<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/siklus-hidrologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/siklus-hidrologi/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 11:01:47 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/siklus-hidrologi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>3 Jenis Siklus Hidrologi beserta Penjelasannya Lengkap dari Pengertian hingga Prosesnya</title>
            <category>Geografi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/jenis-siklus-hidrologi-pljr/</link>
            <pubDate>Tue, 11 Jun 2024 01:39:11 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Bella Carla</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/jenis-siklus-hidrologi-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Tahapan siklus air merupakan sirkulasi proses air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi lalu kembali lagi ke atmosfer. Yuk, kenali jenis siklus hidrologi dan penjelasannya melalui artikel ini!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/jenis-siklus-hidrologi-pljr/">3 Jenis Siklus Hidrologi beserta Penjelasannya Lengkap dari Pengertian hingga Prosesnya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>3 Jenis Siklus Hidrologi beserta Penjelasannya Lengkap dari Pengertian hingga Prosesnya – Tahukah kamu bahwa air merupakan salah satu elemen paling penting dalam kehidupan bumi? Nyatanya, di planet bumi sendiri 72% permukaan bumi tertutupi oleh air, lho.</p>



<p>Pasokan air di bumi yang tidak pernah habis ini disebabkan oleh adanya tahapan siklus air yang terjadi secara alami atau siklus hidrologi.</p>



<p>Tahapan siklus hidrologi merupakan sirkulasi proses air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi lalu kembali lagi ke atmosfer. Untuk mengulik penjelasan yang lebih lengkap lagi terkait siklus hidrologi, kamu bisa baca dalam artikel ini, ya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Berikut Penjelasan Lengkap Terkait Jenis Siklus Hidrologi</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Jenis-Siklus-Hidrologi-1024x682.jpeg" alt="Jenis Siklus Hidrologi" class="wp-image-235861" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Jenis-Siklus-Hidrologi-1024x682.jpeg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Jenis-Siklus-Hidrologi-500x333.jpeg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Jenis-Siklus-Hidrologi-300x200.jpeg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Jenis-Siklus-Hidrologi-768x512.jpeg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Jenis-Siklus-Hidrologi-1536x1023.jpeg 1536w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Jenis-Siklus-Hidrologi.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">airkami.id</figcaption></figure></div>


<p>Pernahkah kamu terpikir, apakah air yang ada di bumi bisa habis jika kita pakai terus-menerus? Coba kamu bayangkan, di Indonesia sendiri saat ini memiliki jumlah penduduk sekitar 270 juta jiwa.</p>



<p>Tentunya setiap harinya semua penduduk membutuhkan air bersih untuk minum rata-rata tiga liter per orang.</p>



<p>Ini artinya, dibutuhkan 810 juta liter air bersih per hari hanya untuk minum, belum untuk kegiatan yang lain seperti mencuci, memasak, atau mandi.</p>



<p>Seperti yang sudah disinggung di awal, pasokan air di bumi yang tidak pernah habis ini disebabkan oleh adanya tahapan siklus air yang terjadi secara alami atau siklus hidrologi.</p>



<p>Nah, dalam artikel kali ini kamu akan diajak belajar pengertian, tahapan, dan <a href="https://mamikos.com/info/macam-siklus-hidrologi-pljr/">macam siklus</a><a href="https://mamikos.com/info/macam-siklus-hidrologi-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> </a><a href="https://mamikos.com/info/macam-siklus-hidrologi-pljr/">air </a>atau siklus hidrologi yang tentunya sangat bermanfaat untuk menambah wawasan kamu.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-perubahan-iklim-di-indonesia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-perubahan-iklim-di-indonesia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-Perubahan-Iklim-di-Indonesia-500x333.jpg" alt="20 Contoh Perubahan Iklim di Indonesia beserta Penyebab dan Dampaknya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">20 Contoh Perubahan Iklim di Indonesia beserta Penyebab dan Dampaknya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian Siklus Hidrologi</strong></h2>



<p>Sebelum membahas jenis siklus hidrologi, tentu kamu harus memahami terlebih dahulu pengertian dari siklus hidrologi itu sendiri. Lantas, apa sih siklus hidrologi itu?</p>



<p>Dikutip dari materi Pengelolaan Tanah dan Air: Siklus Hidrologi yang diterbitkan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS), siklus hidrologi adalah sebuah siklus atau sirkulasi air dari bumi ke atmosfer dan kembali lagi ke bumi yang berlangsung terus menerus.</p>



<p>Singkatnya, siklus hidrologi adalah rangkaian atau tahapan yang dilalui oleh air dari bumi, ke atmosfer, dan kembali lagi ke bumi. Nah, siklus hidrologi ini juga bisa disebut sebagai siklus air.</p>



<p>Jika disederhanakan, air yang ada di bumi menguap dan menjadi awan, terus turun lagi menjadi hujan.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Jenis-Jenis Siklus Hidrologi</strong></h2>



<p>Diketahui, siklus hidrologi ini terbagi menjadi 3 jenis. Berikut adalah jenis-jenis siklus hidrologi yang ada di bumi lengkap dengan proses terjadinya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Siklus Air Pendek</strong></h3>



<p>Siklus air pendek merupakan siklus terpendek, di mana dalam siklus ini air laut mengalami evaporasi atau penguapan.</p>



<p>Evaporasi di sini adalah proses menguapnya air dari laut, sungai, danau atau permukaan air lain yang ada di bumi. Kunci utama dari evaporasi ini sebenarnya adalah panas matahari. Kemudian, uap air tadi mengalami kondensasi dan berubah menjadi awan.</p>



<p>Kondensasi merupakan berubahnya wujud uap air menjadi titik-titik air hingga akhirnya terbentuk menjadi awan.</p>



<p>Setelah menjadi awan inilah baru akhirnya terjadi yang namanya presipitasi. Nah, presipitasi ini umumnya juga dikenal sebagai hujan.</p>



<p>Berbicara soal evaporasi, di dalam siklus hidrologi juga terdapat yang namanya transpirasi dan intersepsi.</p>



<p>Jadi, transporasi adalah adalah proses menguapnya air dari tanaman melalui mulut daun dan batang. Sementara itu, intersepsi merupakan air hujan yang terjebak di atas tanaman dan kemudian menguap lagi sebelum mencapai tanah.</p>



<p>Misalnya, di hutan hujan dengan daun pepohonan yang relatif besar biasanya air hujan akan tertahan di pohon, tidak akan langsung jatuh ke tanah.</p>



<p>Nah, air hujan yang menempel pada bagian pohon tersebut akhirnya akan mengalami yang namanya evaporasi. Jadi, sebenarnya evaporasi tidak hanya terjadi di laut, ya. Namun, bisa juga karena campur tangan tanaman, baik dengan transpirasi atau intersepsi.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/peran-tanah-dalam-bagi-kehidupan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/peran-tanah-dalam-bagi-kehidupan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Peran-Tanah-Bagi-Kehidupan-Manusia-Hewan-dan-Tumbuhan-500x333.jpg" alt="3 Peran Tanah Bagi Kehidupan Manusia, Hewan, dan Tumbuhan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">3 Peran Tanah Bagi Kehidupan Manusia, Hewan, dan Tumbuhan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Siklus Air Sedang</strong></h3>



<p>Pada siklus air sedang, hujan tidak terjadi di laut, melainkan terjadi di daratan. Awalnya tetap sama, air mengalami evaporasi, kemudian terkondensasi menjadi awan, dan akhirnya turun hujan.</p>



<p>Bedanya siklus air sedang dengan siklus air pendek adalah hujannya turun di daratan. Jadi, ketika sudah terjadi kondensasi, awan juga bisa mengalami adveksi. Nah, adveksi ini merupakan proses bergeraknya awan menuju tempat lain karena bantuan angin.</p>



<p>Karena adanya adveksi, awan bisa menurunkan hujannya di darat sehingga timbul lagi yang namanya <em>run off</em>. Di sini <em>run off</em> adalah &nbsp;bergeraknya air di darat dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah.</p>



<p>Nantinya, air yang bergerak ini akan mengalir kembali ke laut, sehingga bisa kembali mengulang siklusnya.</p>



<p>Oh ya, yang jatuh di darat tidak selalu menjadi <em>run off</em>, ya. Namun, bisa juga malah mengalami yang namanya infiltrasi.  Bagi kamu yang belum paham, infiltrasi adalah meresapnya air ke dalam pori-pori tanah.</p>



<p>Apabila airnya meresap ke dalam tanah, ujung-ujungnya air akan tetap mengalir ke laut juga, namun prosesnya akan lebih lama.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Siklus Air Panjang</strong></h3>



<p>Terakhir, ada yang namanya siklus air panjang. Sesuai dengan namanya, siklus ini adalah siklus air yang paling panjang prosesnya.</p>



<p>Meskipun awalnya sama, di mana air mengalami evaporasi dan kondensasi. Namun, pada siklus ini hujannya bukan hujan biasa, melainkan hujan es.</p>



<p>Hal ini dikarenakan awal yang ada di atmosfer bergerak ke tempat yang relatif lebih dingin, atau kondisi suhu udara di atmosfer pada saat itu sedang rendah.</p>



<p>Nanti setelah musim semi darang, salju atau esnya tadi barulah bisa mencair, mengalir di permukaan bumi, dan akhirnya sampai ke laut untuk mengulang kembali siklusnya. Karena prosesnya yang panjang ini makanya siklusnya dinamakan siklus panjang.</p>



<p>Berbicara soal es, dalam siklus panjang ini juga kamu bisa menjumpai proses sublimasi, loh. Nah, sublimasi sendiri adalah perubahan wujud padat menjadi gas, dalam hal ini adalah es yang menguap kembali menjadi uap air.</p>



<p>Jadi, uap air yang terdapat di atmosfer tidak hanya dari air aja, namun bisa juga nih dari air yang versi padatnya, yakni es.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/nama-pulau-terbesar-dan-terkecil-indonesia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/nama-pulau-terbesar-dan-terkecil-indonesia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Nama-Pulau-Terbesar-dan-Terkecil-di-Indonesia-Ini-Urutannya-500x291.jpg" alt="7 Nama Pulau Terbesar dan Terkecil di Indonesia, Ini Urutannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7 Nama Pulau Terbesar dan Terkecil di Indonesia, Ini Urutannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Proses Siklus Hidrologi</strong></h2>



<p>Terdapat beberapa tahapan proses siklus hidrologi yang diantaranya:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Evaporasi</strong></h3>



<p>Proses penguapan air dari tubuh-tubuh air, seperti laut, sungai dan danau yang diakibatkan oleh pemanasan sinar matahari. Air yang menguap kemudian akan naik ke langit dan nantinya menjadi awan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Transpirasi</strong></h3>



<p>Transpirasi adalah penguapan air dari permukaan tumbuhan. Di mana tumbuhan mengeluarkan uap H2O dan CO2 pada siang yang panas dan kemudian transpirasi akan berlangsung melalui pori-pori daun yang berhubungan dengan udara.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Sublimasi</strong></h3>



<p>Pada tahapan sublimasi ini, sinar matahari akan membantu penguapan pada es tanpa melalui proses pencairan. Hal ini mengakibatkan es yang merupakan bentuk padat dari air, menguap dan berubah menjadi awan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Intersepsi</strong></h3>



<p>Pada proses intersepsi, air hujan tertahan pada tanaman untuk kemudian terevaporasi kembali ke atmosfer.</p>



<p>Siklus hidrologi ini memungkinkan air untuk kembali ke atas tergantung dengan kemampuan setiap pohon dari jenis daun, kerapatan daun, lebar tajuk, dan batang.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Kondensasi</strong></h3>



<p>Kondensasi menampakkan perubahan wujud uap air menjadi titik-titik air di atmosfer, sehingga membentuk awan. Proses ini dapat terjadi karena pengaruh rendahnya suhu udara pada ketinggian atmosfer tertentu.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-gambar-poster-siklus-air-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-gambar-poster-siklus-air-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/Contoh-Gambar-Poster-Siklus-Air-500x333.jpg" alt="Contoh Gambar Poster Siklus Air Kelas 5 beserta Proses dan Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Gambar Poster Siklus Air Kelas 5 beserta Proses dan Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>6. Adveksi</strong></h3>



<p>Pada siklus hidrologi ini, butiran air yang berbentuk awan bergerak secara horizontal dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Hal tersebut juga dibantu karena pengaruh angin yang berhembus.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>7. Presipitasi</strong></h3>



<p>Presipitasi adalah proses turunnya air ke permukaan bumi dalam bentuk hujan. Bukan hanya hujan, pada daerah yang bersuhu rendah, presipitasi juga bisa menurunkan air padat berupa salju.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>8. Run Off</strong></h3>



<p>Air yang sudah jatuh ke permukaan bumi yang tinggi, akan mengalir ke tempat yang lebih rendah melalui sungai dan anak sungai.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>9. Infiltrasi</strong></h3>



<p>Tahapan ini merupakan proses peresapan air ke dalam tanah melalui pori-pori tanah. Dalam siklus hidrologi ini, air dapat tersimpan menjadi air tanah yang secara lambat akan mengalir kembali ke laut.</p>



<p>Nah, di atas adalah bahasan terkait pengertian, jenis, dan proses siklus hidrologi atau siklus air yang bisa Mamikos bagikan untuk kamu.</p>



<p>Meskipun air tidak pernah habis karena ada siklus yang selalu terulang, bukan berarti kita bisa seenaknya menggunakan air, ya!</p>



<p>Jika kamu ingin mengulik lebih banyak lagi tentang materi mata pelajaran lainnya, seperti <a href="https://mamikos.com/info/gambar-siklus-hidrologi-pendek-sedang-dan-panjang-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Gambar Siklus Hidrologi Pendek, Sedang, dan Panjang</a>, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>FAQ</strong></h3>



<div class="schema-faq wp-block-yoast-faq-block"><div class="schema-faq-section" id="faq-question-1718026838764"><strong class="schema-faq-question"><strong>Apa saja jenis jenis dari siklus hidrologi?</strong></strong> <p class="schema-faq-answer">Terdapat tiga jenis siklus air yang perlu kamu ketahui, diantaranya yaitu siklus pendek, siklus sedang, dan siklus panjang.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1718026848666"><strong class="schema-faq-question"><strong>Apa saja siklus air dan penjelasannya?</strong></strong> <p class="schema-faq-answer">Siklus hidrologi atau siklus air adalah siklus air yang tidak berkesudahan dari atmosfer ke bumi dan kembali lagi ke atmosfer. Proses ini berlangsung selamanya. Sirkulasi air terjadi melalui beberapa proses, yaitu: Evaporasi, kondensasi, presipitasi, infiltrasi, limpasan, dan konsumsi.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1718026856991"><strong class="schema-faq-question"><strong>Siklus hidrologi dibedakan menjadi berapa?</strong></strong> <p class="schema-faq-answer">Siklus hidrologi sendiri memiliki sembilan tahap mulai dari evaporasi sebagai tahap pertama kemudian transpirasi, kondensasi, evapotranspirasi dan sublimasi. Tahap selanjutnya adalah tahap adveksi, tahap run off, tahap presipitasi dan tahap infiltrasi.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1718026864142"><strong class="schema-faq-question"><strong>Apa yang dimaksud dengan siklus hidrologi panjang?</strong></strong> <p class="schema-faq-answer">Siklus hidrologi panjang adalah air laut menguap menjadi gas, kemudian membentuk kristal-kristal es di atas laut, dibawa angin ke daratan (pegunungan), jatuh sebagai salju yang membentuk gletser, masuk ke sungai, lalu kembali ke laut.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1718026873181"><strong class="schema-faq-question"><strong>Apa yang dimaksud dengan siklus hidrologi pendek?</strong></strong> <p class="schema-faq-answer">Siklus air pendek diawali dari evaporasi air laut ke atmosfer. Pada ketinggian tertentu, uap air akan mengalami kondensasi yang akan membentuk awan. Awan yang tak mampu menahan beban air akan mengalami presipitasi dan terjadi hujan, sehingga air jatuh kembali ke laut.</p> </div> </div>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/jenis-siklus-hidrologi-pljr/">3 Jenis Siklus Hidrologi beserta Penjelasannya Lengkap dari Pengertian hingga Prosesnya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Jenis-Siklus-Hidrologi.jpeg" length="149150" type="image/jpeg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Jenis-Siklus-Hidrologi-300x200.jpeg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Gambar Siklus Hidrologi Pendek, Sedang, dan Panjang beserta Penjelasan Lengkap</title>
            <category>Geografi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/gambar-siklus-hidrologi-pendek-sedang-dan-panjang-pljr/</link>
            <pubDate>Mon, 10 Jun 2024 03:13:04 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/gambar-siklus-hidrologi-pendek-sedang-dan-panjang-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Air adalah sumber yang penting bagi kehidupan semua makhluk hidup di Bumi. Bagaimana air bisa terbentuk? Inilah penjelasan tentang siklus hidrologi.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/gambar-siklus-hidrologi-pendek-sedang-dan-panjang-pljr/">Gambar Siklus Hidrologi Pendek, Sedang, dan Panjang beserta Penjelasan Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Gambar Siklus Hidrologi Pendek, Sedang, dan Panjang beserta Penjelasan Lengkap – Tahukah kamu jika air yang kita lihat di laut atau danau melalui proses yang cukup panjang untuk bisa kita manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari?</p>



<p>Air mengalami proses yang disebut dengan siklus hidrologi yang akan terjadi secara terus-menerus. Sedangkan siklus yang dialami air tersebut memiliki berbagai jenis atau tahapan.</p>



<p>Agar proses tersebut mudah di pahami, di artikel ini Mamikos akan menjelaskan menggunakan gambar siklus hidrologi pendek, sedang, dan panjang secara lengkap.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa itu Siklus Hidrologi?</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang.jpg" alt="Gambar Siklus Hidrologi Pendek, Sedang, dan Panjang" class="wp-image-235672" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@LarsNeumann</figcaption></figure></div>


<p>Siklus hidrologi atau juga dikenal sebagai siklus air adalah proses alami yang terjadi secara berulang.</p>



<p>Siklus tersebut akan menggambarkan seperti apa proses air yang ada di Bumi ini bergerak. Dari mulanya yang berada di tengah lautan hingga dapat kita gunakan dan manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Namun, siklus hidrologi menyebabkan air harus melalui berbagai bentuk, yaitu cair, gas (uap air), dan padat (salju atau es).</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-sumber-daya-alam-biotik-dan-abiotik-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-sumber-daya-alam-biotik-dan-abiotik-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Sumber-Daya-Alam-Biotik-dan-Abiotik-500x333.jpg" alt="6 Contoh Sumber Daya Alam Biotik dan Abiotik beserta Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">6 Contoh Sumber Daya Alam Biotik dan Abiotik beserta Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Manfaat Siklus Hidrologi</h2>



<p>Selain sebagai pasokan sumber air bagi semua makhluk hidup di Bumi, sebenarnya apa saja manfaat siklus hidrologi? Mari simak penjelasan Mamikos berikut ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Pemurnian Air Alami</h4>



<p>Siklus hidrologi memainkan peran penting dalam pemurnian air alami. Ketika air menguap dari permukaan laut, sungai, dan danau, proses penguapan tersebut akan meninggalkan banyak kontaminan dan partikel padat. Sehingga uap air yang naik ke <a href="https://mamikos.com/info/ringkasan-materi-geografi-atmosfer-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">atmosfer</a> relatif murni.</p>



<p>Proses kondensasi dan presipitasi juga membantu membersihkan udara dari polutan dan debu.</p>



<h4 class="wp-block-heading">&nbsp;2. Penyedia Air Tawar</h4>



<p>Manfaat siklus hidrologi lainnya adalah memastikan ketersediaan air tawar melalui proses presipitasi.</p>



<p>Hujan dan salju yang dihasilkan dalam siklus ini menyediakan sumber utama air tawar untuk manusia, hewan, dan tumbuhan. Tanpa siklus hidrologi, banyak ekosistem dan populasi manusia akan mengalami kekurangan air.</p>



<h4 class="wp-block-heading">&nbsp;3. Pengisian Kembali Akuifer dan Sumber Air Tanah</h4>



<p>Air dari presipitasi yang meresap ke dalam tanah akan mengisi kembali akuifer dan sumber air tanah. Proses infiltrasi tersebut penting untuk menjaga ketersediaan air di sumur dan mata air.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">&nbsp;4. Regulasi Iklim</h4>



<p>Proses penguapan dan kondensasi mempengaruhi distribusi panas di atmosfer sekaligus membantu mengatur suhu dan pola cuaca. Awan yang terbentuk dari kondensasi juga mempengaruhi radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi.</p>



<h4 class="wp-block-heading">&nbsp;5. Siklus Nutrisi</h4>



<p>Air hujan yang turun membawa serta berbagai nutrisi dari atmosfer ke tanah yang kemudian dapat digunakan oleh tumbuhan.</p>



<p>Proses penyerapan atau infiltrasi tersebut tentunya membantu dalam siklus nutrisi pertumbuhan tanaman dan produksi pangan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">&nbsp;6. Penyediaan Habitat</h4>



<p>Siklus hidrologi mendukung berbagai habitat air seperti sungai, danau, rawa, dan lautan. Habitat-habitat ini sangat penting bagi kehidupan berbagai spesies hewan dan tumbuhan, serta bagi ekosistem yang bergantung pada air.</p>



<h4 class="wp-block-heading">&nbsp;7. Kontrol Erosi Tanah</h4>



<p>Presipitasi yang diikuti oleh infiltrasi akan menjaga kelembaban tanah dan mencegah erosi. Tanah yang kering lebih rentan terhadap angin dan air yang dapat menyebabkan erosi.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-perubahan-iklim-di-indonesia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-perubahan-iklim-di-indonesia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/Contoh-Perubahan-Iklim-di-Indonesia-500x333.jpg" alt="20 Contoh Perubahan Iklim di Indonesia beserta Penyebab dan Dampaknya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">20 Contoh Perubahan Iklim di Indonesia beserta Penyebab dan Dampaknya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Tahapan Siklus Hidrologi</h2>



<p>Sebelum nanti kita akan belajar menggunakan gambar siklus hidrologi pendek, sedang, dan panjang, Mamikos bahas terlebih dahulu tentang istilah yang akan digunakan.</p>



<p>Dalam siklus hidrologi kamu akan menemukan beberapa istilah yang biasa digunakan untuk menyebutkan tahapan-tahapan yang terjadi, seperti:</p>



<h4 class="wp-block-heading">Evaporasi</h4>



<p>Evaporasi adalah proses di mana air berubah dari bentuk cair menjadi uap air karena panas matahari. Dalam siklus hidrologi, evaporasi merupakan tahap awal yang sangat penting.</p>



<p>Proses tersebut terjadi ketika molekul-molekul air di permukaan lautan, sungai, maupun danau memperoleh cukup energi untuk mengatasi tarikan molekul-molekul di sekitarnya dan masuk ke atmosfer sebagai gas.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Adveksi</h4>



<p>Sedangkan adveksi adalah proses transportasi uap air di atmosfer melalui pergerakan horizontal udara.</p>



<p>Angin membawa uap air dari daerah lautan ke daratan, kemudian uap air tersebut mengalami kondensasi dan presipitasi.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Kondensasi</h4>



<p>Kondensasi adalah uap air yang berada di atmosfer mendingin dan berubah kembali menjadi tetesan air cair.</p>



<p>Proses ini terjadi ketika uap air naik ke atmosfer dan bertemu dengan suhu yang lebih rendah, sehingga kehilangan energi dan berubah menjadi cairan. Tetesan air yang terbentuk itu akan berkumpul dan menjadi menjadi awan.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Presipitasi</h4>



<p>Tahap dalam siklus hidrologi selanjutnya adalah presipitasi yang merupakan proses air dalam bentuk cair atau padat jatuh dari atmosfer ke permukaan bumi. Biasanya proses ini kita sebut dengan hujan.</p>



<p>Bentuk-bentuk presipitasi bisa termasuk hujan, salju, sleet, dan hujan es. Presipitasi terjadi ketika tetesan air atau kristal es dalam awan menjadi cukup besar untuk mengatasi arus udara dan menyebabkannya jatuh ke tanah.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Run Off</h4>



<p>Runoff adalah aliran air di permukaan tanah menuju badan-badan air seperti sungai, danau, dan lautan. Proses ini terjadi ketika presipitasi melebihi kapasitas tanah untuk menyerap air (infiltrasi), sehingga air mengalir di atas permukaan tanah.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Infiltrasi</h4>



<p>Terakhir adalah infiltrasi. Air dari presipitasi meresap ke dalam tanah, sehingga air mengisi akuifer atau lapisan air bawah tanah yang penting untuk penyediaan air selama musim kering.</p>



<p>Terjadinya proses infiltrasi tersebut akan dipengaruhi oleh jenis tanah, vegetasi, dan tingkat kejenuhan tanah.</p>



<p>Infiltrasi yang baik akan mencegah terjadinya run off secara berlebihan yang akan menyebabkan bencana banjir.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jenis Siklus Hidrologi dan Perbedaannya</h2>



<h3 class="wp-block-heading">Jenis Siklus Hidrologi</h3>



<p>Terdapat tiga jenis siklus hidrologi yang akan kita pelajari pada bagian ini. Jenis-jenis tersebut terbagi berdasarkan fase atau tahapan yang dilalui.</p>



<h4 class="wp-block-heading">&nbsp;1. Siklus Hidrologi Pendek</h4>



<p>Siklus hidrologi pendek terjadi dalam lintasan air yang paling sederhana dan cepat. Prosesnya hanya melibatkan tiga fase utama, yaitu evaporasi, kondensasi, dan presipitasi.</p>



<p>Siklus ini biasanya terjadi di kawasan yang dekat dengan sumber penguapan seperti lautan atau danau, sehingga air tidak melakukan perjalanan jauh sebelum kembali ke tempat asalnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">&nbsp;2. Siklus Hidrologi Sedang</h4>



<p>Sedikit lebih panjang, siklus hidrologi sedang akan melewati tahap evaporasi, kondensasi, presipitasi, dan aliran permukaan (runoff) sebelum air akhirnya kembali ke laut.</p>



<p>Dibandingkan dengan siklus pendek, siklus sedang membawa air dari laut ke daratan hingga air tersebut kembali lagi ke laut atau danau. Siklus sedang mulai menunjukkan pentingnya aliran sungai (infiltrasi) dalam mengembalikan air ke lautan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/klasifikasi-tumbuhan-lumut-beserta-ciri-ciri-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/klasifikasi-tumbuhan-lumut-beserta-ciri-ciri-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/04/klasifikasi-tumbuhan-lumut-500x333.jpg" alt="3 Klasifikasi Tumbuhan Lumut beserta Ciri-ciri dan Manfaatnya bagi Manusia dan Lingkungan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">3 Klasifikasi Tumbuhan Lumut beserta Ciri-ciri dan Manfaatnya bagi Manusia dan Lingkungan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">3. Siklus Hidrologi Panjang</h4>



<p>Siklus hidrologi panjang memiliki lintasan air yang paling kompleks dan lama. Air harus mengalami tahap evaporasi, kondensasi, presipitasi, penyimpanan dalam bentuk es atau salju, pencairan, dan aliran permukaan sebelum air akhirnya kembali ke laut.</p>



<p>Proses yang lebih panjang dan lebih kompleks membuat air mengalami fase penyimpanan sementara di gletser atau salju sebelum air kembali ke siklus utamanya.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">Perbedaan Siklus Hidrologi</h3>



<p>Agar lebih mudah dipahami tentang ketiga jenis siklus hidrologi di atas, Mamikos sudah membuatkan tabel singkat di bawah ini:</p>


<div id="footable_parent_235781"
         class=" footable_parent ninja_table_wrapper loading_ninja_table wp_table_data_press_parent semantic_ui ">
                <table data-ninja_table_instance="ninja_table_instance_0" data-footable_id="235781" data-filter-delay="1000" aria-label="Gambar Siklus Hidrologi - Sheet1.csv"            id="footable_235781"
           data-unique_identifier="ninja_table_unique_id_582456078_235781"
           class=" foo-table ninja_footable foo_table_235781 ninja_table_unique_id_582456078_235781 ui table  nt_type_ajax_table selectable celled striped vertical_centered  footable-paging-right ninja_table_search_disabled">
                <colgroup>
                            <col class="ninja_column_0 ">
                            <col class="ninja_column_1 ">
                            <col class="ninja_column_2 ">
                            <col class="ninja_column_3 ">
                    </colgroup>
            </table>
                    <style type="text/css" id='ninja_table_custom_css_235781'>
                        #footable_235781  {
    font-family: inherit;
    font-size: 14px;
    }

    
                </style>
                
    
    
</div>




<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<h2 class="wp-block-heading">Gambar Siklus Hidrologi Pendek, Sedang, dan Panjang</h2>



<p>Dari jenis-jenis siklus hidrologi di atas, berikut adalah gambar siklus hidrologi pendek, sedang, dan panjang yang lebih jelas dan lengkap.</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Gambar Siklus Hidrologi Pendek</h4>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-1.jpg" alt="Gambar Siklus Hidrologi Pendek, Sedang, dan Panjang - 1" class="wp-image-235673" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-1.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-1-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-1-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@Mamikos</figcaption></figure></div>


<p>Dalam gambar siklus hidrologi pendek di atas air menguap dari permukaan laut atau badan air lainnya (evaporasi).</p>



<p>Kemudian naik ke atmosfer sebagai uap air, mengembun menjadi awan, dan selanjutnya jatuh kembali ke laut atau badan air tersebut sebagai presipitasi (hujan).</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Gambar Siklus Hidrologi Sedang</h4>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-2.jpg" alt="Gambar Siklus Hidrologi Pendek, Sedang, dan Panjang - 2" class="wp-image-235674" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-2.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-2-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-2-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-2-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@Mamikos</figcaption></figure></div>


<p>Pada gambar siklus hidrologi sedang, lintasan air sedikit lebih panjang dan kompleks. Air menguap dari laut atau badan air lainnya, kemudian naik ke atmosfer dan mengembun menjadi awan.</p>



<p>Awan-awan tersebut kemudian dibawa oleh angin ke daratan, di mana awan menghasilkan presipitasi dalam bentuk hujan atau salju.</p>



<p>Air dari presipitasi ini kemudian mengalir melalui sungai dan saluran air lainnya untuk kembali ke laut.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Gambar Siklus Hidrologi Panjang</h4>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-3.jpg" alt="Gambar Siklus Hidrologi Pendek, Sedang, dan Panjang - 3" class="wp-image-235675" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-3.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-3-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-3-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-3-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@Mamikos</figcaption></figure></div>


<p>Siklus hidrologi panjang dimulai dengan air yang menguap dari laut atau badan air lainnya yang naik ke atmosfer dan mengembun menjadi awan.</p>



<p>Awan yang terbawa angin ke daratan menghasilkan presipitasi dalam bentuk salju atau es di pegunungan.</p>



<p>Salju atau es tersebut kemudian disimpan di pegunungan untuk periode waktu tertentu sebelum akhirnya mencair dan mengalir melalui sungai kembali ke laut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dampak Aktivitas Manusia terhadap Siklus Hidrologi</h2>



<h4 class="wp-block-heading">1. Penggunaan Lahan dan Deforestasi</h4>



<p>Seperti pada gambar siklus hidrologi pendek, sedang, dan panjang, yang melalui berbagai tahapan atau proses, deforestasi akan mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap air (infiltrasi) dan meningkatkan aliran permukaan (runoff).</p>



<p>Tentunya gangguan tersebut dapat menyebabkan erosi tanah dan banjir. Selain itu, hilangnya vegetasi dapat mengurangi transpirasi yang berkontribusi pada jumlah uap air di atmosfer dan memengaruhi pola presipitasi.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Adanya Fenomena Urbanisasi</h4>



<p>Pembangunan kota dengan banyak permukaan keras seperti aspal dan beton jelas mengurangi infiltrasi dan meningkatkan runoff</p>



<p>Urbanisasi juga sering mengubah aliran alami sungai melalui pembangunan kanal, bendungan, dan sistem drainase, yang mempengaruhi siklus pada gambar siklus hidrologi pendek, sedang dan panjang.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">3. Industri Pertanian</h4>



<p>Irigasi dalam pertanian mengubah distribusi air di permukaan tanah dan dapat menyebabkan penurunan air tanah jika pengambilan air melebihi pengisian ulang.</p>



<p>Penggunaan pupuk dan pestisida dalam pertanian juga dapat meresap ke dalam air tanah atau terbawa oleh runoff ke sungai dan danau yang menyebabkan polusi air.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Produksi Industri</h4>



<p>Limbah industri sering mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari sumber air permukaan dan air tanah.</p>



<p>Selain itu, banyak industri menggunakan air dalam jumlah besar untuk produksi yang berisiko mengurangi ketersediaan air bagi ekosistem dan masyarakat sekitar.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Adanya Perubahan Iklim</h4>



<p>Aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil akan meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca, sehingga menyebabkan perubahan iklim dan mempengaruhi pola presipitasi global.</p>



<p>Peningkatan suhu global atau <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-efek-rumah-kaca-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">efek rumah kaca</a> juga menyebabkan pencairan es dan gletser sebagai tempat penyimpanan air. Selain itu suhu yang meningkat juga memperbanyak laju penguapan yang berpengaruh pada keseimbangan siklus hidrologi.</p>



<h4 class="wp-block-heading">6. Penggunaan Air Tanah</h4>



<p>Pengambilan air tanah yang berlebihan untuk pertanian, industri, dan keperluan domestik dapat mengurangi cadangan air tanah dan menyebabkan penurunan permukaan tanah (subsiden).</p>



<p>Selain itu aktivitas manusia seperti pertanian dan pembuangan limbah juga dapat mencemari air tanah dengan bahan kimia dan polutan lainnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">7. Pembangunan Bendungan dan Waduk</h4>



<p>Bendungan mengubah aliran alami sungai yang mempengaruhi ekosistem hilir dan siklus air lokal.</p>



<p>Waduk besar juga dapat meningkatkan penguapan air dibandingkan dengan aliran alami sungai dan mengurangi ketersediaan air.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/jenis-awan-beserta-nama-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/jenis-awan-beserta-nama-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Cirrostratus-500x333.jpg" alt="10 Jenis Awan beserta Nama, Gambar, dan Keterangannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">10 Jenis Awan beserta Nama, Gambar, dan Keterangannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Itulah tadi pembahasan tentang siklus hidrologi yang disertai dengan penjelasan gambar siklus hidrologi pendek, sedang, dan panjang, yang dapat Mamikos berikan.</p>



<p>Apabila kamu masih ingin belajar tentang materi lainnya, pastikan untuk mengunjungi blog Mamikos, ya.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/gambar-siklus-hidrologi-pendek-sedang-dan-panjang-pljr/">Gambar Siklus Hidrologi Pendek, Sedang, dan Panjang beserta Penjelasan Lengkap</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang.jpg" length="495659" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Gambar-Siklus-Hidrologi-Pendek-Sedang-dan-Panjang-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>﻿3 Macam Siklus Hidrologi beserta Penjelasannya dalam Ilmu Geografi</title>
            <category>Geografi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/macam-siklus-hidrologi-pljr/</link>
            <pubDate>Fri, 19 Jan 2024 04:23:08 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Bella Carla</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/macam-siklus-hidrologi-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Tahapan siklus air memiliki beberapa tahap dalam menggerakkan sirkulasi air di bumi. Yuk, kenali macam-macam tahap siklus hidrologi dan penjelasannya!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/macam-siklus-hidrologi-pljr/">﻿3 Macam Siklus Hidrologi beserta Penjelasannya dalam Ilmu Geografi</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>3 Macam Siklus Hidrologi beserta Penjelasannya dalam Ilmu Geografi &#8211; Air menjadi salah satu elemen paling penting dalam kehidupan bumi. Jika dibandingkan dengan makanan, manusia akan lebih tidak bisa bertahan hidup tanpa adanya air.</p>



<p>Namun, tahukah kamu alasan kenapa air tidak pernah habis meskipun sudah dipakai berjuta-juta tahun oleh manusia dan makhluk hidup lainnya?</p>



<p>Pasokan air di bumi tidak pernah habis dikarenakan adanya tahapan siklus air (siklus hidrologi) yang terjadi secara alami. Untuk memahami lebih lanjut seputar siklus hidrologi, kamu bisa simak ulasan berikut ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Berikut Penjelasan Hingga Macam Siklus Hidrologi</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Macam-Siklus-Hidrologi-1024x683.jpg" alt="Macam Siklus Hidrologi" class="wp-image-220460" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Macam-Siklus-Hidrologi-1024x683.jpg 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Macam-Siklus-Hidrologi-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Macam-Siklus-Hidrologi-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Macam-Siklus-Hidrologi-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Macam-Siklus-Hidrologi-600x400.jpg 600w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Macam-Siklus-Hidrologi.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">asset.kompas.com</figcaption></figure></div>


<p>Sebelumnya,
sudahkah kamu pernah mendengar istilah siklus hidrologi? Nah, siklus hidrologi
sendiri adalah proses yang menjamin ketersediaan air di muka bumi.</p>



<p>Menurut Britannica Encyclopedia, siklus hidrologi merupakan sirkulasi atau perputaran air dalam <a href="https://mamikos.com/info/contoh-fenomena-atmosfer-dalam-kehidupan-sehari-hari-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="sistem atmosfer bumi (opens in a new tab)">sistem atmosfer bumi</a>. </p>



<p>Kerap
dikenal juga sebagai siklus air, siklus hidrologi terbagi menjadi berbagai
macam di antaranya yaitu siklus pendek, siklus sedang, dan siklus panjang.</p>



<p>Selain bertujuan untuk mempertahankan ketersediaan air, siklus hidrologi nyatanya juga bertugas menjaga intensitas hujan, menjaga cuaca dan suhu di bumi, lho.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/macam-contoh-pendekatan-geografi-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/macam-contoh-pendekatan-geografi-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/09/Macam-Contoh-Pendekatan-Geografi-Beserta-Penjelasannya-Lengkap-500x356.jpg" alt="3 Macam Contoh Pendekatan Geografi Beserta Penjelasannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">3 Macam Contoh Pendekatan Geografi Beserta Penjelasannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang Dimaksud Siklus Hidrologi?</h2>



<p>Sebelum
beralih ke macam-macam siklus hidrologi, tentu kamu harus memahami pengertian
dari siklus hidrologi terlebih dahulu.</p>



<p>Lantas,
apa sih siklus hidrologi itu? Nah, jika dilihat secara definisi, hidrologi
berarti ilmu yang mempelajari air yang ada di atas maupun di dalam bumi.</p>



<p>Sederhananya,
siklus hidrologi atau siklus air merupakan rangkaian atau tahapan yang dilalui
oleh air dari bumi, ke atmosfer, dan kembali lagi ke bumi. </p>



<p>Singkatnya,
air yang terdapat di bumi menguap, kemudian menjadi awan, terus turun lagi menjadi
hujan. </p>



<p>Nah, hal inilah yang menyebabkan volume air di bumi itu relatif sama dari tahun ke tahun. Mengingat hal ini terjadi terus menerus dan mengikuti tahapan dalam siklusnya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-konsep-geografi-penjelasannya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-konsep-geografi-penjelasannya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/10-Contoh-Konsep-Geografi-Beserta-Penjelasannya-yang-Perlu-Siswa-Ketahui-500x333.jpg" alt="10 Contoh Konsep Geografi Beserta Penjelasannya yang Perlu Siswa Ketahui" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">10 Contoh Konsep Geografi Beserta Penjelasannya yang Perlu Siswa Ketahui</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Proses Siklus Hidrologi</h2>



<p>Siklus
hidrologi merupakan salah satu konsep dasar dalam biogeokimia. Diketahui,
siklus hidrologi memiliki beberapa tahapan, yaitu:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1.
Evaporasi</strong></h3>



<p>Tahap
pertama dalam siklus hidrologi adalah evaporasi. Nah, dalam tahapan ini terjadi
proses penguapan berubahnya air yang tertampung di laut, danau, sungai menjadi
uap air karena panas matahari.</p>



<p>Evaporasi
atau penguapan dapat terjadi karena adanya perubahan molekul cair menjadi
molekul gas, sehingga air berubah menjadi uap. </p>



<p>Selanjutnya,
penguapan yang terjadi akan menimbulkan efek naiknya air yang telah berubah
menjadi gas ke atmosfer.</p>



<p>Pada
tahap evaporasi, sinar matahari memiliki peran utama karena jika sinar yang
memancar terik maka semakin besar juga molekul air yang terangkat.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2.
Transpirasi</strong></h3>



<p>Selain
penguapan pada air yang terjadi di badan air, penguapan juga terjadi pada
bagian tubuh makhluk hidup khususnya pada hewan. Nah, tahapan ini disebut juga dengan
istilah transpirasi.</p>



<p>Diketahui
tumbuhan melakukan penyerapan air melalui akar dan kemudian dimanfaatkan untuk
fotosintesis, hingga selanjutnya uap air akan dikeluarkan lewat stomata. </p>



<p>Sedangkan
pada hewan, penguapan terjadi ketika hewan mengkonsumsi air dan selanjutnya
akan bernapas sehingga dapat menghasilkan uap air.</p>



<p>Molekul
cair pada tumbuhan dan hewan kemudian akan berubah menjadi uap atau molekul
gas. Setelah terjadi penguapan pada molekul cair, kemudian akan naik menuju
atmoster layaknya tahap evaporasi.</p>



<p>Nah,
transpirasi akan terjadi pada jaringan yang ada di hewan dan tumbuhan meskipun
dari tahap ini air yang dihasilkan tidak terlalu banyak.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3.
Evapotranspirasi</strong></h3>



<p>Evapotranspirasi
merupakan penguapan air yang terjadi di seluruh permukaan bumi, termasuk badan
air, tanah, hingga jaringan makhluk hidup.</p>



<p>Pada tahapan ini, penguapan akan terjadi saat molekul cair yang menguap merupakan seluruh jaringan pada makhluk hidup serta air. </p>



<p>Tahap
Evapotranspirasi sendiri dikenal sebagai tahap yang paling memberikan pengaruh
pada jumlah air yang terbawa di siklus hidrologi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4.
Sublimasi</strong></h3>



<p>Sublimasi merupakan peristiwa perubahan es menjadi uap air tanpa menjadi zat cair terlebih dahulu.</p>



<p>Biasanya, tahapan ini terjadi di wilayah kutub utara dan selatan, serta wilayah yang memiliki banyak lapisan es yang akan mengalami proses sublimasi.</p>



<p>Perlu
kamu pahami bahwa penguapan yang terjadi disini merupakan perubahan es sehingga
tidak akan melewati proses cair. </p>



<p>Kondisi
tersebutlah yang menjadi perbedaan dalam tahap evaporasi dan sublimasi, yakni kedua
tahap membutuhkan waktu yang lebih lambat.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5.
Kondensasi</strong></h3>



<p>Setelah melalui tahap <a href="https://mamikos.com/info/contoh-peristiwa-penguapan-dalam-kehidupan-sehari-hari-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">penguapan</a> yang terjadi melalui berbagai sumber, tahapan siklus hidrologi selanjutnya adalah tahap kondensasi atau pengembunan.</p>



<p>Pada
tahap ini, air yang telah menguap akan berubah menjadi partikel es. Nah, partikel
es yang dihasilkan sangat kecil dan terbentuk dikarenakan suhu dingin pada
ketinggian atmosfer bagian atas.</p>



<p>Kemudian,
partikel es berubah menjadi awan hingga semakin banyak jumlah partikel esnya dan
awan kemudian berubah warna semakin hitam.</p>



<!--nextpage-->



<p>Proses
perubahan yang terjadi menjadi wujud yang lebih padat, misalnya pada gas yang
berubah menjadi cairan.</p>



<p>Secara
etimologi sendiri, kondensasi merupakan istilah yang berasal dari bahasa latin ‘<em>Condensate</em>’
yang berarti tertutup. </p>



<p>Penguapan
merupakan salah satu contoh dari perubahan fisika, yakni perubahan zat yang
sementara sifatnya. Misalnya perubahan ukuran, wujud, dan bentuk. </p>



<p>Kemudian,
perubahan ini tidak menjadi zat baru dan cairan yang sudah terkondensasi dari
uap dan kemudian dikenal sebagai kondensat. </p>



<p>Kondensor sendiri merupakan alat yang digunakan untuk melakukan kondensasi uap dan diubah menjadi cairan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-prinsip-interelasi-geografi-sma-kelas-10-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-prinsip-interelasi-geografi-sma-kelas-10-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Contoh-Prinsip-Interelasi-Geografi-500x334.jpg" alt="Contoh-contoh Prinsip Interelasi Geografi SMA Kelas 10 dan Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh-contoh Prinsip Interelasi Geografi SMA Kelas 10 dan Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>6.
Adveksi</strong></h3>



<p>Adveksi
merupakan proses berpindahnya awan yang menjadikan awan-awan menyebar dan
berpindah tempat. Misalnya, awan di wilayah lautan berpindah ke wilayah
daratan.</p>



<p>Awan
yang telah terbentuk pada fase sebelumnya akan berpindah menuju lokasi lain dikarenakan
pengaruh angin dan perbedaan tekanan udara.</p>



<p>Nah,
adveksi merupakan proses penyebaran panas dengan arah horizontal atau pun
mendatar. Gerakan ini kemudian akan membuat udara di sekitarnya menjadi panas.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>7.
Presipitasi</strong></h3>



<p>Presipitasi
bisa terjadi dikarenakan adanya pendinginan dan penambahan uap air, sehingga
air yang membentuk awan mencapai titik jenuh.</p>



<p>Semakin
banyaknya uap air yang terbentuk di atmosfer, maka tetesan air yang ada di awan
akan semakin banyak dan semakin berat. </p>



<p>Saat
awan tidak mampu menampung banyaknya air yang terbentuk, maka air tersebut akan
dikeluarkan dalam bentuk hujan.</p>



<p>Apabila
suhu sekitar kurang dari 0 derajat celcius, maka selanjutnya akan terjadi hujan
es hingga hujan salju.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>8.
Run Off</strong></h4>



<p>Tahapan
<em>run off</em> dalam siklus hidrologi adalah peristiwa hujan yang jatuh ke
permukaan bumi dan terjadi di wilayah dataran tinggi, misalnya hujan di daerah
hulu sungai.</p>



<p>Hal
ini kemudian menyebabkan air mengalir ke daratan yang lebih rendah, sehingga
proses <em>run off </em>bisa diartikan sebagai proses bergeraknya air.</p>



<p>Nah,
air yang mengalir akan menuju ke laut sebagai tujuan terakhir. Setelah mencapai
lautan, maka akan terjadi proses evaporasi dan proses siklus hidrologi lainnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>9.
Infiltrasi</strong></h3>



<p>Kemudian
ada tahap infiltrasi, di mana tahapan ini menjadi faktor pada siklus hidrologi
atau siklus air yang berperan penting ketika mendistribusi air hujan.</p>



<p>Tahapan ini sangat berpengaruh terhadap permukaan, erosi, banjir, ketersediaan air untuk irigasi saat kemarau, air bawah tanah hingga ketersediaan air untuk tanaman. </p>



<p>Nah,
umumnya infiltrasi diberi pengaruh oleh beragam vegetasi dan sifat tanah. Tahapan
infiltrasi ini berkaitan erat dengan persediaan air sumur hingga air tanah yang
kerap digunakan dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading"><strong>10.
Konduksi</strong></h3>



<p>Tahap terakhir dalam siklus hidrologi adalah tahap konduksi. Tahap konduksi merupakan pemanasan dengan cara bersinggungan langsung dengan suatu objek.</p>



<p>Pemanasannya disebabkan oleh molekul udara yang berada di dekat permukaan bumi. </p>



<p>Permukaan bumi bersinggungan dengan bumi yang menerima panas langsung dari matahari hingga molekul yang telah panas kemudian bersinggungan dengan molekul udara yang belum panas.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-lokasi-relatif-dan-absolut-dalam-geografi-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-lokasi-relatif-dan-absolut-dalam-geografi-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Lokasi-Relatif-dan-Absolut-500x333.jpg" alt="Contoh Lokasi Relatif dan Absolut dalam Geografi dan Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Lokasi Relatif dan Absolut dalam Geografi dan Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Macam-macam Siklus Hidrologi</h2>



<p>Diketahui,
siklus hidrologi terbagi menjadi tiga macam berdasarkan proses yang di laluinya
serta seberapa jauh air tersebut bergerak dari tempat evaporasinya. Adapun
penjelasan lengkapnya adalah sebagai berikut.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1.
Siklus kecil atau pendek</strong></h3>



<p>Siklus
ini terjadi ketika air laut mendapat sinar matahari, kemudian mengalami
penguapan yang semakin lama semakin banyak. </p>



<p>Hingga
tak lama kemudian terjadilah proses kondensasi (pengembunan) dan terbentuk awan
yang mengakibatkan turunnya hujan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2.
Siklus sedang</strong></h3>



<p>Siklus
sedang merupakan proses di mana air laut yang mendapat sinar matahari, kemudian
menguap. Nah, uap air tersebut terbawa oleh angin ke daratan.</p>



<p>Karena
perubahan suhu udara di atas daratan dingin, maka terjadilah proses kondensasi
yang membentuk awan sehingga berujung menimbulkan hujan. </p>



<p>Kemudian,
air hujan tersebut mengalir di permukaan bumi dan meresap ke dalam tanah,
bahkan ada pula yang masuk ke danau hingga sungai dan laut.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3.
Siklus panjang atau besar</strong></h3>



<p>Sama
seperti namanya, siklus panjang ini membutuhkan proses yang lebih lama. Siklus panjang
dapat terjadi karena adanya pengaruh panas sinar matahari yang mengakibatkan
air laut semakin lama semakin menguap. </p>



<p>Kemudian,
uap air tersebut terbawa oleh angin jauh ke wilayah daratan. Setelah mengalami
pendinginan, uap air akan berubah menjadi kristal es sehingga terjadilah hujan
salju.</p>



<p>Salju tersebut kemudian akan &nbsp;mencair dan mengalir pada gletser, hingga kemudian kembali lagi ke laut.</p>



<p>Nah,
di atas tadi adalah materi seputar siklus hidrologi dan macam-macamnya yang bisa
Mamikos rangkumkan untuk kamu. </p>



<p>Meskipun
air tidak pernah habis karena ada siklus yang selalu terulang, bukan berarti
kita dapat seenaknya menggunakan air, ya. &nbsp;Mengingat siklus air ini prosesnya panjang, lho.
</p>



<p>Jika kamu ingin mencari tahu informasi penting lainnya, seperti <a href="https://mamikos.com/info/proses-terbentuknya-stalaktit-dan-stalagmit-pada-gua-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Proses Terbentuknya Stalaktit dan Stalagmit pada Gua</a>, kamu bisa mengunjungi blog Mamikos. Akan ada banyak sekali artikel menarik yang wajib kamu ketahui. </p>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/macam-siklus-hidrologi-pljr/">﻿3 Macam Siklus Hidrologi beserta Penjelasannya dalam Ilmu Geografi</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Macam-Siklus-Hidrologi.jpg" length="159929" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/01/Macam-Siklus-Hidrologi-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>