Advertisement

Cara Membuat Buku Besar dan Contohnya yang Baik dan Benar, Terlengkap!

Buku besar sendiri adalah tahap catatan terakhir (book of final entry) dalam bidang akuntansi.

29 Oktober 2026 Mamikos

Buku Besar dengan Bentuk Staffel

Buku besar bentuk staffel ini mempunyai halaman berbentuk dan terdapat lajur saldo.

Buku besar bentuk staffel ternyata ada yang 3 kolom serta ada lajur saldo tunggal.

Selain itu, kamu juga bisa menerapkan cara membuat buku besar 4 kolom dengan lajur saldo rangkap.

Buku Besar Bentuk Skontro

Bentuk buku besar terakhir yaitu skonto,merupakan buku besar dengan bentuk 2 kolom.

Buku besar skonto sendiri adalah bentuk T yang kemudian sudah lebih daripada versi tersebut saat sedang melakukan cara membuat buku besar.

Cara Membuat Buku Besar dengan Melakukan Posting dari Jurnal Menuju Buku Besar

Kamu perlu mengetahui tentang cara memindahkan data-data berasal dari jurnal umum menuju ke buku besar. Simak beberapa langkahnya di bawah ini:

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu pindahkan tanggal kejadian pada jurnal umum ke dalam kolom tanggal pada buku besar
  2. Selanjutnya pindahkan juga jumlah kredit dan jumlah debe di dalam kolom kredit & debet pada buku besar.
  3. Langkah ke-3 adalah masukkan nomor halaman yang ada di dalam jurnal ke kolom referensi (bagian di buku besar)
  4. Langkah terakhir yaitu pindahkan keterangan dan penjelasan singkat dari jurnal umum ke dalam buku besar tersebut
Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar beserta Contohnya Lengkap

Cara Membuat Buku Besar yang Benar dan Profesional

Kamu harus memperhatikan dengan benar cara-cara pembuatan buku besar, misalnya pada cara membuat buku besar di Excel.

Penggunaan microsoft Excel untuk keperluan pembuatan buku besar ini tentunya memakai rumus yang sering digunakan. Ikuti beberapa langkah selengkapnya di bawah:

Tahap Persiapan

Kamu dapat memulai proses pembuatan buku besar jika telah selesai mencatat seluruh transaksi yang ada di dalam buku jurnal, entah itu penjualan, transaksi pembelian, pengeluaran, atau penerimaan kas lainnya.

Selanjutnya kamu dapat memulai untuk membuat form untuk buku besar. Sedangkan untuk memindahkan dan menghitung saldo dari buku jurnal, maka dapat menggunakan rumus & fitur dalam Excel.

Bentuk form buku besar sendiri terdiri atas pos, tanggal, kredit, saldo (debit dan kredit), serta debit.

Tahap Pembuatan di Dalam Microsoft Excel

Pada bagian paling atas berupa rekening atau nama akun, kamu bisa memilihnya langsung pada list yang sudah ada sebelumnya. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini untuk membuatnya:

  • Pilih menu Data dan ketuk pilihan Data Validation
  • Kemudian klik Setting, kemudian pilih menu Validation Criteria dan klik Allow. Setelah itu klik untuk pilih List
  • Lalu klik Source dan ambil data-data berasal dari daftar rekening. Daftar rekening sendiri bisa kamu buat sheet sendiri atau dalam satu sheet dengan buku besar, dan beri nama COA (Chart of Account).

Sedangkan untuk pembuatan list bisa berdasarkan akun, kode rekening, atau nama rekening. Kamu dapat memilihnya sesuai keinginan untuk penempatan / urutannya.

  • Hitung penjumlahan transaksi rekening pada sisi debit dan kredit, serta hitn juga saldo rekening. Kemudian akan didapatkan saldo dengan cara menghitung selisih saldo yang ada pada debit dn kredit tersebut. Kamu pun hanya perlu menyesuaikan jenis akunnya saja.

Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Membuat Buku Besar

Meskipun proses pencatatan buku besar terlihat sederhana, beberapa kesalahan dapat menyebabkan saldo akun tidak sesuai. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan.

  • Salah menentukan akun: Transaksi harus dipindahkan ke akun yang tepat. Contohnya, pembelian perlengkapan kantor tidak seharusnya langsung dicatat sebagai beban jika transaksi tersebut memang memenuhi kriteria sebagai aset perlengkapan.
  • Keliru menempatkan debit dan kredit: Kesalahan posisi pencatatan dapat membuat saldo akun menjadi tidak akurat meskipun jumlah transaksi sudah benar.
  • Transaksi terlewat atau tercatat dua kali: Pastikan seluruh transaksi dalam jurnal sudah diposting ke buku besar dan tidak ada pencatatan ganda.
  • Tidak memperhitungkan saldo awal: Jika akun memiliki saldo dari periode sebelumnya, saldo tersebut perlu dimasukkan dalam perhitungan saldo akhir.
  • Tidak mencantumkan referensi transaksi: Nomor halaman jurnal atau kode referensi membantu proses penelusuran ketika ditemukan perbedaan pencatatan.

Untuk meminimalkan kesalahan, lakukan pemeriksaan berkala dengan mencocokkan saldo buku besar dengan bukti transaksi dan jurnal. Jika ditemukan selisih, telusuri transaksi satu per satu sebelum melakukan koreksi.

Hubungan Buku Besar dengan Neraca Saldo dan Laporan Keuangan

Buku besar bukanlah tahap akhir dari seluruh siklus akuntansi. Setelah transaksi diposting dan saldo masing-masing akun dihitung, perusahaan biasanya menyusun neraca saldo untuk memeriksa apakah total saldo debit sama dengan total saldo kredit.

Jika kedua sisi seimbang, pencatatan secara matematis telah memenuhi keseimbangan debit dan kredit. Namun, kondisi tersebut belum tentu menjamin seluruh transaksi sudah dicatat dengan benar karena kesalahan akun atau transaksi yang terlewat masih mungkin terjadi.

Saldo dari buku besar juga menjadi salah satu dasar penyusunan laporan keuangan. Akun aset, kewajiban, dan ekuitas digunakan dalam penyusunan laporan posisi keuangan, sedangkan akun pendapatan dan beban digunakan untuk menyusun laporan laba rugi.

Oleh karena itu, ketelitian saat membuat buku besar berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Pencatatan yang rapi membantu pemilik usaha memahami kondisi keuangan, mengevaluasi pengeluaran, serta mengambil keputusan bisnis berdasarkan data yang lebih terstruktur.

Contoh dan Cara Membuat Buku Besar

Misal ada sebuah perusahaan bernama PT. ABCDEF dengan Chart of Account atau CoA sebagai berikut:

Cara membuat buku besar bisa dipahami dari CoA terlebih dulu.

CoA pada tiap perusahaan secara garis besar berisi sama, namun ada sejumlah hal yang perlu diketahui, untuk hal tersebut bisa ditanyakan ke senior atau manajer keuangan perusahaan.

Selanjutnya dilakukan adalah melakukan perincian. Dengan contoh sebagai berikut:

  • Pada tanggal 1 Desember 2021, PT ABCDEF melakukan transaksi penjualan pada dua klien dengan sistem kredit atau cicilan. 
  • Pelanggan pertama melakukan pembelian PT ABCDEF dengan nilai barang sejumlah Rp 5.000.000.
  • Selanjutnya pelanggan kedua membeli produk PT ABCDEF dengan biaya sebesar Rp 4.500.000. 
  • PT ABCDEF selanjutnya mengirim barang pesanan kedua dari pelanggan di tanggal 2 Desember 2018.

Berikut entri cara membuat buku besar tersebut:

Jurnal Umum Bulan Desember 2021

  • Pada tanggal 5 Desember 2021, PT ABCDEF membeli alat tulis kantor atau ATK secara kredit dengan harga atau nominal transaksi sejumlah Rp 2.500.000.
  • PT ABCDEF melakukan pelunasan utang dari pembelian alat tulis kantor atau ATK yang dilakukan pada 5 Desember 2021. Berikut rincian yang harus ditambahkan di dalam pembukuan.
  • Tanggal 15 Desember 2021, PT ABCDEF menerima uang pelunasan atas penjualan secara kredit yang dilakukan oleh pelanggan pertama di tanggal 1 Desember.
  • Ditambah PT ABCDEF melunasi utang atas pembelian ATK di tanggal 5 Desember 2021.

Tahap berikutnya cara membuat buku besar dalam siklus akuntansi adalah mengunggah entri jurnal umum ke buku besar.

Awalnya, entri jurnal ke buku besar dilakukan manual atau tulis tangan. Namun karena kemajuan teknologi, ada aplikasi yang akan membantu untuk memudahkan. 

Aplikasi ini bisa diunduh gratis di internet atau bahkan beberapa perusahaan sudah memiliki aplikasi khusus yang mereka buat.

Hal ini memudahkan pembukuan perusahaan agar arsip tersimpan rapi dan lebih aman daripada buku manual.

11 Contoh Jurnal Ilmiah Umum, Skripsi, Pendidikan [Lengkap]

Artikel di atas belum menunjukkan secara jelas dan langsung berapa jumlah keuntungan atau kerugian sebuah perusahaan.

Contoh cara membuat buku besar di atas tidak sepenuhnya tertulis semua transaksi sebuah perusahaan. Namun secara garis besar bisa ditiru untuk menjadi contoh. 

Buku Besar adalah catatan keuangan perusahaan yang dirangkum berdasarkan transaksi dari jurnal dan berisi nilai saldo debit serta kredit tiap akun perusahaan. 


Halaman:

Advertisement