13 Tips Jitu Menghemat Penggunaan Listrik untuk Anak Kost
Sebagai penghuni kost yang baik, kamu perlu menghemat listrik untuk menghemat energi di bumi. Yuk, simak tipsnya di sini!
7. Memanfaatkan Penerangan Alami

Dibandingkan menggunakan lampu sebagai sumber cahaya utama, manfaatkanlah penerangan alami dari sinar matahari. Pada pagi hari, bukalah jendela kamar dan matikan lampu tidur. Kamar pun akan lebih terang dan terhindar dari kelembaban berlebihan.
Apabila memungkinkan, sewalah kamar kost di lantai dua, lantai tiga, dan seterusnya. Mungkin saja cahaya matahari tidak dapat masuk jendela di lantai satu, sehingga kamu perlu memilih kamar di lantai yang lebih tinggi.
8. Mencuci Secara Manual

Fasilitas mesin cuci yang ditawarkan kost dapat dimanfaatkan oleh seluruh penghuni. Namun, kamu tidak boleh asal-asalan menggunakannya. Pakailah mesin cuci pada saat tertentu atau saat mendesak saja. Apabila kamu masih bisa mencuci manual menggunakan tangan, tidak perlu menggunakan mesin cuci.
Selain itu, usahakan tidak menggunakan mesin cuci saat cucian hanya sedikit karena daya yang dibutuhkan tetap besar. Jika sudah selesai mencuci dan melihat matahari bersinar terik, jemur pakaian di bawah matahari dibandingkan mengeringkannya dengan mesin cuci.
9. Meminimalisir Penggunaan Dispenser

Sebagai anak kost, kamu perlu mencari tahu alat listrik yang memang benar-benar diperlukan dan hanya menjadi pelengkapi saja.
Ketika memutuskan akan membawa dispenser, pertimbangkan besar daya yang dibutuhkan, apalagi jika kamu akan selalu menyalakannya. Dispenser yang terdiri dari air dingin dan air panas akan membutuhkan daya yang besar.
Apabila aktivitasmu banyak dihabiskan di luar ruangan kost, kamu tidak perlu menyalakan dispenser tersebut dan bisa memanfaatkan air dingin dari kulkas. Jika membutuhkan air panas, kamu tetap bisa memasak air menggunakan kompor di dapur.
10. Menggunakan Kulkas Secara Kolektif

Anak kost yang ingin menyimpan bahan makanan agar tahan lama biasanya membutuhkan kulkas. Namun, untuk anak kost dengan budget sewa kamar pas-pasan dan khawatir dengan tagihan listrik yang membengkak, hindari menggunakan kulkas pribadi.
Ajaklah teman-teman kost yang lain untuk menggunakan satu kulkas yang sama. Selain itu, kamu juga bisa menghemat listrik dari kulkas dengan cara tidak membuka pintu kulkas terlalu lama.
11. Menyiasati Penggunaan Rice Cooker

Rice cooker dianggap sebagai barang bawaan wajib anak kost agar bisa bertahan hidup. Bahkan, untuk anak kost rice cooker tidak hanya berfungsi untuk memasak nasi. Ada banyak resep masakan hemat ala anak kost dengan menggunakan rice cooker.
Tips menghemat listrik rice cooker untuk anak kost bisa kamu dapatkan dengan trik khusus. Misalnya, dibandingkan menunggu air mendidih di rice cooker, siasati dengan memasak air panas terlebih dahulu di kompor. Cara ini bisa menghemat listrik meskipun tidak terlalu besar.
12. Memilih Setrika Otomatis

Sebagai anak kost yang ingin berusaha mandiri dan tidak mau bergantung pada jasa laundry, membawa setrika sendiri bisa dilakukan. Namun, kamu perlu melihat jenis setrika yang dibawa beserta mode yang digunakan.
Aktifkan mode otomatis agar setrika yang sudah mencapai panas maksimal bisa mati secara otomatis. Tanpa mengaktifkan mode ini, setrika akan berada di tingkat panas yang sama dan membutuhkan daya listrik besar.
13. Memanfaatkan Hiburan Tanpa Listrik

Hiburan anak kost tidak selalu didapatkan dari internet, bermain game, atau menonton drama korea. Masih ada alternatif hiburan anak kost yang tidak perlu bergantung pada listrik. Dibandingkan menonton televisi di kamar kost, kamu bisa memilih jalan-jalan bersama teman.
Untuk mengisi waktu luang, bercengkerama dengan penghuni kost lain atau bersantai di gazebo kost pun bisa kamu lakukan.
Demikian informasi 13 tips jitu menghemat penggunaan listrik untuk anak kos yang bisa kamu coba. Tips-tips tersebut sangat mudah diterapkan. Mungkin saja kamu akan merasa kesulitan pada awalnya.
Namun, lama-kelamaan kamu akan terbiasa dan tidak akan kesulitan ketika harus berhemat tentang listrik. Anak kost pun punya kontribusi besar untuk menjaga sumber daya alam di bumi. Sudah siap untuk berkontribusi?
Halaman:


