Advertisement
Source : pexels.com/@tima-miroshnichenko/

Contoh Akuntansi Anggaran dan Cara Membuatnya Lengkap dengan Tujuan Serta Pengertiannya

Akuntansi anggaran berfungsi untuk membantu perusahaan memantau keuangan. Simak contohnya di artikel berikut ini.

3 November 2023 Lintang Filia

Cara Membuat Akuntansi Anggaran

Membuat akuntansi anggaran melibatkan serangkaian langkah yang terstruktur untuk menyusun rencana keuangan yang terperinci.

Untuk itu, simak cara membuat akuntansi anggaran di bawah ini.

1. Identifikasi Tujuan dan Prioritas

Tentukan tujuan jangka pendek dan jangka panjang perusahaan. Identifikasi area prioritas yang memerlukan alokasi sumber daya lebih besar.

2. Libatkan Pihak-Pihak yang Terlibat

Melibatkan manajemen tingkat tinggi dan departemen terkait untuk mendapatkan wawasan dan input mereka.

Kolaborasi dengan tim yang berbeda membantu memastikan bahwa semua aspek bisnis dipertimbangkan.

3. Kumpulkan Data Historis

Analisis data historis keuangan perusahaan, termasuk pendapatan, pengeluaran, dan kinerja departemen. Ini memberikan dasar untuk membuat proyeksi yang realistis.

4. Tentukan Parameter Anggaran

Tetapkan parameter utama, seperti target penjualan, biaya produksi, dan biaya overhead.

Pastikan untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti inflasi, perubahan harga, dan perubahan kondisi pasar.

5. Buat Anggaran Pendapatan

Rinci proyeksi pendapatan berdasarkan penjualan produk atau jasa. Identifikasi sumber pendapatan utama dan tetapkan target yang realistis.

6. Anggaran Produksi dan Biaya Produksi

Hitung jumlah unit yang akan diproduksi dan tentukan biaya produksi yang terkait, termasuk biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead.

7. Anggaran Biaya-Biaya Lainnya

Sertakan anggaran untuk biaya-biaya lainnya seperti pemasaran, administrasi, dan penelitian pengembangan. Pastikan untuk mencakup semua biaya yang relevan dengan operasi perusahaan.

8. Buat Anggaran Kas

Proyeksikan aliran kas perusahaan dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan.

Identifikasi periode di mana perusahaan mungkin memerlukan tambahan modal atau dapat menghasilkan kelebihan kas.

9. Anggaran Modal dan Investasi

Tentukan rencana untuk investasi jangka panjang, termasuk akuisisi aset baru, pengembangan fasilitas, atau proyek-proyek strategis lainnya.

10. Sesuaikan dengan Faktor Risiko

Pertimbangkan faktor risiko yang mungkin mempengaruhi hasil akhir anggaran.

Buat strategi cadangan untuk mengatasi ketidakpastian eksternal.

11. Dokumentasikan dan Komunikasikan

Dokumentasikan semua asumsi, parameter, dan detail anggaran. Komunikasikan anggaran kepada semua pihak terkait, termasuk manajemen dan tim operasional.

12. Pantau dan Evaluasi

Setelah anggaran diimplementasikan, pantau dan evaluasi secara teratur. Bandingkan kinerja aktual dengan anggaran dan identifikasi penyimpangan. Ambil tindakan korektif jika diperlukan.

13. Revisi Anggaran

Di tengah jalan, mungkin diperlukan revisi anggaran berdasarkan perubahan kondisi eksternal atau internal. Fleksibilitas dan adaptabilitas penting untuk menjaga relevansi anggaran.

Halaman:

Advertisement