9 Cara Investasi Reksadana untuk Pemula agar Bisa Untung Banyak
Jika kamu baru akan memulai investasi di reksadana, pastikan membaca artikel ini sampai habis.
Risiko Investasi Reksadana
Meskipun berinvestasi dalam reksadana membawa risiko, dengan pendekatan yang tepat dan memilih manajer investasi yang berlisensi, profesional, dan diawasi oleh OJK, investor dapat mengurangi risiko investasi.
Namun, ada baiknya sebelum berinvestasi kamu wajib mengetahui risiko-risiko dalam reksadana yang perlu diperhatikan.
Berikut adalah beberapa risiko yang mungkin timbul saat melakukan investasi dalam reksadana:
Risiko Penurunan Nilai
Harga reksadana saham dapat berfluktuasi dalam jangka pendek.
Sedangkan reksadana pasar uang memiliki risiko yang lebih rendah karena jatuh tempo kurang dari setahun.
Risiko Likuiditas
Reksadana saham dan pasar uang dapat mengalami risiko likuiditas, terutama jika manajer investasinya gagal memenuhi kewajibannya.
Risiko Wanprestasi
Terjadi ketika penerbit surat berharga yang menjadi bagian dari investasi reksadana mengalami kegagalan (default) dalam memenuhi kewajibannya.
Risiko Pembubaran
Terjadi jika Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana turun di bawah jumlah minimum yang ditetapkan atau jika diinstruksikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dibubarkan.
Risiko Efek
Terdapat berbagai risiko efek yang dapat terjadi pada setiap efek.
Seperti potensi gagal bayar pembayaran kupon atau pokok obligasi oleh perusahaan penerbit serta implikasi dari penurunan peringkat kredit perusahaan.
Risiko Inflasi
Risiko tingkat inflasi adalah potensi kerugian daya beli investasi akibat kenaikan rata-rata harga konsumsi.
Risiko Ketidakpatuhan
Investor perlu menyadari bahwa tidak ada jaminan dari pemerintah atau bank terhadap investasi reksadana, dan investor dapat mengalami kerugian akibat ketidakpatuhan.
Cara Investasi Reksadana untuk Pemula
Sebagai seorang pemula yang awam terhadap investasi reksadana, berikut sudah Mamikos siapkan beberapa cara investasi reksadana untuk pemula.
Pengetahuan tentang cara investasi ini sangat penting dimiliki agar kamu dapat medapatkan keuntungan melalui investasimu.
1. Tentukan tujuan investasi yang jelas
Penting untuk menentukan tujuan dengan jelas sebagai awal cara investasi reksadana untuk pemula yang akan memengaruhi pilihan investasi dan strategi yang akan kamu ambil.
Jika tujuanmu memiliki jangka waktu yang lebih panjang, mungkin kamu bisa lebih agresif dalam alokasi aset untuk mendapatkan pertumbuhan yang lebih tinggi.
Sebaliknya, jika tujuanmu jangka pendek, keamanan dan likuiditas mungkin menjadi fokus utama.
Sebelum memulai investasi, pertimbangkan hal-hal berikut:
Halaman:

