Advertisement
Source : Canva/@flixx-studio

Cara Membedakan Frasa dan Klausa beserta Contohnya, Catat Perbedaannya!

Agar kamu bisa membedakan frasa dan klausa, simak pengertian, tujuan, jenis, ciri-ciri, perbedaan hingga contoh menggunakan frasa dan klausa berikut ini.

25 November 2025 Bella Carla

2. Klausa Terikat

Klausa terikat merupakan jenis klausa yang tidak bisa menjadi kalimat sendiri karena tidak memiliki subjek serta predikat.

Umumnya, klausa terikat digunakan pada kalimat majemuk sebagai anak kalimat. Klausa terikat dihubungkan dengan klausa bebas memakai konjungsi atau kata hubung. Nah, salah satu ciri lainnya adalah umumnya klausa terikat di awali dengan konjungsi.

Berikut adalah beberapa contoh klausa terikat:

  • Beni pergi sejak kemarin pagi
  • Karena ibu sakit adik menjadi sedih
  • Ani berbelanja dan tersandung
90 Contoh Kalimat Sederhana dan Luas beserta Cara Membuatnya yang Benar

Perbedaan Frasa dan Klausa

Setelah melihat pengertian, jenis-jenis hingga contoh dari frasa dan klausa di atas, tentu kamu sudah bisa menyimpulkan perbedaan frasa dan klausa bukan?

Meskipun frasa dan klausa merupakan gabungan dari dua kata atau lebih dan menjadi bagian dari unsur kalimat, frasa dan klausa tetap berbeda. Berikut adalah dua perbedaan mencolok dari frasa dan klausa:

1. Unsur Pembentuk

Perbedaan frasa dan klausa pertama dan paling mencolok tentu saja unsur pembentuknya. Klausa terbentuk dari unsur subjek dan predikat. Sementara itu, frasa terdiri dari unsur utama dan unsur keterangan.

2. Gagasan yang Disampaikan

Perbedaan frasa dan klausa juga bisa kamu lihat dari gagasan yang disampaikan gabungan kata tersebut.

Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, klausa pada kondisi tertentu bisa berkedudukan sebagai kalimat karena mengandung subjek dan predikat.

Oleh karena itu, klausa disebut sebagai pernyataan mandiri dan bisa berdiri sendiri, serta sudah bisa mengungkapkan gagasan dan pemikiran.

Berbeda dengan klausa, frasa tidak memiliki unsur subjek dan predikat sehingga tidak bisa berdiri sendiri. Frasa juga tidak bisa dijadikan kalimat karena tidak dapat mengungkapkan gagasan tertentu.

Nah, di atas tadi ada informasi yang bisa Mamikos bagikan terkait perbedaan frasa dan klausa lengkap dengan contohnya.🧐📝

Jika kamu ingin mencari informasi edukasi lainnya, seperti kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.

FAQ

Bagaimana cara membedakan frasa dan klausa?

Secara sederhana frasa adalah satuan tata bahasa yang terdiri dari dua kata dan menjadi pemadu suatu kalimat. Sedangkan klausa adalah kelompok kata yang terdiri dari subjek dan predikat yang nantinya akan berpotensi jadi kalimat utuh.

Apa perbedaan antara klausa dan frasa beserta contohnya?

Frasa, seperti “di pagi hari” atau “di atas meja”, tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat. Klausa, seperti “Dia berlari” atau “Dia sedang membaca buku”, dapat berdiri sendiri sebagai kalimat independen atau bergantung pada klausa lain sebagai klausa dependen. Frasa tidak memiliki subjek atau kata kerja, sementara klausa memiliki subjek dan kata kerja.

Apa itu klausa dan contoh?

Klausa adalah kelompok kata yang terdiri dari subjek dan predikat yang dapat berfungsi sebagai bagian dari kalimat atau sebagai kalimat itu sendiri. Misalnya, “Dia makan” adalah sebuah klausa karena memiliki subjek (Dia) dan predikat (makan).

Bagaimana cara menentukan klausa dalam kalimat?

Sebuah kumpulan kata yang dikatakan sebagai klausa jika ia memiliki predikat dan sebuah subjek, sedangkan sebuah frasa kemudian berisi kata kerja tanpa subjek atau berisi subjek tanpa menggunakan predikat di dalamnya.

Apa contoh frasa dalam kalimat?

Contoh: Dipenuhi kegembiraan, gadis itu melompat-lompat. Pria berjaket merah itu adalah ayahku. Frasa juga dapat mendeskripsikan kata kerja atau kata keterangan dengan menjelaskan bagaimana atau mengapa sesuatu terjadi.

Referensi:


Halaman:

Advertisement