Apa itu Eksponensial (Bilangan Berpangkat), Fungsi dan Contoh Soal serta Jawabannya Lengkap
Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai apa itu eksponensial dan contoh soalnya.
Penulisannya seperti ini:
az = a x a x a x a x a x a …… x a.
Bilangan yang dilambangkan dengan “z” tersebut merupakan pangkat.
Bilangan eksponensial memiliki 3 bentuk yang meliputi eksponensial nol, negatif dan pecahan. Berikut penjelasannya:
Bilangan Eksponensial Nol
Pengertian apa itu eksponensial bentuk nol adalah bilangan dengan a yang memiliki pangkat 0 (nol) dan memiliki nilai yang setara dengan 1 (satu). Penulisannya jika a merupakan bilangan real, yakni a0 = 1.
Bilangan Eksponensial Negatif
Jenis yang kedua adalah bilangan eksponensial bentuk negatif dengan bilangan a yang memiliki pangkat negatif. Apabila a merupakan bilangan basis dan tidak sama dengan 0 sedangkan y merupakan bilangan positif, maka penulisannya yakni a-y = (1/a)x.
Bilangan Eksponensial Pecahan
Selanjutnya, pengertian apa itu eksponensial bentuk pecahan adalah bilangan dengan a berpangkat dalam bentuk pecahan. Jika bilangan a merupakan bilangan basis, tidak setara dengan 0 dan y termasuk bilangan bulat positif, maka penulisannya menjadi:
a1/y = ya
Sifat Bilangan Eksponensial
Agar lebih memahami mengenai apa itu eksponensial, kamu perlu mengetahui sifat-sifat eksponen sehingga dapat mengoperasikannya dengan baik. Eksponen memiliki 8 sifat, antara lain:
a0 = 1
Pada sifat ini berlaku satu syarat mutlak yakni nilai bilangan basis tidak boleh setara dengan 0 (nol). Alasannya, jika a = 0, maka hasilnya menjadi tidak bisa terdefinisikan.
am x an = am+n
Pada sifat yang kedua ini, jika perkalian dengan bilangan basis yang sama, maka pangkatnya harus ditambah.
am : an = am-n
Apabila pembagian dengan bilangan basis yang sama, maka pangkatnya menjadi dikurang.
(am)n = amxn
Pada sifat selanjutnya, apabila bilangan basis yang berpangkat memiliki pangkat lagi, maka dua pangkat tersebut harus dikalikan.
(axb)m = am x bm
Pada sifat ini berlaku aturan jika perkalian bilangan basis dipangkatkan, maka pangkat akan melekat pada tiap bilangan tersebut.
abm = ambm
Aturan yang ditetapkan pada sifat ini adalah jika bilangan pecahan dipangkatkan, maka pembilang dan penyebutnya pun harus dilekatkan pangkat. Syarat utamanya yakni nilai bilangan penyebut tidak boleh setara dengan 0 (nol).
Halaman:
