Advertisement
Source : canva.com/@juststock

9 Cara Investasi Reksadana untuk Pemula agar Bisa Untung Banyak

Jika kamu baru akan memulai investasi di reksadana, pastikan membaca artikel ini sampai habis.

17 November 2023 Lintang Filia

1. Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang adalah jenis reksadana yang berinvestasi pada instrumen pasar uang seperti deposito, surat berharga jangka pendek, dan instrumen keuangan dengan jatuh tempo singkat.

Cocok untuk investor yang mencari likuiditas tinggi dan risiko rendah. Pasar uang biasanya digunakan untuk dana darurat atau keperluan jangka pendek.

Melakukan investasi dengan pasar uang adalah cara investasi reksadana untuk pemula yang mudah dan aman karena memiliki profil risiko rendah.

2. Reksadana Obligasi (Pendapatan Tetap)

Reksadana ini berfokus pada investasi dalam obligasi dan instrumen pendapatan tetap lainnya, seperti surat utang pemerintah atau perusahaan.

Tujuannya adalah memberikan stabilitas pendapatan dan perlindungan modal.

Reksadana obligasi cocok untuk investor yang ingin keseimbangan antara pertumbuhan dan risiko yang cenderung lebih rendah.

Profil risikonya tergolong menengah, karena tergantung pada risiko kredit dan suku bunga yang terkait dengan obligasi.

3. Reksadana Saham

Reksadana saham berinvestasi pada portofolio saham perusahaan yang tercatat di bursa efek.

Investasi saham bertujuan untuk mencari pertumbuhan modal jangka panjang.

Cocok untuk investor yang bersedia mengambil risiko tinggi demi potensi keuntungan yang lebih besar.

Profil risikonya tergolong tinggi karena terkait dengan fluktuasi pasar saham.

Apa Itu Reksadana? Pengertian, Cara kerja, beserta Keutungan dan Risikonya

Keuntungan Investasi Reksadana

Investasi dalam reksadana memberikan sejumlah keunggulan kepada para investor. Khususnya bagi mereka yang baru memulai berinvestasi, seperti:

  1. Reksadana dapat diperoleh dengan mudah melalui internet banking, aplikasi mobile, atau melalui cabang bank.
  2. Reksadana memungkinkan investor untuk mengalokasikan dana mereka dengan menyebar investasi pada berbagai instrumen.
  3. Investasi reksadana memberikan fleksibilitas kepada investor untuk mengendalikan seberapa sering atau berapa jumlah uang yang mereka investasikan.
  4. Investasi dalam reksadana dapat membantu mengurangi risiko karena manajer investasi akan mengelola portofolio untuk mengurangi risiko dan meningkatkan pendapatan.
  5. Reksadana dikelola oleh para ahli investasi yang memiliki pengalaman dan pengetahuan dalam mengelola investasi.
  6. Investor berkesempatan untuk meraih pertumbuhan harga saham dalam jangka panjang dan dengan tingkat return yang tinggi.
  7. Diversifikasi otomatis karena manajer investasi secara aktif menyesuaikan portofolio untuk mengurangi risiko dan meningkatkan pendapatan.
  8. Investor dapat dengan mudah mengakses dan menjual investasi mereka melalui reksadana, karena harga unit dihitung berdasarkan Nilai Aktiva Bersih (NAB).
  9. Investasi dapat dimulai dengan modal yang relatif kecil, bahkan mulai dari Rp.10.000,00.
  10. Reksadana menawarkan transparansi melalui publikasi informasi mengenai kenaikan atau penurunan harga unit reksadana.

Halaman:

Advertisement