6 Unsur Intrinsik Novel dalam Bahasa Sunda beserta Ciri-cirinya
Apa saja unsur intrinsik dalam sebuah novel? Bisakah dikenali berdasarkan ciri-cirinya? Kamu bisa menyimak ulasan selengkapnya di sini.
Berdasarkan dari ceritanya, novel bisa dibagi-bagi jika dilihat dari segi bentuk berdasarkan umur dan isinya. Berikut beberapa jenis novel Sunda.
1. Jenis Novel Berdasarkan Umur
- Novel barudak (novel anak)
- Novel rumaja (novel remaja)
- Novel dewasa
2. Jenis Novel Berdasarkan Isi
- Novel kulawarga (novel keluarga): Novel ini menceritakan mengenai masalah keluarga yang merupakan pelaku utama.
- Novel silih asih: Novel yang menceritakan kisah cinta dan asmara dari pelaku utama.
- Novel misteri: Novel yang menceritakan hal-hal yang mengandung rahasia.
- Novel sosial: Novel yang menceritakan atau mengangkat masalah sosial yang ada di masyarakat.
- Novel sejarah: Novel yang menceritakan sebuah peristiwa sejarah.
- Novel jiwa atau psikologis: Novel yang menceritakan keadaan kejiwaan.
Ciri-ciri Novel Sunda
Untuk mengetahui apakah suatu karya sastra merupakan novel atau bukan, kamu bisa mengenali dari ciri-cirinya. Ciri-ciri ini yang menjadi tanda karya sastra novel, selain unsur intrinsik novel Sunda.
Berikut beberapa ciri novel Sunda yang perlu diketahui:
- Bentuknya prosa fiksi panjang. Ceritanya jauh lebih panjang daripada carpon atau carita pondok (cerpen). Untuk memudahkan saat dibaca, jika dicetak cukup untuk satu buku. Sementara itu, jika dibaca sampai tamat maka tidak akan cukup dalam waktu setengah jam.
- Karena ceritanya yang panjang, tokohnya biasanya banyak dan kejadian atau peristiwa yang diceritakan bisa bervariasi.
- Topik atau jejer berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.
Unsur Intrinsik Novel Sunda
Sama seperti novel bahasa Indonesia, novel bahasa Sunda juga memiliki unsur intrinsik yang membangun novel.
Selain unsur intrinsik, ada juga unsur ekstrinsik novel Sunda. Berikut beberapa unsur intrinsik novel Sunda yang perlu dipahami:
1. Tèma atau Tema
Dalam novel Sunda, tèma bisa dijelaskan sebagai inti dari pikiran atau pusat imajinasi dari cerita novel.
2. Galur atau Alur
Unsur intrinsik novel basa Sunda selanjutnya yaitu galur. Galur juga bisa disebut plot dalam bahasa Indonesia.
Sebenarnya, plot bukan jalan cerita, walaupun antara plot dengan jalan cerita tidak bisa dipisahkan. Plot merupakan dasar yang menimbulkan jalan cerita.
Halaman:


