Tata Cara Sholat Lailatul Qadar 4 Rakaat Sendiri beserta Niat dan Bacaannya Lengkap

Tata Cara Sholat Lailatul Qadar 4 Rakaat Sendiri beserta Niat dan Bacaannya Lengkap – Bulan Ramadhan sudah sampai di pertengahan. Artinya, Lailatul Qadar pun semakin dekat.

Malam yang hanya hadir satu kali di setiap bulan Ramadhan ini memang begitu istimewa. Sehingga, rasanya rugi jika tidak mengamalkan sholat Lailatul Qadar sebagai salah satu ibadah yang mulia.

Namun, bagaimana tata cara sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 rakaat? Simak informasinya di artikel Mamikos kali ini.

Malam Lailatul Qadar

Canva/@Michael Burrows

Keistimewaan bulan Ramadhan tidak hanya terdapat pada hari-harinya, tetapi istimewa pula pada malam-malamnya, di mana Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk mendirikan sholat malam.

Salah satu malam yang paling di tunggu di bulan Ramadhan karena keberkahan dan keistimewaannya adalah malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar disebut sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Saat inilah Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Muslim di dunia.

Selain itu, malam Lailatul Qadr adalah malam di mana para malaikat Allah turun ke bumi. Sehingga, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di malam-malam ini.

Kapan Malam Lailatul Qadar Tiba?

Telah diisyaratkan oleh Rasulullah, Nabi Muhammad SAW bahwa malam Lailatul Qadar memiliki kemungkinan besar terjadi atau datang di malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Nabi Muhammad SAW bersabda dalam Hadist Riwayat Bukhori, “Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh terakhir bulan Ramadhan.”

Berdasarkan riwayat tersebut malam Lailatul Qadar berarti terjadi pada malam ke 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan.

Sebagian besar menekankan bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada malam ke 27 Ramadhan.

Namun, tidak ada yg bisa menjamin kapan hadirnya malam
istimewa tersebut selain Allah SWT.

Oleh karena itu, yang bisa umat Muslim usahakan untuk
mendapatkan malam tersebut adalah dengan memperbanyak ibadah pada 10 hari
terakhir Ramadhan.

Keutamaan Melaksanakan Sholat Lailatul Qadar

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW mengenai Lailatul Qadar,

مَنْ قَامَ
لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا
غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ
مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Barangsiapa sholat pada malam lailatul qadar
karena iman dan mengharapkan pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lampau
(HR Imam Bukhari).”

Hendaknya kita sebagai umat Muslim untuk melaksanakan sholat Lailatul Qadar agar mendapat ampunan dari Allah SAW dan segala doa akan dikabulkan.

Sesungguhnya tidak ada satu pun umat Islam yang akan merugi
ketika menjalankan ibadah dikarenakan oleh keimanan pada Allah SWT.

Tata Cara Sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 Rakaat

Sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW, yaitu semakin menggiatkan dan mendirikan ibadah di malam ganjil bulan Ramadhan, salah satunya adalah dengan sholat Lailatul Qadar.

Sholat Lailatul Qadar dikerjakan pada malam hari setelah menunaikan kewajiban sholat Isya.

Dalam mengerjakan sholat Lailatul Qadar tidak ada batasan jumlah rakaat, tetapi biasanya dilakukan minimal 2 rakaat (harus genap) sekali salam hingga 12 rakaat.

Sholat Lailatul Qadar dapat ditunaikan sendiri atau munfarid maupun berjamaah.

Tata Cara Sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 Rakaat – Sendiri (Munfarid)

Berikut adalah tata cara sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 Rakaat jika Anda melakukan sholat sendiri di rumah.

1. Membaca niat dalam hati dan takbiratul ikhram

Niat dua rakaat

أُصَلَّى
سُنَّةً فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ
أَكْبَرْ.

Ushalli sunnatan fi lailatil qadri rak’âtaini mustaqbilal
qiblati lillâhi ta’âlâ. Allâhu Akbar…

Artinya: Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat
dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala. Allahu Akbar.

Niat empat rakaat

أُصَلَّى
سُنَهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلُ الْقِبْلَةِ
لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ.

Ushalli sunnatan fi lailatil qadri arba’a raka’âtin
mustaqbilal qiblati lillâhi ta’âlâ. Allahu Akbar.

Artinya: Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar empat rakaat
dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala. Allahu Akbar…

2. Membaca Surah Al-Fatihah

Membaca Surah Al-Fatihah seperti sholat pada umumnya.

3. Dilanjutkan dengan membaca surah pendek yang dianjurkan

Sholat dua rakaat

Jika Anda akan melaksanakan sholat Lailatul Qadar sejumlah 2 rakaat, maka dilanjutkan dengan membaca surat pendek setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua yaitu Al-Qadr satu kali dan Al-Ikhlas 15 kali.

Diperbolehkan juga jika hanya membaca Surah Al-Ikhlas
sebanyak tujuh kali.

Sholat empat rakaat

Dianjurkan untuk membaca surat pendek pada setiap rakaatnya,
yaitu At-Takatsur satu kali dan al-Ikhlash tiga kali.

Selain itu, Anda juga bisa membaca bacaan surah pendek lain
semampunya.

4. Melakukan Takhiyat Akhir

Apabila mengerjakan sholat Lailatul Qadar dua rakaat, maka setelah mengerjakan rakaat kedua langsung ditutup dengan takhiyat akhir.

Namun, jika mengerjakan sholat sebanyak empat rakaat tidak
terdapat takhiyat awal. Artinya takhiyat akhir dilakukan pada rakaat keempat.

5. Salam

Setelah melakukan takhiyat akhir, dilanjutkan dengan salam
seperti saat melakukan sholat wajib.

Tata Cara Sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 Rakaat – Berjamaah (Makmum)

Jika Anda akan menjadi makmum saat melaksanakan sholat Lailatul Qadar secara berjamaah, berikut adalah tata cara sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 rakaat:

1. Membaca niat dalam hati dan takbiratul ikhram

Niat dua rakaat

Ushalli sunnatan fi lailatul qadri rak’ataini makmuuman
qiblati lillahita’ala.

Artinya: “Saya niat salat sunah lailatul qadar dua
rakaat sebagai makmum dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat empat rakaat

Ushalli sunnatan fi lailatul qadri arba’ai makmuuman
qiblati lillahita’ala.

Artinya: “Saya niat salat sunah lailatul qadar empat
rakaat sebagai makmum dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

2. Mendengarkan Imam dan Membaca Surah Al-Fatihah

Sebagai makmum, hendaknya mendengarkan bacaan surah yang
dilakukan oleh imam saat membaca surah Al Fatihah.

Makmum membaca surah Al-Fatihah ketika imam mulai membaca surah pendek yang dianjurkan saat melaksanakan sholat Lailatul Qadar.

3. Melakukan Takhiyat Akhir

Sama seperti tata cara sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 rakaat sendiri, takhiyat akhir dilakukan setelah rakaat dua.

Sedangkan untuk 4 rakaat, tidak ada takhiyat awal dan hanya
melakukan takhiyat akhir di rakaat ke empat. Sebagaimana yang dilakukan oleh
imam.

4. Salam

Sholat Lilatul Qadar ditutup dengan salam ketika imam sudah selesai melakukan salam. Penting diingat bahwa ketika melaksanakan sholat berjamaah, makmum tidak boleh mendahului pergerakan imam.

Tata Cara Sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 Rakaat – Menjadi Imam

Saat menjadi imam, sebenarnya yang membedakan hanyalah pada niatnya. Setelah itu dapat mengikuti tata cara sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 rakaat seperti ketika sholat sendiri.

Niat sholat Lilatul Qadar ketika menjadi imam dua rakaat:

Ushalli sunnatan fi lailatul qadri rak’ataini imaaman
qiblati lillahita’ala.

Artinya: “Saya niat salat sunah lailatul qadar dua
rakaat sebagai imam dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat empat rakaat

Ushalli sunnatan fi lailatul qadri arba’ai imaaman
qiblati lillahita’ala.

Artinya: “Saya niat salat sunah lailatul qadar empat
rakaat sebagai imam dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Doa Setelah Sholat Lailatul Qadar

Setelah menyelesaikan tata cara sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 rakaat Anda bisa melanjutkan dengan memperbanyak zikir dan juga berdoa memohon ampun kepada Allah SWT.

Bacaan zikir

أَسْتَغْفِرُ اللهَ
اْلعَظِيْمِ مِنْ كُلِّ ذَنْبِ
اْلعَظِيْمِ لَايَغْفِرُالذُّ نُوْبَ اِلَّااَنْتَ فَاغْفِرْلَنَا
مَغْفِرَتً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنَااِنَّكَ
اَنْتَ اْلغَفُوْرُالرَّحِيْ­م

“Astaghfirullaahal ‘azhiim min kulli dzanbil ‘adhiim
la yaghfirudz dzunuuba illaa anta faghfirlanaa maghfirotan min ‘indik warhamnaa
innaka antal ghofuurur rohiim.”
 (sebanyak 3 kali)

أَسْتَغْفِرُ اللهَ
اْلعَظِيْمِ

“Astaghfirullahaladzim.” (sebanyak 70
kali)

Bacaan doa

للَّهُمَّ إِنَّكَ
عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ
فَاعْفُ عَنِّى

Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu
‘annii

Artinya: “Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha
Mulia, Engkau Mencintai Pemaafan, maka maafkanlah aku.”

رَبَّنَآ ءَاتِنَا
فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً
وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ
ٱلنَّارِ

Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah
waqina ‘adzabannar.

Artinya: “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami
kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api
neraka.”

Setelahnya Anda dapat melanjutkan dengan doa secara pribadi sesuai dengan keinginan.

Penutup

Demikian informasi mengenai tata cara sholat Lailatul Qadar 2 atau 4 rakaat dari Mamikos.

Semoga kita semua – umat Muslim, bisa memperoleh dan merasakan datangnya malam Lailatul Qadar untuk bisa dapat pengampunan dosa serta doa yang diterima oleh Allah SWT. Allahumma aamiin.

FAQ

Apakah boleh sholat Lailatul Qadar 4 rakaat?

Dalam mengerjakan sholat Lailatul Qadar tidak ada batasan jumlah rakaat, tetapi biasanya dilakukan minimal 2 rakaat (harus genap) sekali salam hingga 12 rakaat.

Apakah sholat Lailatul Qadar 4 rakaat ada tahiyat awal?

Apabila mengerjakan sholat Lailatul Qadar dua rakaat, maka setelah mengerjakan rakaat kedua langsung ditutup dengan takhiyat akhir. Namun, jika mengerjakan sholat sebanyak empat rakaat tidak terdapat takhiyat awal. Artinya takhiyat akhir dilakukan pada rakaat keempat

Bagaimana niat sholat Lailatul Qadar 2 rakaat sendiri?

Ushalli sunnatan fi lailatil qadri rak’âtaini mustaqbilal qiblati lillâhi ta’âlâ. Allâhu Akbar…
Artinya: Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala. Allahu Akbar.

Bagaimana niat sholat Lailatul Qadar 4 rakaat sendiri?

Ushalli sunnatan fi lailatil qadri arba’a raka’âtin mustaqbilal qiblati lillâhi ta’âlâ. Allahu Akbar.
Artinya: Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar empat rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala. Allahu Akbar…

Bagaimana niat sholat Lailatul Qadar sebagai makmum?

Ushalli sunnatan fi lailatul qadri rak’ataini makmuuman qiblati lillahita’ala.
Artinya: “Saya niat salat sunah lailatul qadar dua rakaat sebagai makmum dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah