Advertisement
Source : https://pexels.com/@StartupStockPhotos

Contoh-Contoh Berpikir Komputasional Berbagai Bidang beserta Tujuan dan Manfaatnya

Untuk kemajuan lebih cepat generasi bangsa, kini berpikir komputasional sudah diajarkan di sekolah.

28 November 2022 Uyo Yahya

Abstraksi: Memilih solusi paling tepat yang bisa menjawab kebutuhan dari masalah yaitu pindah ke gedung kantor yang baru.

Algoritma: perusahaan mencari gedung kantor baru, melakukan survey, mengecek berbagai fasilitasnya, melihat kecocokan kantor dengan kebutuhan, perusahaan membuat jadwal pindahan bagi karyawan, karyawan melakukan packing, pindahan dilakukan, setting ulang ruangan di kantor baru, selesai.

2. Bidang Teknologi

Contoh berpikir komputasional berbagai bidang yang pertama adalah bidang teknologi. Misal, sebuah perusahaan mengalami serangan virus pada komputer para stafnya.

Dekomposisi: File disembunyikan, kapasitas harddisk tiba-tiba penuh, karyawan tidak bisa login ke komputer, ada penggandaan file, dll.

Pengenalan pola: komputer yang tersambung dengan internet secara langsung terkena oleh serangan virus.

Abstraksi: mengisolasi komputer yang terkena virus, melakukan pemindaian virus, update anti virus.

Algoritma: Komputer yang terkena diisolasi, memutuskan koneksi internet dari komputer tersebut, diinstall antivirus terbaru, diupdate antivirusnya, dilakukan pemindaian, pemindaian selesai, dan komputer bisa bergabung ke jaringan lagi.

3. Bidang Kreatif

Contoh computational thinking dalam bidang kreatif, misalnya seorang pencipta lagu tidak bisa bermain alat musik.

Dekomposisi: pencipta lagu tak pandai alat musik, pencipta lagu tak tahu nada, pencipta lagu perlu bantuan produser, pencipta lagu tak bisa bernyanyi dengan baik, pencipta lagu menulis dari lirik, pencipta lagu sulit mengerti tempo.

Pengenalan pola: penulis lagu akan lebih mudah menciptakan lagu bila bisa bermain minimal satu alat musik, pencipta lagu bisa menciptakan melodi dari imajinasinya, pencipta lagu bisa mengawali penciptaan dari lirik lalu ke melodi.

Abstraksi: pencipta lagu belajar satu alat musik populer, pencipta lagu bekerja dengan produser

Algoritma: pencipta lagu memilih satu alat musik, pencipta lagu belajar memainkan alat musik, pencipta lagu mengenal kunci-kunci dan nada, pencipta lagu mulai mengenal nada, pencipta lagu mulai menulis lagu dari nada terlebih dahulu.

4. Bidang Pendidikan

Contoh berpikir komputasional berbagai bidang yang keempat adalah bidang pendidikan. Misalnya, perpustakaan di satu sekolah grafik pengunjungnya tidak stabil.

Dekomposisi: koleksi buku sedikit, koleksi buku kurang update, petugas perpustakaan kurang ramah, pengkategorian buku tidak rapih, banyak buku yang hilang, tidak ada denda untuk kehilangan buku, peminjaman tanpa aturan batas waktu.

Halaman:

Advertisement