Arti Analisis, Pengertian, Maksud, Tujuan dan Contohnya

Posted in: Pelajar
Tagged: Pengertian

Arti Analisis – Memahami pengertian arti analisis sangat penting untuk mereka yang bekerja di bidang profesional. Apalagi analisis tidak selalu berhubungan dengan laboratorium saja. Penggunaan istilah ini juga sering digunakan untuk alay termasuk di ranah bahasa dan sekitarnya.

Para ahli juga mengartikan analisis dalam beberapa hal. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang arti analisis, tujuan, dan beberapa contohnya, Anda bisa menyimak artikel di bawah ini dengan saksama. Dengan begitu, maksud dari analisis bisa dijabarkan dengan jelas.

Pengertian Arti Analisis Menurut Ahli

unsplash.com

Berdasarkan para ahli pengertian arti analisis bisa dijabarkan menjadi banyak hal. Simak arti dari kata analisis selengkapnya dari beberapa ahli di bawah ini:

1. Komaruddin

Komarudin mengartikan jika analisis merupakan aktivitas berpikir logis. Aktivitas ini dilakukan untuk menguraikan sesuatu yang sifatnya besar menjadi komponen yang lebih kecil dan mudah untuk dipahami. Penguraian ini tentu berdasarkan kriteria tertentu yang sudah ditentukan.

Setelah dilakukan penguraian hingga menjadi beberapa kelompok, data Ini akhirnya dicari tahu apa hubungan antar komponen atau dengan yang lain. Akhirnya bisa dibuat suatu suatu kesimpulan yang bisa dilakukan secara terpadu 

2. Wiradi

Analisis diartikan sebagai aktivitas atau kegiatan untuk memilih atau memilah sesuatu hal. Selanjutnya hal tersebut dikelompokkan lagi menjadi suatu data yang memiliki nilai sama. Jadi, bisa dilihat dengan jelas apa saja yang ada di dalam data tersebut.

Setelah proses pengelompokan selesai selanjutnya akan dilihat atau dicari tahu makna dari pengelompokan tersebut. Pengelompokan ini biasanya dilakukan sesuai dengan kriteria untuk menghasilkan suatu hal sesuai dengan kebutuhan.

3. Dwi Prastowo Darminto

Analisis diartikan juga sebagai suatu penguraian dari suatu pokok. Suatu hal biasanya akan terdiri dari beberapa bagian atau komponen yang harus dilihat satu-persatu secara rinci untuk mengetahui apa saja hubungannya. Barulah setelah itu dicari kesimpulan yang sesuai.

Proses penguraian ini dilakukan dengan proses berpikir yang tepat. Selanjutnya seluruh komponen akan dicek satu persatu untuk mendapatkan suatu pengertian hingga berakhir pada kesimpulan. Itulah kenapa proses analisis ini sangat penting.

4. Anne Gregory

Anne Gregory mengatakan jika analisis adalah awal dari suatu perencanaan. Artinya dalam melakukan apapun seseorang tidak bisa dengan sembrono langsung bertindak tanpa adanya suatu analisis. Itulah kenapa proses ini sangat penting di awal suatu hal.

Analisis dilakukan untuk mengetahui apa saja yang berhubungan dengan proyek yang sedang dilakukan. Bisa menganalisis apa masalah yang bisa saja muncul di kemudian hari hingga analisis terkait dengan keuntungan yang yang menjadi potensi dari usaha tersebut.

5. Kamus Akuntansi

Dalam ilmu akuntansi analisis bisa diartikan sebagai kegiatan untuk mencari ayat-ayat yang berhubungan dengan akuntansi dan mencari apa saja yang menjadi masalah di sana. Hal ini dilakukan untuk memecahkan suatu permasalahan sehingga dalam praktik akuntansi bisa lebih jelas.

Umumnya, analisis ini dilakukan untuk meneliti apa saja kesalahan yang sudah terjadi dan bagaimana cara menyelesaikannya. Dengan begitu, tidak akan ada masalah yang muncul dan akhirnya menyebabkan problem yang besar pada suatu perusahaan atau usaha yang dilakukan.

6. Effrey Liker

Suatu proses analisis dilakukan untuk mencari bukti. Nah, yang dimaksud dengan bukti ini bisa luas dan proses pengumpulannya sangat penting. Dari seluruh bukti ini belum tentu bisa disimpulkan suatu hal bernilai benar atau salah, tetapi harus dikumpulkan untuk mengetahui dan memperkuat argumentasi.

Dari berbagai jenis bukti yang akhirnya bisa dikumpulkan. Proses dari analisis ini akan berlanjut pada pencarian sumber dari masalah. Apabila sumber dari masalah yang menjadi akar sudah ditemukan, maka proses penyelesaian bisa berjalan dengan lebih baik dan juga cepat.

7. Hanif Al Fatta

Analisa atau analisis adalah proses mengembangkan tahap awal dari suatu sistem. Apabila analisis bisa berjalan dengan baik, maka suatu sistem akan memiliki kualitas unggul dan akhirnya bisa dimanfaatkan dengan sangat baik di kemudian hari.

Apalagi di bidang sistem informasi, analisis merupakan hal yang sangat fundamental dan tidak bisa diabaikan begitu saja. Apabila sejak awal analisis dilakukan dengan buruk, maka bisa jadi masalah akan semakin rumit dan akhirnya sistem informasi tidak akan berjalan dengan sempurna.

8. Syahrul

Sebagai seorang ahli ekonomi maka analisis diartikan oleh Syahrul sebagai suatu kegiatan untuk melakukan evaluasi terkait dengan ayat-ayat atau pos-pos dalam aktivitas akuntansi. Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah yang muncul.

Setelah evaluasi dilakukan, seseorang bisa dengan mudah mengetahui permasalahan akuntansi yang terjadi. Selanjutnya permasalahan itu bisa dicek satu-persatu setiap komponen di dalamnya dan mencari solusi, agar tidak menyebabkan gangguan pada masalah akuntansi secara menyeluruh.

9. Husein Umar

Menurut Husein Umar, analisis bisa diartikan sebagai deretan tahap pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang. Sebelum melakukan pekerjaan seseorang harus tahu apa saja yang harus dilakukan mulai dari awal hingga akhir dan mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Melalui analisis maka seseorang akan tahu bagaimana kerangka pekerjaan yang harus dikerjakan. Selanjutnya mereka bisa menggunakan kerangka itu untuk meminimalkan terjadinya kesalahan saat bekerja. Meski di tengah jalan bisa saja ada perubahan setidaknya kerangka akan membantu seseorang tetap di jalan yang tepat 

10. Minto Rahayu

Analisa diartikan sebagai proses pembagian suatu objek ke dalam komponen-komponen yang ada di dalamnya. Proses pembagian ini bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan mulai dari uraian secara langsung atau dengan menggunakan prosedur yang sesuai dengan keinginan.

Proses penguraian ini dilakukan untuk mengetahui apakah setiap komponen yang ada di dalam subjek itu saling berkaitan atau tidak. Selanjutnya baru bisa dibuat suatu simpulan yang sesuai dan memenuhi kebutuhan dari seseorang atau lembaga tertentu.

11. Rifka Julianty

Proses analisis dilakukan dengan melakukan pembedahan pada suatu subjek atau hal menjadi bentuk yang lebih kecil dan mudah dipahami. Selanjutnya bentuk yang lebih kecil ini akan digunakan untuk mengetahui hubungan setiap komponen.

Biasanya proses analisis disesuaikan dengan kebutuhan. Jadi, dari komponen itu Anda bisa menyesuaikan sendiri apa yang akan didapatkan atau apa yang sedang dicari.

Tujuan Analisis

Tujuan dari analisis juga cukup banyak dan tergantung dengan kebutuhan. Berikut beberapa tujuan dari analisis yang dimiliki oleh seseorang atau suatu kelompok tertentu:

1. Mencari Sumber Masalah

Tujuan pertama dari Analisis adalah mencari sumber dari masalah. Seseorang akan mencari tahu kira-kira apa yang memicu suatu hal bisa muncul. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mengetahui apa saja komponen atau isi dari subjek tertentu.

Apabila sumber masalah sudah diketahui maka suatu hal ini bisa dilihat dengan lebih jelas. Selanjutnya terserah dari seseorang yang melakukan analisis apakah diselesaikan atau hanya dilihat untuk melakukan proses studi saja.

2. Menyelesaikan Masalah

Selanjutnya analisis juga dilakukan untuk menyelesaikan suatu. Analisis akan memunculkan seluruh data mulai data yang sifatnya ringan hingga data yang sifatnya cukup fundamental atau krusial. Selanjutnya dari data tersebut seseorang bisa berpikir apakah akan menyelesaikannya atau tidak.

Apabila ingin diselesaikan maka proses analisis akan membantu mereka untuk memudahkan proses melakukan itu. Berbagai data yang nantinya didapatkan bisa digunakan sebagai pendukung sehingga seseorang tidak akan mengalami kesulitan.

3. Memahami Komponen Subjek

Analisis juga bertujuan untuk memahami suatu komponen yang ada dalam subjek. Suatu subjek saat dianalisis kisah terbagi atau dijabarkan menjadi beberapa hal. Hal inilah yang nantinya akan dilihat dan diketahui apakah setiap komponen memiliki keterkaitan atau tidak.

Setiap komponen tentu memiliki manfaat yang bervariasi. Seseorang bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan atau hanya mengetahui apa saja isi dari subjek tersebut.

4. Membuat Kerangka Berpikir

Proses analisis dalam suatu pekerjaan juga dilakukan untuk membuat suatu kerangka berpikir. Misal seseorang ingin membuat suatu pekerjaan atau bisnis baru. Mereka harus melakukan banyak sekali analisis terkait dengan persaingan hingga risiko yang akan dialami.

Setelah melakukan analisis, seseorang bisa dengan mudah membuat kerangka berpikir. Dari sinilah kerangka berpikir akhirnya digunakan sebagai pegangan bagi seseorang untuk menjalankan usaha atau bisnis agar tidak gagal.

Kerangka berpikir ini tidak saklek atau harus diikuti secara menyeluruh. Terkadang di tengah jalan juga bisa mengalami perubahan sesuai dengan tujuan yang dimiliki. Tapi tidak ada salahnya untuk membuat dialog daripada tidak memiliki kerangka sama sekali.

5. Mendapatkan Data Rinci

Tujuan terakhir adalah mendapatkan data yang cukup rinci terkait suatu hal atau objek. Data yang rinci ini bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Namun, bisa juga digunakan sebagai dokumentasi untuk dicek atau digunakan di kemudian hari.

Contoh Contoh Analisis

Berikut ada beberapa contoh analisis yang bisa digunakan. Contoh berikut hanya garis besarnya saja agar Anda lebih memahami pengertian arti analisis.

1. Bidang Bisnis Online

Seseorang yang sedang menjalankan bisnis secara online harus menganalisis beberapa hal. Salah satunya adalah menganalisis siapa saja yang menjadi saingan dalam usaha tersebut. Selanjutnya mereka juga harus mengetahui siapa saja target market dengan melakukan analisis demografi.

Selanjutnya adalah melakukan analisis terkait di mana saja tempat untuk melakukan promosi secara online. Untuk mendatangkan pembeli seseorang juga harus mengetahui apakah perlu adanya pemasangan iklan atau tidak.

Dari berbagai analisis yang dilakukan maka suatu kerangka atau cara menjalankan bisnis bisa dibuat. Paling tidak seseorang akan memiliki bisnis plan yang bisa dijalankan dengan baik.

2. Bidang Budidaya Kambing

Selanjutnya analisis juga bisa dilakukan apabila seseorang ingin melakukan budidaya kambing. Analisis yang dilakukan bisa seputar apa jenis kambing yang cocok untuk dibudidayakan dan bisa menghasilkan keuntungan dalam waktu yang cepat. Selanjutnya juga bisa menganalisis pasar terkait dengan jenis kambing apa saja yang diminati.

Analisis terkait dengan pakan dan juga tempat memelihara juga harus dilakukan. Dengan begitu, kambing yang dipelihara bisa besar dengan maksimal dan keuntungan yang nantinya didapatkan akan semakin meningkat.

Pengertian arti analisis ternyata cukup luas dan bisa menjangkau banyak sekali bidang. Apalagi analisis ini memang digunakan untuk dasar pengambilan keputusan. Selain itu, di bidang tertentu analisis juga digunakan untuk melihat suatu hal dengan jelas dan tidak sembarangan.

Untuk sesuatu yang sangat sederhana analisis bisa digunakan sehari-hari. Bisa menganalisis pengeluaran harian yang dilakukan dalam satu bulan. Dari sana akan terlihat dengan jelas di mana saja pengeluaran banyak dilakukan sehingga bisa lebih hemat saat bulan depan.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah