ilmiah kuantitatif, kualitatif, dan deskriptif di artikel ini!<br></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-kata-pengantar-karya-ilmiah-beserta-cara-membuatnya-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kata-pengantar-karya-ilmiah-beserta-cara-membuatnya-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Kata-Pengantar-Karya-Ilmiah-beserta-Cara-Membuatnya--500x340.jpg" alt="Contoh Kata Pengantar Karya Ilmiah beserta Cara Membuatnya yang Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Kata Pengantar Karya Ilmiah beserta Cara Membuatnya yang Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Ini Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif, Kualitatif, dan Deskriptif</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Metode-Penelitian-Karya-Ilmiah-Kuantitatif-Kualitatif-dan-Deskriptif.jpg" alt="Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif Kualitatif dan Deskriptif" class="wp-image-121967" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Metode-Penelitian-Karya-Ilmiah-Kuantitatif-Kualitatif-dan-Deskriptif.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Metode-Penelitian-Karya-Ilmiah-Kuantitatif-Kualitatif-dan-Deskriptif-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Metode-Penelitian-Karya-Ilmiah-Kuantitatif-Kualitatif-dan-Deskriptif-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Metode-Penelitian-Karya-Ilmiah-Kuantitatif-Kualitatif-dan-Deskriptif-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Metode-Penelitian-Karya-Ilmiah-Kuantitatif-Kualitatif-dan-Deskriptif-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Canva</figcaption></figure></div>



<p>Di lingkungan perguruan tinggi, menulis karya ilmiah menjadi kegiatan rutin yang dilakukan mahasiswa. </p>



<p>Untuk skala kecil, mahasiswa sering diminta untuk membuat makalah hampir di semua mata kuliah. </p>



<p>Hal ini dilakukan sebagai latihan untuk nanti di semester akhir membuat skripsi, <a rel="noreferrer noopener" aria-label="karya tulis ilmiah (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/karya-tulis-ilmiah-cara-penulisan-struktur-dan-metode-penelitian/" target="_blank">karya tulis ilmiah</a> yang lebih besar skalanya.<br></p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Metode Penelitian</h2>



<p>Secara umum metode penelitian merupakan sebuah cara ilmiah bagaimana data didapatkan lengkap dengan kegunaan dan tujuannya. </p>



<p>Metode penelitian merupakan bagian yang ditempatkan pada BAB III sebuah karya ilmiah. </p>



<p>Metode Penelitian terbagi menjadi 3 yang akan dibahas pada bagian selanjutnya.<br></p>



<h2 class="wp-block-heading">Jenis Metode Penelitian</h2>



<p>Berikut ini jenis-jenis metode penelitian yang harus kamu tahu:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Kuantitatif</h3>



<p>Metode penelitian kuantitatif merupakan cara ilmiah yang melibatkan penelitian terhadap sebuah populasi atau sampel dengan adanya penggunaan instrumen penelitian atau alat ukur. </p>



<p>Analisa yang dilakukan dalam metode penelitian ini bersifat statistik atau kuantitatif. </p>



<p>Tujuannya adalah untuk bisa menguji kebenaran dari hipotesis yang sebelumnya telah dibuat. Metode yang digunakan biasanya survei dan eksperimen.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Kualitatif</h3>



<p>Metode penelitian kualitatif secara umum memiliki pengertian sebagai sebuah metode yang menjabarkan, menjelaskan, dan menganalisis sebuah peristiwa, dinamika, fenomena, dan persepsi individu maupun kelompok mengenai satu hal.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Deskriptif</h3>



<p>Metode penelitian deskriptif memiliki pengertian sebagai metode yang mendeskripsikan sebuah situasi, fenomena, atau pun populasi yang sedang dijadikan objek penelitian. </p>



<p>Penelitian ini berusaha untuk fokus menjawab pertanyaan seperti kapan, dimana, apa, dan dimana, bukan mengapa.</p>



<p>Itulah jenis-jenis metode penelitian berikut dengan pengertiannya. Agar lebih paham kamu perlu baca dulu contoh metode penelitian karya ilmiah kuantitatif, kualitatif, dan deskriptif yang ada di bagian berikutnya!<br></p>



<!--nextpage-->


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-abstrak-skripsi-karya-ilmiah-makalah-dan-tugas-akhir-lengkap-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-abstrak-skripsi-karya-ilmiah-makalah-dan-tugas-akhir-lengkap-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Abstrak-Skripsi-Karya-Ilmiah-Makalah-dan-Tugas-Akhir-Lengkap-500x333.jpg" alt="Contoh Abstrak Skripsi, Karya Ilmiah, Makalah, dan Tugas Akhir Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Abstrak Skripsi, Karya Ilmiah, Makalah, dan Tugas Akhir Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif</h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>METODE PENELITIAN</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tahap Penelitian dan Metode</strong></h4>



<p><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Penelitian kuantitatif (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/pengertian-penelitian-kuantitatif-mhs/" target="_blank">Penelitian kuantitatif</a> disajikan dalam tiga tahapan sederhana. Pertama yaitu persiapan bahan seperti singkong dan ragi. </p>



<p>Kedua yaitu alat seperti tempat, sikat, air, kompor, dan kain penutup. Tiga yaitu tahapan pengolahan akhir.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tahap Persiapan Bahan</strong></h4>



<p>Bahan yang diperlukan untuk pembuatan tape diantaranya adalah singkong dan ragi. Dua bahan utama ini mudah untuk ditemukan. </p>



<p>Pasar tradisional maupun modern menyediakan dua bahan ini. <em>Marketplace</em> juga bisa menjadi tempat untuk mendapatkan dua bahan tersebut.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tahap Pembuatan Tape</strong></h4>



<p>Langkah pertama dalam pembuatan tape adalah pembersihan bahan utama yaitu singkong. Singkong dikupas, lalu disikat hingga bersih. Setelah itu, kukuslah singkong hingga matang. </p>



<p>Langkah selanjutnya, tumbuklah ragi untuk ditaburkan pada singkong yang telah matang dan dingin. Tutup dengan kain pada tempat hingga singkong terfermentasi menjadi tape.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tahap Pengolahan Akhir</strong></h4>



<p>Tahapan akhir pengolahan hasil pembuatan tape bisa dimanfaatkan dalam 3 cara. Yang pertama, bisa dimakan dan dijual langsung dalam bentuk aslinya. </p>



<p>Kedua, bisa juga digoreng untuk dijual ataupun dikonsumsi sendiri. Ketiga, bisa digoreng dengan tambahan tepung untuk dimakan maupun dijual.</p>



<p>Itulah contoh metode penelitian karya ilmiah kuantitatif. Untuk melengkapi artikel contoh metode penelitian karya ilmiah kuantitatif, kualitatif, dan deskriptif, contoh kualitatif ada di bagian selanjutnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kualitatif</h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>METODE PENELITIAN</strong></h3>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Penelitian</strong></h3>



<p>Karya ilmiah ini mempergunakan metode penelitian kualitatif. Hal ini bertujuan untuk mengumpulkan data mendalam tentang berbagai faktor yang berpengaruh dalam kesediaan masyarakat yang terkena dampak dalam menyerahkan tanah untuk proyek pembangunan tol.</p>



<p>Penelitian dalam karya ilmiah ini memiliki fokus pada mekanisme pelepasan tanah, faktor pengaruh sikap masyarakat, dan hal-hal apa saja yang menghambat prosesnya. </p>



<p>Pendekatan studi kasus dipakai untuk menggali sedalam mungkin semua fenomena dalam kehidupan masyarakat. Hal ini nantinya bisa dipergunakan untuk analisis individu, kelompok, lembaga, masyarakat, dan keadaan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Waktu dan Tempat Penelitian</strong></h4>



<p>Penelitian untuk karya ilmiah ini berlangsung dari bulan Januari 2022 di Desa Banjarsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Karangmanake.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tahap Persiapan</strong></h4>



<p>Peneliti mempersiapkan berbagai hal seperti perizinan, rumusan masalah, bahan literasi, informan tepat, jadwal wawancara, daftar pertanyaan, buku, alat tulis, perekam suara, dan kamera.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tahap Pelaksanaan</strong></h4>



<p>Berikut ini tahapan pelaksanaan penelitian untuk kepentingan karya ilmiah ini:</p>



<ol><li>Wawancara narasumber</li><li>Pelaksanaan observasi</li><li>Dokumentasi semua proses wawancara</li><li>Pengumpulan dokumen kepemilikan tanah yang akan diserahkan&nbsp;</li><li>Pengorganisasian data ke dalam beberapa kategori</li><li>Penjabaran menjadi unit-unit</li><li>Pelaksanaan sintesa</li><li>Penyusunan pola</li><li>Pemilihan istilah penting dan mana yang akan dianalisis</li><li>Pembuatan kesimpulan</li></ol>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tahap Penyusunan Laporan</strong></h4>



<p>Setelah semua selesai, tahapan terakhir ialah penyusunan laporan hasil penelitian yang telah berhasil dilaksanakan. </p>



<p>Peneliti memberikan data dalam bentuk kategori, dokumentasi penelitian, analisis deskripsi, dan pemberian kesimpulan hasil penelitian.</p>



<p>Itulah contoh metode penelitian kualitatif. Untuk melengkapi contoh metode penelitian karya ilmiah kuantitatif, kualitatif, dan deskriptif, berikut ini contoh untuk yang deskriptif ada di bagian selanjutnya, ya!</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-landasan-teori-makalah-proposal-penelitian-karya-ilmiah-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-landasan-teori-makalah-proposal-penelitian-karya-ilmiah-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-Landasan-Teori-Makalah-Proposal-Penelitian-Karya-Ilmiah-500x333.jpg" alt="Contoh Landasan Teori Makalah, Proposal Penelitian, Karya Ilmiah, dan Cara Menulisnya yang Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Landasan Teori Makalah, Proposal Penelitian, Karya Ilmiah, dan Cara Menulisnya yang Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Deskriptif</h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>METODE PENELITIAN</strong></h3>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Penulisan</strong></h3>



<p>Penulisan karya ilmiah ini bersifat deskriptif analisis yang merupakan cara kerja untuk memecahkan masalah dengan menggambarkan, menjabarkan, mendeskripsikan, dan menjelaskan serta melakukan analisis terhadap satu lingkungan, kondisi, maupun situasi. </p>



<p>Penelitiannya sendiri berdasarkan pada hasil studi pustaka penunjang.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Fokus Penulisan</strong></h3>



<p>Objek dari karya ilmiah ini merupakan industri pengolahan limbah cangkang udang. </p>



<p>Penulis mencoba membantu memberikan solusi tepat untuk masalah tersebut dengan menjelaskan apa saja manfaat yang bisa didapat dari pengolahan limbah udang. </p>



<p>Fokus penulisan karya ilmiah ini adalah sintesis nano kitosan berikut mekanismenya untuk mengikat ion logam timbal cair.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Sumber Data</strong></h3>



<p>Sumber data yang dipergunakan dalam penyusunan karya ilmiah ini merupakan sumber data sekunder. </p>



<p>Data tersebut bisa didapat dari berbagai pustaka penunjang seperti jurnal, data penelitian, buku teks, dan berbagai dokumentasi relevan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Teknik Pengumpulan Data</strong></h3>



<p>Pengumpulan data dengan melakukan studi kepustakaan. Data-data sekunder yang memiliki relevansi kuat dengan topik pemanfaatan limbah udang dikumpulkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Analisis Data</strong></h3>



<p>Proses analisis data baru dilakukan setelah semua data sekunder berhasil terkumpul. Membaca, menelaah, membandingkan, dan mempelajari dilakukan sebagai cara analisis data. </p>



<p>Penarikan kesimpulan pun dilakukan sebagai tahap akhir untuk menjawab permasalahan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-ruang-lingkup-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-ruang-lingkup-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/06/Contoh-Ruang-Lingkup-Makalah-Karya-Ilmiah-dan-Laporan-Kegiatan-Lengkap-500x333.jpg" alt="Contoh Ruang Lingkup Makalah, Karya Ilmiah, dan Laporan Kegiatan, Lengkap!" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Ruang Lingkup Makalah, Karya Ilmiah, dan Laporan Kegiatan, Lengkap!</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Kesimpulan</strong></h3>



<p>Itulah 3 contoh metode penelitian karya ilmiah kuantitatif, kualitatif, dan deskriptif. Masing-masing jenis metode penelitian memiliki karakternya tersendiri. </p>



<p>Semoga setelah melihat contoh di atas kamu bisa mendapatkan gambaran apa perbedaan di antara ketiganya. </p>



<p>Kamu juga bisa menjadikan contoh di atas sebagai referensi saat ingin memuat metode penelitian untuk karya ilmiahmu.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>



<p><br></p>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-metode-penelitian-karya-ilmiah-kuantitatif-kualitatif-dan-deskriptif-mhs/">Contoh Metode Penelitian Karya Ilmiah Kuantitatif, Kualitatif, dan Deskriptif</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Metode-Penelitian-Karya-Ilmiah-Kuantitatif-Kualitatif-dan-Deskriptif.jpg" length="92874" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/07/Contoh-Metode-Penelitian-Karya-Ilmiah-Kuantitatif-Kualitatif-dan-Deskriptif-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>