Advertisement
Source : Canva/@juststock

23 Contoh Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan beserta Perbedaannya Lengkap

Apa saja sih sumber energi yang memenuhi kebutuhan kita sehari-hari? Yuk, ketahui berbagai contoh energi terbarukan dan tak terbarukan di sini.

26 Agustus 2024 Lintang Filia

Energi Tak Terbarukan

Sebaliknya, energi tak memiliki dampak lingkungan yang lebih besar. Pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas, menghasilkan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim, polusi udara, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

3. Teknologi dan Infrastruktur

Energi Terbarukan

Dari segi teknologi dan infrastruktur, teknologi untuk memanfaatkan energi terbarukan sedang berkembang pesat. Infrastruktur seperti panel surya, turbin angin, dan pembangkit listrik tenaga air terus mengalami inovasi.

Energi Tak Terbarukan

Teknologi untuk memanfaatkan energi tak terbarukan sudah mapan dan digunakan secara luas. Namun karena dampak lingkungan yang besar, ada tekanan untuk mengurangi penggunaan energi tak terbarukan dan beralih ke alternatif yang lebih bersih.

4. Keberlanjutan

Energi Terbarukan

Karena sifatnya yang dapat diperbaharui, energi ini lebih berkelanjutan dan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan energi global tanpa merusak lingkungan secara permanen.

Energi Tak Terbarukan

Energi ini tak terbarukan akan habis sehingga ketergantungan pada energi tak terbarukan menimbulkan risiko kelangkaan energi di masa depan serta mempercepat kerusakan lingkungan.

Contoh Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan

Pada bagian ini kita berlanjut untuk mengenal dan mengetahui berbagai contoh energi terbarukan dan tak terbarukan yang ternyata banyak digunakan di sekitar maupun untuk menunjang keberlangsungan hidup.

Apa saja contoh energi terbarukan dan tak terbarukan itu?

Contoh Energi Potensial Gravitasi dan Elastis atau Pegas beserta Perbedaannya

Contoh Energi Terbarukan

Berikut adalah berbagai contoh energi terbarukan yang berasal dari sumber daya alam yang dapat diperbarui:

1. Energi Surya (Matahari)

Penggunaan Panel surya mengubah sinar matahari menjadi listrik. Energi ini dapat digunakan untuk penerangan rumah, pemanas air, dan pembangkit listrik.

2. Energi Angin

Energi angin digunakan untuk menggerakkan turbin angin untuk menangkap energi dari angin sehingga menghasilkan listrik. Umumnya turbin angin digunakan di ladang angin, baik di darat maupun di lepas pantai.

3. Energi Air (Hidro)

Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) menggunakan aliran air seperti sungai atau bendungan untuk memutar turbin dan menghasilkan listrik.

Halaman:

Advertisement