Cara Membedakan Frasa dan Klausa beserta Contohnya, Catat Perbedaannya!
Agar kamu bisa membedakan frasa dan klausa, simak pengertian, tujuan, jenis, ciri-ciri, perbedaan hingga contoh menggunakan frasa dan klausa berikut ini.
3. Frasa Adjektiva
Jenis frasa yang ketiga adalah frasa adjektiva. Frasa adjektival ini merupakan frasa yang unsur intinya berupa kata sifat atau adjektiva.
Contohnya:
- tampan sekali
- sangat baik
- dermawan sekali
- lebih pelit
- sangat nakal
4. Frasa Nomina
Frasa nomina merupakan jenis frasa yang unsur intinya berupa nomina atau kata benda. Cara membentuk jenis frasa satu ini adalah dengan memberi tambahan keterangan pada nomina baik di depan atau di belakang kata utama.
Selain nomina, dalam bahasa Indonesia nomina juga bisa digunakan untuk menyebut orang atau persona. Nah, jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina disebut pronomina.
Diketahui, pronomina digolongkan ke dalam beberapa jenis, yakni pronomina persona (kata ganti orang), pronomina interogatif (kata ganti penanya), pronomina relatif (kata ganti penghubung), pronomina kepemilikan dan lainnya.
Contohnya:
- Baju biru
- Tangan panjang
- Buah bibir
- Ulang tahun
5. Frasa Verba
Frasa verbal merupakan jenis frasa yang unsur intinya berupa kata kerja atau verba. Kata kerja tersebut diperluas dengan cara memberikan unsur tertentu yang menghasilkan frasa pada sintaksis yang sama.
Sebagai contoh, kata kerja pergi bisa diperluas menjadi frasa verbal sudah pergi atau tidak pergi. Frasa verbal dan kata kerja verba bisa menduduki fungsi berbeda di dalam kalimat.
- sedang menulis
- sudah pulang
- tidak pergi
- akan bekerja
6. Frasa Adverbial
Frasa adverbial merupakan frasa yang unsur intinya berupa kata keterangan atau adverbial. Kata keterangan tersebut bisa ditempatkan di bagian awal kalimat, tengah maupun akhir.
Frasa adverbial ada berbagai macam seperti adverbial tempat, adverbial waktu, adverbial cara, adverbial tujuan dan lainnya.
Contohnya:
- dengan cara musyawarah (frasa adverbial cara)
- dengan (memakai) pisau (frasa adverbial alat)
- sebelum mandi (frasa adverbial waktu)
7. Frasa Preposisional
Frasa preposisional adalah frasa yang unsur intinya berupa kata depan atau preposisi dan letaknya biasanya ada di depan kata nomina. Nah, biasanya frasa preposisional ini di awal dengan kata dari, ke, dengan, dan di.
Contohnya:
- dengan lambat
- di pasar
- ke luar kota
- pada pagi hari
- atas kehadirannya
- terhadap pasal berlapis ini
Apa itu Klausa?
Supaya kamu bisa lebih memahami perbedaan frasa dan klausa, maka kamu juga wajib memahami pengertian dari klausa itu sendiri.
Klausa merupakan gabungan dari dua kata atau lebih yang kata tersebut berposisi sebagai subjek serta predikat.
Jika dilihat sekilas, klausa sudah memenuhi syarat menjadi kalimat efektif karena terdiri dari subjek dan predikat. Namun, klausa tidak mempunyai tanda baca seperti tanda tanya, tanda titik, tanda seru dan sebagainya.
Oleh karena itu, klausa kadang disebut sebagai kalimat yang belum diakhiri karena tidak mengandung tanda baca.
Jenis-jenis Klausa dan Contohnya
Klausa juga dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan unsur penyusunnya serta kemampuan klausa untuk mandiri membentuk kalimat tersendiri.
Berikut adalah beberapa jenis klausa dan contoh klausa yang Mamikos kutip dari laman pijarbelajar.id:
1. Klausa Bebas
Klausa bebas merupakan jenis klausa yang tersusun dari unsur pembentuk kalimat lengkap, yakni minimal mengandung unsur subjek dan predikat.
Biasanya, klausa bebas digunakan sebagai kalimat utama pada kalimat majemuk sehingga dapat berdiri sendiri tanpa membutuhkan keterangan lain dan konjungsi.
Agar kamu lebih mudah memahami bagaimana bentuk klausa bebas, berikut beberapa contoh klausa bebas:
- Budi bekerja
- Kucing tertinjak
- Pak Guru menyanyi
Halaman:
