6 Cara Membedakan Daging Sapi dan Daging Kambing yang Tepat dan Pasti Benar
Idul Adha sebentar lagi tiba. Simak uraian berikut agar kamu tidak kebingungan lagi membedakan daging sapi dan daging kambing saat mendapat daging kurban nanti, ya!
Penutup
Ternyata kita bisa membedakan daging sapi dan daging kambing dari berbagai aspek seperti tekstur, warna, serat hingga cita rasa setelah pengolahan.
Nah, apabila kamu masih punya pertanyaan terkait topik ini, kamu bisa membaca FAQ di bawah ini!
FAQ
Banyak hal yang bisa membedakan daging sapi dan kambing. Contohnya warna daging kambing lebih merah cerah dibanding daging sapi, serat daging kambing lebih kasar dari daging sapi serta memiliki aroma khas.
Menurut FDA (BPOM) Amerika Serikat, kita boleh mengonsumsi daging sapi yang disimpan di freezer dalam keadaan beku 4-12 bulan, setelah itu daging sapi menjadi tidak layak untuk dikonsumsi.
Hal ini bisa menjadi indikator bahwa daging tersebut sudah tidak segar atau merupakan daging sapi gelonggongan apabila memiliki kadar air yang cukup tinggi dan teksturnya lembek.
Terdapat berbagai cara yang bisa diterapkan agar daging sapi cepat empuk, di antaranya menutup panci saat mendidihkan daging, menambahkan potongan nanas saat memasak, kucuri daging dengan perasan air lemon.
Kamu bisa menghilangkan bau prengus pada daging kambing dengan membaluri daging kambing yang belum diolah dengan garam selama satu jam, lalu mencucinya hingga bersih. Selain itu, kamu juga bisa memasak olahan daging kambing dengan berbagai rempah aromatik seperti serai, jahe dan sebagainya.
Halaman:
